[Part 1] This Is Not Love

tumblr_mu5m0ngfEV1rnkukeo1_1280_副本

Judul  :  This Is Not Love

 

Author         : HanYeonWoo

 

Genre : Sad, Romance, Comedy, School Life, Married Life, Sadness, NC

 

Rating          : PG-17+ sewaktu-waktu bisa jadi NC-17/21

 

Lenght         : Chapter

 

Main Cast    : Han Yeon Woo      ( Oc )

 

Bae Suzy             ( Miss-A )

 

Cho KyuHyun        ( Super Junior )

 

Other Cast  : Yoona         ( Snsd )

 

Lee Hoya    ( Infinite )

 

Yuri           ( Snsd )

 

Choi Siwon ( Super Junior )

 

Chapter 1

 

Author POV

 

Yeoja itu terus menangis dihadapan namja berkulit pucat itu,Sang namja tidak berbuat apa-apa selain membiarkan yeojachingu sementaranya itu menangis.”Nikahi aku KyuHyun-a, aku tidak mau mengurus anak kita sendirian”Ucap yeoja itu terus terisak.

 

“Mian aku tidak bisa menikahimu Yuri-a, kau tahu orang tuaku akan menjodohkanku segera kita Lulus sekolah”Kyuhyun berkata tanpa memandang Yuri yang masih menangis dihadapannya.”Kumohon KyuHyun-a, aku sangat mencintaiku bukankah kau juga mencintaiku ?”

 

“Aku tidak pernah mencintaimu, sekali pun tidak pernah ! bukankah kau yang dengan sendirinya menyerahkan tubuhmu padaku”Teriak KyuHyun penuh emosi, dia sudah berkali-kali bermain Yeoja tapi baru kali ini ada yeoja yang meminta pertanggung jawab atas ulahnya.”Tapi ini anakmu Kyu…”Lirih Yuri, hatinya benar telah hancur.Yuri sangat mencintai namja didepannya itu dan ia rela menyerahkan tubuhnya pada Kyuhyun, tapi ia tidak menyangka kalau KyuHyun hanya mempermainkannya.Tit…tluit…tit# Anggap suara handphone Author Bingung mau nulisnya gimana.Back…

 

KyuHyun merogoh sakunya dan menjawab telponnya.”Yeoboseo ? Ne Appa, aku akan segera menjemputnya”KyuHyun menutup telponnya dan pergi meninggalkan Yuri yang masih menangis.”Oppa…Kyu Oppa”Teriak Yuri mengejar KyuHyun.

 

“Oppa…KuMohon Nikahi aku jebal !”Yuri terus menarik Kyuhyun agar tidak pergi, tapi namja itu masih tetap melanjutkan langkahnya.”Lepaskan !!”KyuHyun mendorong Yuri sampai ia tersungkur ketanah membuat seragam sekolahnya kotor oleh tanah.”Arrghh…Appo”Ringis Yuri kesakitan, KyuHyun menoleh dan kaget melihat kaki Yuri yang berlumur darah.”Yuri-a gwaencanha ?”Panik KyuHyun.”Appo…Kyu”Yuri merasa sangat kesakitan.Tit Tluit…# Lagi -_-

 

“Ne appa ? mwo…dia kecelakaan ?”Kepanikan KyuHyun bertambah, ketika mendengar apa yang appanya katakan.KyuHyun yang menatap Yuri yang masih menangis kesakitan.”Mian…Yuri-aku harus pergi !”KyuHyun menutup matanya sambil melangkah pergi meninggalkan Yuri yang terus memanggil namanya dengan isakkan, setengah mati KyuHyun mencoba untuk tidak menghiraukan yeoja itu.

 

“Arrgh…Appo !”Penglihatan Yuri perlahan buram seiring dengan kepergian KyuHyun dari hadapannya.

