Nothing Is Impossible! Part. 3

Image

Title : Nothing Is Impossible!

Author : Piglet

Main Cast : Park In Chan (OC), Huang Zi Tao, Kim Myung Soo (L).

Support Cast : Find it!

Genre : School Life , Romance, Friendship.

Lenght : Chaptered

Summary : Tidak ada yang mustahil di dunia ini!

Okay,  DON’T BASH, DON’T PLAGIARISM, DON’T COPAS

Author POV

Hari ini sekolah In Chan mengadakan study tour ke Pulau Jeju, mereka berada di Pulau Jeju selama 2 hari.

Mereka pun sudah sampai di Pulau Jeju. Keindahan Pulau Jeju memang bisa membuat kita kehilangan kendali atas tubuh kita karena indahnya Pulau Jeju tersebut. *Lebay-.-*.

Atas intruksi Soya, murid-murid pun membawa tas-tasnya ke Resort di Pulau Jeju tersebut. In Chan sekamar dengan murid yang bernama Park Ji Yeon, Jung Krystal, dan Son Na Eun. Murid yang paling kejam di sekolah Chan. Jika salah satu dari murid mendekati Genk Infinite, Trio itu tidak akan tinggal diam. Trio itu akan menyiksa siapa saja yang berani mendekati Genk Infinite selain Trio itu. Kejam memang. Tetapi begitulah kehidupan para remaja sekarang. *Semoga anak2 indonesia baek2 aja ye. Kagak jahat2 ame temennye. Oke Oke? SKIP*

In Chan dan Trio itu masuk. In Chan kelelahan. In Chan duduk di tepi kasur. Tiba-tiba, Jiyeon berkata, “Eh, anak kampung! Loe jangan berani-beraninya ya deket2 sama Infinite! Kalo sampe gue tau loe deket-deket ama Genk Infinite, awas!” ancam Jiyeon. *Perasaan di Korea enggak ada kata2 “Loe” ama “Gue” dah. Ampun nih Author.* “I-Iya, tidak akan, kok.” jawab In Chan.

Setelah diancam oleh Jiyeon, In Chan ingin keluar menemui Mirae. Saat di jalan, ternyata In Chan berpapasan dengan Genk Infinite. Genk Infinite pun melihat Chan, lalu Genk Infinite pun mendekati Chan.

Sunggyu :”Hey budak. Kami sama sekali belum memberikanmu tugas. Bagaimana kalau sekarang kami akan memberikanmu tugas?”

Dongwoo :”Baik! Aku yang pertama akan memberikanmu tugas! Belikanlah aku Jeonbokjuk! *Terdiri dari Bubur nasi dengan Abalon*”

Chan :”Uang?”

Dongwoo :”Ini! *Mengeluarkan beberapa ribu WON*”

In Chan pun berlari menuju tempat makan yang menjual Jeonbokjuk. 5 menit pun berlalu. In Chan kembali dengan Jeonbokjuk hangat, dan menemui Dongwoo.

Sunggyu :”Permintaanku kali ini, bilanglah kata-kata ini sebanyak 3 kali! Kata-katanya adalah.. ‘Kim Sunggyu adalah laki-laki yang paling keren, kece, dan ganteng!. Mengalahkan Kim Myung Soo!’ bilang itu!”

Chan :”E-Eh? Ba-Baik. Kim Sunggyu adalah laki-laki yang paling keren, kece, dan ganteng!. Mengalahkan Kim Myung Soo! Kim Sunggyu adalah laki-laki yang paling keren, kece, dan ganteng!. Mengalahkan Kim Myung Soo! Kim Sunggyu adalah laki-laki yang paling keren, kece, dan ganteng!. Mengalahkan Kim Myung Soo! Sudah, kan?” Sunggyu tersenyum puas. Sedangkan Myung Soo hanya bisa memasang muka datarnya itu.

Sungyeol :”Gombalkan aku!”

Hoya :”Apakah aku tampan? Jawab ‘Ne” dan sudah! Itu permintaanku.”

Woohyun :”Bernyanyilah!”

Sungjong :”Lakukan Gwiyomi!

Chan :”Ya ampun. Oke, Sungyeol Oppa, hati-hati!”

Sungyeol :”Hati-hati kenapa Chan?”

Chan :”Hati-hati termakan cintaku!”

Sungyeol :”Kyaa! Co cweet..” O.O

Chan :”Hoya oppa, ne, kau sangat tampan. Nunmuri naerineun rainy day
Gieogi heureuneun rainy day
Deo sege biya naerige
Ssodajyeora bamsae tonight
Neoui heunjeogeul da jiul su itdorok, sudah kan, Woohyun Oppa?

Ildeohagi ileun gwiyomi
Eeldeohagi eeneun gwiyomi
Samdeohagi sameun gwiyomi
Gwigwi gwiyomi gwigwi gwiyomi
Sadeohagi sado gwiyomi
Ohdeohagi ohdo gwiyomi
Yukdeohagi yukeun cchucchucchucchucchu gwiyomi nan gwiyomi. Sungjong oppa, sudah kan?”

