[ Part 2 ] This Is Not Love

tumblr_mu5m0ngfEV1rnkukeo1_1280_副本

 

Judul  :  This Is Not Love

 

Author         : HanYeonWoo

 

Genre : Sad, Romance, Comedy, School Life, Married Life, Sadness, NC

 

Rating          : PG-17+ sewaktu-waktu bisa jadi NC-17/21

 

Lenght         : Chapter

 

Main Cast    : Han Yeon Woo      ( Oc )

 

Bae Suzy             ( Miss-A )

 

Cho KyuHyun        ( Super Junior )

 

Other Cast  : Yoona         ( Snsd )

 

Lee Hoya    ( Infinite )

 

Yuri           ( Snsd )

 

Choi Siwon ( Super Junior )

 

Chapter 2

 

Author POV

 

Han Yeon Woo melepaskan pegangan KyuHyun dengan kasar, dia tidak suka cara KyuHyun menyentuhnya.”Sedang apa kau disini ?”Tanya Yeon Woo kasar.KyuHyun hanya menampakkan senyum Evilnya, senyuman yang bisa membuat yeoja manapun tahkluk padanya tapi tidak dengan yeoja dihadapanya itu.

 

“Aku hanya kebetulan mampir dan tidak sengaja bertemu denganmu”Jawab KyuHyun Santai.”Ajhussi, kumohon jangan mengikutiku ! aku minta maaf karena sudah masuk mobilmu dan menciummu sembarangan,  tapi waktu itu aku tidak punya pilihan lain dan…”Ucapan Yeon Woo terhenti melihat KyuHyun yang menahan tawanya.”Kau kenapa ? apa yang lucu ?”Tanya Yeon Woo geram.

 

“Haha…kau begitu percaya diri nona ! siapa bilang aku mengikutimu ?”

 

“Lalu ?”

 

“Appa….appa datang menjemputku ?”Yeon Woo melongo saat Suzy dengan manja bergelayut dilengan KyuHyun dan memanggilnya ‘Appa’.Lagi-lagi KyuHyun berusaha untuk tidak tertawa melihat ekspresi Yeon Woo.”Yeon Woo-ya sedang apa kau disini ?eum…trimakasih karena sudah menolongku tadi”

 

Han Yeon Woo POV

 

‘Ini memalukan’teriakku kesal dalam hati.’Jadi dia appanya Suzy ?’hah pasti namja itu sedang mentertawakanku.Aish, Han Yeon Woo kenapa kau jadi bodoh seperti ini.”Tolong hentikan !!!”

 

“omma !”aku mempercepat langkahku, jangan-jangan rentenir itu lagi.”Ya…Han Ga In…mana putrimu itu hah ?”Langkahku terhenti saat rentenir itu menyebut namaku, aku memilih bersembunyi, aku tidak mau dibawa pergi rentenir itu lagi.”Ampun tuan..ku mohon”Mataku memanas, aku hanya dapat melihat penderitaan yang ommaku alami tanpa bisa berbuat apa-apa untuk membantunya.

 

Saat para rentenir itu pergi, aku mendekati omma yang terbaring hampir tak sadarkan diri karena dihajar oleh anak buah rentenir itu.”omma !”

 

“Yeon Woo-ya ! Kau pulang”

 

“OMMA !”aku memeluk omma.”Maaf aku tidak membantu omma, aku berjanji kita tidak akan seperti ini lagi”Tangisku akhirnya pecah.

 

“Mwo ? omma akan pergi ke jeju ?”aku tidak percaya dengan apa yang omma katakan, dia akan pergi kejeju dan meninggalkan ku disini.”Omma tidak akan pergi terlalu lama, omma hanya akan berkerja selama beberapa bulan dan segera kembali menjemputmu sayang”

 

“ani omma, aku mau ikut omma saja.Aku tidak mau tinggal sendirian diSeoul, aku takut omma”

 

“Kau tidak akan tinggal disini ! omma akan mencarikanmu apartement sehingga para rentenir itu tidak akan menemukanmu”Aku pasrah dengan keputusan omma.Hilanglah satu-satunya orang yang aku sayangi, aku sedikit khawatir apa tidak masalah kalau omma pergi kejeju dengan keadaan yang seperti ini.

 

“Yeon Woo-ya, kau selalu berjanji kalau hidup kita tidak akan seperti ini, untuk itu omma minta padamu kuatlah.Jadilah yeoja yang kuat, selama omma tidak bersamamu jagalah dirimu dengan baik.”

