[Request FF] Sorry

Sorry (Kyu)

Author : LittleRabbit

Tittle : Sorry…

Cast :

  • Cho Kyuhyun (SJ)
  • Lee Shinyeong (OC)

Cameo :

  • Chansung (OC)
  • Shin Hayoung (OC)

Genre : Angst, Sad, School Life

Length : Oneshoot

Note : Ini Request dari Emma. Aku ngga tau ini sukses angst apa engga, tapi aku udah berusaha sebaik-baiknya. Selamat membaca^^

—___—___—___—

Sepucuk surat berwarna merah muda itu hanya dilihat sekilas oleh sang penerima. Dan lagi-lagi nasib surat itu sama dengan yang lain, terbuang dan berkumpul di tong sampah.

Seseorang menghela napas kecewa dari kejauhan.

“Tidakkah kau mau melihatnya, bahkan membacanya?”

.

Cho Kyuhyun.

Nama seorang pria pujaan seluruh wanita di Seoul High School. Seorang murid dengan banyak talenta, yang didukung dengan wajah tampan dan ketenaran keluarganya.

Ayahnya adalah pendiri salah satu stasiun TV di Korea Selatan, sedangkan ibunya adalah pemilik butik yang terkenal di kawasan Gangnam.

BRAK!

“Ah, maafkan aku, Kyuhyun. Aku tak sengaja.” Cicit Lee Shinyeong, gadis yang menabrak Kyuhyun, dengan membereskan kertas-kertasnya.

“Tak apa.” Jawab Kyuhyun singkat sambil membantu membereskan kertas milik Shinhyeong.

Setelah membantu membereskan dan memberikannya pada Shinyeong, Kyuhyun segera pergi menuju ruang musik untuk berlatih. Sedangkan gadis yang telah menyukai Kyuhyun selama 2 tahun ini, hanya melihat putra tunggal keluarga Cho yang semakin jauh.

“Bagaimana untuk melelehkan bongkahan esmu, Kyuhyun?”

.

Shinyeong mengikuti Kyuhyun lagi sepulang sekolah, meskipun ia tau bahwa rumahnya berlainan arah dari rumah milik Kyuhyun.

Kyuhyun yang mengerti jika gadis itu lagi-lagi mengikutinya, hanya menghela napas panjang. Bukannya bersikap dingin atau tak peduli, namun karena’nya’, ia tak ingin peduli pada gadis seperti Shinyeong.

Melihat Kyuhyun semakin mempercepat langkahnya, Shinyeong akhirnya berhenti mengikuti dan duduk di depan sebuah cafe.

“Apa ada moccacino?” Tanya Shinyeong pada pelayan di cafe itu.

Moccacino?” Tanya pelayan itu dengan ragu. “Kau yakin memesan moccacino saat cuaca panas?”

“Ehm, aku sedang ingin moccacino.”

“Baiklah. Apa ada lagi yang ingin kau pesan?”

“Tidak ada. Berapa?” Tanya Shinyeong dengan mengambil moccacinonya.

“Total belanjamu 5000 won, Nona.”

Setelah memberikan uang dan menerima kembaliannya, Shinyeong mengambil tempat di sudut cafe. Dan dia mengeluarkan ponsel, serta perlatan menulisnya. Mengerjakan PR, dengan sesekali menyeruput moccacinonya.

Tanpa Shinyeong sadari, ada sepasang mata yang mengawasinya dari sudut berlainan cafe itu. Sepasang mata yang memandangnya dengan sedih.

Mata milik Kyuhyun.

.

“Argh! Aku tertipu lagi!” Geram Shinyeong dengan menghentakkan kakinya.

Siang ini dia sedang mengerjakan piket kelasnya sendirian. Iya sendirian, karena dengan bodohnya ia mau saja ditipu oleh teman-teman anggota piketnya.

“Jika kau hanya berteriak saja, tugasmu tidak akan pernah selesai.” Ujar suara dari belakang Shinyeong.

