FF Ooppss !! Chap 3

FF cover

Cast:
 Shin Hyun Soo (OC/You)
 Kai EXO/ Kim Jong In

Other cast:
(temukan sendiri.. ^^)

Genre:
Romance, teen life

Rating:
T

Length:
Chaptered

Holla readers mian ne, aku baru posting yang chap ini sekarang. Abis akhir-akhir ini aku sibuk banget sama kerjaan, kejar setoran mendekati lebaran😀 tapi berhubung sekarang lebarannya udah lewat jadinya kesibukan ane gak kyak kmarin2 hehe… di chap ini aku mulai memasukkan member exo dalam kisah cinta KaiSoo (kai hyunsoo mksudnyee -____-)
Happy reading

Hyunsoo POV
Tuhan, terimakasih karena kau telah memberikanku ini semua. Aku bahagia bisa seperti ini dengan biasku, dengan jongin oppa. Seandainya ia melakukan ini dengan gadis lain dan bukan denganku, aku lebih baik mati saja. Aku tak akan rela dia untuk gadis lain. Sungguh, aku sudah menginginkannya sejak dulu.
“Eoh, kau benar. Tak ada orang tua yang mau menjerumuskan anaknya” kata oppa sambil mengangguk.
“Oppa, sekarang giliranku. Mengapa kau menerima perjodohan ini?”
“Karena aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku dengan menerima perjodohan ini. Aku terlalu sibuk dengan jadwalku sehingga jarang bertemu keluargaku. Apa salahnya jika aku membahagiakan mereka dengan jalan ini”
Emm, jadi seperti itu oppa..wahh, ternyata kau adalah namja yang tak suka membangkang. Jauh berbeda dari FF yang biasa kubaca tentang dirimu. Ani, aku belum puas dengan jawaban ini.
“Oppa, apa kau terpaksa menerima perjodohan ini?”
“Tentu saja aku terpaksa”
Deg
Jawaban kai oppa membuat aku shock sekaligus kecewa. Oppa.. tak bisakah kau berbohong sedikit saja untuk menyenangkan gadis SMA sepertiku?? Aigoo, kau sangat jujur oppa. Mungkin jika aku ini bukan fangirl-mu, aku sudah marah dan turun dari mobil. Tapi itu tidak akan terjadi karena aku adalah fangirl. Karena aku selalu ingin bersamamu.
“Haha..aigoo, kau kenapa cemberut begitu, gadis kecil eoh??” kata kai sambil mencubit pipiku
“Yakk, appo!!!” kataku sambil melepaskan cubitannya itu.
Aishh, beginilah susahnya menjadi anak SMA. Selalu dianggap lucu ketika kita sedang mencoba serius!
“Haha, kenapa kau cemberut hm? Kau tenang saja..dulu aku memang terpaksa untuk perjodohan ini. Tapi sekarang sudah tidak lagi. Karena kau gadis yang…” belum sempat kai menyelesaikan omongannya, dia sudah mengacak-acak rambutku ini “lucu”
