[ Request FF ] My Husband

025_副本

Judul      : My Husband

Author   : Han Yeon Woo

Genre     : Yadong, romance,  Married Life and  Comedy

Ratig      : NC-21

Lenght   : OneShoot

Cast        :

–          Luhan            EXO

–          Han Sessy     OC

–          Go Hae Rim OC

–          Kang Hae Bin              OC

–          Kai                                   EXO

Rasa sakit itu berubah menjadi rasa nikmat bagaikan melayang di surga. Luhan mendesah terus-menerus memuji kerapatan dan betapa nikmat tubuh Sessy. Junior Luhan yang panjang dan besar terasa menyodok dinding rahim Sessy hingga membuat Sessy orgasme untuk kedua kalinya. Luhan tampak masih bernafsu menggerakkan tubuhnya. Kemudian  Luhan  membalikkan badan Sessy yang telah lemas dan menusukkan Juniornya ke dalam tubuh Sessy lewat belakang. Ternyata posisi ini lebih nikmat karena terasa lebih menggosok dinding vagina Sessy yang masih sensitif.

“Oh Sessy-ah.. punyamu nik…mhaat yaa.. Ahh..”

Akhirnya setelah menggenjot Sessy selama setengah jam, Luhan mendapatkan orgasmenya yang luar biasa. Spermanya terasa dengan  kuat menyemprot dinding vagina Sessy. Luhan menjerit-jerit nikmat dan badannya mengejang-ngejang. Tangannya dengan kuat meremas payudara Sessy dan menarik-narik puting Sessy. Setelah orgasmenya, Luhan berbaring di sebelah Sessy dan menjilati puting susu Sessy. Puting itu disedot-sedot dan digerogotinya dengan gemas. Tampaknya Luhan ingin membuat Sessy orgasme lagi.
Tangannya kembali menjelajahi   Sessy, namun kali ini jarinya masuk ke dalam liang vagina Sessy. Luhan menekang-nekan dinding vagina Sessy yang masih rapat. Ketika sampai pada suatu titik, badan Sessy mengejang nikmat dan Luhan tampaknya senang sekali hingga jarinya kembali menggosok-gosok daerah rawan itu dan menekannya terus menerus. Rasanya aneh sekali! Terasa seperti ingin pipis, namun nikmatnya tak tertahankan.

Sessy tidak bertahan lama dan akhirnya orgasme untuk ketiga kalinya. Badan Sessy mengejang dan cairan orgasme kembali mengalir dengan deras bercampur darah keperawanan Sessy. Akhirnya, mereka menyudahi permainan seks malam pertama mereka.

_____________________________0000000000000000000000____________________________

Paran High School, tempat berkumpulnya ratusan murid yang tidak bisa dikatakan sederhana mengingat keadaan mereka yang serba berlebihan.Bermain basket, bergossip, dan mengobrol  adalah kegiatan yang bisa kita lihat dengan jelas pada jam pelajaran, istirahat atau jam sebelum masuk kelas.Puluhan mobil BMW, Ferrari dan masih banyak jenis mobil  lainya berlalu lalang memasuki gerbang sekolah tersebut.Segerombolan Siswi yeoja berkumpul dilapangan basket, mereka menyaksikan beberapa namja cool yang tengah bermain basket dilapangan itu.”Luhan Oppa !!!”teriak para yeoja itu histeris.Namja yang diteriaki namanya itu hanya tersenyum, ia sudah terbiasa akan hal itu dan ia sudah bosan untuk mendengarnya lagi.”Luhan Oppa kudengar dia meraih nilai tertinggi lagi !”Yeoja berambut keriting yang berada dipinggir lapangan mulai bergossip dengan teman satu spesiesnya.”Benarkah ? wah Luhan Oppa dia benar-benar menakjubkan…Luhan Oppa SharangHae”Yeoja itu hampir mengeluarkan seluruh stok suaranya Cuma untuk menyerukan nama seorang Luhan, Xi Luhan.

“Luhan-ah paling tidak berikan sebuah senyuman untuk para pecintamu itu”Ucap Kai sambil mengoperkan bola pada Luhan.Namja itu terseyum kecut, ditangkapnya bola itu dengan gesit dan sebuah tembakan tercipta dengan mudahnya oleh Luhan.”Bukan aku yang meminta mereka”Jawab Luhan tak perduli.Kai menggelengkan kepalanya, sikap temannya satu ini tidak bisa ia mengerti walapun pertemanan mereka sudah terjalin 9 tahun terakhir.Luhan keluar dari lapangan, ia mengambil  sebotol minuman untuk melepas dahaganya.Luhan menjinjing tas sekolahnya menuju ruang ganti, ia tidak mungkin belajar dengan baju yang basah karena keringat.

Luhan fokus membaca buku ditanganya ditaman samping halaman sekolahnya.Matanya bergerak lincah dari satu kata kekata yang lain dibuku itu.Segerombolan yeoja berkumpul memperhatikan seberapa menakjubkanya Luhan.Luhan sendiri tidak mau susah-susah untuk berteriak atau marah pada siswi yeoja itu.Selama mereka tidak menganggu, maka tidak akan menjadi masalah.”Dia tampan…tapi dia dingin sekali”telinga Luhan seperti tidak berfungsi lagi untuk mendengar ribuan pujian yang setiap harinya selalu ia dengar.

“Anyeong…selamat pagi”Mata Luhan melirik pada yeoja yang baru saja tiba menyapa salah seorang temannya.Yeoja itu terlihat baik-baik saja setelah permainan panjang bersamanya semalam, namun terlihat aneh.Luhan tersenyum mengingat dialah penyebab keanehan yeoja itu.Yeoja itu memakai Syal tebal dilehernya yang Luhan yakin penuh tanda kepemilikan yang ia buat semalam, tentu saja orang akan menganggapnya aneh, Ini Musim panas.Han Sessy, yeoja itu telah remsi menyandang status sebagai istrinya diusia mereka yang baru menginjak 18 tahun.Bukan karena mereka saling mencintai, perjodohan atau leboh tepatnya investasi.

