[ Part 4 ] This Is Not Love

Page 021

Judul   :  This Is Not Love

Author : HanYeonWoo

Genre   : Sad, Romance, Comedy, School Life, Married Life, Sadness, NC

Rating  : G

Lenght  : Chapter

Main Cast         : Han Yeon Woo            ( Oc )

Bae Suzy                    ( Miss-A )

Cho KyuHyun  ( Super Junior )

Other Cast       : Yoona ( Snsd )

Lee Hoya        ( Infinite )

Yuri                ( Snsd )

Choi Siwon     ( Super Junior )

Chapter 4

Author POV

Kesepian, tidak ada seorangpun yang mau hidup dalam rasa kesepian.Tapi Sayangnya hal itu tidak dapat dihindari, karena hidup ini tidak banyak menyediakan pilihan.Han Yeon Woo, gadis itu selalu merasakan sepi dalam kehidupannya.Satu-satunya semangat baginya adalah sang omma yang sekarang sudah pergi ke Jeju, tempat yang dia kunjungi seminggu yang lalu bersama keluarga Suzy.Kini dia sudah kembali di Seoul, dimana kehidupan membosankannya telah dimulai.Son Dong Woon, namja pembawa derita bagi Yeon Woo.Entah kenapa Yeon Woo memikirkan namja itu, apa yang dilakukan namja itu saat dijeju kemarin.Perasaan Yeon Woo menjadi kacau karenanya, dia khawatir pada ommanya.Bagaimana kalau Dong Woon kesana untuk mencelakai ommanya.

Langkah demi langkah Yeon Woo pijaki untuk sampai keapartementnya.Suasana malam yang hening membuat hatinya tenang, ia melupakan sedikit masalahnya.Gadis itu sangat menyukai kesunyian tapi tidak dengan kesepian.Tetesan air hujan berjatuhan dengan cepatnya, Yeon Woo terkesiap dan segera mencari tempat berlindung dari air hujan yang sudah membasahi seragamnya.Sebuah ruko yang sudah tutup menjadi pilihan bagi Yeon Woo untuk singgah sampai hujan reda, jarak yang harus ia tempuh untuk sapai diapartementnya masih cukup jauh.Lagi-lagi gerutuan kecil keluar dari bibir Yeon Woo, hujan ini menghambat perjalanannya.