Kai oppa menyelesaikan kalimatnya setelah mengacak rambutku. Kupikir dia akan berkata bahwa aku gadis yang manis, anggun dan baik. Ahhh, sudahlah…bahkan sham hoo saja tak pernah memujiku dengan berkata seperti itu. Tapi tak apa..yang penting sekarang dia bisa tersenyum jika didekatku. Haha, aku merasa sangaatt senang. Hemm, seharusnya tadi saat dia senang aku memotretnya saja lalu kusebarkan di internet. Ah, ani..aku tak mau orang banyak menikmati senyuman kai oppa, biarlah hanya aku saja. Hehe
Kami akhirnya memutuskan untuk pulang, mengingat sekarang sudah jam 17:00 dan aku ada kelas bimbel hari ini.
“Hyunsoo-ya..apa kau besok rabu pulang sekolah kau ada acara?”
“Ani..wae?”
“Aku akan menjeputmu”
“Nde?”
What?? Kai oppa akan menjemputku?? Whoa, tentu saja ini akan menjadi trending topic di sekolahanku. Ahhh…bisa kubayangkan kai oppa mencariku di sekolahan dan menggandengku didepan semua siswa. Tuhan aku rasa aku akan segera pingsan. Andwe, aku tidak boleh pingsan..sangat rugi jika pingsan dimoment yang seperti ini.
“Besok rabu setelah pulang sekolah kau langsung saja kau lari ke mobilku. Aku menunggumu dimobil”
Hah??? Jadi tidak ada acara menggandeng tanganku dan mencariku disekolahan?? Hhhmmm..iya, aku hampir lupa, tak ada seorangpun yang boleh tau tentang hubungan ini.
“Oh, ne. tapi mengapa kau menjeputku?”
“Aku akan mengenalkanmu pada member exo lainnya”
Ucapan oppa terdengar sangat santai, tapi itu bisa membuatku melayang. Aku akan dikenalkan dengan semua member exo?? Aaaaa….ingin rasanya aku berteriak saat ini juga, tapi itu jelas tidak mungkin.
.
.
.
Hari ini kai oppa akan menjemputku. Hemm, memikirkan hal itu mebuatku selalu tersenyum. Teman-temanku saat ini juga masih percaya dengan cerita konyolku tentang adik baru. Mereka terus-terusan ilfeel kepadaku. Haha, mereka sangat lucu.
“Hyunsoo-ya, apakah kau masih menginginkan adik bayi?” Tanya minhye dengan nada khawatir
“Nde” jawabku sambil senyum-senyum sendiri
Dapat kulihat ketiga sahabatku saat ini benar-benar tak habis pikir dengan jalan pikiranku yang konyol. Mianhe chingu, sebenarnya aku sangat ingin membagi kebahagiaan ini kepada kalian. Tapi ini belum saatnya. Setidaknya tunggulah sampai kita lulus SMA, aku pasti akan cerita kepada kalian
Tiba-tiba ponselku berbunyi.
Drt drt drrt
From : Oopss!
Hyunsoo-ya, aku ada dimobil sedan warna merah sekarang. Aku sengaja meminjam mobil Hye In noona agar tak ada yang curiga
Aku sengaja menamai kai oppa di hp-ku dengan nama yang abstrak. Tujuannya agar semua aman terkendali.
Aku terus memutar kepalaku untuk mencari mobil itu. Assa…akhirnya aku menemukannya. Aku segera berpamitan dengan teman-temanku dan berlari menunuju mobil merah itu