 

Yuri POV

 

Masih dengan seragam SMA ku, aku memandang kedua orang yang tersenyum bahagia dengan pakaian pernikahan didalam gereja yang ada dihadapanku.Disaat aku menderita dia malah berbahagia dengan menikahi yeoja lain.Hatiku sesak, seharusnya aku tidak termakan rayuan namja bernama KyuHyun itu pasti aku tidak akan menderita seperti ini.Aku mengelus pelan perutku yang berisi kehidupan ini…”Aegi-a sepertinya kau harus tumbuh tanpa ayah”Lirihku dengan tetap memandang penuh benci kepada dua orang itu.

 

“Cho KyuHyun, aku bersumpah akan membuat kau dan keluargamu merasakan hal yang sama dengan apa yang kurasakan”Ucapku penuh dendam yang menyesak dihatiku.”Apa yang anda lakukan disini aghassi..anak sekolah dilarang masuk !”Kedua orang itu menarikku dengan paksa keluar area gereja, mereka memperlakukanku dengan kasar membuat aku merasakan perih pada pergelangan tanganku.”akkhh….”teriakku saat dua orang itu mendorongku kejalanan lalu pergi begitu saja tanpa rasa bersalah.

 

“Kau tidak apa-apa agassi ?”aku berusaha bangkit dengan kedua kakiku yang terasa sakit dengan bantuan namja didepanku ini.”Kau tidak apa-apa ? kau terlihat pucat !”

 

“Siwon ?”Aku menoleh kesumber suara itu, Cho KyuHyun.”Kau datang Siwon-a kukira kau tidak akan datang ke pernikahanku”

 

“Tentu saja aku datang, aku baru pulang dari LA dan langsung kepestamu”Aku membeku, dia bahkan tidak memandangku.Dia berlalu begitu saja bersama namja yang telah menolongku tadi, dendamku bertambah besar pada KyuHyun brengsek itu.Tiba-tiba namja yang telah menolongku tadi menoleh kearahku dengan tersenyum ramah meskipun ia terus melanjutkan langkahnya dengan KyuHyun.

 

9 bulan kemudian….

 

Author POV

 

Perlahan Yuri meletakkan keranjang yang ia bawa didepan pintu panti asuhan.

 

“Maafkan omma, omma tidak sanggup harus merawatmu sendirian.Omma tidak mau kau menderita bersama ommamu ini”cairan bening itu membasahi pipi Yuri.Masa depannya sudah hancur, Orang tuanya sudah tidak menganggapnya sebagai anak dan sekarang Yuri tidak mungkin membesarkan anaknya dijalanan kerana itu Yuri lebih memilih menitipkan anaknya dipanti asuhan.Kondisi Yuri yang baru melahirkan membuat kesakitan yang ia rasakan bertambah.Dengan perasaan hancur Yuri meninggalkan anak yang baru ia lahirkan itu.”Maafkan omma ! omma akan menebus semua kesalahan yang omma lakukan padamu”Ucap Yuri sebelum ia benar benar pergi dari tempat itu.

 

Angin pagi berhembus menerbangkan rambut Yeoja dipinggir jalanan itu, Yuri.Ia hanya menatap kosong mobil yang berlalu lalang didepannya.”apa aku harus melakukannya”Pikirnya.Sedikit demi sedikit ia mengambil langkah kedepan, mati adalah solusi terbaik untuk masalahnya.Hidupnya sudah hancur hanya karena satu nama, Cho KyuHyun.Tiinnn…..Klakson mobil berbunyi nyaring ditelinga Yuri yang telah menutup matanya rapat.

 

#17 tahun kemudian#

 

Kring…..

 

Semua murid bergegas masuk kesekolah, tidak terkecuali yeoja dengan seragam yang berantakan yang juga berlari menuju gerbang sekolah dengan tergesa-gesa karena ia sudah terlambat.Brak….Pintu pagar sudah tertutup rapat.

 

“Pak…tolong buka pintunya”Ucap Yeoja itu dan namja yang juga terlambat bersamanya itu pada penjaga gerbang.”Tidak bisa kalian sudah terlambat !”