Seragam basah kuyup menjadikan suhu tubuh Yeon Woo menurun hingga rasa dingin merayap keseluruh badannya.”Ooong….”Desis yeon Woo kaget.Sebuah jaket hitam melayang keatas kepalanya.Tiba-tiba saja ia merasa jengkel setelah mendapati namja yang berdiri disampingnya dengan basah Kuyup.”Sama-sama…”Ucap namja itu tersenyum hangat dengan badan yang kedinginan.Yeon Woo menatap namja itu datar, entahlah kehadiran namja ini membuatnya merasa tidak nyaman.Terlalu banyak masalah diantara mereka sebelumnya, walau sudah memutuskan berbaikan.Tapi yeon woo merasa alangkah lebih baiknya kalau mereka tidak bertemu sejak kemabli dari jeju agar kehidupannya kembali normal.”Aku tidak berterima kasih”ucap Yeon Woo dingin.Namja itu tertawa keras, sikap Yeon woo yang dingin sangat lucu baginya.”Kau tidak merindukanku…aigoo Yeon woo-ssi begitukah sikapmu pada orang telah membantumu”Cibir namja itu.”Rindu ? untuk apa aku merindukanmu ? KyuHyun-ssi aku tidak meminta bantuanmu, kau mengikutiku ckckck apa yang dikatakan anak dan istrimu meliat appa dan suaminya berkeliaran diluar mengikuti yeoja lain…yakkk”Yeon Woo berteriak keras ditengah bunyi derasnnya air hujan.”Siapa yang mengikutimu ? aku hanya tidak sengaja lewat dan melihat yeoja yang basah karena air hujan….kenapa otakmmu berpikir singkat sekali, aku sangat mencintai istri dan anakku.”Sanggah KyuHyun tidak setuju dengan tuduhan Yeon Woo.Memang benar dia baru pulang dari kantor dan tidak sengaja melihat Yeon Woo kehujanan, apa salah menolong teman anak sendiri.KyuHyun memandang Yeon Woo dengan tatapan menyelidik, Yeon Woo bergeser tidak nyaman.”Atau…Kau yang menyukaiku”Tebak KyuHyun.Waktu sekan berhenti setelah mengucapkan ketiga kata itu dengan jarak kurang dari 5 centi dihadapan wajah Yeon Woo.Dia ingin membalas ucapan KyuHyun dengan mengatakan TIDAK, namun dengan jarak sedekat ini jujur saja dia seperti tersihir untuk diam, mata KyuHyun yang hitam menatap matanya lekat hingga tubuhnya membeku.KyuHyun yang menunggu Yeon Woo yang tak kunjung menjawab, namun sesaat kemudian KyuHyun menyadari posisinya yang hampir saja mencium Yeoja itu.Sesaat keduanya terlibat keheningan dibawah Hujan yang deras, mereka tidak merasakan dinginya hujan dengan baju mereka yang basah.Suara Hujan seperti alunan musik romantis yang menghiasi kediaman mereka.KyuHyun susah payah menelan ludahnya, bagaimana dia bisa terpesona dengan gadis lain selain istrinya dan bagaimana bisa dia tertarik dengan wajah basah seorang gadis yang bahkan lebih pantas disebut anaknya.”Aku tidak akan pernah mencintaimu, AJHUSSI”Ucap Yeon Woo dingin dengan menekankan pada kata ajhussi, agar namja didepannya ini sadar perbedaan mereka.KyuHyun mengerjapkan matanya beberapa kali sebelum ia tertawa hambar.

Han Yeon Woo POV

Hujan masih terus membasahi malam yang gelap, mungkin sebagian orang akan menghabiskan malam yang hangat bersama keluarga mereka.Tapi aku disini tanpa seorang yang bisa membuat hangat suasana  hujan.Omma, yang selalu menjadi pikiranku adalah omma.Hampir sebulan lamanya setelah kepergian omma ke Jeju dan sekarang aku seorang diri diapartement yang tidak bisa dibilang mewah, tanpa omma.Aku lebih suka tinggal dirumah bersama omma, kembalilah omma.”Yeon Woo-ssi apa benar kau tidak punya baju lain selain training kuning dan kaos kuning ini ? kau tahu sekarang aku benar-benar mirip pikachu”Aku menutup mataku erat, gara-gara namja ini aku harus menerima tamu malam-malam.Kenapa dia harus mengikutiku sampai apartement dengan menggunakan Hujan dan baju basahnya sebagai alasan.Pandanganku yang tadinya tertuju pada jendela mau tak mau harus melihat kearah namja itu.”Tidak ada”Jawabku ketus.Dia hanya mengangguk-anggukkan kepalanya sambil melihat sekeliling isi apartementku.Apa dia mau menghina apartementku, tentu saja rumahnya 10 kali lebih mewah dari apartement kecilku.”Sekarang kau bisa pulangkan ! kau tidak lupa pintu keluarnyakan ?”Usir ku secara tidak langsung.Sungguh aku tidak tahan berada dalam satu ruangan bersama namja ini.

“Kau gila, mana mungkin aku pulang saat hujan seperti ini dan baju ini…kau bisa membuatku bercerai”Dia duduk santai dimeja tempat aku belajar.”Kau tidak keberatankan jika malam ini aku menginap ? aku ingin tahu rasanya berbagi ruangan dengan yeoja dingin sepertimu”Ucapnya tanpa berpikir.”Kau pikir kau siapa ? Cho KyuHyun-ssi bukankah kita sudah berbaikan saat sebelum kejeju dan semua selesai, kuharap kau tidak muncul lagi setelah itu”Tegasku.