Sessy berjalan kearah Luhan, tanpa melihat, menatap atau menyapa satu sama lain.Mereka akan tidak mengenal satu sama lain, itu karena perbedaan antara mereka sangat tinggi.Luhan namja tampan, pintar, sopan tetapi yang tidak orang lain ketahui adalah bahwa seorang Luhan adalah yang termesum yang pernah ia kenal.Belum genap dua jam dia berstatus sebagai istri namja itu, Sessy harus kehilangan mahkotanya saat itu juga.Han Sessy sendiri hanya seorang yeoja yang dijual oleh orang tuanya yang mementingkan kebahagiaan mereka sendiri.

Tanpa diketahui orang lain mata Luhan telah beralih dari buku bacaanya kepada Yeoja bersyal biru muda dengan rabut tergerai bebas dan tangannya yang membawa secangkir coffe panas.Kopi ? seringaian aneh terkuak dibibir namja itu.Memberi tontonan menarik dipagi hari mungkin akan menyenangkan.Luhan bangkit dari duduknya, berdiri tegak tepat dijalan yang akan dilewati yeoja itu yang sedang asyik berbicara dengan temannya.Brukk….”Ahhhhh”Kopi panas itu membasahi seragam Luhan.Namja itu hampir saja mempermalukan dirinya sendiri dengan berteriak kuat.Aku lupa kopinya panas ? batin namja itu.”Mianhae aku tidak melihat jalan…haa”Sessy mendur beberapa langkah dari posisinya tergaket oleh namja yang ada didepannya.”Mian Luhan-Si ….”Lirih yeoja itu menundukkan kepalanya.Berhadapan dengan namja itu sedikit membuatnya takut.Luhan mengunci mulutnya rapat-rapat sambil menahan rasa panas dibagian perutnya.Sessy meneggak ludahnya susah payah sebab Luhan hanya menatapnya tajam.

Para murid membentuk lingkaran menyaksikan peperangan didepan mereka.”Luhan-ssi mianhae jeongma_”Sessy tidak melanjutkan kata-katanya, Tanpa berbicara apapun Luhan pergi begitu saja dari hadapannya hany tatapan dingin yang ia dapatkan.”Riwayatku tamat”Gumam Sessy membuat Hae Bin disampingnya bingung.

_______________________________000000000000000000000_________________________________

Luhan POV

Gila.Rasanya sangat perih diperutku.Kenapa aku bisa mendapat ide sebodoh itu ? kau hampir menghancurkan reputasimu sendiri Luhan.Sepanjang jam pelajaran aku harus menahan rasa sakit diperutku, mungkin sekarang sudah membengkak.Huh…bel berbunyi juga.Penderitaanku bisa berakhir juga, aku segera membereskan buku sekolahku.”Luhan-a ? mau pulang bersamaku ?”Aku kehilangan separuh kesadaranku.Yeoja ini datang lagi.Tidak bisakah dia tidak berada dihadapanku setelah dia menyakitiku.Kulangkahkan kakiku menuju pintu keluar kelas, aku tidak sanggup harus berada dalam satu ruangan dengan Yeoja itu.

“Luhan Chankaman ! kau masih marah ?”Kutepis tangannya yang menarik lenganku.Sentuhannya tidak lagi menenangkan bagiku seperti dulu.”Berhentilah bersikap dingin Luhan ! jawab aku.Aku minta maaf aku bersalah padamu ! tidak bisakah kau memaafkanku”

“Arghhh….”aku mengerang kesakitan saat Hae Rim Noona memeluk pinggangku tiba-tiba.”Maaf, aku benar-benar minta maaf.Ayo kita mulai dari awal…”

Rumah terasa sangat sepi ketika aku menginjakan kaki ku disana.Kemana Yeoja itu ? apa dia belum pulang ? aku melangkah dalam kesepian.Melahkan terus hidup dalam perasaan lelah seperti ini.Suara pintu begitu pelan meski aku membukanya dengan kasar.Aku meletakkan tas sekolahku, membuka seragam sekolahku.

“Kyaaa ! Luhan-ssi pakai bajumu !”teriakkan itu menghentikan kegiatanku.”Bukankah kau sudah melihat semuanya semalam ? kenapa harus berteriak seperti itu ?”Jawabku kembali melanjutkan kegiatanku tanpa mempedulikan keberadaannya.Han Sessy.Yeoja yang telah remsi menjadi istriku, ommaku begitu menyukainya sampai-sampai dia menikahkanku padahal aku sendiri baru 2 SMA.

“Perutmu kenapa ? ah…pasti karena kopi tadi pagi ! aku benar-benar tidak sengaja”Aku sedikit terkejut dengan kedatangannya disampingku.Tangannya memegang perutku yang sudah sedikit bengkak.Aku tidak bisa bergerak, sentuhannya membekukan sekujur tubuhku.”Tunggu sebentar aku akan mengambilkan kotak obat”sessy berlalu membuatku bisa mengambil nafas lega, untuk beberapa saat sebelum ia kembali membawa kotak obat.”tidak perlu.”Tolakku padanya, aku berbalik darinya.Namun, satu tarikan saja darinya mampu membuatku berbalik lagi.”ini bisa infeksi kalau tidak diobati, diamlah anggap saja ini balas budiku”Aku membiarkannya mengobati lukaku, sambil kadang meringis kesakitan.”Trimakasih”Satu kata itu meluncur dari bibirnya.

“Untuk apa ?”

