Designers Love [Chapter 1]

designer-love

Title       : Designers Love  [Chapter 1]

Author  : hanjieun01 /Han Jieun

Main Cast            : Kim Min Ri (OC), Xi Luhan

Other Cast          : Find Themselves

Lenght  : Chapter

Genre   : Friendship, School life, Romance,

Rating   : PG-16

Poster   : lightseeker @HSG

Note      :Hi!I’m Jieun, author new here ^^Oh yes, this time…  I made with the theme of design ^^, but I was at all do not understand what it is design^-^but I will still struggling.. although lately a lot of the task of school ^-^.  Oh iya, karena ff ini bertema design…aku sibuk cariin referensi tentang design karena aku sendiri masih agak bingung dengan design**tadikan udah aku bilang**, tapi akan kubuat sebaik mungkin! ^^.Oh iya, ff ini asli buatanku tanpa meniru siapapun, so remember that!.Itu aja deh^^Sekian. DON’T BASH!DON’T BE A PLAGIATOR!AND DON’T BE A SILENT READER!

FF ini juga pernah dipost di @GOF dan di @Jieun wpku sendiri🙂

Warning               : TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA!

****

Author POV

@Seoul Academy School

‘Kau makan apa?’

‘aku pesan…’

‘kau tahu…. bla bla bla bla’ itulah pembicaraan orang disekitar kantin atau lebih tepatnya dikantin suatu sekolah, Seoul Academy School.

“Ini sungguh melelahkan!Aku sudah melamar ke 3 perusahaan desain tapi tidak ada yang maumenerimaku!!”teriak seorang yeoja dengan frustrasi pada seorang yeoja lain yang duduk disampingnya. “ YA!Jangan berteriak, Minri!Kalau kau sudah muak… istirahatlah dulu..”ucap yeoja itu enteng.

“Kau tadi bilang ‘istirahatlah dulu..’ kau ppabo yah! Mana bisa aku istirahat.. permasalahan ini sangat penting, kalau aku tak dapat tempat magang bisa-bisa nilai ujianku jelek dan lebih parahnya aku bisa-bisa tidak lulus nanti, Yuri!..”ucap Minri tak semangat, ia kini ingat atas apa yang diperingatkan Cho Songsaenim tentang nilai kelulusan**Hi!Jieun here… pada saat aku membuat ff ini… aku sama sekali nggak tahu tentang hal-hal yang berhubungan dengan ff ini.. jadi jika ada kesalahan ^^, harap maklumi.. author kan masih kecil dan juga baru menginjak 13 tahun waktu tanggal 14 januari lalu🙂 (Kecil apaan tuh, udah kelas 8  gitu! =_= dan nggak ada yang tanya!=_=)**.

“Tunggu!.. kenapa kau tidak panik!harusnya sekarang kau sama denganku ’Panik’ tapi kenapa kau tenang-tenang saja!”kata Minri curiga.” YA!Kau kira akusepertimu! Aku tentu sudah mendapatkan tempat magang, jadi untuk apa aku panik….”ucap Yuri berhenti dan ketika Minri hendak berbicara.”.. dan yang pasti tempat itu tidak akan menerimamu!”ucap Yuri cepat, seakan tahu apa yang hendak dikatakan temannya itu.

Mendengar hal itu, Minri langsung memayunkan bibirnya.  Ia kesal mengapa temannya ini malah bersikap seperti itu… seharusnya sebagai teman yang baik, Yuri harus membantunya.. kenapa tiba-tiba ia begitu? Apa yang ia sembunyikan?. Setidaknya itulah pikiran Minri saat ini, ia terus berpikir hal-hal apa saja yang mungkin disembunyikan oleh Yuri, sampai Yuri menyadarkannya kembali.