“Tapi aku berbaikan denganmu bukan untuk itu, aku hanya ingin pertemuan kita tidak diwarnai dengan pertengkaran setelah kita berbaikan bukan agar kita berakhir…”Dia menghela nafas panjang, kemudian KyuHyun beranjak dari duduknya melangkah kearahku.Mulanya aku tetap diam, namun aku melangkah mundur karena jaraknya yang semakin dekat.Mata tajamnya mengunci pergerakan padangan mataku, tidak ada yang bisa kutatap selain matanya yang menatapku penuh arti.”Berhenti melangkah dan dengarkan aku…”Aku terhenti ditempatku, kakiku seakan menuruti perintahnya.Dia menghentikan langkahnya tepat dihadapanku.”Kenapa kau selalu mempermasalahku kehadiranku ? aku sudah punya istri dan anakku sendiri adalah temanmu, lalu kanapa kau seakan menganggap keberadaanku disampingmu adalah sebuah situasi yang membahayakanmu, apa masalah bagimu bila bertemu dengan appa temanmu”aku terdiam, dia tidak terlihat mengatakan hal itu dengan segudang kemarahan dihatinya.Apa sikapku sudah terlalu kasar padanya ? tapi sungguh aku hanya tidak suka dengan orang yang ikut campur dalam masalah kehidupanku.Aku tahu dia beristri dan anaknya adalah temanku.Namun dengan KyuHyun aku merasa tidak tenang, seolah ada dorongan dalam diriku untuk menjauhinya.Dan aku hanya melaksanakan dorongan itu, untuk menjauhinya.

KyuHyun mengangkat sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman yang tidak aku sukai.”Alasan apa yang membuatku tidak bisa menjawab…apa kau benar-benar menyukaiku ? hahaha”Dia mentertawakanku.Dia mengacak rambutku, memperlakukanku sebagai anak kecil yang sedang merajuk terhadap orang tuanya.”Karena kau ! kau berbahaya…aku tidak menyukaimu sejak pertama aku melihatmu dan saat itu aku berharap kau tidak akan pernah muncul lagi dikehidupanku.Kau hanya akan membuatku iri pada Suzy”Bentakku menghentikan tawanya.”Aku sangat iri dengan putrimu Bae Suzy karena dia mempunyai hidup yang sempurna, orang tua, harta, teman, semuanya dia punya…melihatmu ataupun istrimu membuatku ingat kalau aku hanya mempunyai omma tidak dengan harta atau teman.Kalian menyadarkanku kalau akku hanya seoranng diri.Kalian mengingatkankku kalau aku tidak mempunyai keluarga…Orang tuaku bahkan…”Apa yang baru saja kulakukan ? aku hampir saja mengatakanya.

Cho KyuHyun POV

Dia iri pada Suzy, Han Yeon Woo gadis itu iri pada Suzy.Aku cukup bingung dengan Gadis ini, dia dingin namun bisa menjadi lembut dan patut dikasihani.Melihatnya ketakutan saat bertemu Dong Woon membuatku merasa kalau aku harus melindunginya.Dan selama seminggu ini aku tidak melihatnya sejak kepulangan kami dari jeju, aku terus mengkhawatirkanya.Seharusnya aku tidak gila sampai harus menghawatirkanya seperti ini.Terus kutatap wajah tenanganya saat tidur seperti ini, aku teringat raut kemarahannya tadi.Dia sangat marah padaku, aku hanya mencoba ramah, dan membuatnya tidak menjadi gadis dingin.Aku juga tidak tahu kenapa aku sangat merasa bertanggung jawab atasnya.Dia bilang dia mempunyai omma…tapi aku tidak melihatnya sedari tadi.Appa ommanya…tidak pulang.Aku begitu menikmati memandanginya seperti ini, mungkin dia akan marah jika mendapati aku tidur satu ranjang dengannya.Dia mengingatkanku pada seseorang yang tak ingin kuingat, seseorang yang tak mungkin memaafkanku stelah apa yang kulakukan pada seseorang itu, matanya sangat mirip dan jujur aku sangat menyukai mata itu.Aku merindukan seseorang itu tapi aku bahkan tidak tahu apa yang terjadi padanya dan bagaimana dia sekarang.”Han Yeon Woo…kenapa kalian begitu mirip”