“Karena berpura-pura tidak mengenalku disekolah”

“Aku memang tidak mengenalmu Han Sessy”

“maaf “

“Untuk apa lagi ?”

“Masuk kedalam hidupmu”

“ Kau sedang menggodaku ?”

“heoh ?”

“Hanya dengan satu tarikan handuk itu tidak akan menutupi tubuhmu  lagi”

Han Sessy POV

“Hanya dengan satu tarikan handuk itu tidak akan menutupi tubuhmu  lagi”Babo babo babo bagaimana aku bisa lupa aku belum memakai bajuku.Aku hanya pasrah saat Luhan membawaku keranjang.Padahal aku baru saja mengobatinya.

Luhan kembali dingin, sayang sekali wajah tampannya itu harus dihiasi kemurungan setiap harinya.Tampan ? Murung ? aniya dia namja mesum gara-gara dia aku harus memakai syal lagi hari ini.Aku menggertak-gertakkan sendok makanku kesal.”kau kenapa Sessy ? kau terlihat kesal “Tanya Omma Luhan padaku.

“Aniya aku hanya memotong rotinya”Jawabku gelagapan.

“Tapi rotimu sudah hancur”

“Ne ?”Aku menatap roti sarapanku, benar-benar sudah tidak berbentuk.

“Yeobo Lihatlah karena terlalu sibuk memandang Luhan, Sessy sampai lupa dengan Rotinya”Wajahku memanas, jadi omma melihatku yang terus memandang kesal Luhan.Namja itu terus melanjutkan sarapannya seakan tidak mendengarkan pembicaraan kami.

“Luhan-ah kau harus lebih memperhatikan istrimu arra “ Ucap abeoji pada Luhan.Luhan menghentikan sarapannya.”Aku pergi”Ucapnya tanpa memandang salah satu dari kami, bahkan orang tuanya.”Sabar Sessy-a, Luhan pasti bersikap dingin padamu.Sejak dua tahun lalu sikapnya aneh…karena itu kau harus semangat meluluhkan hati namja dingin itu”Nasehat omma panjang lebar padaku.Bahagia sekali rasanya mempunya orang tua seperti omma dan appa Luhan.

Angin berhembus menjatuhkan daun-daun yang mulai rapuh dipohonya.Aku menikati pemandangan itu sepanjang perjalananku kesekolah.Luhan, namja itu benar tidak menugguku.Buat apa punya suami mesum dan dingin sepertinya.Aku segera menutupi wajahku dengan tas sekolahku melihat sosok yang sudah menungguku digerbang sekolah.Pagi-pagi seperti ini malaikat maut sudah menjemputku.Aku berjalan pelan menuju gerbang belakang sekolah berusaha agar sosok itu tidak mengetahui keberadaanku.

“Han Sessy !”Matilah aku.”Omma ? kenapa omma da disekolahku ? arghh…omma apa yang omma lakukan”Aku berusaha menghindar dari pukulan omma.”Kenapa kau tidak memberi kami uang dua hari ini ? apa mertuamu tidak memberi uang hah ?”

“Yak omma ! aku malu jika harus terus meminta uang terus pada mereka ? omma pikir aku yeoja murahan ?”Teriakku kesal, selalu saja seperti ini.Omma mengorbankanku agar mendapatkan uang dan yang keterlaluah dia mengorbankan masa mudaku hanya untuk mendapatkan uang dari keluarga Luhan.Aku merasa muak dan malu.

“Ommo kau berani melawan ? kau pikir untuk apa aku menjadikanmu menantu keluarga Xiao  kalau bukan untuk memberiku uang ? sekarang berikan aku uang ?”

“Oppseo omma appo…arghh.. omma”aku meringis kesakitan saat omma memukuliku.

“Ajhumma apa yang kau lakukan”Omma berhenti memukuliku.Seorang Yeoja baru saja menyelamatkan hidupku.Cantik.”Kau siapa ?”tanya omma sinis.”Aku teman sekolahnya”

“Jangan campuri urusanku ? aku ommanya dan aku sedang memberinya pelajaran”

“Berapa yang ajhumma inginkan ?”Yeoja itu mengeluarkan sejumlah uang dari sakunya.Omma langsung mengambil semua uang yang ada ditangan yeoja itu.Aku malu sekali, aku bahkan tidak mengenalnya.Kenapa dia mau menolongku ?

“Trimakasih…Hemm contoh temanmu ini”

“Yakk…OMMA”Aku berteriak pada omma yang sudah membawa pergi uang itu.”Kau tak apa ?”Tanya yeoja itu sudah berada didepanku.”Maaf membuatmu susah”Sesalku, yeoja itu tersenyum dan berlalu meninggalkanku.”Chogio namamu ?”

“Go Hae Rim…murid kelas tiga”Ucapnya membungkukkan badannya padaku.”Han Sessy ! balasku gumawoyo”balasku melakukan hal yang sama dengannya.Yeoja sempurna.

Author POV

“Han Sessy wajahmu kenapa ? banyak memar”Kang Hae Bin segera menghampiri Sessy yang baru sampai dikelasnya dengan perasaan khawatir.”Aku tidak apa-apa ! hanya terbentur gerbang sekolah”Jawab Sessy tertawa kuda menghilangkan kekhawatiran teman terbaiknya itu.

“Lihat bukankah itu Luhan Oppa”Perhatian Hae Bin pada Sessy lenyap seketika begitu melihat seorang namja yang lewat didepan kelas mereka.Murid didalam kelas itu tercengang dan sebagian menjerit Histeris, namja itu masuk kekelas mereka.Badan Hae Bin bergetar saat berjalan kearah dimana ia dan Sessy berada.Sementara Sessy yeoja itu hanya menundukkan wajahnya.Hening.Luhan menghentikan langkahnya dihadapan Sessy.Memandang yeoja itu dengan tatapan dinginnya.