“Kau kenapa, eoh?”kata Yuri dengan nada terbesit curiga.” Ani, gwaencana. Aku hanya berpikir… “kata Minri memberi jeda, ia bingung apa yang harus ia katakan pada Yuri.”  Berpikir….. Kantor desain besok tempat ku melamar!” kata Minri gugup, sebenarnya sedari tadi ia memiliki sebuah rencana… tapi tak akan ia beritahukan pada Yuri.

“Oh..”jawab Yuri singkat. Ia tampaknya tak menyurigai Minri sedikit pun, Minri yang melihat Yuripun hanya lega karena  Yuri tidak tampak mencurigai dirinya.

^^Designers Love^^

                @06.00 P.M

“ Wortel, Kentang, Tomat….”gumam seorang namja(?) yang kini tengah  sibuk menatap setumpuk berbagai sayuran dihadapanya. Yah, sekarang namja itu tengah disupermarket, ia dari tadi berdiri disana bahkan sudah kurang lebih 30 menit…. kalian tahu apa penyebabnya?… ia tidak tahu mana yang wortel, mana yang disebut kentang dan mana yang disebut tomat makanya ia berdiri terus disitu.

“Aishhh… eomma!kenapa ia menyuruhku.. kenapa tak menyuruh Lee Ahjumma saja!”gumam namja itu, ia sedikit kesal dengan sikap eommanya. Pasalnya ia yakin betul kalau eommanya tahu kalau ia tidak tahu mana Wortel dan kawan-kawannya itu, kenapa masih memaksanya membelanjakan ini semua.

Namja itu membuat tatapan kesal pada semua sayuran, membuat beberapa orang yang melewatinya tersenyum.. mengapa tersenyum?.. itu karena sekarang ia  kelihatan sangat imut. Seakan sadar,namja itu langsung mengubah ekspresi wajahnyanya sedatar mungkin… tapi ia tetap memandang sayur-sayuran itu.

“Ini Wortel, ini kentang dan ini tomat!”ucap seseorang tiba-tiba, ia kaget dan segera menengok pada sumber suara itu, dan mendapati seorang yeoja manis berambut sepundak tepat berdiri disampingnya sambil menunjuk beberapa sayuran dihadapannya.

Namja itu langsung tertegun beberapa saat. Ia agak terpesona dengan wajah imut sang yeoja lalu ia memandang wajah itu dengan seksama, siapa tahu ia pernah bertemu dengannya, namun nihil namja itu sama sekali tak mengenalnya.

“kenapa?”tanya yeoja itu menengokan wajahnya pada namja itu, seakan ia tahu kalau namja itu tengah menatapnya.”Ini wortel, kentang dan tomat! Kau bingung kan tadi.., lain kali jika eommamu pergi berbelaja disini, ikutlah dia^^ agar kau tahu mana yang disebut wortel! Bye..”kata yeoja itu singkat dan langsung pergi.

Seakan sadar sesuatu, namja itu langsung meneriaki yeoja itu. “Gomawo!”teriak Namja itu.” Nde…. bye!”kata yeoja itu, yang kini sudah keluar dari supermarket ini.” G-gomawo…”gumam namja itu pelan.

^^Designers Love^^

                Sinar mentari pun mulai muncul… menandakan bahwa pagi sudah hampir datang. Kini tampak seorang yeoja yang tengah meletakkan sebuah susu tepat didepan rumah seseorang lalu ia berbalik menaiki sebuah sepeda dengan sekeranjang penuh susu dibelakang sepeda tersebut.

“Pelanggan baru..”gumam yeoja itu, ia kembali mengayuh sepedanya dengan santai. Setelah  lumayan lama mengayuh ia kembali berhenti dan segera mengambil lima botol susu. “Untuk pelanggan setia!”ucapnya senang lalu meninggalkan sepedanya, mendekati sebuah pintu pagar rumah mewah.

“Ahjussi, ini susunya! Satunya untuk jussi..”kata yeoja itu, menyodorkan lima botol susu yang sedari tadi membuat ia kerepotan.”Oo.. Minri, kukira kau sudah berhenti mengantar susu?”kata Ahjussi itu, ia memang mengenal Minri.. bahkan sejak Minri kecil, ia tetangga Minri dulu.. jauh sebelum Minri dan dan keluarganya pindah ke Cina karena appanya yang meninggal.

