[OneShoot] Because Of You

cats

Judul    : Because Of You

Author : Han Yeon Woo

Genre   : romance, Sad and comedy.

Rating   : PG-16

Leght     : OneShoot

Cast        :

–      Oh Sehun  ( Exo )

–      Han Yeon Woo     ( Oc )

–      Bae Suzy  ( Miss-A )

–      Kim Myung Soo ( Infinite )

–      Jang Eun Ji          ( A-Pink )

Author POV

“Jangan menggodaku sekarang Eun Ji-a, Aku sedang menyetir”.Yeoa yang dinasehati itu hanya memasang wajah cemberut.”Sieomonie, Sehun tidak mau memperhatikanku”.Eun Ji memeluk omma mertuanya itu.Sehun menoleh kebelakang dimana istri dan ommanya berada.”Kau bersikap manja lagi”Ejek sehun.”Sudah jangan pedulikan aku, menyetir saja yang baik”.

“Sehun-a perhatikanlah istrimu yang sedang hamil muda ini, kau tidak mau anakmu sedihkan”Namja itu menoleh kebelakang lagi.”Eun-Ji Kau ?”

“Mwo ? kau ingin membuat aku keguguran dengan matamu yang lebar itu…Sehun awas….”Braakk..Ckiit…

Sehun POV

“Eun Ji-a, Omma”Mimpi itu lagi, kenapa mimpi itu masih menghantuiku sampai sekarang ? harusnya aku lebih berhati hati.Eun Ji-a kau tahu betapa menderitanya aku karena kehilanganmu, maafkan aku Eun Ji.Lusa aku akan mengunjungi makammu dan omma, kuharap dengan itu beban ini sedikit berkurang.

@Airport

Ini pertamakalinya aku menginjakkan kaki ku diSeoul, usahaku untuk melupakanya dengan pergi ketempat yang jauh sia-sia perasaan bersalah itu tetap mengikutiku.Seorang namja melambaikan tangannya padaku.”Hyung aku sudah lama menunggumu ? apakah di LA menyenangkan ? kudengar disana banyak yeoja cantik !”Deretan pertanyaan itu keluar dengan lancarnya dari mulut namja ini.

“Aku baru 2 menit 33 detik dan kau sudah memberiku 3 pertanyaan, wah kau memang anak tidak tahu sopan santun Kim Myung Soo !”. hanya tersenyum.”Mian hyung itukan Cuma sapaan, lagian aku tahu kalau hanya ada satu yeoja cantik bagimu”.Aku memandangnya tajam dan dia langgsung diam.”Lebih baik kau bawa koperku”

“Hyung hari ini apa kau mau mampir keCaffe ku, kau besokkan langsung sibuk dengan kantor.Jadi lebih baik kau bersantai di Caffeku hari ini !”

Kim Myung Soo POV

Namja itu hanya diam sambil sesekali meminum Bubble Tea kesukaannya.Sehun masih menyalahkan dirinya atas kecelakaan itu, aku tahu itu.Dia menatap orang orang yang beraktivitas didepan Caffeku.Sehun bahkan seakan tidak menganggap kehadiranku.Aku mengikuti arah pandangnya, Dia sedang memperhatikan Yeoja yang sedari tadi tersenyum pada semua orang yang lewat didepannya sambil membagikan lembaran lembaran kertas ditangaannya.

“Dia Han Yeon Woo ! setiap hari dia membagi-bagikan kertas kertas itu untuk mendapatkan uang.Setiap sore dia akan kesini untuk mencuci piring, itu perkerjaan tambahannya”.Sehun kembali meminum bubble teanya.”Apa yang kau bicarakan ? aku tiak memperhatikannya ?”

“Lalu darimana kau tahu kalau aku sedang membicarakan soal dia ?”Aku tahu dia sedikit tidak suka dengan tingkahku, tapi setidaknya itu bisa membuatnya bersuara.”Chagi-a, bisa kita pergi sekarang aku sudah dari tadi menunggumu di luar tapi kau malah berbicara dengan namja ini”.Suzy memeluk punggungku dari belakang dengan gaya seksinya, membuat Sehun hyung menatapku tajam.Kalau seperti itu dia seperti sedang cemburu padaku.

“Suzy-a dia hyungku, Sehun hyung ini Suzy yeojachingku sekarang.Hyung bisakah kau tetap disini sampai aku pulang.Omma akan kesini nanti dan dia akan marah jika aku tidak ada disini, bisakah kau menggatikanku dan menjelaskan pada omma nanti.Sekarng aku harus bersenang senang dengan Suzy, Bye”.Aku segera pergi tanpa persetujuan dari Sehun.