“Lain kali bawa seragam olahragamu sendiri”Ucap Luhan singkat.Sessy menatap Luhan, ia segera merogoh tasnya dan benar, ia lupa membawa seragam olahraganya.’Bagaimana caranya ? bukankah dia pergi lebih dulu dariku’batin Sessy tidak percaya.Luhan beranjak pergi, namun sekali lagi ia berbalik mengeluarkan benda kecil dari saku celananya.Membuka bungkusnya dan menggunakannya untuk menutupi luka didahi Sessy.Luhan benar-benar pergi setelah itu.Sessy yang masih mematung dengan perlakuan Luhan barusan padanya.Dia melakukannya didepan umum.

“Kau harus menjelaskannya padaku ?”tuntut Hae Bin pada Sessy.”tidak ada yang perlu dijelaskan”Jawab Sessy.

“Ini aneh”Gumam Hae Bin.Sessy menoleh, sekarang dia yang penasaran dengan ucapan Hae Bin.”Luhan ! tadi pagi ada yang mengatakan kalau dia berpelukan seorang Yeoja di gerbang belakang sekolah”Ucap Hae Bin serius.Sessy tertawa hambar, tidak mungkin jika bersama yeoja lain.Namja itu sangat dingin, tapi bagaimana jika itu benar ?

“Itu tidak mungkin ! aku lewat gerbang belakang dan tidak ada siapa-siapa kecu…”Suara Sessy mengecil.Sessy mengingat kembali kejadian tadi pagi digerbang belakang sekolah, yeoja itu.Ada perasaan sesak dalam hatinya, bisa saja apa yang dikatakan Hae Bin benar dan yeoja itu adalah Go Hae Rim.

Suara mesin-mesin mobil masih terdengar dari kejauhan dimana seorang namja memandang Sungai yang terbentang didepannya.Namja itu tidak merasakan dingin yang ditimbulkan angin malam.Seragam sekolahnya terlihat sedikit kotor, tapi tidak dengan wajah tampannya.Namja itu memejamkan matanya, merasakan angin yang menerpa wajahnya sangat menyejukan baginya.Wajah yeoja berambut sebahu dengan bibir merah terbesit diotaknya.”Han Sessy”ucapnya membuka mata.

“Luhan-nie ! maaf aku telat.Kukira kau sudah pergi ?”Luhan memegang tangan yang melingkar dipingganngya.Menggenggamnya cukup lama, menikmati pelukan Yeoja dibelakangnya.”Aku sudah pernah menunggu lebih lama dari ini”Pelukan Yeoja itu melemah sampai akhirnya benar-benar terlepas, Luhan diam tidak merespon apapun tetap asyik dengan pemandangnya.Yeoja itu tersenyum pahit.”Kau masih belum memaafkanku”

“Tidak ada yang perlu dimaafkan”

“Kenapa kau jadi seperti ini Luhan-ah ? kenapa kau jadi dingin seperti ini ? kenapa kau terus mengabaikanku”Yeoja itu berucap setengah berteriak pada Luhan.Menangis.Tangan Luhan mengepal ia paling tidak suka melihat yeoja itu menangis.”Ini semua karena kau sendiri.Aku menepati janjiku menunggumu di tempat ini, bahkan sampai matahari muncul dan salju sudah membekukan tubuhku dan Kau…kau pergi tanpa memberitahuku ! sekarang kau muncul lagi dihadapanku seperti tidak penah ada apapun diantara kita, Go Hae Rim”kata-kata itu terucap begitu lirih dari bibir Luhan.Hae Rim menatap luhan bersala, benarkah namja itu menunggunya selama itu ? tiba-tiba saja ia merasa tidak pantas lagi bersama namja itu mengingat luka yang ia buat begitu mendalam bagi Luhan.

Han Sessy POV

Jarum jam didinding kamar terus berdetak menujukan pukul sembilan malam dan Luhan belum pulang semalam ini.Aku mencoba memejamkan mataku, tidak bisa.Namja itu terus berkeliaran dipikiranku.Kemana dia semalam ini belum pulang ?.Aku beranjak menuju ruang tamu, duduk dikursi sambil menatap pintu berharap Luhan akan masuk melalui pintu itu.Mataku terasa berat, sampai aku tidak bisa menahannya lagi.

Aku merasakan tubuhku berat.Material lembut dan basah melumat bibirku, aku mulai sadar kalau ini bukan mimpi tapi Luhan sedang menciumku.Luhan.Kapan namja itu pulang ? aku mendorong Luhan dari atasku.

“Kau kapan pulang ?”Tanyaku setelah ciuman kami terlepas.”Lain kali jangan menungguku ?”

“Tapi aku ini istrimu ? setidaknya beritahu aku kalau kau akan pulang terlambat ?”Aku terus mengekori langkah Luhan yang sudah berjalan menuju kamar kami.Tidakkah dia tahu betapa cemasnya aku dan sekarang dia hanya bilang.”Lain kali jangan menungguku ?”cih…lucu sekali.

“Istri ?”Ucapnya tepat didepan wajahku.Aku sedikit merasa aneh dengan nada bicaranya.Aku mengambil langkah mundur ketika ia melangkah maju kearahku.”Ne..Istri ? wae ada yang aneh”tenggorokanku terasa serak, entah kenapa aku selalu merasa aneh saat berada disampingnya sedekat ini.”Ny.Han kau harus mempertanggung jawabkan perkataanmu.Biar kupertegas apa tugas seorang istri ? Hmmm….”Aku menelan ludahku susah payah ? apapun yang akan ia katakan sepertinya berdampak buruk bagiku.Langkahku terhenti didepan ranjang.”Tidak perlu kupertegas lagi rupannya ?”matilah aku.Seringaian iblis telah menghiasi wajahnya.Han Sessy syukuri saja Suami mesum seperi Luhan.Hmm….