 

Author POV

 

Seminggu sejak kepergian ommanya, Yeon Woo merasa kesepian.Meski disekolah Suzy dan Hoya selalu berusaha mendekatinya, tetap ia merasa sungkan.Yeon Woo tidak pernah mempunyai teman sebelumnya dan ia merasa tidak pantas berteman dengan mereka walaupun dalam hatinya ia sangat butuh seorang teman.

 

“Yeon-a, kau mau kekantin denganku ?”tawar Suzy pada Yeon Woo yang sedang larut dengan pikirannya sendiri.”Yeon-a !”

 

“Tidak Suzy-ssi”Tolak Yeon Woo membuat Suzy kecewa.Ini pertama bagi Suzy ditolak sebagai teman.”Yeon-a, aku sungguh-sungguh soal mau berteman denganmu”Ucap suzy duduk disebelah Yeon Woo.

 

“Atas dasar apa kau mau berteman denganku ? karena aku pernah menolongmu ? kasihan ? atau karena Hoya ?”Timpal  Yeon Woo sinis.Suzy tersenyum, ia selalu berusaha sabar.Entah atas dasar apa ia sangat ingin berteman dengan Yeon Woo, ia mempunyai banyak teman tapi ia merasa kurang kalau tidak bisa menjadikan Yeon Woo sebagai temannya”Molla, aku juga tidak tahu.3 tahun aku bersekolah disini, tidak terbesit dalam diriku untuk berteman denganmu.Tapi setelah kau menolongku saat itu, aku merasa kau tidak seburuk yang kukira dan aku sangat ingin berteman denganmu.Apakah berteman dengan seseorang harus mempunyai dasar tertentu ?”

 

Yeon woo diam, dia tidak menyangka yeoja seperti suzy yang ia kira yeoja yang manja bisa mengatakan kata-kata seperti itu.Dalam hati, ia sangat ingin menerima tawaran suzy sebagai seorang teman.”Sama seperti penulis yang suka menulis, penyanyi yang suka menyanyi, koki yang suka memasak, dan teman yang suka berteman.Mereka tidak perlu mendasari keinginan mereka atas dasar sebuah teori, mereka melakukan apa yang mereka inginkan dan begitu juga denganku.Aku ingin berteman denganmu”Suzy mengucapkan kata-kata itu sambil menatap wajah Yeon Woo lekat, berusaha untuk meyakinkan Yeon Woo bahwa keinginanya untuk berteman itu bukan karena sesuatu hal yang lain tetapi memang murni keinginannya sebagai seorang teman yang ingin berteman dengan Yeon Woo.

 

“Otthe ? Kau mau berteman denganku ?”Tanya Suzy lagi pada Yeon Woo.Hening, Suzy terus menunggu jawaban yang akan keluar dari bibir Yeon Woo.Suzy kehilangan senyumnya, dia sudah tahu jawabannya dari wajah diam Yeon Woo.”kau benar-benar tidak mau?”

 

“selama Kau bisa menerima sebagai seorang teman, aku mau menjadi temanmu Suzy-a”

 

“Kau tadi bilang apa ? teman ? kau mau menjadi temanku ?”tanya Suzy tidak percaya.Senang, tentu saja ia senang.”aku harus memberi tahu Hoya ?”

 

Seulas senyum tergambar di wajah Yeon Woo.Ternyata masih ada orang ynag senang karena dirinya.

 

“Sampai disini saja, Suzy-ssi !”Cegah Yeon Woo saat Suzy dan Hoya mengantarnya pulang.”Wae ? kau tidak mau menunjukan rumahmu pada kami”Ucap Suzy.

 

“Bukan seperti itu ! ini sudah sore nanti orang tua kalian mencari kalian”Suzy dan Hoya tertawa dengan alasan Yeon Woo.”Yeon Woo-ya kau pikir kami anak-anak yang terus dijaga orang tua hmm”Suzy mencubit Hoya yang tertawa berlebihan.”Jaga ucapanmu”Bisik Suzy.

 

“Baiklah kami pulang dulu, sampai jumpa besok Yeon Woo-ya”Pamit Suzy menarik hoya yang masih mengelus bekas cubitan suzy.