Han Yeon Woo POV

Omo, aku sudah terlambat ke Caffe.”Anyeong ! mian aku terlambat Kim ajhumma”aku membungkukkan badanku .”Tidak apa-apa Yeon Woo-a, cepatlah dibelakang”.Aku segera pergi kebelakang mencuci piring-piring kotor dengan cepat karen aku harus segera pergi keRestoran tempatku berkerja.

Aku membawa piring yang seudah kucuci kedapur.Pandanganku seketika buram, kepalaku pusing, mataku hendak mutup.”Kau tidak apa-apa ?”Namja itu membantuku yang hampir terjatuh.”Sini biarku bantu membawa piringnya “Dia mengambil piring-piring yang kubawa, siapa dia ini pertama kalinya aku melihatnya selama 3 tahun aku berkerja disini.

“Kau akan diam saja disitu, cepat keluar Caffe sebentar lagi ditutup !”Baru saja aku pikir dia orang yang lembut tapi ternyata ckck.”Ne, Ghamsahamida”

Sehun POV

Aku keluar rumah dengan jas yang terpasang rapi ditubuhku, aku akan menunjungi makamnya hari ini.Aku menunggu taksi dipinggir jalan, aku terlalu takut untuk mengemudikan mobil lagi.”Taksi !”

“Mau kemana tuan ?”Tanya supir taksi itu.”Kau ?”Yeoja itu lagi, dia berkerja sebagai supir taksi juga.Profesi apa lagi yang ia lakoni.”Tuan”dia melambaikan tangannya dihadapanku.”A…kepemakaman”

“Aneh “Umpatnya padaku.”Sampai…”Ucapnya setelah kami sampai di pemakaman.Aku memberikan Ongkos padanya dan dia tersenyum senang,”Ghamsahamida, semoga pemakamanmu menyenangkan”.Aku menatapnya tajam.”Kau ingin aku segera mati ? kau benar benar tidak sopan”Balasku tajam.

“Aigoo, ajhussi hilangkan ekspresi monstermu itu.Kurasa kau harus belajar tersenyum agar otot wajahmu tidak kaku dan mengalami kelainan, apa perlu kuajari ? 3000 won untuk satu senyuman “Apa dia sedang bercanda padaku.”Pergilah..sekarang !”usirku padanya.”Ajuhssi, tapi kau belum keluar dari mobilku”Aku menelan maluku sendiri, dengan cepat aku keluar mobilnya.”Anyeong…”Kenapa dia selalu tersenyum ?”

Author POV

Tidak ada satu katapun yang keluar dari bibir Sehun selama dipemakaman istri yang sangat ia cintai, Jung Eun Ji.

“Eun Ji-a mian”Lirihnya dengan suara serak.Air mata yang sudah ia tahan dari tadi akhirnya tumpah.Sehun, namja itu menagis dihadapan makam kedua orang yang sangat ia cintai, omma dan istrinya.”Harusnya aku lebih berhati-hati dan memperhatikanmu, anak kita bahkan belum melihat dunia ini tapi aku mengakhiri hidupnya.Seharusnya kita tidak pergi malam itu sehingga ini tidak akan terjadi.”

Han Yeon Woo POV

“I’m ginie for you wish !”Ige Mwoya ? aku tidak mempunyai Handphone seperti ini.Ah…Handphone namja itu, aku menahan tawaku ’Girls generation’.Aku memutar kembali mobil taksi kesayanganku kearah pemakaman.

.”Harusnya aku lebih berhati-hati dan memperhatikanmu, anak kita bahkan belum melihat dunia ini tapi aku mengakhiri hidupnya.Seharusnya kita tidak pergi malam itu sehingga ini tidak akan terjadi”Seorang namja menangis dihadapan makam yang aku yakin adalah makam istrinya.Apakah jika aku mati akan ada orang yang menangisiku seperti itu ?

“Istrimu ?”Dia kaget dengan kedatanganku.”Mwoya ? kenapa kau disini ?”tanyanya tidak suka.”Aku mengembalikan Hanphonemu, kau tau lagu ginie itu menganggu pendengaranku”Kami terdiam untuk beberapa waktu.”Kenapa kau belum pergi ?”