Author POV

Han Sessy memasuki sekolahnya, sedikit berebeda.Sekolah lebih sepi dari hari-hari biasanya,Hanya beberapa anak saja yang berada dilapangan.Sisanya entahlah.Sessy masuk kegedung sekolahnya, dari sana mulai terdengar suara berisik.Sessy berjalan mengikuti sumber suara itu, papan penguman.Semua murid bergerumul mengelilingi papan pengumuman.

“Sessy-a tunggu aku !”

“Hae Bin-a kau dari mana ?”Tanya Sessy melihat Hae Bin berlari mendekatinya.”Aku dari papan pengumuman”Jawab Hae Bin terengah-engah.”Tumben”sindir sessy, karena biasanya temannya itu jarang sekali mendekati papan pengumuman.”Kau pasti terkejut ! ini menjadi bahan pembicaraan hangat disekolah kita”ucap Hae Bin antusias.

“Oya ! apa? Luhan ?”Hae Bin mengangguk cepat.Sessy memanyunkan bibirnya, mudah sekali ditebak.”Dia memecahkan rekor sekolah lagi.”Tebak Sessy malas.Hae Bin menggeleng cepat membuat Sessy kebingungan.”Luhan…Luhan Oppa dia berpacaran dengan murid pidahan, kalau tidak salah namanya Go Hae Rim.Aku dengar mereka memang berpacaran dulu, tapi Hae Rim memilih untuk ikut pindah dengan keluarganya ke LA dan sekarang yeoja itu kembali lalu mereka berpacaran lagi…Huaaa aku patah hati”Ucap Hae Bin lama-lama merasa Emosi.Sessy tersenyum kaku.”Ha…hae bin-a kau tahu itu darimana ?”Tanya sessy parau.Hae Bin menunjuk papan pengumuman dibelakangnya.

Han Sessy melangkah ragu menuju papan pengumuman yang digerumini banyak murid.Takut.Dia sangat takut menerima kalau apa yang dikatakan Hae Bin dalah sebuah kebenaran dan Luhan berarti namja itu telah mengkhianatinya.Mata Sessy memanas, gambar besar yang menampakan sepasang namja dan yeoja sedang berpelukan disungai Han terpasang jelas disana.Benar-benar pasangan yang serasi.Bukankah itu yeoja yang menolongnya tempo hari.Miris, yeoja menangis kuat.Murid yang tadinya berisik karena melihat gambar dipapan pengumuman beralih menatap Sessy yang menangis.”Sessy-a kau kenapa ?”Tanya Hae Bin menenanngkan Sessy yang tiba-tiba menangis.”Se..sessy-ya kau yang benar saja semua orang menatap kita sekarang ? “

“Agassi gwencanha ? sebaiknya kau jangan menagis disini”Suara berat namja itu menghentikan tangis Sessy.”Nuguya ?”Tanyanya serak.”Kai imnida, aku temannya Luhan dan itu semua tidak benar”Jelas Kai lembut kemudian ia mengangguk.

Kai mengajak Sessy bebicara ditaman sekolah.Taman mungkin bisa melegakan suasana hati yang hancur yeoja itu.Kai memberikan sekaleng soda yang ia beli dikantin pada Sessy.Sessy menerimanya dan sesegera mungkin menghabiskannya, perasaannya sedang kacau sekarang.Bayang-bayang Luhan berpelukan dengan Yeoja itu terus terbayang diotakknya.’Awas saja nanti malam aku akan memberinya pelajaran’Batin Sessy meremas kaleng soda yang tak berisi lagi itu sampai remuk.Kai tertawa dengan Tingkah menggemaskan Sessy.’Menarik, tapi sayang dia adalah fans Luhan’Pikir Kai.

“Kau kuat sekali”Puji Kai membuat Sessy tersadar dari pikirannya dan merona malu.Dua tahun dia sekolah disini, ini pertama kalinya ia berbicara dengan seorang namja.Bahkan ia tidak pernah berbicara dengan Suaminya Luhan disekolah.”Kau pasti sangat menyukai Luhan”

“Aniya itu tidak benar”Elak Sessy.Kai tertawa mendengar sangkalan Sessy.”Yang tadi itu aku tidak menagis karena Luhan, mataku kelilipan…iya benar kelilipan.Keundae, sebenarnya apa hubungan Luhan dengan Yeoja itu”Tanya Sessy akhirnya.

“Dia mantan Luhan, dia 1 tahun lebih tua dari kami.Luhan sangat menyukai Hae Rim, mereka berjanji dimalam pertama salju turun mereka akan bertemu disungai Han tempat Favorit mereka.Luhan menepati janjinya, Tapi Hae Rim malam itu tidak datang.Luhan kecewa dan bertambah kecewa saat ia tahu Hae Rim pindah ke LA.Dia benar-benar berubah semenjak itu, lebih pendiam dan dingin”Sessy membeku, Luhan ternyata pernah mencintai seseorang sebesar itu.Kalau saja ia tidak dijodohkan dengan luhan dan menikah dengannya pasti mereka akan bersama lagi sekarang, dan ia tidak perlu jatuh kedalam perasaan cinta terhadap namja itu lalu mendapat kesakitan saat namja itu lebih memilih yeoja yang ia cintai.Ya, Sessy sudah mencintai Luhan, namja yang mesum dan selalu menyentuhnya, tapi namja itu tidak ada yang tahu dengan perasaannya.”Tapi…”Sessy menoleh pada Kai.”Luhan mulai  terbuka padaku semenjak Hae Rim kembali, dia bilang ada seorang Yeoja yang selalu membuat Luhan ingin menyentuhnya.Dia aneh bukan”Jelas Kai tersenyum sendiri, karena yeoja disampingnya itu malah terlihat hampir menangis.

