FF OOPPSS !! CHAP 7

Untitled-1

Tittle
Ooppss!!
Author :
Mrskim88 (@alsaalz)
Cast:
 Shin Hyun Soo (OC/You)
 Kai EXO/ Kim Jong In

Other cast:
(temukan sendiri.. ^^)

Genre:
Romance, teen life, Marriage life

Rating:
T

Length:
Chaptered

Disclaimer : All story is mine. I Hate plagiat!

Hyunsoo Pov
“Shin”
“Andwe” bisikku di tengah keheningan kelas.
“Hyun”
Aku mulai memejamkan mataku, entahlah. Aku sudah pasrah dengan keputusan yang akan diambil seongsangnim.
“Soo”
“Mangeso (Aku hancur)” bisikku lagi
“Nde Hong Ji Han seongsangnim” aku mulai mendongakkan kepalaku, dan menatap Hong seongsangnim dengan senyuman semanis mungkin. Berharap dengan senyumanku, wanita itu bisa mengurungkan niatnya untuk mengungumumkan nilaiku yang memalukan, di depan kelas.
“Asshh, kau akan menyebut namaku secara lengkap jika kau gugup. Dasar..dwetta, nilaimu kali ini berada di rata-rata kelas. Ini semua berkat miniature pesawat sederhana yang kau buat”
“Ne?” kataku berusaha mencerna perkataan Hong seongsangnim. Apakah wanita itu serius? Apakah nilaiku benar-benar berada dalam rata-rata kelas?? Kuharap ini bukan mimpi.
“Majjwo, miniature yang kau buat sungguh sempurna. Tak ada cacat didalamnya, kau memberikan lem lebih banyak pada bagian tertentu, itu membuktikan bahwa walaupun kau sangat bodoh dalam teori fisika. Namun dalam hal penerapan ilmu fisika, kau cukup baik. Caresseo”
Kini semua mata tertuju padaku. Aku tau mereka sama sepertiku. Sulit dipercaya bahwa aku bisa masuk kedalam rata-rata kelas. Sejak smp aku selalu masuk terendah dikelas jika itu menyangkut tentang fisika.
“Heol, bagaimana bisa seperti itu”
“Hyunsoo daebbak”
“Asshh, aku tak menyangka anak itu bisa masuk rata-rata kelas”
Aku mendengar ocehan teman-temanku saat ini hanya bisa tersenyum bangga. Gomawo oppa, karnamu aku mendapat pujian dan untuk pertama kali aku merasa fisika itu mudah.
“Ah..nde saem..kamsahamnida” ucapku sambil mengumbar senyum.
“Soo-ya, cukhae” bisik yoonwu
“Gomawo” balasku
“Soo-ya, harusnya kau mengajariku juga” kata sujin
“Matta, aku menyesal menolak ajakanmu untuk membuat miniature bersama” minhye mengerucutkan bibirnya.
Haha, aku terkekeh melihat sikap sahabat-sahabatku. Hemm, sepertinya aku harus segera menemui jongin oppa untuk berterimakasih.
.
.
.
Aku berjalan menuju lobby rahasia SM. Tadi aku sudah mengirim pesan padanya, dan kita berjanji akan bertemu disini. Hatiku saat ini sangat bahagia. Aku melihat jongin oppa sudah menungguku dan melemparkan senyumannya kepadaku. Aigoo, bahkan senyumannya bisa membuatku melayang.
“Jongin-ah!” panggil seseorang dibelakangku. Gadis itu berlari melewatiku dan langsung memeluk kai. Senyumanku langsung pudar melihat adegan itu. Tunggu! Aku mengenal suaranya.
Omo! Gadis itu adalah krystal??? Apa maksudnya??
Kulihat jongin oppa berusaha melepaskan pelukannya. Tapi krystal masih memeluknya dengan erat, dan itu membuatku semakin muak dengan pemandangan ini.