 

Suzy POV

 

Aku merasa ada yanga aneh dengan makan malam kali ini.Omma dan appa saling diam, tidak ada aynag memulai pembicaraan dari tadi

 

“Appa ! appa ! Yak Cho KyuHyun !”Panggilku keras dan kesal.”Hmm…makanlah Suzy-a”Hanya itu, biasa kalau aku memanggilnya dengan nama pasti dia akan menceramahiku panjang dan lebar, tapi kali ini hanya itu.”Huss…suzy-a kenapa kau memanggil appamu seperti itu”Tegur Hoya yang duduk disebelahku.

 

“Omma ! kenapa apa dan omma diam ? apa kalian sedang bertengkar ?”Tanyaku lagi.”Selesaikanlah makan malammu baru bicara”Jawab Omma datar.

 

“Omma, appa kalian tahu hari ini aku mempunyai teman baru ! kukira dia tidak akan mau berteman denganku tapi ternyata dia mau, dia tidak sedingin yang aku kira, dia yeoja yang hangat dan dia juga pernah menolongku.Namanya….”

 

“Omma bilang selesaikan makan malammu”Bentak omma kasar padalku itu.Mataku memanas mendengar bentakan omma, aku beranjak pergi meninggalkan makan malamku, nafsu makan malamku sudah hilang.

 

Han Yeon Woo POV

 

Aku memeriksa keadaan sekitar apartementku, memastikan apakah anak buah para rentenir itu menemukan keberadaanku.Setelah memeriksa semuanya aman aku segera berlari menuju sekolahku.Tapi sialnya hal yang kutakutkan terjadi juga.

 

“Kau mau kemana ? Hmm..kau pikir aku tidak bisa menemukanmu”Ucap namja didepanku dengan semyuman penuh kemenangan.Aku melangkah mudur bersamaan dengan langkah yang ia ambil untuk mendekatiku.”Pergilah ! Kau sama saja dengan appamu. Kalian sama-sama rentenir yang kejam”Ucapku sinis padanya.

 

“Wae kau berharap appaku yang datang menangkapmu ? dengar kalau kalian tidak meminjam uang pada kami tentunya kau tak akan berurusan denganku”

 

“Tapi apa yang kalian lakukan tidak setimpal dengan apa yang ommaku pinjam”Teriakku tidak tahan.”Itu resiko ! Kau cantik.Kau tidak ingin membayarnya dengan tubuhmu ? dengan begitu aku akan menganggap lunas hutangmu”Ucapnya terus mendekat kearah ku.

 

Aku diam, aku tidak bisa mundur lagi.Tubuhku terhimpit diding dan namja brengsek ini.”Bagimana ?”

 

Cih…aku meludahi wajahnya yang membuatku muak itu.”Son DongWoon, jangan harap itu akan terjadi.Meski kau akan membunuhku karena hutang itu, setidaknya lebih baik dari pada aku harus menyerahkan tubuhku padamu”Ucapku tajam agar dia tahu kesungguhanku.Aku mendorong tubuhnya dan berlari dari tempat itu segera.

 

Aku terus berlari, menghindar dari namja itu.Tidak peduli dengan orang-orang yang menatapku aneh sepanjang jalan.Grep…Aku memberontak saat seseoarng menarikku.”Lepas…ahk…aaa”Jeritku ketakutan.

 

“Yeon Woo-ya, Yeon-a..ini aku Hoya”

 

“hah..haa…Hoya-ssi”Lirihku lega, ternyata aku sudah berlari sampai disekolah.”Kau kenapa ? kenapa kau berlari dan terlihat ketakutan ?”Tanyanya khawatir padaku.Aku menggelengkan kepalaku, aku tidak mau dia tahu dan mengasihaniku.

 

“Tidak aku tidak apa-apa, Suzy mana ?”tanyaku mengalihkan pembicaraan.”Mungkin sebentar lagi akan datang ! itu dia “

 

Namja itu, aku memperhatikan namja yang membukakan pintu untuk Suzy.Tanpa sengaja pandangan kami bertemu, aku langsung mengalihkan pandanganku.Suzy mencium kedua pipi namja itu dan melambaikan tangannya saat namja itu pergi.

 

“Hoya-ssi ! Apa namja itu benar appa Suzy ?”