“Kau menagis lagi”Kai merengkuh Sessy kedalam pelukannya.Pelukan yang biasanya ia gunakan untuk menaklukan yeoja incarannya.Sebuah tangan menarik lengan Kai yang hendak memeluk Sessy.”Luhan-ah”

“Apa yang kau lakukan Kai-ah ?”Luhan memegang lengan Kai kuat membuat kai meringis kesakitan.”Hentikan Luhan-a”Sessy berusaha melepaskan pegangan Luhan pada Kai.”Kau ikut aku”Luhan beralih menarik lengan Sessy membawa yeoja itu berjalan mengirininya.Sangat sulit bagi Sessy untuk mengikuti langah Luhan.Sessy hanya bisa menundukkan kepalanya ketika melewati banyak murid yang melihat mereka.

“Luhan-a untuk apa kita kegudang tempat ini menyeramkan”Luhan menarik Sessy masuk kegudang dan menguncinya. Tiba-tiba Luhan mendorong sekuat tenaga hingga badan Sessy terdorong sampai ke tembok.Sessy mengigit bibirnya menahan rasa sakit akibat benturan punggungnya dengan tembok.Luhan menarik tengkuk Sessy dan melumat habis bibir yeoja itu dengan tidak sabaran.Sessy mendorong Luhan, dia terlalu kaget atas tindakan Luhan terlebih lagi ini masih disekolah.”Kau brengsek”Hina Sessy penuh kebencian pada Luhan.”Untuk apa kau menyentuhku lagi ? kau pikir aku yeoja murahan yang bisa kau tiduri seenaknya”

“Itu kenyataanya bukan ? orang tuamu menjodohkanmu denganku untuk mendaatkan uang dan kau tahu apa artinya itu ?”Balas Luhan.”Keure kau benar ! lakukanlah sesukamu ?”Hati Sessy bagai teriris iris mendengar pernyataan Luhan.Jadi selama ini Luhan menyentuhnya karena alasan itu.Luhan kembali melumat bibir atas Sessy, yeoja itu tidak membalas ia sibuk dengan perasaanya sendiri yang menyakitkan.Kemali Luhan melepas pangutannya atas bibir Sessy, ditatapnya mata Yeoja itu yang memerah akibat air mata yang tidak tebendung lagi.”Dengarkan aku baik-baik, aku tidak pernah menganggapmu seperti itu.Aku memang tidak menyukaimu, tapi saat aku bersamamu, menyentuhmu, kau yang selalu menungguku dan membuat aku melakukan tindakan bodoh.Aku tidak hanya menyukaimu aku….mencintaimu babo”

“Lalu gambar itu…”

“gambar itu benar.Kami bertemu disungai Han dan memustukan tentang diantara kami memang tidak ada apa-apa, dan dia meminta maaf padaku karena tidak dapat menepati janjinya 3 tahun lalu”

“Kau tidak mecintainya”

“satu-satunya yeoja bagiku adalah kau, Shranghae Han Sessy”Kedua mata itu saling menatap satu sama lain, mereka berbinar mengambarkan kehagiaan yang mereka rasakan.”Nado…”Sessy mencium bibir namja itu lebih dulu.Tangan Luhan mulai bergerak melucuti seragam Yeoja itu.Mereka seperti lupa dimana mereka berada.”Ini yang membuatku menyukaimu”Sessy mendorong kecil Luhan.”Kau namja mesum yang dingin”

“Benarkah jadi itu sebutanmu untuk suamimu, romantis sekali nona Han”

Luhan kembali memangut bibir Sessy, tangan kanan Luhan turun meraba-raba daerah kewanitaan Sessy, Sessy menenang merasa tersengat listrik bertegangan tinggi .Cukup lama Mereka berpagutan, dengan tangan Luhan yang aktif meremas payudara Sessy dan memainkan vagina Sessy yang tidak berpenutup lagi. Tangan Sessy tidak tinggal diam, Sessy langsung membuka kacing kemeja Luhan dan membuka resleting celana Luhan,  Luhan yang sempat terkejut dengan tindakan agresif Sessy tersenyum membuatnya.”Kau tidak sabaran ! Chagi”Rona merah menghiasi kedua pipi Sessy. Luhan tersenyum melanjutkan perkerjaan Sessy membuka celananya yang sempat tertuda.Mereka sudah Full Naked, tidak ada sehelai benang pun yang menutupi tubuh mereka.Luhan memandang wajah memerah Sessy sebentar, untuk kesekian kalinya dia terpesona melihat Sessy dengan ekspresi terangsang sekarang ini. Tanpa memeberi kesempatan Sessy untuk bernapas, Luhan langsung mengulum nipples Sessy dengan ganasnya. Rasanya Luhan tidak pernah puas untuk mengulumnya.Sessy menekan kepala Luhan agar lebih dalam megulum nipplesnya.Luhan merasa Juniornya menegang sempurna dan sangat meyiksa.Dia tidak ingin terburu buru dan melakukanya dengan kasar pada Sessy.Tangan Luhan kembali menjelajah kedaerah intim Sessy.”Aughh…Luhans…ahhhkkk”Sessy tidak bisa berenti mendesah.Luhan memasukan dua jarinya kedalam lubang Sessy yang terasa masih sangat sempit menjepit kedua jarinya.Sessy menggigit bibirnya menahan desahan yang ingin keluar dari bibirnya.Permainan Luhan sungguh membuatnya merasa mengambang diudara.