“Jongin-ah, aku sudah putus dengan minhyuk oppa. Maukah kau kembali padaku? Aku tau kau masih menyukaiku. Kau menikah karena perjodohan bukan? Aku tau kau tidak mencintai istrimu seperti kau mencintaiku dulu. Mari kita mulai semua dari awal dan kau bisa menceraikan istrimu”
Aku hanya bisa terpaku mendengar perkataan krystal. Heol!!! Aku ini istri dari namja yang ia peluk erat itu. Bagaimana bisa ia berbuat seperti itu, ini benar-benar merusak mood ku. Jung soo jung, kuharap aku bisa mengontrol emosiku agar tidak memakanmu secara hidup-hidup!
“Soojung-ah, geumanhe” kata kai sambil berusaha melepaskan pelukan krystal
“Hyaa eonnie!!!” cukup, aku sudah tak tahan lagi. Ini benar-benar keterlaluan. Krystal segera melepas pelukannya setelah mendengar pekikanku.
“Dia adalah suamiku!! Apakah pantas yeoja sepertimu memeluk pria yang sudah be-istri??”
Krystal langsung menutup mulutnya tak percaya. Kulihat dari tatapan matanya, sepertinya ia merasa bersalah. Ah molla, aku sudah terlanjur membencinya. Aku benar-benar membenci Jung Soo Jung.
“Apa jangan-jangan, kau..Hyunsoo?” kata krystal
“Perlukah aku menjawabnya!!! Kau benar-benar menyebalkan!!” teriakku dan mulai berjalan mendekati kai.
“Neo!!!…kenapa kau tidak mendorongnya!! Apa kau masih menyukainya! Aku membencimu Kim Kai!” bentakku padanya. Mataku mulai berkaca-kaca. Aku menangis, hatiku sangat sakit. Aku segera berlari meninggalkan kai.
Kai Pov
“Apa jangan-jangan, kau..Hyunsoo?” kata krystal
Aku melihat minhyuk hyung berlari ke arah kami namun langkahnya terhenti ketika melihat hyunsoo membentak soojung.
“Perlukah aku menjawabnya!!! Kau benar-benar menyebalkan!!”
Hyunsoo berjalan kearahku dengan tatapan tajamnya. Oh tuhan, saat ini aku benar-benar ingin membuang soojung ke angkasa. Aku tahu ini hanya trik-nya saja untuk membuat minhyuk cemburu dan mereka akan kembali. Oke, jika dia melakukan trik itu 4 bulan sebelumnya tak akan menjadi masalah. Tapi ini??? Aku sudah menikah dan dia tetap menggunakan trik konyol-nya untuk mendapatkan minhyuk hyung kembali.
“Neo!!!…kenapa kau tidak mendorongnya!! Apa kau masih menyukainya! Aku membencimu Kim Kai!” hyunsoo membentakku. Dan dia menangis..ouhh..apa yang telah kulakukan. Baru kali ini aku melihatnya menangis dan itu sangat menggangguku. Gadis itu segera berlari menjauhiku, Shin Hyun Soo maafkan aku. Bahkan lidahku sulit mengatakan apapun ketika melihatmu menangis, aku merasa tak punya kekuatan saat air mata itu keluar dari matamu.
“Jongin-ah..mian”
“Kau, tau? Tadi kuharap hyunsoo merontokkan semua rambutmu dan memakanmu hidup-hidup” desisku pada soojung. Kata maaf tidaklah cukup untuk menebus kesalahannya kali ini. Mataku tertuju pada minhyuk hyung yang masih berdiri ditempatnya.