“Ini sudah pagi, kau baru pulang ? darimana saja kau semalam ? dapat dari mana kau baju konyol seperti itu ?”Berbagai pertanyaan yang tak bisa ku jawab diajukan oleh Yoona menyambut kepulanganku pagi ini.Kalaupun aku menjawabnya hanya masalah yang lebih besar yang akan kudapat.”Cho KyuHyun !”Teriakkannya terdengar sangat nyaring.Kutatap Yeoja yang melihatku penuh amarah.Sungguh aku tidak mau memulai pertengkaran dipagihari ini.”Semalam hujan dan aku terpaksa menginap dirumah teman…mobilku rusak”Jelasku seadanya.”Benarkah ? kenapa kau tidak menghubungiku”Aku menghela nafas beratku, mendekati Yoona yang masih berdiri didepan pintu kamar.”Yoona-ya…kau percaya padaku ! sekalipun aku ingin…kalau kau tetap percaya padaku maka tidak ada yang perlu kau khawatirkan, aku tidak pernah bermain-main dibelakangmu…apa pernikahan kita selama 17 tahun belum cukup untuk membuatmu percaya padaku”Ucapku selembut mungkin, akhir-akhir ini rumah tangga kami sedikit tidak akur kuharap dia mendengarkanku kali ini.Padangannya padaku melembut, aku tahu dia akan mengerti.”Mianhae Kyu…belakangan ini aku merasa hubungan kita merenggang”Ucapnya memelukku hangat.”Tak apa Yoona-ya…aku akan meluangkan waktuku agar bisa bersamamu dan Suzy lebih lama”.Baiklah sepertinya aku harus membuat kehidupanku kembali normal, tidak perlu mengingat masa lalu KyuHyun-a dan gadis itu dia hanya teman putrimu.

Author POV

Saat jam istirahat maka kantin adalah tempat yang paling ramai dikunjungi para siswa dan siswi.Suzy, Hoya, EunJi dan Yeon Woo duduk bersama menikmati makan siangnya dengan sesekali diiringi dengan canda dan tawa yang dilontarkan Hoya maupun Eunji.Selain Yeon Woo, gadis itu enggan untuk terlibat dalam perbincangan hangat teman-temannya itu.Perasaannya kalut, dia sedang memikirkan masalah-masalahnya yang tidak jelas.”Yeon Woo-ya…kau melamun ?”Tanya Suzy mengibaskan tangannya pada wajah gadis itu.”Eoh Ne…aku  hanya sedang memikirkan ommaku”Jawab Yeon Woo tergagap.”Benarkah ? kita memiliki masalah yang sama ! Appaku semalaman tidak pulang dan membuat omma khawatir”Yeon Woo mengigit bibirnya, semalam namja yang dimaksud Suzy menghabiskan malam diapartementnya dan bodohnya dia tidak bisa menolak namja itu Sementara keluarga namja itu mengkhawatirkannya.Suzy terlihat murung setelah dia mengatakan tentang appanya.Yeon Woo merasa bersalah, dia hanya bermaksud menolong Cho KyuHyun tapi kenapa dia merasa seakan-akan telah merebut namja itu dari keluarganya.”Suzy-a…hari ini omma dan appaku akan datang keseoul”Ucap Hoya mencairkan suasana yang mulai hening.”Benarkah ? wah aku ingin sekali melihat mereka….apa lagi omma mu !dari dulu aku tidak pernah melihat ommamu”Gerutu Suzy.Hampir 17 tahun dia mengenal Hoya yang ia tahu hanyalah nama appa hoya saja dan itu Choi Siwon.Sedangkan dia sama sekali tidak mengetahui apapun tentang omma dari namja yang dicintainya itu.