Minri sekarang hanyalah mempunyai seorang eomma dan adik yang harus ia jaga, ia bahkan rela bekerja mengantarkan susu setiap pagi walaupun eommanya telah melarang dengan alasan ‘eomma masih bisa bekerja’  itu kata eommanya, tapi  Minri tak sedikitpun menggubris apa yang dikatakan eommanya. Ia hanya berfikir bagaimana ia akan memenuhi kebetuhan keluarganya, memang eommanya juga bekerja tapi itupun tak cukup, eommanya hanyalah seorang guru sebuah sekolah yang gajinya pun hanya sedikit.

“Aishh… itu tidak mungkin! Aku tak mungkin berhenti kerja.. aku masih harus membiayai namdongsaengku, jussi!”kata Minri memasang wajah cemberut. Tak ada tanggapan dari Ahjussi tersebut, ia hanya mengambil lima botol susu itu dari tangan Minri.

“Minri, kau sedang mencari tempat magang kan.., kebetulan pemilik rumah ini memeliki perusahaan desain, kau bisa magang disana!”kata Ahjussi itu, ia memang tahu akan semua hal yang dimiliki pemilik rumah itu, bisa dibilang ia orang kepercayaannya.

“Jinjja?”kata Minri tersenyum, jelas sekali kalau sekarang ia sangat senang.”Nde, ini alamatnya..”kata Ahjussi itu memberikan sebuah kartu bertuliskan sebuah alamat sebuah perusahaan.”Gomawo, aku pergi dulu! Masih banyak susu yang belum kuantar!”kata Minri riang lalu segera menaiki sepeda dan pergi meninggalkan tempat itu.

^^Designers Love^^

                @09.00 A.M

Kini sudah jam sembilan, membuat beberapa orang tengah terburu-buru untuk segera pergi ketempatmereka bekerja, termasuk seorang yeoja yang kini tengah berlari, sepertinya ia takut ketinggalan bus.”Tunggu!”teriak yeoja itu pada sebuah bus, ia berlari dengan cepat ke halte dan segera menaiki bus tersebut.

Tanpa ia sadari sepasang mata kini tengah memperhatikannya dari depan** maksud Jieun tempat duduk paling depan, tepat dibelakang supir busnya**.”Kau tidak bisa menyembunyikan apapun dariku, Yuri!”ucap seorang yeoja yang sedari tadi memperhatikan Yuri dari depan,Minri.

Tak lama setelah bus itu jalan, bus itupun berhenti untuk  menurunkan penumpangnya, dan itu juga termasuk Yuri. Yuri sedikit berlari pada saat ia sudah turun, membuat Minri yang mengikutinya juga sedikit berlari walaupun sekali-kali ia harus bersembunyi. Ia takut ketahuan Yuri… walaupun Yuri tampaknya tak sedikitpun merasa ia diikuti oleh Minri.

Minri menghentikan langkahnya saat melihat Yuri yang kini tengah berhenti pada sebuah Gedung bertingkat mewah. Ia memandangi punggung Yuri yang kini tengah sibuk berkaca pada sebuah mobil, lalu tiba-tiba tampak pemilik mobil tersebut membuka kaca mobilnya, sepertinya Yuri tak menyadari kalau pemiliknya sedari tadi didalam mobil. Minri yang melihat itupun hampir tertawa terbahak-bahak disana, tampak sekarang muka Yuri merah akan malu… ia membungkuk dan segera berlari masuk gedung dengan salah tingkah.

Setelah Yuri masuk, Minri langsung tertawa terbahak-bahak disana, membuat beberapa orang yang lewat memandangnya aneh. Seakan sadar, ia langsung berhenti tertawa dan memasang tampang innocent.” Jadi Yuri bekerja disini! Pantas saja dia tidak mau memberitahuku… pasti dia takut aku akan masuk disini dan merepotkannya atau jangan-jangan ia takut kalau aku meminta makan siangnya nanti!aishh..=_=”ujar Minri curiga, lalu tiba-tiba ia tersenyum dan segera beranjak dari sana.