“Hyung!! Lain kali jika kalian ada masalah, kau harus benar-benar mengurung soojung dalam kandang, sebelum ia merusak segalanya. Jika malam ini aku mendapatkan surat cerai. Aku berjanji akan menyuruh dispatch untuk menyelidiki hubungan kalian!” kataku tegas pada minhyuk hyung. Dan segera berlari mengejar hyunsoo.
Author Pov
“Soojung-ah, apa yang kau lakukan hm??” kata minhyuk lembut
“Oppa, aku tadi hanya berencana membuatmu cemburu. Tapi aku tak tau jika istri jongin juga ada disini”
Krystal benar-benar merasa bersalah pada hyunsoo dan juga kai. Jika ia tau bahwa gadis berseragam itu adalah hyunsoo, ia pasti tak akan nekat memeluk kai dan mengatakan semua itu.
“Kau tau, mengapa aku mengatakan bahwa ‘kita tak akan pernah berpacaran’ dalam reality show itu?” minhyuk sejenak menghentikan bicaranya, dan mulai memegang kedua bahu krystal.
“Itu semua karena hubungan kita sudah mulai tercium oleh dispatch. Aku tak ingin kau hancur dan dibully. Percayalah, aku mencintaimu. Tapi bagaimanapun juga, kita adalah artis. Saat ada sorot kamera, aku harus memerankan peranku sebagai pria yang bebas dan tak punya ikatan dengan gadis manapun. Begitu juga denganmu soojungie”
“Oppa, aku..aku minta maaf” kata soojung dengan mata berkaca-kaca
“Gwenchana..aku mengerti dengan sikapmu. Kau tentu tak mau kan, hubungan kita diselidiki oleh dispatch??”
“Tentu saja…aku tak akan rela jika kita harus putus hanya karena fans. Bahkan ayah dan ibuku sudah menyukaimu. Begitu juga dengan eonnie ku”
“Kalau begitu, sebaiknya kau segera selesaikan masalahmu dengan nyonya dan tuan kim”
Krystal terkekeh mendengar ucapan minhyuk. Ia teringat dengan ancaman kai barusan.
“Siap tuan Kang. Aku akan meluluhkan hati nyonya dan tuan Kim demi hubungan kita”
“Aigoo..kyeowo” kata minhyuk sambil mengacak pelan rambut krystal
*Disisi lain
Kai segera berlari memasuki apertementnya. Langkah kakinya segera tertuju pada kamar yang saat ini tertutup rapat.
“Hyunsoo-ya..kumohon bukalah pintunya. Soojung tadi tidak serius. Ia hanya bermain-main”
“Kau bahkan masih memanggilnya dengan sebutan soojung! Apa kau benar-benar tak bisa melupakannya?” sahut hyunsoo dari dalam kamar diringi dengan isakannya.
“Ania…tentu saja bukan begitu. Aku sudah lama merelakannya. Kumohon kau mengertilah Soo-ya. Bukalah pintunya dan kita bisa bicara baik-baik”
“Kau sebaiknya kembali ke dorm saja! Aku lelah, aku ingin sendiri”
“Arra, aku akan tidur di sofa. Kuharap besok kau bisa bicara denganku soo-ya”
Sebenarnya, dalam lubuk hati hyunsoo yang paling dalam…ia merasa iba kepada kai. Ia tak rela biasnya tidur di sofa. Namun rasa sakit, iri dan sedih lebih mendominasi saat ini. Tak ada yang mengerti perasaan yeoja itu. Masalah inti bukan terletak pada adegan pelukan tadi. Hyunsoo iri, gadis itu iri..ia ingin berada diposisi krystal. Melihat Krystal dan Kai berpelukan, membuatnya sadar bahwa hubungannya dengan Kai tak pernah melalui fase remaja yang biasa disebut dengan ‘berpacaran’. Bahkan sebelum menikah hubungan kai dan hyunsoo tak bisa disebut dengan sepasang kekasih. Mereka hanya dekat. Ia tak pernah mengungkapkan perasaannya pada jongin. Begitupula jongin, pria itu tak pernah mengatakan bahwa ia menyukai Hyunsoo. Sedangkan dengan krystal dulu? Mungkin saja jongin sudah mengatakan ribuan kata cinta untuk krystal dan tentu saja hati hyunsoo terasa perih ketika mengingat semua itu.