“Keundae…apa itu berarti kau akan pindah ?”benar saja, kalau kedua orang tua hoya diSeoul itu artinya Hoya akan tinggal bersama keluarganya dan meninggalkannya.Hoya hampir saja tertawa panas atas ekspresi berlebihan Suzy yang seolah tidak mau kehilangan dirinya.”Tentu saja…tapi au janji akan mampir kerumahmu atau paling tidak mengajakmu berkunjung”Hoya mengacak rambut didahi Suzy gemas.

Riuh piuh kegaduhan murid-murid yang berlarian keluar sekolah dengan senangnya karena akhirnya mereka bisa pulang kerumah setelah seharian belajar disekolah.Suzy mengandeng lengan Hoya seolah tidak mau melepaskan namja itu dari genggamannya.Suzy ingin sekali membuat Hoya mengetahui perasaannya.Tapi Hoya sepertinya tidak peka, bahkan dengan dengan sikap Suzy yang memperlakukan Hoya layaknya namja chingu.Namun Hoya hanya menganggap hal itu adalah sifat kenak-kanakan Suzy.”Yeon Woo-a…kenapa kau lambat sekali”gadis yang dipanggil itu menoleh, kemudian mempercepat langkahnya tanpa berniat untuk berbicara.Perasaanya kacau antara rasa bersalah, khawatir dan jengkel.”Appa ! hari ini appa menjemputku lagi….”Langkah Yeon Woo terhenti.Dengan kepala yang masih tertunduk, lagi-lagi perasaan yeon woo bertambah kacau saat merasakan kehadiran namja itu disekitarnya.Appa dari temanya Bae Suzy, Cho KyuHyun.”Tentu saja chagia…Hoya-a kau tidak ikut pulang bersama kami ?”

“Ne ajhussi…hari ini oppa tiba diseoul dan sebentar lagi aku dijemput”

“Ya sudah….kajja Suzy-a kita harus pulang, omma sudah menunggumu”

Sekilas, Yeon Woo merasakan kekecewaan.Kenapa dia merasa kecewa saat KyuHyun mengabaikannya.Yeon Woo memang tidak menatap namja itu, kepalanya terus tertunduk sampai KyuHyun telah melajukan mobilnya pergi dari sana menginggalkannya bersama Hoya.Suara KyuHyun terdengar berbeda dari yang biasa ia dengan dari namja itu.Yeon Woo merasa KyuHyun mengabaikannya.”ada apa ini Han Yeon Woo ? sekarang kau kecewa namja itu tidak melihatmu ? bukan kah itu bagus, kau memang mengaharapkan namja itu tidak mengganggumukan”Sangkal Yeon Woo dalam hati.”Kau kenapa Yeon Woo-ya ?”Yeon Woo tersadar dari lamunannya saat Hoya menggoyangkan bahunya.”Oh…ani”Jawab Yeon Woo singkat, Oh Tuhan bahkan sekarang dia menjadi aneh karena Cho KyuHyun.

Cukup lama terdiam berdua dengan Hoya.Akhirnya sebuah mobil berhenti didepan mereka.Seorang ajhussi tua keluar dari dalamnya keluar membuka pintu mobil yang Yeon Woo yakin kalau pintu itu untuk Hoya.”Silahkan Tn.Muda”Yeon Woo mendesah lega, kewajibanya untuk menemani Hoya sudah selsesai dan sekarang dia bisa istirahat dirumahnya.”Yeon Woo-ya, sepertinya aku harus pulang sekarang_”Ucap Hoya terputus-putus.Yeon Woo menjawab ucapanya Hoya itu dengan seulas Senyum aneh namun tulus miliknya.”Pergilah…”

“Maukah kau ikut kerumahku ?”Yeon Woo diam sejenak, Hoya baru saja mengajaknya berkunjung.Hoya menggaruk tengkuknya yang tidak  gatal, hanya saja dia gugup.Hoya sedang berusaha mengakrabkan diri dengan Yeon Woo.