 

“Ne..dia appa Suzy ! namanya Cho KyuHyun”

 

“Cho KyuHyun, tapi marga Suzy berbeda dengan namja itu”

 

“Molla aku juga tidak tahu, nama ommanya Im Yoona dan appanya Cho KyuHyun.Dari dulu aku heran kenapa marganya berbeda dengan appa dan ommanya”Aku menganguk mengerti dengan penjelasan Hoya.”Anyeong Yeon Woo-ya”Sapa suzy terdengar tidak semangat tidak seperti biasanya.

 

“Hanya Yeon Woo, kau tidak menyapaku ?”Tanya Hoya sambil mengikuti langkah Suzy begitu juga denganku.”Akukan sudah menyapamu dirumah tadi”

 

Hoya POV

 

Merasa Bosan, tentu saja.Aku sangat bosan mendengarkan para murid yang bermain truth and dare selama pelajaran kosong.”Eun Ji-a, sekarang pilihlah orang yang selanjutnya”

 

“Aku memilih Suzy”Aku menoleh ketika nama Suzy disebutkan,tentu saja aku penasaran pertanyaan apa yang akan diberikan padanya.”Wah suzy truth or dare ?’

 

“Truth”

 

”Suzy-a, jangan marah ya ! apa kau punya namja yang kau sukai dan bisakah kau beri alasanya ?”

 

Aku menantikan jawaban apa yang akan dia ucapkan.”Aku punya orang yang kusukai, bukan hanya menyukaiya tapi aku juga mencintainya.Saat bersamanya aku merasa hidupku sudah lengkap, nyaman, bahagia.Keberadaanya menghapuskan rasa takutku dan kehadirannya menutupi kekuranganku, itulah alasan kenapa aku menyukainya”Aku melongo mendengar jawaban Suzy.Sedalam itukah dia bisa menyukai seorang namja.Seisi kelas terdiam sebelum kemudian terdengar tepuk tangan kagum dari yang lain.

 

“Ehem…Bolehkah aku tambahkan satu pertanyaan ?”Semua murid menatapku tak percaya.”Tentu saja Hoya-ssi !”Jawab pemimpin permainan ini.”Suzy-ssi, siapa namja yang beruntung kau sukai itu hah ?”Tanyaku menggodanya, tapi aku benar-benar penasaran dengan siapa nammja yanng ia sukai.Kulihat ia tersenyum kepadaku.

 

“Lee Hoya, aku memilih dia untuk permainan yang selanjutnya”Aku mengerjapkan mataku, terkejut.Kukira namja yang ia sukai aku, ternyata dia ingin bermain-main denganku.”Lee Hoya-ssi, kapan, kenapa dan pada siapa kau pernah jatuh cinta ?”

 

Aku berusaha menormalkan ekspresiku.Ya, aku cukup kaget dia akan menayakan hal seperti itu padaku.”saat pertama kali aku melihatnya, itu sudah cukup lama.Aku tidak berani mengakui padanya tentang perasaanku, karena aku takut mengacaukan persahabatan kami.Dan Yeoja itu tepat dihadapanku sekarang !”Jawabku sambil menatap yeoja dihadapanku yang juga sedang menatapku.Matanya yang tajam, bibirnya yang merah dan rambut hitamnya tergerai indah.Aku mendengar bisikan kaget dari beberapa murid.sebenarnya aku malu, kalau sampai dia tahu yeoja yang kusukai itu adalah dia , maka ini bisa dibilang adalah sebuah pernyataan cinta.

 

“Ehem…kurasa tadi aku belum menayakan kau memilih truth or dare ! tapi karena aku menjawab aku anggap kau memi..milih truth”Jawab Suzy gelagapan dengan wajah yang sudah seperti udang rebus, haha lucunya.

 

Author POV

 

“Aku memilih Han Yeon Woo, untuk yang selanjutnya”Yeon woo langsung menatap pada Hoya ketika namja itu menyebut namanya.Dilihatnya namja yang tepat dihadapannya itu dan semua siswi didalam kelas memperhatikanya.”Yeon Woo-ya kau pilih truth or dare ?”

 

“Truth…”Jawab Yeon Woo ragu.Ia sangat jarang berbicara jika didalam kelas, mungkin ini pertama kalinya namanya disebut selain guru yang menyebutnya didalam kelas.”Sudah kuduga, baiklah.Yeon Woo-ya, Siapa First Kiss Mu dan kapan kau melakukannya?”