Dengan cepat Shinyeong membalikkan badannya, bersiap memarahi jika itu teman-temannya.

“MAU AP—Kyuhyun.” Teriakan Shinyeong berhenti saat melihat yang dibelakangnya adalah Kyuhyun, bukan teman piketnya.

“Sini ku bantu membersihkan kelas.” Ujar Kyuhyun dengan merebut sapu dari tangan Shinyeong.

“Tapi kau bukan piket sekarang.” Cegah Shinyeong. “Dan, apakah kau bisa menyapu dengan bersih?”

Karena Kyuhyun tidak menjawab pertanyaan Shinyeong, dan tetap menyapu seluruh kelas, akhirnya Shinyeong pergi untuk membersihkan papan tulis dan membersihkan jendela.

Mereka bekerja dalam diam, canggung untuk berbicara. Meskipun dalam hatinya, Shinyeong merasa senang, dia tak berani untuk melakukan apa-apa.

“Cha, kelas telah bersih.” Ujarnya senang saat melihat kelas telah bersih, “Tapi besok juga kotor lagi.”

“Jika tak ingin kotor, maka tak akan ada murid yang bersekolah disini.” Sahut Kyuhyun dengan mengacak rambut Shinyeong yang lebih pendek darinya itu. “Ayo pulang.”

“Eum, Kyu.” Panggil Shinyeong saat Kyuhyun berjalan terlebih dahulu. “Apa kau tak ada acara sepulang sekolah ini?”

“Tidak. Kenapa?” Jawab Kyuhyun dengan membalikkan badannya.

“Ikutlah ke taman belakang sekolah. Aku ingin berbicara padamu.” Ucap Shinyeong dengan berjalan mendahului Kyuhyun.

Dengan langkah pelan, Kyuhyun mengikuti langkah Shinyeong yang lebih pendek darinya itu.

.

“Duduklah sini, Kyu.” Dengan menepuk tempat disampingnya, menyuruh agar Kyuhyun duduk disampingnya.

“Apa yang ingin kau katakan?” Tanya Kyuhyun tanpa basa-basi.

“Apa kau, uhm, aku…” Shinyeong tak berani untuk mengutarakan perasaannya karena dia merasa bukankah tidak pantas jika wanita yang mengutarakan terlebih dahulu?

“Kau kenapa?” Tanya Kyuhyun.

“Aku—aku menyukaimu, Kyu.” Ujar Shinyeong dengan cepat. Dan memalingkan wajahnya, malu.

Kyuhyun sudah menebak apa yang akan Shinyeong katakan, tidak terlalu terkejut. Dia tau, saat ini akan tiba.

“Aku tak bisa. Maaf, Yeong.” Ujar Kyuhyun dengan nada sedih.

“Kenapa?” Tanya Shinyeong dengan raut wajah sedih dan—kecewa.

“Aku tidak bisa bersamamu, karena kau—” Kyuhyun tak mampu melanjutkan ucapannya, karena ia takut akan menyakiti perasaan Shinyeong.

“Apa karena perbedaan status sosial kita, Kyu?”

Kyuhyun mengangguk lemah, “Tak hanya itu. Aku hanya ingin hidup tenang.”

Shinyeong mengernyitkan dahinya, tanda tak mengerti. “Hidup dengan tenang? Apa selama ini hidupmu tak tenang?”

“Ya.” Angguk Kyuhyun, “Aku tak tenang jika berdekatan denganmu. Aku takut, akan berpikiran buruk tentangmu.”

“Apa ini karena Hayoung?” Tanya Shinyeong dengan lirih dan menunduk. Menahan perasaan sakitnya.

Kyuhyun menghela napas panjang, sebelum menjawab, “Ya. Ini karena Hayoung.”

“Aku mengerti.”

“Aku memang menyukaimu, Shinyeong. Tapi aku tak bisa terus-terusan berpikiran buruk. Jadi, sebelum semuanya terlalu jauh, kita cukup hanya berteman saja.”