 

“Pak, aku murid baru ? dan ini hari pertamaku…”Rengek namja itu kekanak-kanakkan dan mendapat tatapan aneh dari yeoja lusuh disampingnya.”Tunggu sampai guru datang dan memberi kalian hukuman”jawab penjaga gerbang itu tetap pada pendiriannya.”Ah…hari sial”Desah namja itu putus asa.

 

Suzy POV

 

Aku terus menatap khawatir pintu kelasku.’Kenapa dia belum datang’

 

“kau kenapa ?”Tanya EunJi teman sebangkuku.”Aku sedang menuggu seseorang !”jawabku jujur.”Nugu ?”

 

“Itu dia !”seruku bersamaan dengan teriakkan siswi Yeoja yang lainnya.Aku tersenyum memandangnya mendekat kearah Bu TaeYeon yang sedang mengajar.”Ehem…anak-anak rupannya hari ini kalian kedatangan teman baru ! silahkan perkenalkan dirimu”

 

“anyeong…namaku Lee Ho Won, tapi aku lebih suka jika kalian memanggilku Hoya.Semoga kita bisa akrab !”

 

“aku lebih suka memanggilmu oppa !”Aku langsung menatap tajam kearah Yeoja yang barusan berbicara itu.Hoya hanya membalasnya dengan senyuman, kemudian memandangku.”silahkan duduk…dibelakang Suzy”perintah Bu TaeYeon..

 

“Kenapa kau bisa terlambat ?”Tanyaku ketika ia sudah duduk dibelakangku.”Kau tahukan telat adalah kebiasaanku”

 

“Sepertinya kebiasaanmu itu  harus diubah”Keluhku.”Ehem…Suzy dilarang ngobrol dijam pelajaran”aku segera memperbaiki posisi dudukku dan mendapat pandangan aneh, benci dan mencemoohku.Tapi  itulah yang harus kau terima jika berteman dengan Lee Hoya.Dia memang menjadi murid populer dimanapun ia bersekolah, Dia tampan, baik, ramah dan beruntungnya aku menjadi teman terdekatnya.Sebenarnya aku menyukainya, bukan hanya sebagai teman tapi juga namja.Aku menyukainya sebagai seorang namja bukan teman.Aku yakin dia juga yakin dia mempunyai perasaan sama denganku.

 

“Dia siapamu Suzy-a ?”Aku terkejut tiba-tiba EunJi berbisik tepat ditelingaku.”Dia hanya teman masa kecilku”Jawabku sambil tersenyum.”Kau yakin dia hanya teman ? sepertinya lebih dari itu sampai-sampai bisa membuatmu tersenyum dengan wajah rebusmu itu”

 

“Yakk…”
“Suzy dilarang berteriak”Aku segera menutup mulutku dan menahan rasa maluku.

 

Hoya POV

 

“Itu lapangan Basket, kalau kau belok kanan kau akan menemukan kantin dan jika kau lurus kedepan maka kau akan menemukan surga dari sekolah kita TAMAN”Aku tertawa kecil melihat Suzy menjelaskan setiap sudut dari sekolah ini.Dia adalah teman terbaikku, dia sangat lucu dan menggemaskan apalagi jika dia tersenyum dengan gigi kelincinya seperti sekarang dia terlihat sangat manis.

 

“Kajja kita duduk dibawah Pohon itu”aku tersentak saat Suzy menarik lenganku,tapi aku menyukainya.Kami membaca komik kesukaan Suzy, Doraemon.Seleranya masih kenak-kanakan walaupun dia sudah 17 tahun.Aku memperhatikan sekeliling ku, sangat sedikit murid yang menghabiskan waktu ditaman, pantas saja kalau Suzy menyukai tempat ini sangat sepi.Pandanganku tertuju pada Yeoja yang sedang menyapu halaman taman.’Bukankah itu yeoja yang telat bersamaku tadi’

 