Next Day
“Soo-ya kau sudah bangun? Aku membuatkanmu susu hangat. Kau suka rasa coklat kan?” kata kai yang mencoba merayu istrinya.
Hyunsoo berjalan dengan tatapan datar, kemudian meminum susu yang telah dibuatkan oleh suaminya.
“Gomawo” ucap hyunsoo datar setelah menghabiskan susu itu. Walaupun saat ini suasana hatinya sedang buruk, namun bukan berarti hyunsoo menanggalkan sopan santun yang selama ini telah diajarkan oleh orang tuanya. Ia merasa harus tetap menghabiskan susu itu demi menghormati kai sebagai suaminya, apalagi kai lebih tua 2 tahun darinya. Tentu saja semarah apapun hyunsoo pada kai, ia tak boleh bersikap seenaknya sendiri. Kalian taulah, bagaimana korea dan kebudayaannya.
Kai tersenyum melihat hyunsoo yang menurutnya sudah mulai membaik.
“Aku pergi”
Begitulah yang ia katakan saat kai baru saja ingin memulai pembicaraan. Hyunsoo memilih berpamitan berangkat ke sekolah daripada mendengarkan penjelasan kai.
Hyunsoo segera berjalan menuju pintu apartement dan menghilang seiring dengan dentuman pintu. Kai yang melihat hyunsoo pergi begitu saja hanya bisa tertawa renyah sambil menatap jjanggu yang kini berada di kaki kai. Anjing itu mendongak menatap sang appa.
“Gwenchana jjanggu-ya, yang penting dia mau meminum susu buatanku” kai sejenak menghentikan perkataannya, kemudian menatap lurus kedepan
“Gadis itu tubuhnya semakin kurus saja, aigoo..harusnya aku tadi juga membuatkannya roti..ahhh..paboo”
“haug haug” jjanggu mencoba mengalihkan perhatian kai
“haha, jjanggu-ya..kau mau menghibur appa? Good boy” kai segera mengacak pelan bulu jjanggu.
.
.
.
Seorang gadis berseragam SMA kini sedang berjalan menyusuri koridor SMA Jaeil. Bukan, ia bukan murid SMA Jaeil, seragamnya berbeda dengan yang lainnya.
“Chogio..eonnie, apa kau mengenal hyunsoo? Shin Hyun Soo??” kata gadis itu kepada seseorang
“Ekhem…permisi nak, kau dari SMA mana? Dan lagi, aku disini adalah guru fisika. Bisakah kau memanggilku saem dan bukan eonnie???!!!” kata jihan tegas pada gadis itu
“Eo??cwesonghamnida saem” gadis itu segera menunduk dan memukul kepalanya pelan sebagai tanda bahwa ia menyesali kebodohannya.
Jihan memandang gadis itu dari atas hingga bawah, kemudian memutar kepalanya mencari salah satu muridnya.
“Hyaa..Shin Hyun Soo, kemarilah”
Hyunsoo yang merasa dirinya dipanggil oleh jihan, segera berlari menuju gurunya.
“Haksaeng, apakah dia yang kau maksud?”
“Eo?? Ne saem..” gadis itu tersenyum setelah menemukan hyunsoo.
“Nugu?” Tanya hyunsoo pada gadis itu.