Author POV
Kini hyunsoo sudah berada dimobil bersama jongin. Namun jongin terus memandangi hyunsoo yang sedang duduk disebelahnya saat ini. ‘Jinja..gadis ini masih SMA dan akan menjadi istriku?? Sulit dipercaya’
“Oppa, kenapa kau melihatku seperti itu?”
Pertanyaan hyunsoo membuyarkan lamunanku.
“Eoh, melihatmu mengenakan seragam sekolah..membuatku kembali sadar jika calon istriku adalah siswi SMA”
“Mwo??”
Hyunsoo terkejut mendengar perkataanku.
“Cha, kita pergi sekarang” kataku mulai menjalankan mobil.
.
.
Saat ini aku dan hyunsoo sedang berjalan menyusuri loby rahasia menuju ke dorm exo. Sebenarnya dorm yang disediakan oleh SM, selalu mempunyai jalur rahasia yang tidak diketahui oleh sassaeng ataupun publik. Jalur rahasia ini sudah ada dari dulu jauh sebelum aku debut.
Kami sudah hampir sampai menuju dorm, suara teriakan, gelak tawa sudah dapat terdengar dari sini. Beginilah suasana dorm exo jika semua member sedang libur. Keributan bisa terdengar dari luar.
“Eo? Kai-ah, kau sudah datang” kata chanyeol hyung ketika membukakan pintu
“Ne hyung” ucapku sambil menggandeng hyunsoo masuk ke dalam.
Kurasakan tangan hyunsoo mulai berkeringat dingin. Apa dia gugup?!
“Kai-ah, jadi ini calon istrimu?” kata D.O hyung sambil memandangi hyunsoo
“Ne, hyung” jawabku singkat.
“Tao-ya, Sehunna, lay hyung keluarlah dari kamar…kita kedatangan tamu” teriak baekhyun
Mereka pun mulai keluar bersamaan.
“Eo, kai-ah..calon istrimu benar benar masih SMA?” kata sehun
Aku hanya diam sambil memandangi sehun dengan tatapan kesal
“Annyong oppadeul, Shin Hyun Soo imnida bangapta” ucap hyunsoo seraya mengembangkan senyumannya
“Eoh, baekhyun imnida”
“Tao imnida”
“Luhan imnida”
“Kyungsoo imnida”
“Minseok imnida”
“Yi xing imnida”
“Jongdae imnida”
“Chanyeol imnida”
“Sehun imnida”
“Junmyeon imnida, bangapta”
Mereka satu persatu memperkenalkan diri pada hyunsoo.
“Eo? Mana kris oppa?”
Pertanyaannya begitu mengagetkanku dan juga member lainnya. Dia hafal semua member, dia bisa tau kalau ada yang tak hadir. Bahkan aku sendiri saja tak menyadarinya
“Kris hyung sedang keluar. Hyunsoo-ya, kau hafal semua anggota exo?” kata chen
“Tentu saja, karena aku adalah exofans” sahut hyunsoo mantap
“YEE????” kataku terkejut
Menyadari keterjutanku, hyunsoo langsung menutup mulut dengan kedua tangannya. Aigooo, kenapa selama ini dia tidak bilang jika dia adalah exofans. Dan kenapa juga yeoja ini harus pura-pura bodoh saat appa mengatakan kalau aku adalah salah satu member boyband. Aisshh, yeoja ini benar-benar tak terduga. Pantas saja tadi tangannya mendadak dingin dan berkeringat. Tapi aku jadi penasaran, sebenarnya siapa bias yeoja ini?!
“Hyunsoo-ya!!!” teriakan kris hyung mengagetkanku
“Eo?? Oppa”
Dapat kulihat senyuman hyunsoo langsung mengembang ketika melihat kris hyung. Tunggu, apa mereka sudah saling kenal sebelumnya? Apa jangan-jangan hyunsoo adalah fangirl kris hyung? Aku kembali shock, saat Kris hyung berlari ke arah hyunsoo dan langsung memeluknya. Aisshh..hyung, tak taukah kau bahwa dia calon istriku???
“Hyunsoo-ya..kau benar, Rebecca hamil!! Hyunsoo-ya aku akan segera jadi appa!!” ucap kris sambil memeluk hyunsoo erat, mengungkapkan rasa bahagianya
“Hah?? Kau serius oppa?? Aaaaa..oppa daebbak!! Cukhae oppa, cukhae!!” kata hyunsoo tak kalah bahagia. Gadis itu mempererat pelukannya.
Mwo?? Apa-apaan mereka ini? Berpelukan begitu erat didepanku. Yakk…mereka berpelukan seolah-olah didunia ini hanya ada mereka berdua.
“Hyung, kau dan hyunsoo sudah saling kenal??” ucap lay membuat mereka sadar dan melepaskan pelukannya
“Kris-ah, hyunsoo bahkan juga mengetahui hubunganmu dengan Rebecca?” sahut xiumin
“Hyung, apa benar Becca noona sudah hamil??” kata tao dengan mata berbinar