“Aku akan melamar disini!”

^^Designers Love^^

                @09.00 A.M

“Han Ahjussi, tolong katakan pada eomma, aku tak akan pernah menurutinya!”ujar seorang namja pada Ahjussi yang  kini tengah sibuk berkutat pada Tabnya.”Ahjussi!”kata namja itu begitu melihat Ahjussinya sendiri hanya diam tak menggubris apa yang ia katakan.

“Nde..”gumam Ahjussi itu pelan, membuat namja itu hanya mendengus lalu melangkah keluar dari rumah berinterior nan mewah itu. “Ini kunci mobinya, Tuan..”ucap seorang namja berpakain berjas, memberikan sebuah kunci padanya.

Namja itu segera mengambil kunci dan segera masuk ke mobinya. Ia langsung menginjak pedal gas dan segera meninggalkan rumah itu walaupun sebenarnya seorang wanita paruh baya tengah memanggil namanya.

“Luhan..”teriak Ahjumma itu, ia tampak sangat anggun dengan terusan yang ia pakai.”Kenapa kalian membiarkannya pergi!”bentak Ahjumma itu pada namja berjas tadi yang ternyata adalah bawahan namja tadi, Luhan.

“Sudah biarkan saja..”kata Ahjussi yang sedari tadi sempat mebuat Luhan kesal akan tingkahnya yang sok muda.”Bicara mu gampang sekali!”sinis Ahjumma itu lalu masuk kembali kedalam rumah itu.

^^Designers Love^^

                “Hi!Yuri…”ucap seorang yeoja dengan nada senang, Minri. Yuri yang merasa namanya dipanggil pun segera menengok dan mendapati Minri dengan kemeja pink berlengan panjang dan rok selutut membuat Minri tampak lebih imut dari biasanya.

“Aigo!Kenapa kau disini!”kaget Yuri dengan tatapan sulit diartikan.”Melamar disini.., memangnya mau buat apa lagi aku disini^^”jawab Minri sambil tersenyum kecil menambah kesan bahwa ia sangat murah senyum.

“Lebih baik kau pulang!perusahaan ini tidak mungkin menerima anak 17 tahun..”kata Yuri pada Minri, mengingat bahwa umur Minri adalah 17 tahun lebih muda darinya. “YA!Kau menyembunyikan apa, eoh! Aku mau melamar disini! Pasti ada keistimewaan disini sampai kau tidak mau memberitahuku tempat ini!”Tolak Minri lalu berlari kecil pada recepsionis** sikapnya sungguh kekanak-kanakkan..**.

“Mohon tunggu sebentar.., Direktur belum datang.. harap bersabar..”kata recepsionis itu, membuat Minri pun langsung berceloteh.” Aigo!Sudah jam sepuluh begini.., bos kalian belum datang.. pasti ini yang membuatmu betah disini kan! Bos suka datang terlambat.. lalu karyawannya bisa malas-malasan.., kalau begitu aku bisa betah kerja disini!”kata Minri mengukir senyumannya lagi lalu kembali pada tempat duduk atau lobby khusus perusahaan itu.

“Minri-ya..”kata Yuri membuat Minri menengok.”Wughh”kata Minri terhenti sambil memengang perutnya, sepertinya ia sakit perut.”Minri-ya, gwaencana?”kata Yuri agak panik.”Gwaencana, cukup katakan dimana toiletnya..”kata Minri pucat, ia terlihat menahan sakit pada perutnya.

Yuri hanya menunjuk pada lorong yang memang benar tertulis Toilet pria dan yang disebelahnya Wanita, tanpa berbasa-basi terlebih dahulu Minri langsung berlari kelorong tersebut dan langsung masuk ke Toilet wanita**Itu sudah pasti!**, sampai didalam toilet ia langsung masuk pada pintu kedua.