“Suzy-a, kau kenal Yeoja itu ? Yeoja itu yang terlambat bersamaku tadi”Tidak ada balasan dari yeoja disebelahku ini, dia tertidur.”anak ini, bisa tidur disembarang tempat”aku kembali memandang Yeoja itu, dia terlihat lelah.Dengan langkah ragu aku memutuskan untuk mendekatinya.”Hai ! perlu ku bantu”

 

“Kau bicara padaku ?”aku gelagapan mendapat pertanyaan seperti itu darinya.Yeoja ini sangat dingin.”Eum…kau yang terlambat denganku tadi bukan”Tanyaku memberanikan diri, Lee Hoya kau ini Seorang namja jadilah sang pemberani.”Ne…Dan aku tidak kenal denganmu”

 

“Ne, maaf namaku Lee Ho Won dan kau boleh memanggilku Hoya”

 

“Aku tidak ingin kenal denganmu”Yeoja ini benar dingin, namun tidak sedikitpun dihatiku ingin membalas sifat dinginnya itu.Mungkin karena belum kenal saja dia bersikap dingin padaku, kulirik nama yang tertulis(?) diseragamnya.”Han Yeon Woo, senang mengenalmu”Ucapku sebelum beranjak kembali ketempat Suzy.”Namja aneh”Aku tersenyum mendengar umpatanya pada diriku, ternyata ada banyak orang aneh dibumi ini.

 

KyuHyun POV

 

Kurasakan seseorang mengelus wajahku, aku tahu siapa itu dan aku tidak berniat bangun dan menghentikan kegiatanya menatapku.”Aku tahu kau sudah bangun”

 

“Aw…”ringisku kesakitan, kalau aku tidak ingat dia istriku mungkin aku sudah membalas cubitannya pada hidungku.”Kyu..bangunlah ini sudah siang, kau akan terlambat kerja dan Abeoji akan memarahimu dikantor”Aku menarik selimut menutupi seluruh tubuhku yang polos.”Yak…kau benar-benar tidak mau bangun, aish kalau begitu tidak ada morning kiss pagi in_ai..kau bangun”

 

“Morning Kiss…”Rengekku pada Istriku Im Yoona.”Shireo kau bau..bukankah semalam kau sudah banyak mendapatkan night kiss”tolaknya padaku.”Tidak ada istilah night kiss chagi !”

 

“Kyu…jebal mandilah dulu, badanmu lengket”

 

“Arrasso, tapi setelah mandi janji beri aku morning kiss”Ucapku malas melangkah menuju kamar mandi.”Pakai bajumu dulu pabo….34 tahun tapi kau belum dewasa juga”

 

Aku segera melakukan mandi kilat super cepat.Appa bisa marah besar jika aku telat kerja, ini sudah jam 12 siang padahal aku janji dengan appa datang jam 11 pagi.Cho KyuHyun kau akan menemui malaikat mautmu.

 

“Yoona…baju kerjaku dimana”

 

“Disamping meja kerjamu”aku segera memakai baju kerja dengan buru-buru.”Chagi aku pergi….ah morning kiss”

 

“Ya pergilah…kau telat pabo, KyuHyun boleh aku titip sesuatu ? Pembalut !”

 

“Mwooo ?”

 

Semua karyawan kantor menatapku heran.Tentu saja mana ada boss yang datang jam 12 siang, aku bahkan belum  menyisir rambut dan memasang dasiku dengan benar.”DongHae appaku belum datang ?”Donghae tersenyum padaku, entahlah tapi aku merasa ada yang aneh dengan senyuman sahabatku atau lebih tepatnya asistenku.”Appa mu ! ada diruanganmu dan sudah siap mengantarmu ke neraka”

 

“Mwo !!”