“Ah ne, akan aku jelaskan semuanya” ucap kris
Kris hyung lalu menceritakan tentang awal pertemuannya dengan hyunsoo. Baru aku tau kalau mereka sudah kenal jauh sebelum perjodohanku dengan hyunsoo. Orang tua mereka bahkan sudah bersahabat sejak kecil. Hyunsoo juga berkata bahwa dia sudah akrab dengan becca noona. Demi tuhan, gadis ini benar-benar penuh dengan rahasia. Kenapa selama ini dia tak bercerita padaku tentang hubungannya dengan kris hyung dan juga istrinya. Dugaanku bahwa hyunsoo adalah fangirl dari kris hyung semakin kuat. Perlahan tapi pasti, moodku mulai turun. Aku juga teringat sesuatu. Apa jangan-jangan hal yang membuat yeoja ini menerima perjodohan, karena dia takut jika poster kris akan dihancurkan oleh appanya?? Aish, aku memang ingin menikah dengan fangirl tapi bukan berarti aku ingin menikah dengan fangirl dari member lain. Aku ingin menikahi fangirl-ku sendiri! Aku juga sangat menyesal mengapa tak sekalian saja junhoo ahjusshi menghancurkan poster-poster milik hyunsoo. Menyadari bahwa hyunsoo adalah fangirl dari kris hyung, membuatku kesal.
Diperjalanan pulang, aku terus saja memasang wajah cemberutku. Hari ini aku benar-benar dalam mood yang buruk
“Oppa, kau kenapa? Apa kau marah”
“Eoh” jawabku singkat tanpa menatapnya
“Oppa, jangan begitu. Kau membuatku takut. Bicaralah padaku”
“Aku sedang konsentrasi menyetir, jadi jangan mengganggu”
“Apa kau marah? Kau marah padaku?”
Aku tetap diam dan tak memandangnya.
“Oppa apa salahku?”
Suaranya terdengar bergetar..tunggu, apa yeoja ini akan menangis?
Hyunsoo POV
“Oppa, kau kenapa? Apa kau marah”
“Eoh” jawab kai
Apa-apaan ini, kenapa dia menjadi sangat dingin. Apa dia benar-benar marah denganku?
“Oppa, jangan begitu. Kau membuatku takut. Bicaralah padaku”
“Aku sedang konsentrasi menyetir, jadi jangan mengganggu”
Ekspresi kai oppa benar-benar dingin. Aku tak pernah melihat ekspresinya yang menakutkan seperti ini. Aku sakit melihatnya seperti ini. Mati-matian kutahan air mataku
“Apa kau marah? Kau marah padaku?”
Oppa tetap diam dan tak menjawab pertanyaanku. Oppa, apakah aku seburuk itu? Aku tak pernah melihatmu marah seperti ini. Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga kau menjadi seperti ini. Apa jangan-jangan dia marah karena secara tidak langsung aku telah membohonginya,tentang statusku sebagai exofans dan hubunganku dengan kris oppa.
“Oppa apa salahku?”
Aku tak mampu menahan air mataku. Untuk pertama kalinya, kai oppa membuatku menangis dengan sikap dinginnya. Aku takut kai oppa marah padaku dan membatalkan pernikahan ini. Aku tak akan pernah rela jika ia melakukan itu.
“Hyunsoo-ya, kenapa kau menangis seperti itu. Aigoo”
Suara kai oppa terdengar panik dan bingung. Aku tak peduli lagi..aku tetap menangis, hatiku saat ini terasa sakit karena sikap dinginnya tadi
“Hyunsoo-ya hentikan…jangan menangis seperti itu lagi, aku tak suka melihat ada yeoja yang menangis”
Aku masih tetap menangis, aku terlalu takut jika kai oppa membatalkan prjodohan ini.
“Jeball, hyunsoo-ya..jeongmal mianhe…maaf karena tadi sikapku keterlaluan, bukan maksudku membuatmu menangis seperti ini”
Jongin oppa segera memberhentikan mobilnya. Namja itu lalu menatapku dan menyentuh pipiku dengan kedua telapak tangannya.
“Hyunsoo-ya, apa yang harus kulakukan agar kau tidak menangis lagi hm?”
Tatapannya begitu lembut, sangat berbeda dengan sikap dinginnya tadi. Aku hanya bisa menatap matanya, linangan air mataku masih terus keluar. Namun kali ini bukan air mata kesedihan, tapi ini adalah air mata kegembiraan. Aku terharu melihat biasku seperti ini, untuk pertama kalinya ia memperlihatkan sisi lainnya padaku. Aku sudah tau jika kai oppa adalah namja yang hangat dan penyayang. Dulu aku hanya bisa membayangkan seandainya kai oppa memperlakukanku dengan hangat dan dengan tatapan matanya yang teduh. Namun saat ini, aku bisa merasakan hal itu. Terimakasih tuhan.