Selang beberapa menit, Minri keluar dengan terburu-buru membuat ia tanpa sengaja menabrak seorang namja. “Mianhae..”ucap Minri langsung pergi tanpa menunggu apakah namja yang ditabraknya tadi menerima atau tidak, ia hanya fokus pada lamaran kerja magangnya.

“Bukankah dia yeoja kemarin…”gumam namja itu, ia mengingat bahwa ia pernah bertemu dengannya, tepat saat ia berada disupermarket… saat namja itu sedang kebingungan. “Sudahlah..”kata namja itu pada diri sendiri lalu masuk ketoilet.

^^Designers Love^^

                “Fyuhh.. lega^^” ucap Minri tersenyum lalu menghampiri Yuri.”Bagaimana bisa kau sakit perut? Makan apa kau?”tanya Yuri bertubi-tubi, ia sudah bisa menebak bahwa Minri pasti salah makanan.

“umm.. sebenarnya akYA! Yuri kau dengar aku tidak..”kata Minri menepuk pipi Yuri berusaha menyadarkan Yuri, ia baru menyadari bahwa Yuri tak mendengarkannya. Minri berkali-kali menepuk pipi Yuri namun Yuri tak kunjung berbicara, ia hanya menatap lurus pada sesuatu.

Minri yang menyadari itu, langsung melirik keseluruh ruangan dan ia mendapati pemandangan aneh. Ia melihat seluruh yeoja pada lobby itu juga bersikap sama dengan Yuri, seakan bingung ia juga mengikuti arah pandang Yuri dan mendapati bahwa Yuri ternyata menatap lift yang tertutup(?) begitu juga dengan yeoja yang ada pada lobby tersebut.

“Minri-ssi, silahkan keruangan direktur… . Ruangan direktur ada dilantai lima..”ujar sang recepsionis membuat Minri langsung berlari ke lift yang kebetulan sedang terbuka.

@the fifth floor

TING

Bunyi lift tersebut menandakan bahwa lift kiini sudah mencapai lantai lima. Minri yang mengetahui hal itu langsung berlari keluar dengan terburu-buru. “Daebak!… interiornya mewah sekali…Dibawah sudah mewah, disini  juga sudah mewah.. apalagi ruangan direkturnya yah..”kagum Minri yang berlebihan.

Ia melangkah dengan penuh semangat,  ia sungguh tak sabar untuk diterima bekerja disini.. bahkan ia sudah membayangkan betapa mewahnya ruangan kerjanya kelak.”Maaf, nona. Anda mau kemana?”ujar salah satu cleaning service yang kebetulan sedang mengelap jendela pada lantai lima itu.

“umm.. ruang direktur tentunya!”kata Minri antusias. “Maaf, tapi nona, ruangnya sudah terlewat..”kata cleaning service itu berusaha menyembunyikan tawanya.”Jinjja?”kata Minri setengah malu.”Ne.., tepat disebelah sana..”kata cleaning service itu sambil menunjuk salah satu pintu pada lantau lima ini.

“Oh, Gomawo..”kata Minri lalu ia segera berlari kearah pintu tadi. Sesampainya didepan pintu, Minri lansung membuka pintu dan mencondongkan kepalanya… Ia melihat sekeliling ruangan itu dengan kagum sampai-sampai ia tak menyadari kalau-kalau seorang namja tengah menatapnya bingung.

“Bukankah kau yang kemarin?”

TBC

Apakah namja itu adalah cast baru?**Rahasia**

Gimana banyak typo kan… tolong diwajarkan yah^^ aku kan masih pemula🙂 . oh iya, yang tahu lebih tentang desain tolong beritahu aku yah🙂 dan kalau mau berkenalan denganku.. bisa datang diblogku yang terbilang masih baru🙂 @Jieun .

4 thoughts on “Designers Love [Chapter 1]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s