Han Yeon Woo POV

Hoya mengajakku kerumahnya.Aku bingung dengan ajakkannya, aku tidak pernah berkunjung kerumah seorang namja sebelum ini.Dan sekarang aku berada didalam rumah nammja ini, rumah yang terlihat sederhana namun memberikan kenyamanan luar biasa.Taman bunga yang indah disamping rumah berwarna putih bersih, bangunan yang menarik dibangun menghiasi pinggiran-pinggiran taman.Hoya berjalan mendahuluiku, dia sepertinya tergesa-gesa.”Omma-Appa !”Dia berteriak memanggil kedua orang tuanya.Langkah lambatku berjalan menyusulnya.Rumah ini terlihat klasik, semuanya diatur seakan-akan kau berada ia tahun 90-an.Jujur saja aku menyukainya, andai saja suastu saat nanti aku bisa membangun rumah seperti ini untuk omma.

“Lee Hoya !”

“Appa !!!”Hoya terlihat senang sambil memeluk erat seorang namja tinggi yang aku yakin adalah appanya.Iri, aku sangat iri pada mereka yang memiliki kebahagiaan bersama keluarga mereka.Seperti tinggal ditempat yang tak menginginkanmu, itulah yang kurasakan selama ini saat aku berada disamping Suzy, Hoya ataupun Eunji.Aku sangat ingin seperti mereka, tapi apa yang bisa kulakukan ? tidak ada yang menginginkanku termasuk kedua orang tuaku.Hanya omma, yeoja yang tulus menginkan keberadaanku walaupun aku bukan bagian dari dirinya.Dia menyangiku dan membesarku dengan tulus, memberiku kekuatan dan memberikan maraganya untuk namaku.Han Ga In.Sekarang aku sudah sangat merindukan sosok omma yang kini tengah berjuang untuk kehidupan kami.”Yeoja itu siapa ? kau tidak mau mengenalkannya pada appa ? ini pertama kalinya kau membawa yeoja lain kerumah, biasanya kau akan membawa Suzy”

“Yeon Woo-ya ini appa ku ! Choi Siwon dan appa ini Han Yeon Woo chinguku”Aku membungkukkan badanku sebagai tanda hormat kepada namja yang tengah tersenyum lembut padaku.”Kau yakin tidak ada kata lain untuk Chingu-mu ini ? misalnya Yeoja !”

“Appa…berhentilah menggoda anakmu ini ! appa dimana omma aku tidak melihatnya ?”

“Mungkin dia sedang mandi ! ya Yeon Woo-a kau akan terus berdiri disana ? kemarilah “Aku mendudukkan diri disofa lembut bersama Hoya dan Siwon ajhussi.Aku terlalu takut untuk membuka mulut, mereka mungkin lebih nyaman jika hanya mereka berdua saja yang bebicara.Hoya tertawa bebas saat bercanda dengan Siwon ajhussi, tentu saja dia pasti sangat merindukan orang tuanya sama sepertiku.”Lee Hoya…kau tidak akan menyapa omma ?”

Yeoja itu sangat cantik, yeoja yang sedang menghampiri kami, yeoja yang menyebut dirinya sebagai omma dari Hoya.Senyuman lembut dibibirnya, cara berjalannya sungguh indah.Sesaat matanya menatap kearahku, tatapanya menggoreskan kertidaktertarikan terhadapku.”Nugunya Hoya-a ?”

“Eohh….Yeon Woo, dia Han Yeon Woo temanku dan Yeon Woo-a ini ommaku, Kwon Yuri”

Yuri, Kwon Yuri.Aku dengan mudah bisa menulis nama itu diotakku, kenapa aku berpikir kalau nama itu kelak akan menyakitiku ? aku menepis pikiran-pikiran buruk itu dari kepalaku.Ayolah Han yeon Woo, jangan selalu berpikiran buruk terhadap orang lain hanya karena tatapan yang tak bisa kau artikan.

TBC…………………………………………………………………………..

3 thoughts on “[ Part 4 ] This Is Not Love

  1. Thor,,, sepertinya Yeon Woo itu anaknya Yuri sama Kyuhyun. Trus Suzy-nya anak angkat(?). Hoya anak kandungnya Yuri sama Siwon mungkin. Lanjut-lanjut,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s