 

“CHO KYUHYUN….Kau ingin membuat perusahaan kita bangkrut”

 

Author POV

 

Ajhumma itu meringkuk ketakutan dengan anak buah rentenir yang terus merusak toko bunganya.Bunga yang tadinya bermekaran menjadi layu dan patah.”Kapan kau akan melunasi hutangmu hah ?”Bentak rentenir itu.”Kau bisu ajhumma tua ! pukul dia”ajhumma itu berteriak kesakitan oleh pukulan para anak buah rentenir itu.”Hentikan…jebal hentikan”

 

“Yeon Woo-a”lirih ajhumma melihat putrinya yang baru pulang sekolah.”Oh…ini anakmu, dia cantik.Bagaimana kalau dia saja yang menjadi bayarannya”Ajhumma itu langsung berlari mendekati putrinya dan memeluknya erat.”Jangan dia adalah putriku, aku janji akan melunasinya.Tapi berikan aku waktu”Mohon ajhumma sambil tetap memeluk putrinya.”Kau sudah bisa menghitung seberapa lama aku memberimu waktu”teriak rentenir dengan suara serak.”Bawa putrinya”perintahnya yang langsung di indahkan oleh para anak buahnya.”Andwae !!”

 

“Omma…Omma”Jerit kedua ibu dan anak itu saat para anak buah rentenir memisahkan mereka dengan paksa.”Kau cocok menjadi istri ketiga ku hahaha”

 

“Yeon Woo-a, Han Yeon Woo Putriku…”Teriak histeris ajhumma itu sebelum ia kehilangan kesadarannya.”Omma !!!”

 

Suzy tak henti-hentinya tersenyum,dia sangat senang karena ternyata Hoya akan tinggal dirumahnya.Karena appanya Siwon, tidak jadi pindah ke Seoul.’Trimakasih Siwon ajhussi kau memberiku kesempatan untuk dekat HoYa’Batin Suzy.

 

“Omma kau pulang !”

 

“Kau sudah pulang sayang, kajja kita makan malam”Sambut sang omma tersenyum hangat kepada anaknya itu.”Omma, appa mana ? oh ya omma Hoya akan tinggal disini boleh ?”Tanya Suzy dengan semangat 45.”tentu sayang, siwon ajhussi tidak pindah HoWon-a”

 

“ajhumma, appa mau pindah keseoul.Tapi tidak dengan omma, Omma sepertinya tidak mau kembali keseoul lagi”Jelas Hoya dengan wajah lesu.”Aneh, appamu tidak mengundang kami diacara pernikahannya dan setelah menikah dia tidak pernah kembali ke Korea”Hoya hanya memangutkan kepala sementara Suzy lebih memilih menyantap makananya karena ia tidak mengerti apa yang omma dan Hoya bicarakan.

 

“Yoona ajhumma, apa tidak merepotkan aku tinggal disini ?”Tanya hoya ragu, kalau dia tinggal disini itu berarti dia akan merepotkan keluarga ini untuk yang kedua kalinya.”Tidak apa-apa Ho Won, Kyuhyun ajhussi pasti senang kalau mempunyai teman namja dirumah ini seperti 10 tahun yang lalu”Jawab Yoona dengan ramah.

 

“Yoona ajhumma jangan panggil aku Ho Won, aku lebih suka dipanggil Hoya”

 

“Kalau begitu kah juga harus memanggilku omma, arraso”

 

KyuHyun POV

 

‘Jam berapa sekarang ? 21.55’ terkutuklah aku kenapa aku telat pulang sekarang.Pasti Yoona akan marah besar,  tadi Yoona pesan apa ? ah pembalut.Baiklah nanti aku akan mampir ke ketoko sebentar.Keluar dari kantor menuju ketempat dimana mobilku diparkirkan.

 

Aku menghentikan mobilku didepan sebuah minimarket yang sedang dipenuhi oleh para siswi yeoja yang menggosip.’ini bahkan sudah jam 10 malam, apa orang tua mereka tidak mencari mereka’pikirku saat masuk kedalam.”Wah oppa itu tampan sekali”samar-samar aku mendengar bisikan mereka padaku, ’Oppa’ apa ku terlihat semuda itu.Aku memutar-mutar mataku (?) mencari benda yang akan kubeli.”apa yang akan oppa itu beli ? wuah di sangat tampan”aku tersenyum senang ketika melihat benda yang kucari-cari dan dengan cepat mengambilnya.Yang benar saja ini memalukan, namja cool sepertiku membeli hal seperti ini.