“Aku mengerti, Kyu.” Ucap Shinyeong dengan menatap Kyuhyun seraya tersenyum pahit.

“Maaf aku tidak bisa bersamamu.” Ujar Kyuhyun dengan memandang Shinhyeong, merasa bersalah. “Aku hanya takut akan melukaimu dengan pikiran burukku ini.”

Dengan berbalik meninggalkan Shinyeong, Kyuhyun mengatakan maaf berulang kali dalam hatinya. Sementara itu dari belakang, terdengar isakan yang tertahan dari Shinyeong. Kyuhyun menguatkan dirinya untuk tidak kembali, dan memeluk gadis rapuh itu.

“Kau tau, Kyu? Mungkin kau menolakku, mungkin aku bisa saja membencimu. Tapi hati ini menyuruh yang lain, aku tetap menyukaimu. Bahkan mencintaimu.”

— — — —

“Tsk! Kemana perginya Hayoung ini?” Sungut Kyuhyun dengan memandang ponselnya geram. Gadis yang sedari tadi ia tunggu, tak menampakkan wajahnya.

Hayoung, Shin Hayoung.

Kekasih Kyuhyun selama setahun terakhir ini berasal dari keluarga sederhana. Pribadinya yang menyenangkan, membuat Kyuhyun menjadi tertarik padanya.

Beep! Beep!

Kyuhyun segera menatap ponselnya yang bergetar. Sebuah pesan masuk.

From: Young-Youngie
Kyu, maaf. Aku tak bisa menemanimu pergi hari ini. Adikku sakit, jadi aku harus menjaganya.

Kyuhyun yang merasa sebal, akhirnya pergi menuju suatu mall, untuk menghilangkan penatnya.

Sesampainya disana, ia segera menuju ke deretan foodcourt dan membeli beberapa makanan.

“Apa kau tidak kasihan pada Kyuhyun?”

Kyuhyun mencari suara yang menyebutkan namanya itu. Dan saat ia menoleh ke arah belakangnya, betapa terkejutnya saat melihat Hayoung dengan seorang lelaki!

“Aku kasihan. Tapi mau bagaimana lagi, aku tidak mungkin berpacaran lama dengannya.”

“Tapi kau menjadi kekasihnya selama satu tahun, Shin Hayoung!”

Kyuhyun yang geram mendengar percakapan itu, segera menghampiri Hayoung.

“Aku hanya memanfaatkan Kyuhyun, Chansung.”

“Jadi kau hanya memanfaatkanku?” Tanya Kyuhyun tiba-tiba di depan Hayoung.

Hayoung yang tidak menyangka jika Kyuhyun akan mendengar percakapannya dengan Chansung, sahabatnya, hanya bisa terdiam dan melihat Kyuhyun.

“Jadi kau hanya memanfaatkanku?” Ulang Kyuhyun dengan penuh penekanan.

Hayoung menjawab dengan sesekali melihat Chansung, “Aku—aku tidak—Kyu.”

“Baiklah, kita berakhir disini.” Ujar Kyuhyun dengan penuh emosi, “Dan jangan menemuiku lagi.”

Dengan berjalan cepat dan meninggalkan makanannya, Kyuhyun segera keluar dari mall dan pergi.

“Kyu! Cho Kyuhyun!” Teriak Hayoung pada Kyuhyun yang telah jauh.

Dan sejak hari itu, Kyuhyun berjanji. Tidak akan menjalin kasih dengan gadis yang berasal dari kalangan bawah. Sedikit kejam memang, tapi dia terlanjur sakit hati dan tidak percaya lagi.

— END —

.

.

Aku ngga tau ini sedih apa nggak, aku masih pemula ._.

Kritik dan saran diperlukan^^

3 thoughts on “[Request FF] Sorry

  1. Jadi kyuhyunnya anti orang miskin ya’-‘ kesian shinyeong nya ih:(
    udah(lumayan) angst, keren!<3 cuma kurang panjang doang huehehe._.
    Thankyou author-nim! Mwh;*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s