 

Mata Yeon Woo seperti mau keluar dari tempatnya.Pertanyaan Hoya kembali mengingatkannya akan kejadian malam itu.Dia tidak mungkin mengakui kalau ciuman pertamanya adalah ajhussi yang sudah mempunyai istri dan anak, apalagi anaknya tepat dihapannya saat ini.”Cepat jawab, dengan jujur”desak Hoya pada Yeon Woo yang tak kunjung memberi jawaban.

 

“Em..itu..a..ku..aku, dia hanya orang yang kukenal dan kami melakukan itu juga karena sesuatu yang..yang tidak disengaja dan itu terjadi didepan toko 2 minggu yang lalu”Jawab Yeon woo dengan menundukkan kepalanya karena malu, semua murid menatapnya tidak menyangka kalau yeoja pendiam sepertinya sudah melakukan first Kiss.Hoya, namja itu sedikit merasa kecewa atas jawaban Yeon Woo.

 

“Bisakah kau sebutkan namanya ?”

 

“Itu..namanya…aku tidak mengenalnya, kami bahkan belum berkenalan”Hancur sudah imej pendiam Yeon Woo, tapi ia lega karena setelah ini semua murid tidak akan meng-cap dirinya sebagai yeoja bisu.

 

Cho KyuHyun POV

 

Kenapa aku harus mengalami semua ini ? rumah tangaku baik-baik saja selama 17 tahun ini.Kenapa hanya karena sebuah Photo Yoona harus marah padaku ? aku tidak tahan melihatnya marah berkepanjangan seperti ini.

 

FlashBack On

 

Yoona menghampiriku yang sedang terfokus dengan komputer kerjaku.”Kyu-a kau sibuk ?”

 

“Ne”

 

“Appa menghukummu lagi ? wuah…kau sedang apa ?”Tanya yoona yang sudah duduk disampingku.”Mengerjakan proyek baru appa ! dia menyuruhku lebih rajin datang kekantor, dia bilang dia tidak ingin melihatku membuat perusahaannya hancur”Yoona tertawa keras mendengar keluhanku.Itu adalah kebiasaan buruknya, dia tidak bisa menahan tawanya saat mendengar sesuatu yang menurutnya lucu.

 

“Kyu-a satu minggu lagi ulang tahun Suzy, kau ingin memberi hadiah apa padanya ?”Yoona menyandarkan kepalanya dibahuku sedangkan aku masih terfokus pada komputer didepanku.”Kyu-a kenapa kau diam ? apa kau tidak mau merayakannya ?”

 

“Sebentar chagi, ada sesuatu yang lebih penting dari pada ulang tahun Suzy”Yoona bangun dan menatapku marah.”Hal apa yang lebih penting dari Suzy ? oh apa karena Suzy bukan anak mu ?”Kuhentikan kegiatanku membalas tatapan marahnya padaku.”Bukan begitu chagi-a ?”

 

“Lalu apa ? ah…karena yeoja ini ! kau bahkan masih menyimpan Photonya dimeja kerjamu”Teriakknya keras padaku, mungkin teriakkannya dapat didengar oleh seluruh pegawai dikantor.Aku mengutuk diriku karena telah meletakan photo yeoja itu dimeja kerjaku.Wajar kalau Yoona marah, yeoja mana yang tidak akan marah kalau suaminya menaruh photo yeoja lain dimeja kerjanya.”Yoona aku bisa jelaskan padamu ?”

 

“Cukup Kyu-a, 17 tahun aku sudah bersabar menanti kau untuk melupakan yeoja itu.Kalau kau tidak bisa melupakannya maka dengan senang hati aku bersedia kau ceraikan”

 

“Yoona…Im Yoona Arrghh”teriakku kesal saat dia pergi tanpa mendengar penjelasanku.

 

Flashback Off

 

Aku terus meminum wine didepanku, entah sudah berapa yang aku habiskan tapi aku sangat berharap wine ini dapat mengurangi beban pikiranku.Yeoja itu kenapa namanya masih tertulis dalam otakku.

 

Han Yeon Woo POV

 

Jam sudah menunjukan pukul 8 malam, tapi aku belum berniat untuk pulang keapartemen.Aku takut kalau namja brengsek itu masih berada disekitar rumahku.Langkahku mulai lelah berjalan tanpa arah.Brak..