 

“Haa..oppa itu membeli pembalut ?”

 

“Untuk appa ?”

 

“Wuah, dia tampan tapi aneh sayang sekali”aku menahan rasa maluku dan segera menuju kasir untuk membawar, tapi tidak terlalu jauh dari reaksi para remaja tapi sepertinya kasir itu tidak kalah kagetnya.”Pembalut ?”

 

Aku memasukkan belanjaanku kedalam mobil.Udara malam ini terasa menusuk kulitku, udara yang tidak bersahabat.Aku membuka pintu mobilku.Brak…

 

“Ya nuguya ?”teriakku pada yeoja yang mendorongku masuk mobil secara paksa.”Ya keluar dari mobilku !!!”

 

“Kau tidak dengar kelu…”aku terkaget setengah mati.Anak ini menciumku, aku berusaha membuatnya menyingkir tapi dia malah berpegangan dengan kursi mobil dan tetap menciumku.Plakk…aku segera menamparnya, anak-anak jaman sekarang kenapa sangat kurang ajar.”Tolong a..a..ku”Lirihnya ketakutan.”Kemana anak itu ? boss pasti membunuh kita kalau kita tidak menemukannya”aku melihat segerombolan namja berbaju hitam didepan mobilku, apa mungkin anak ini ketakutan karena itu.Jika benar maka tidak seharusnya aku membentak dan menamparnya.”Mungkin didalam mobil ini”

 

Khawatir, aku segera menariknya kebawah tubuhku dan melumat bibirnya kasar.Aku menyingkap sedikit seragam yang ia kenakan, kuharap dia tidak salah paham.”ah…maaf tuan, kami tidak bermaksud menganggu”Ucap namja botak itu saat membuka pintu mobil.Aku melepaskan tautanku dan mendesah lega, bagaimana kalau tadi ketahuan ? aku pasti juga dikeroyok oleh namja menyeramkan itu.”Ya… kau jangan salah paham, maaf kalau tadi aku kurang ajar”Ucapku menyusul yeoja tadi yang sudah keluar dari mobil.”Dan maaf menamparmu, kukira kau….”
“Yeoja Murahan”jawab yeoja itu berbalik menatapku tajam.Tatapan matanya, sepertinya kau pernah melihat tatapan itu.”Semua namja itu memang brengsek, selalu berbuat seenaknya pada yeoja, maaf menganggu malammu”Suara, wajah, mata kenapa seakan aku pernah melihat yeoja itu.

 

Yoona POV

 

Aku menatap kesal yang masuk kerumah dengan wajah lelah ini.”Aku pulang chagi dan ini pesananmu, aku sangat malu membelinya”Aku berusaha untuk tidak tertawa dengan leluconnya.Dia sepertinya masih tidak menyadari kemarahanku.

 

“Kenapa kau memandangku seperti itu ? kau ingin mengajakku bermain ? tidak aku sedang lelah dan bukankah kau sedang ada tamu”Tidak tahan dengan ucapan kotornya aku mengambil bantal diatas sofa dan memukulnya dengan sepuas hati.

 

“Ya…appo”

 

“Ajhumma ada apa ? ajhussi kau sudah pulang ?”

 

“Appa ? omma berhentilah bertengkar seperti anak-anak”aku merapihkan pakaianku.”Jangan pulang telat lagi !”

 

“Aku dihukum appa, karena itu aku telat ! Hoya kau sudah sampai diseoul”

 

“Ne KyuHyun ajhusii ! eum ajhussi kau membeli pembalut ?”hahaha aku tidak tahan untuk tidak tertawa, tidak peduli dengan tatapan mematikan KyuHyun dan tatapan bingung Hoya dan Suzy.