Kini permainan Luhan tidak selembut pertama kali tadi, namja itu menjadi ganas.Jari-jari Luhan keluar masuk dengan tempo yang tidak teratur membuat rasa sakit, ngilu dan nikamat bercampur menjadi satu dibawah sana.Tubuh Sessy hampir ambruk kalau saja Luhan tidak menahannya.Luhan menegakkan tubuh Sessy kemudian menyambar bibir mungilnya lagi seakan tidak pernah puas dengan material lembut itu.Luhan menggendong Sessy menuju ranjang mereka.Tubuh Sessy terjatuh diatas meja besar didalam ruangan itu dengan tubuh Luhan yang berkuasa diatasnya.Wajah Luhan berada didepan daerah kewanitaan Sessy, desiran aneh menjalar mengelitiki tubuhnya.Ini bukan pertema kalinya ia melihat hal itu, tapi kenapa melihat milik Sessy sedekat ini bisa membuatnya sangat terangsang.”Apa lagi sek…karahhang heooohhh” Sessy mendesah keras saat lidah Luhan bermain dengan Vaginanya, geli.Luhan menghisap Klitorisnya.Luhan mengerahkan semua kemampuan mulutnya melumat  dan menghisap vagina Sessy, lidah Luhan masuk kedalam Lubang Sessy. Sessy menggelinjang kenikmatan, mendesah dan melenguh merasakan daerah intimnya begitu dimanjakan oleh lidah Luhan. “Akh… Akhhh…Ouuuh”  Luhan membuat Sessy tersiksa rasa nikmat,sampai akhirnya Sessy yang mencapai orgasme nya yang pertama. “Luhans sudah… Mmmasssukkanhh…”rintih Sessy membuat Junior Luhan semakin tegang dan keras. “Apa, Chagi? Ualngi satu kali lagi…” Sessy tersiksa karena Luhan masih sempat menggodanya diasaat seperti ini.Luhan sangat suka dengan wajah tersiksa Sessy. “Ahhh… Ooooh jebal Luhan…” rengek Sessy memohon. Luhan buka lebar paha putih dan mulus luar biasa indahnya milik Sessy. Lalu, sambil bertumpu dengan dua tangan dikedua sisi tubuh Sessy, Luhan mengarahkan Juniornya yang sudah sangat tegang itu ke lubang vaginanya yang sudah basah karena cairan orgasmenya.

Keduanya melenguh nikmat, merasakan pertemuan tubuh mereka.Luhan terus menggesekkan juniornya pada permukaan vagina Sessy membuat sensasi yang luar biasa nikmatnya.”Jah,,ngaan permai..nkan aku…Luhan…Oughhhh”.Luhan menekan  lebih kuat juniornya sambil mengangkat pinggul Sessy.Luhan masih  merasa susah masuki Sessy, Lubangnya masih sempit dan rapat membuatnya harus mengeluarkan tenaga ekstra dan berhasil . Akhirnya Luhan berhasil masukkan kepala Juniornya dan lansung disambut hangat oleh diding vagina Sessy yang berkontraksi. “Ssssakkiit… Pelan-pelan Luhan…appo” rintih Sessy meneteskan air mata.Bagian bawah tubuhnya terasa begitu sakit setiap kali Luhan memasukinya, karena ukuran Junior Luhan yang memang besar untuk ukuran vaginanya yang masih sempit  itu. “Tahan Chagiiii”  Jawab Luhan dengan desahan berusaha menenangkan Sessy. Luhan dorong lagi, pelan tapi pasti.

Sempit, rapat, hangat,
sesak  Luhan rasakan bersamaan didalam tubuh Sessy , luar biasa  Luhan merasa seperti ditarik untuk  semakin masuk kedalam semakin kuat dan nikmat. Akhirnya, Luhan berhasil masuk sepenuhnya dengan  satu hentakan keras.”Arghhh….ahhhh..ssstt”desah Sessy dan Luhan lega dengan penyatuan tubuh mereka. Luhan mengecup bibir Sessy mesra, Sessy membalas setiap lumatan bibir Luhan, lumatan yang sangat lembut dan nikmat. Sambil terus bertaut, tangan Luhan meremas dada Sessy pelan.Luhan mulai meng in-out kan juniornya di lubang Sessy.Desahan nikamat Sessy terhalang oleh lumatan bibir Luhan.Gesekan antara permukaan tubuh mereka terasa nikmat.Luhan menghentakkan juniornya cukup dalam.Melakukanya bersama Sessy membuat Luhan merasa puas.Kepuasan yang tidak pernah ia dapatkan sebelumnya.Sessy mencengkram bahu Luhan menyalurkan kenikmatan yang ia dapat dari pergesekan tubuh bawah mereka.Luhan semakin cpeat menghentakkan juniornya tanpa melepaskan pagutan bibirnya pada Sessy.Suara decitan meja kayu tempat percintaan mereka berbunyi nyaring diruang penuh debu itu.

Pagutan bibir mereka menjadi sangat panas, saliva merka berdua bercampur.Luhan tidak dapat mengontrol dirinya saat sedang bercinta dengan Sessy.Tubuh Sessy sudah menjadi candu baginya. Luhan akhirnya melepaskan tautan bibir mereka mebuat Sessy bernafas lega.Luhan menatap Sessy yang rakus akan oksigen, tapi dia menyukai apapun ekspresi yang dikeluarkan Sessy .Badan meraka basah oleh banyaknya keringat yang mengucur akibat permainan mereka.Perlahan Luhan menarik, lalu kumasukkan lagi miliknya didalam tubuh Sessy, Sessy mendesah tidak karuan. Terus-menerus dengan perlahan tapi pasti Sessy menggerakkan pingulnya berlawanan arah membuat junior Luhan makin dalam menghujam vaginanya. Semakin lama vagian Sessy semakin menyempit milik Luhan yang tertanam didalamnya.Luhan meningkatkan intentitas gerakkan pinggulnya, Sessy akan mencapainya lagi.”Aaaa….Luhan”Sessy meneriakkan nama Luhan panjang.Cairanya keluar membasahi junior luhan.Luhan menentikannya sejenak, membiarkan Sessy menikmati orgasmenya.