 

“Akkh..”Jeritku saat seseorang menabrakku hingga tersungkur kejalanan dengan posisi dia diatas tubuh dan yang parahnya orang ini sangat berat.”Ajhussi, bisakah kau bangkit ? akk…kau berat sekali”Orang-orang memandang kami aneh, tidak ada dari mereka yang berniat menolongku.”Eum…berhentilah berteriak padaku”Racau ajhussi diatasku ini.Bau alkholol meruak dihidungku, ajhussi ini mabuk.Aku berusaha mendorongnya dan berhasil.”Hait….ajhussi ini !”Kagetku ketika melihat dengan jelas namja yang menabrakku tadi.Sepertinya ini benar-benar karma, kenapa akau harus bertemu dengannya lagi.

 

“Ah…appo..bisakah kau pelan-pelan”Ucapnya tidak jelas.Aku memilih untuk melanjutkan perjalanan tanpa arahku, aku tidak mau berurusan dengan ajhussi ini lagi.Cukup lama aku kembali berjalan tanpa arah, namun pikiranku masih melayang pada ajhussi itu lagi.Aku merasa kesal sendiri padanya, kenapa aku harus memikirkanya.Aku melangkahkan kakiku menuju tempat dimana seorang namja tergeletak tak sadarkan diri, siapa lagi kalau bukan ajhussi itu tadi.”setidaknya tolonglah dia sebagai appa dari Suzy temanmu”Nasehatku pada diriku sendiri.

 

Aku menarik ajhussi itu bangun.”Akh…kau berat sekali ajhussi”Kulihat dia sedikit tertawa dialam bawah sadarnya itu.”Kau kenapa kembalu heo ?”aku menahan nafasku bau alkohol yang keluar dari mulutnya sungguh tidak nikmat.”Wae ? kau tidak suka ? ya sudah kalau begitu ayo berbaring dijalan lagi ?”

 

“Hmm ani aku tidak mau ! aku hanya tidak menyangka kau masih mau berbuat baik padaku”Aku diam berbicara dengan orang tidak sadar adalah hal yang sia-sia.”Ommo ! aku harus membawa ajhussi ini kemana ?”

 

“Cho KyuHyun ! panggilan ajhussi itu sangat menyakitkan ditelingaku kau tahu”Protesnya padaku.”Berhentilah bergerak ajhu…kyuhyun-ssi kau berat”Dia hanya tertawa sambil sesekali cegukan.

 

Dengan pelan dan diam aku memapah ajhussi ini ke apartementku.Syukurlah tidak ada tanda tanda keberadaan Son Dong Woon itu disekitar apartementku.Aku membuka pintu apartement dan membawa ajhussi ini masuk.Aku membawa ajhussi ini kekamarku, karena apartementku sangat kecil dan hanya ada satu kamar didalamnya.”Ah…”Aku mendesah lega karena berhasil meletakan ajhussi ini diatas ranjang.”Cho KyuHyun…nama dan wajahmu tidak menunjukan keserasian, harusnya namamu Cha Bong Gun, Hong Gun Wook ckck”

 

Kulepas jas kerja yang ia kenakan, melepas sepatu dan kaos kakinya.”Kasihan sekali yeoja yang mempunyai suami merepotkan sepertimu”aku terus sibuk mengomeli namja yang tak sadarkan diri ini.”Yak…aku harus tidur dimana ?”teriakku tiba-tiba.”Kau berisik !”Racau ajhussi itu mendengar teriakkanku.

 

Tidak ada pilihan lain, aku mengambil bantal dan selimut.Tidur dilantai adalah satu-satunya pilihan yang ada untukku.”Kau sudah sukses membuat hidupku sial ajhussi tua”Ucapku tepat didepan wajahnya.

 

“Ya berhenti menghinaku”Jawabnya dengan suara yang cukup membuatku takut.Aku segera tidur menarik selimut sampai menutupi seluruh tubuhku.Kemudian aku berdo’a…”Semoga ini hanya mimpi Buruk”

 

TBC……

 

4 thoughts on “[ Part 2 ] This Is Not Love

  1. hooh ternyata suz bukan anak kyuhun?lalu dia anak siapa?
    Yeon woo kasian amat hidupnya TT,tp untunglah dya udah punya banyak teman,dongwoon kenapa coba gitu kelakuannya:(
    Suz suka hoya?dan hoya jg suka suz?aigoo hagshags😄
    Kyuhyun perhatian sm suz padahal dya tau suz bukan anaknya.
    Yoona kasian mgkn dya terlalu sensitive karna kyu kayak gk da respon g2 u,u

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s