 

“Kau masih marah ?”Tanyaku pada KyuHyun yang tidur berpaling dari ku.”Kyu-a, Mianhae…tadi aku hanya bercanda”

 

“Tidurlah Yoona ini sudah malam besok aku harus kerja”aku bernafas panjang (?) seperti inilah kalau KyuHyun sudah marah, dia seperti anak kecil.

 

Han Yeon Woo POV

 

Aku terus memperhatikan orang yang paling aku sayangi memunguti bunga-bunga berserakan satu persatu.Kenapa hidup kami harus sakit seperti ini, omma tidak bersalah, dia orang yang terbaik yang pernah kumiliki.Semua ini karena rentenir itu, aku harus segera melunasi hutang omma agar rentenir itu tidak  menganggu hidup kami lagu.

 

“Omma”Panggiku akhirnya.”Yeon Woo-ya kau kembali”aku langsung memeluk omma.”Yeon Woo-ya maaf omma membuatmu menderita”

 

“Ani..omma, aku bahagia selama bersama omma !”

 

“Cha..kau harus istirahat besok kau harus sekolah, kau pasti lelah sayang”aku menangis, omma masih sangat perhatian padaku meski dia sendiri mungkin lebih lelah dariku.”Omma aku akan membuat kita bahagia dan tidak akan yang menyakiti kita lagi aku janji, akau akan berusaha”

 

Aku masuk kesekolah, berjalan dengan lemas tak bersemangat.Pada siapa aku harus meminta bantuan ? aku bahkan tak punya teman.Aku melewati koridor sekolah yang panjang menuju kekelasku.’Bukankah dia namja yang kemarin’batinku melihat namja yang duduk membaca buku ditangga yang seharusnya aku lalui.Aku tidak melanjutkan langkahku, mataku tertarik melihat namja itu yang sedang serius membaca.Kuhela nafas beratku, apa aku harus minta maaf karena bersikap dinin padanya kemarin.Mungkin dia bisa membantuku, aku menggelengkan kepalaku.Kau bukan yeoja murahan Yeon Woo, omma mu tidak mengajarkan untuk mengemis dengan namja.

 

Suzy POV

 

Aku meregangkan tubuhku, waktu istirahat adalah kesempatan bagiku untuk melakukan olahraga kesukaanku, renang.Byur…saat aku tenggelam dalam dinginnya air itu adalah hal yang paling membuatku nyaman.”akh…”kaki ku kenapa tidak bisa digerakkan, aku keram.”Hmm…Hmm…mmpph”tolong aku, omma, appa, Hoya, siapa saja tolong aku.

 

“Suzy-a, kau kenapa ?”

 

“Hmmpp…”

 

“Tolonng…!!!”teriak yeoja yang memanggilku tadi.”Ada apa ?”Hoya oppa, tolong.

 

“Suzy..dia”

 

Mataku berusaha terbuka walaupun masih buram, kuperhatikan sekelilingku ruang kesehatan.”Oppa” Lirihku pada namja yang tertidur disampingku.”Kau sudah sadar ?”

 

“Oppa”aku meghambur kedalam pelukannya.”Tenanglah Suzy-a”

 

“Aku takut oppa, kalau tadi EunJi tidak berteriak pasti aku…”

 

“EunJi  ? Bukan EunJi tapi Yeon Woo”

 

“Yeon Woo ? maksudmu Han Yeon Woo ? dia yang menolongku ?”Tanyaku berusaha memastikan bahwa apa yang kudengar bukan lelucon.”Dia tidak menolongmu, kalau dia mau menolongmu seharusnya dia langsung terjun dan menyelamatkanmu bukannya malah berteriak histeris”Aku merasa senang melihat Hoya yang begitu mengkhawatikanku, setidaknya dia peduli dengan keselamatanku.

 

“Oppa ! Yeon Woo itu yeoja yang pendiam dan dingin aku tidak percaya dia menolongku”Ucapku dengan ekspresi bingungku yang manis^-^”.”Yang menolongmu itu aku bukan dia, aku benar membencinya.Kau tahu aku memarhinya habis-habisan tadi dan…”

 

“Oppa kau memarahinya”Hoya hanya menganggukkan kepalanya.”Oppa, Han Yeon Woo itu bukannya tidak mau menolongku, tapi setahuku dia tidak bisa berenang”

 

“Mwoya ??”