Mata Luhan merekam semua ekspresi yang sessy tampakan saat bercinta dengannya.”eughhh….”lenguh sessy.Luhan kembali mengenjot tubuh Sessy.Semakin lama semakin agresif.Tubuh Luhan semakin menegang didalam sana menandakan kalau dia akan segera mencapai puncak.Sessy mencengram sisi meja kuat.Dan…”Urghhh….”Desah Luhan dan Sessy serempak meresapi pencapaian mereka.Keduanya terengah-engah.Luhan melepas kontak tubuh mereka, berbaring sejenak disamping Sessy.”Kau benar-benar maniak seks ! aku hampur kehilangan nyawaku meladenimu”Keluh sessy.Luhan tersenyum.Ya…benar ia memang tidak bisa bermain lembut jika sudah berada diatas ranjang bersama istrinya itu, tapi kali ini bukan diranjang.Digudang sekolah yang penuh debu.”Kuharap kau akan segera hamil”Mata sessy membulat sempurna.Ia tidak mengerti apa yang dimaksud Luhan dengan kata “Hamil”.

“Ini masa suburmu bukan ?”Jawab Luhan seolah tahu pertanyaan dibenak yeoja itu.”Mwooo ? dari mana kau tahu ?”

“Kau menandainya dengan jelas dikalender babo, pakailah bajumu kau tidak ingin berada disini semalaman bukan”Perintah Luhan sambil turun dari meja.Sessy menggerutu, tidak tahukah dia sangat lelah meladeni Luhan dan namja itu malah memerintahnya sesuka hatinya.Dia sendiri heran apa yang membuat dia bisa mencintai namja itu.”Luhan-a boleh aku tanya sesuatu ?”

“Kalau itu alasan kenapa aku mencintaimu lebih baik tidak usah ? itu hanya efek ketidakteraturan darah merah diotakku sehingga menimbulkan gejala mencintai yeoja yang salah”Sessy tersenyum kali ini dia melihat sisi lain dari seorang Luhan, Lucu.”Aku mencintaimu sejak kau berada dialtar bersamak, terserah kau percaya atau tidak”Seulas senyum terpasang indah dibibir sessy, dia bahagia mendengar jawaban Luhan.”Jeongmalyo ! ow Xi Luhan kau namja yang tidak jujur rupanya”Goda sessy turun dari meja.”Han sessy pakai seragammu atau ronde kedua”

_____________________________0000000000000000000000000____________________________

“Bisakah kita tidak menaikki benda besar itu ?”

“Ah Wae ? Aku sangat menyukainya ?”

“Ada banyak kendaraan yang bisa kau gunakan kenapa harus naik ini ?”

“Luhan-ah apa salahnya ?”

“Aku tidak mau, kita bisa kehawai atau LA, jeju tau kamana saja asal tidak naik benda besar itu”

“Ya sudah kalau tidak mau rencana kita batal”

“Yakkk…Han Sessy kau ini ! Kau ingin HoneyMoon atau membunuhku, aku mabuk laut dan aku takut kapal pesiar”

“Tapi aku suka ! huaaaa…..Luhan-a kumohon”

“Aish arra…beerhetilah menangis.Ini akan menjadi HoneyMoon terburuk.Aku mau yang lebih baik saat HoneyMoon kedua”

_THE END_

48 thoughts on “[ Request FF ] My Husband

  1. Kalo disampingkan cerita erotisnya cerita nya bagus , luhannya itu kremes bgt wkwkwwkwk well 4star from me,hanya aja cara pengetikan&penulisan dirapiin lg yah min,secara cerita imajinatif gila mimin itu uda bagus sekali

  2. Daebak thor ff nya😀
    aku suka banget gilaa… pertamanya sih kesian ama sesy nya
    tapi lama kelamaan jadi gimana gitu.. so sweet gitulah😀😄
    Jempol ku untuk mu semua (y) (y) (y) (y)

  3. ceritanya bagusss…. sempat khawatir luhan balik dengan mantan pacarnya… untung dia sudah mulai menyukai isterinyaa…. sweet deh…🙂

  4. uwaaa baru diawal udah disuguhin nc? omo!
    maaf ya aku lewatin bgian nc wkwkk… Merinding bgt bcnya :v
    aduh luge, mesum amat sih, ga kebayang luhan yg cute begitu mesummm…
    Baguss thor ceritanya.. Daebakkk!!!

  5. ceritanya bagus banget ….
    apalagi si luhan bilang
    “aq tidak hanya menyukaimu ,,,, tapi juga mencintaimu ….”
    haduh rasanya melayang terbang aq ….

  6. luhannnn g bisa kebayang wajah manismu it klw lg ngegenjot si sessy….gilaaaa…..si luhann panas bgt yak…

    ckup khawatir dg kdatangan mntan pacarnya luhan am kai…aku kira bkalan ada cinta belibet…trnyata untung deh si luhan udh g pnya perasaan ama si mantan…

  7. Annyeonghaseyo thor,wah happy ending ya’
    oh iya sebelumnya aku pembaca baru disini,dan ternyata sepertinya aku tidak salah membacanya,aku ingin memberi saran untukmu yaitu :
    ……luhan pergi”luhan oppa”gadis itupun berteriak…..

    Contohnya seperti itu,aku sarankan ya sebelum ada kutip sebaiknya kasih jarak beberapa spasi,agar pembaca tidak bingung membacanya,sebelumnya maaf ya jika saranku membuatmu tidak suka atau apa’

    gomawo’

    rizka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s