“Baiklah, sepertinya aku tau apa yang harus kulakukan padamu saat ini” kata kai oppa lalu segera keluar dari mobil meninggalkanku sendiri
Kemana sebenarnya oppa? Apa yang akan dia lakukan?
Setelah 15 menit menunggu, akhirnya kini kai oppa telah kemabali. Dia membawa 2 ice cream rasa coklat. Rasa kesukaanku.
“Igo…” kata jongin sambil menyerahkan salah satu ice creamnya.
“Gomawo oppa”
“Saat aku sedih, aku biasanya akan langsung tidur atau makan. Kadang juga aku makan ice cream untuk menenangkan diri dari stress. Menurutku rasa coklat adalah rasa yang paling enak” ucap jongin
“Jongin oppa, kita sama..aku juga suka rasa coklat, aku juga makan ice cream saat suasana hatiku sedang buruk” kataku sambil makan ice cream
“Eoh??? Benarkah? Itu adalah hal yang baik” ucap jongin sambil makan ice cream
“Oppa, kenapa kau tadi bersikap dingin padaku apa salahku?” kataku sambil menatapnya dengan serius
“Eung…”jongin oppa mulai membenarkan posisi duduknya “Jangan berpelukan seperti itu lagi dengan namja lain. Kau bahkan belum pernah memelukku seperti itu”
Aku hanya tertegun melihat kai oppa, aku tak menyangka kalau dia marah karena hal itu. Tanpa kusadari aku mendekatkan tubuhku, menghapus jarak diantara kami. Dan..
GREP
Aku memeluknya dengan erat, walaupun hanya dapat memeluk didalam mobil. Walaupun pelukanku sekarang tak seerat pelukanku dengan kris oppa, tapi saat ini aku melakukannya dengan penuh perasaan. Aku ingin memberitahunya bahwa aku sangat mencintainya dan tak ingin kehilangannya. Hatiku akan selalu untuknya.
Kurasakan detak jantung kai semakin cepat begitupula dengan detak jantungku. Jujur, aku belum pernah memeluk seorang namja seperti ini. Sepertinya kai sangat terkejut dengan apa yang kulakukan.
“Hyun..hyunss…hyunsoo-ya, ap apa yang….kau lakukan?”
“Aku hanya memelukmu” kataku sambil tetap memeluknya
“Aku tidak memintamu untuk memelukku sekarang”
“Aku memelukmu karena inisiatifku sendiri, bukan karena perintahmu” kataku sambil melepaskan pelukanku dan kembali makan ice cream.
Omo! Wajahnya merah, kai oppa berkeringat dan wajahnya seperti kepiting rebus. Padahal AC dimobil ini sudah cukup dingin. Ini kesempatanku untuk menggodanya
“Oppa, mengapa kau seperti itu?” kataku sambil menyentuh dadanya
Haha, kai oppa sangat lucu wajahnya jika sedang malu. Dengan cepat dia langsung menyingkirkan tanganku dari dadanya.
“Aisshh, kenapa kau menyentuh dadaku? Kau ini polos atau bodoh” ucap kai kemudian langsung melahap ice creamnya
Haha, aku tau sebenarnya tadi dia terangsang. Dengan cepat segera kuambil ponselku dari tas dan segera mengabadikan moment ini.
“Oppa!!”
Aku memanggilnya agar dia mau menoleh kepadaku. Dan..cekrek…aku berhasil mengambil fotonya yang ini. Aku yakin sassaeng pun tak mungkin bisa mendapatkan gambar kai yang seperti ini. Dan foto ini akan kumasukkan dalam daftar koleksi pribadiku.
“Yakk, gadis nakal..apa yang kau lakukan?”
“Hehe..amugatteoania..” kataku sambil menggelengkan kepala dan memasukkan kembali ponselku kedalam tas.
“Kotjimal!! Kemarikan handphone-mu, tadi difoto wajahku pasti sangat memalukan”
~TBC
Otte? Jelek kah?? Mian ne *Bow ane masih pendatang baru sebagai author ff… mohon dimaklumi dan tentunya “Comment Juseyo” ^^

5 thoughts on “FF Ooppss !! Chap 3

  1. Daebak,, Ceritanya serasa bikin diri sendiri yang jadi peran utama yeojanya. Serasa bisa deket banget sama Kai Oppa…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s