Hyunsoo Pov
Siapa gadis ini? Mengapa dia mencariku. Aku bahkan tak pernah bertemu dengannya. Ia lebih tinggi dariku, tubuhnya langsing seperti artis. Tunggu, apa dia teman ulzzang ku dulu?? Ah ani, sepertinya bukan. Gayanya sangat cupu dan seperti dari desa. Hanya warna kulit dan tubuhnya saja yang bagus. Tapi tunggu, suaranya tak asing lagi di telingaku.
“Nugu?”
Tanyaku sambil memicingkan mataku, mencoba mengenalinya. Namun tiba-tiba ia memelukku dan membisikkan kata-kata yang membuatku membulatkan mata.
“Hyunsoo-ya, ini aku soojung. Bisakah kita berbicara empat mata”
“Mwo??” pekikku kemudian segera melepas pelukannya. Ada apa dengan gadis ini?? Apa ia ingin menggangguku dan kai oppa lagi.
“Ada apa shin?” kata jihan saem kepadaku. Assa!! Aku teringat sesuatu, bukankah hari ini aku ada jadwal pelajaran tambahan untuk fisika? Dan sejak pagi aku selalu berdoa semoga aku bisa secepatnya menghilang dari sekolah agar tak bisa mengikuti pelajaran tambahan itu. Dan sepertinya tuhan mengabulkan doaku lewat krystal. Aku segera berlari kedalam kelas dan mengambil tasku. Kemudian kembali menghampiri krystal dan jihan saem.
“Saem..nenekku berada dirumah sakit saat ini. Dia adalah sepupuku yang sudah lama tak bertemu denganku, ia kesini untuk memberi tahuku tentang keadaan nenekku saat ini. Saem, bisakah kau mengijinkanku untuk menjenguk nenekku?? Jebball??” kataku dengan mata berkaca-kaca. Sedangkan krystal hanya bisa menatapku tak percaya.
“Apa itu benar?” Tanya jihan pada krystal. Aku hanya bisa berharap semoga krystal tak menghancurkan segalanya dengan mengatakan kebenaran -____-
“Eo?? Ne saem. Tolonglah kami” kata krystal
“Baiklah..kau bisa pergi sekarang. Kuharap keadaan nenekmu bisa secepatnya membaik”
“Ne saem, kamsahamnida. Kalau begitu aku pamit saem. Annyeong”
Aku segera membawa krystal keluar dari sekolahku dan menaiki mobilnya. Krystal membawaku ke sebuah tempat dimana sepi penduduk.
“Katakanklah apa yang akan kau katakan. Aku tak punya banyak waktu mrs.Jung” kataku
Krystal segera melepas kaca mata dan wig-nya, kemudian menatapku.
“Eonnie mianhe”
Hanya itu yang keluar dari bibirnya, aku menoleh padanya dan mata kita bertemu. Aku melihat penyesalan disini. Aku tetap diam.
“Aku mengatakan itu untuk membuat minhyuk cemburu”
“Apa kau bercanda?? Bagaimana bisa kau membuat minhyuk oppa cemburu sedangkan dia tak berada disana malam itu” kataku ketus
Krystal hanya tersenyum menanggapi perkataanku
“Kau tak tahu..minhyuk ada disana saat kau membentakku. Kau yang tak melihatnya, karena ia ada dibelakangmu” jelas soojung
“Benarkah?” tanyaku mencoba mencari kebohongannya
“Tentu saja. Aku sangat mencintai minhyuk oppa, dan tak ingin berpisah dengannya”
Aku masih tetap menatapnya tak percaya
“Aku bersumpah nyonya Kim” kata krystal membalas tatapanku
“Bagaimanapun juga, eonnie sudah memeluk suamiku dan mengatakan hal yang tak pantas diucapkan” kataku dengan suara mulai lirih. Mendengar ucapanku, krystal menghembuskan nafasnya perlahan.
“Seandainya aku tau bahwa gadis berseragam itu adalah istri kai. Tentu aku takkan berkata seperti itu. Jeongmal mianhe” krystal mulai menggenggam tanganku
“Geure..permintaan maaf diterima…asalkan eonnie jangan mendekati suamiku lagi dan menjauhlah darinya”
“Asshh…persyaratan itu sangat mudah untuk kupenuhi. Keunde hyunsoo-ya…..semalam, apakah kau memberikan surat cerai pada jongin?” krystal bertanya padaku dengan hati-hati. Aku menangkap kekhawatiran dari sorot matanya.
Tapi..itu sangat tidak masuk akal!!! Bagaimana mungkin aku menceraikan suamiku hanya karena masalah sepele seperti itu. Seandainya dia tau, aku sangat mengharapkan pernikahan ini sejak beberapa tahun yang lalu.
“Micheosso?? Tentu saja tidak…aku tak akan menceraikan oppa hanya karena masalah ini”
“Ahhh…ini sungguh melegakan, kau tau..tadi malam kai mengancamku dan minhyuk”
“Mwo?? Apa yang ia katakana??”
“Dia berjanji akan merusak hubunganku dan minhyuk jika malam itu ia mendapatkan surat cerai darimu”
“Mmppfttt….Benarkah?” aku mulai menahan tawaku. Entahlah..saat ini aku merasa kai oppa begitu imut.
“Mwoya?? Apanya yang lucu? Kau tau aku bahakan hamper tak bisa tidur semalaman karena masalah ini”
“Keunde eonnie, apa kau yakin minhyuk oppa benar-benar menyukaimu?? Bukankah ia berkata bahwa kau dan dia takkan pernah berpaca..” belum selesai aku menyelesaikan perkataanku, krystal sudah memotongnya
“Itu semua hanya untuk mengelabuhi dispatch agar mereka berhenti mencurigai kami” sahut krystal
“Heol”
TBC~

8 thoughts on “FF OOPPSS !! CHAP 7

  1. nich sifat soojung sama banget ma lee bo na semaunya sendiri

    kai marah sampai kayak gitu ma krys berarti dia dah mulai mencintai hyunsoo kan
    makin seru nich

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s