Dan yang terakhir, Permintaan Kim Myung Soo…

Myung Soo:”In Chan, kau harus menjadi modelku.”

Chan :”Apa?”

Myung Soo :”Ikut aku!”

Myung Soo menarik tangan In Chan lalu mengajak In Chan pergi ke tepi pantai.

Myung Soo :”Berdirilah disitu, lalu bergayalah!”

Chan :”A-Apa? Aku dijadikan model olehmu? Berpose bagaimana?”

Myung Soo :”Aha! In Chan-ah, apa Boy Band yang paling kau suka?”

Chan :”BIGBANG!”

Myung Soo :”Mengapa kau suka dengan BIGBANG?”

Chan :”Karena.. BlaBlaBla..” In Chan menjelaskan banyak hal mengapa ia suka dengan BIGBANG. Pada saat In Chan menjelaskan, Myung Soo memotret segala ekspreksi Chan saat Chan menjelaskan tentang BIGBANG. Myung Soo melihat hasil potretannya, Myung Soo tersenyum. Ekspreksi Chan benar-benar lucu. Membuat Myung Soo tersenyum.

Myung Soo :”Mau lihat photomu?”

Chan :”Mau!”

Myung Soo menunjukkan hasil potrettannya kepada Chan. Inilah dia…

thumb

Chan :”E-Eh? Aku aneh sekali.”

Myung Soo :”Tidak kok. Itu sangat cantik!”

Chan :”Be-Benarkah? Kyaaa! Gomapta! Jangan memujiku… aku kan jadi malu!”

Myung Soo :”HaHaHaHaHa! Kau ini!”

“Kalian sedang apa? Kencan?” tiba-tiba ada seseorang berbicara… Chan dan Myung Soo melihat siapa yang berbicara. Dan orang itu adalah Huang Zi Tao.

Chan :”Tao-ya!”

Myung Soo :”Sepertinya, aku pernah melihatmu di UKS waktu itu. Kau yang mengantarkan In Chan, ya?”

Tao :”Iya, betul. Aku yang mengantarkan In Chan. Kenapa? Ada masalah?”

Myung Soo :”Tidak.”

Chan :”E-Eh, kok hawanya jadi aneh ya? A-Ah, kalau begitu, aku akan mengunjungi Mirae dulu yah! Bye Bye!” Chan pun pergi meninggalkan Tao dan Myung Soo.

Myung Soo :”Kau dekat dengan In Chan?”

Tao :”Aku temannya.”

Myung Soo :”Aku juga temannya.”

Tao :”Kau suka… dengan Chan?”

Myung Soo :”Ini bukan urusanmu, Huang Zi Tao.”

Tao :”Tch! Bukan urusanku? Sepertinya, kau sudah dewasa.”

Myung Soo :”Bicara apa kau? Sudah. Aku akan menyusul In Chan.”

Tao :”Jangan harap, kau bisa mendapatkannya.”

Myung Soo :”In Chan bukan barang.” ucap Myung Soo, lalu pergi menyusul In Chan.

Chan berlari menuju kamar Mirae. Tetapi Chan malah tersesat, dan kebingungan. Hari sudah gelap. In Chan masih tidak tahu arah. In Chan tidak tahu dia sedang berada dimana. In Chan berjalan, berjalan, dan terus berjalan. Tetapi, In Chan masih belum juga menemukan jalan kembali ke resortnya. Di sekeliling In Chan hanya ada hutan.

Murid-murid dan guru-guru sedang menikmati kehangatan api unggun yang dinyalakan di tepi pantai Pulau Jeju. Sementara Tao sedang mencemaskan Chan. Karena sampai saat ini, In Chan belum juga kembali. Mirae pun datang, Tao menanyakan apakah Mirae bersama Chan, tetapi Mirae berkata, bahwa In Chan sama sekali belum menemui Mirae. Tao memberitahukan perihal ini kepada guru. Semua guru terbelalak kaget. Dan para guru pun memutuskan untuk mencari In Chan. Murid-murid yang ikut Study Tour pun ikut mencari In Chan dalam kelompok.

Sementara, In Chan? Bagaimana dengan In Chan?

In Chan sedang berusaha menyalakan api unggun kecil untuk menghangatkan dirinya dari angin malam Pulau Jeju. Api unggun berhasil dinyalakan. In Chan sedang menerka-nerka, apakah para guru dan murid-murid yang ada di resort sedang bertanya-tanya mengapa Chan tidak ada di resort? In Chan pun tidak tahu. In Chan hanya bisa menerima kenyataan bahwa sekarang dirinya telah tersesat di sebuah hutan di Pulau Jeju.

Sendirian.. menanti orang datang menjemputnya…

TBC

Maap banget kalau pendek ceritanya! Oyah, author berencana ingin mengepost FF Two Shot. Ada yang setuju? Comment!

2 thoughts on “Nothing Is Impossible! Part. 3

  1. Hehe mian ya thor baru comment, keasikan baca jadi lupa comment soalnya ceritanya seru banget ^_^ fighting ya thor ngelanjutin nya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s