 

Author POV

 

‘Tidak seharusnya aku bersikap baik pada orang seperti mereka lagi’Yeon Woo terus merutuki perbuatanya.’akukan hanya bermaksud menolong kenapa dia malah memarahiku ? apa namja itu pacar Suzy ?’pikirnya sambil menendang apapun yang ada dihadapanya.Han Yeon Woo merapikan sedikit bunga dagangannya.’Sebaiknya kau istirahat dulu’nasihatnya pada dirinya sendiri.Lalu ia melangkahkan kakinya menuju kursi didepan caffe disampingnya.

 

Tanpa ia sadari sepasang mata memperhatikannya dari dalam caffe.’Yeoja itu ‘batin namja itu sambil meminum kopinya.Namja itu keluar dari caffe mendekati Yeon Woo yang tertidur di meja luar caffe.’gadis ini tertidur’Namja itu melambaikan tangannya tepat didepan wajah Yeon Woo, memastikan apakah Yeoja dihadapannya itu benar-benar tertidur.Kemudian namja itu duduk dikursi didepan Yeon Woo.”Dia penjual bunga ? aku telah bersalah padanya semalam, omo bekas tamparanku masih berbekas diwajahnya”Namja yang tak lain adalah KyuHyun itu terus menunggu Yeon Woo yang lelap dengan tidurnya.

 

“Jam berapa sekarang ?”Gumam Yeon Woo saat bangun dari tidurnya.”HAAA….”teriaknya membahana badai-_-‘ melihat namja didepanya.”Kau bangun ?”Tanya namja itu.”Ajhussi apa yang kau lakukan disini ?”

 

“Ajhussi ? apa aku sudah terlihat tua ?”

 

“Ha ?”yeon Woo merasa bahwa namja dihadapanya itu mengalami ganguan jiwa.Han yeon woo segera mengambil Bunga dagangannya dan bergegas pergi meninggalkan KyuHyun.”Ya…setidaknya ucapkan terimakasih, anak jaman sekarang tidak sopan dengan yang lebih tua.”

 

Han Yeon Woo POV

 

Hari ini langkahku kembali terhenti melihat namja itu kembali duduk ditangga sekolah yang seharusnya kulewati.Hari ini tidak dengan bukunya, dia membawa sekaleng penuh permen dan menatapi permen itu.Aku berusaha tidak mengabaikannya.”Maafkan aku “ Ucapnya saat aku berbalik pergi darinya, aku menoleh pada namja itu.”Aku tahu kau tidak bisa berenang, maafkan aku karena memarahimu kemarin.Ini permen untukmu !”

 

“Aku tid..”

 

“huss…aku tidak terima penolakan, kau harus terima dan kau harus menghabiskanya sebelum besok”Dia meminta maaf atau menyiksaku.

 

“Oh ya kita belum berkenalan secara resmi, namaku Lee Ho Won kau bisa memanggilku Hoya”Aku masih tidak bergeming untuk membalas uluran tangannya, kelakuan namja ini cukup aneh dan membuatku tidak nyaman.”Aish, apa susahnya kau menjabat tanganku dan mengucapkan namamu Han Yeon Woo”Ucapnya sambil menarik tanganku untuk menjabat tangannya.”cha…kita sudah berkenalan secara resmi dan mulai sejarang kita adalah teman”

 

Aku tersenyum mengingat kelakuan Hoya yang konyol, baru kali ini aku merasa senang dengan seorang namja.”Arghh…”ringisku ketika kaki ku tersandung sesuatu, Namun ada sebuah tangan yang menarik tanganku sehingga aku tidak tersungkur ketanah.”makanya kalau jalan jangan sambil tersenyum sendiri”

 

“Haaa ! kenapa kau bisa ada disini ?”

 

TBC….

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s