“Aku menunggumu, aku ingin menawarkan pengobatan yang handal untuk perasaanmu”

“Aku tidak mau membayar 3000 won untuk setiap berobatnya”aku menahan tawaku, namja ini dingin tapi lucu.”tenang saja ajhussi, kali ini gratis”Dia menatapku, ini kali pertamanya ia menatapku seperti itu.Aku mengalihkan pandanganku, mencoba untuk menetralkan detak jantungku.”Bagaimana caranya ? kalau tidak berhasil aku minta ganti rugi 3000 won”

Sehun POV

“Kau menyuruhku membagi-bagikan kertas tak berguna ini ? kau sama sekali tidak membantuku, ini namanya aku yang membantumu”Aku tertipu yeoja sialan ini, seharusnya aku tidak berpikir ini akan menyenangkan.”Ini sangat berbeda dengan kehidupan aslimu bukan, dengar menjadi orang lain akan membuat kita melupakan diri kita sendiri”Kurasa yeoja ini terlalu banyak menggunakan pribahasa.”Sudahlah cepat bagikan, kau ingat ucapanku tadikan ?”Aneh kenapa aku hanya menuruti ucapan yeoja ini, setiap ucapanya seperti perintah yang wajib untuk kulaksanakan.”Oh ya, jangan pasang wajah dinginmu itu saat membagikanya, tersenyumlah sedikit”

Ah…aku lelah, yang benar saja butuh waktu satu setengah jam untuk membagikan lembaran itu.”Ini ? minumlah kau pasti lelah, setelah itu kita tempelkan poster-poster ini di pinggir jalan”

“Aku tidak mau ? aku lelah kenapa aku harus menurutimu ?”

“HandPhone mu masih denganku ajhussi, disana sangat Foto istrimu”Aku hanya pasrah dengan perlakuan yeoja ini.”Pengang ini, aku akan mengelemnya”Aku memegang poster dibelakangnya, sementara dia mengelem bagian poster belakang itu didinding.Aku mencium aroma rambutnya, wangi shampoo yang biasa Eun Ji gunakan aku menyukainya.”Sudah selesai..ay…”bibir kami bertemu.Matanya membulat lebar, kami menjauhkan wajah kami masing-masing.”Kenapa kau tidak memberi tahu kalau mau berbalik’

“Kau pikir kau sudah tidak di belakangku lagi”

Author POV

“Mencuci piring, shireo aku bisa ditertawakan myung soo kalau mencuci piring bersamamu ?”Yeon Woo menarik sehun memasuki Caffe, sementara itu Sehun hnaya sebisa mungkin meneyembunyikan wajahnya.Dia bisa malu kalua ada orang yang tahu dia datang kemari hanya untuk mencuci piring.’Seharusnya aku tidak menerima tawaran yeoja ini’batin Sehun.

“Oh…Yeobo kau datang, kau mau aku membantumu hari ini ?”

“MyungSoo-ssi kurasa hari ini aku tetap tidak membutuhkan batuan anda, hari ini aku punya teman untuk membatuku ?”Sehun segera menarik Yeon Woo kerarah dapur, sambil tetap menutupi wajahnya.”apa itu namjachingunya ? kenapa sepertinya aku kenal”Pikir MyungSoo.”Yeobo ?”

“Omo…Ya suzy-ah kau membuatku kaget”plak…suzy menampar myungsoo, semua pegawai Caffe itu tertawa kecil ini bukan pertamakalinya kejadian ini terjadi.

“Kau gila bagaimana kalau MyungSoo itu tahu kalau ini aku ?”Protes Sehun dengan perasaan kesal.”Itu tidak termasuk tawaranku, kajja cuci piringnya cepat”Lagi lagi sehun hanya menuruti ucapan yeoja yang bahkan belum ia kenal ini.”Ah…akhirnya selesai”Desah Yeon woo.

Mereka duduk didapur berdua, karena cucian hari ini cukup banyak mereka ditinggal pulang oleh pegawai yang lain.”Akhirnya penderitaanku selesai”

“Ckk…aku yakin ini yang pertama bagimu berkerja sekeras ini, aku setiap hari mengerjakan 5 profesi sekaligus, tapi aku tidak mengeluh”

“Kau menyobongkan dirimu, sebenarnya apa profesi yang benar benar kau inginkan”

“Dokter, tapi itu hanya mimpi anak buangan sepertiku tidak mungkin bisa mewujudkanya”

“Anak buangan ?”Yeon Woo, menatap mata sehun.”Itu adalah panggilanku sejak di panti”Untuk kali ini sehun membalas tatapan sendu itu.Sehun mencoba untuk memahami perasaan yeoja itu.”bagaimana perasaanmu, apa penyesalanmu sudah hilang”Sehun mengerjapkan matanya beberapa kali.Itu benar bebanya yang ia rasakan selama ini sudah tidak ia rasakan lagi, penyesalan itu sudah tidak ia rasakan.”Ne”

“Sudah kubilang, kau hanya tidak mempunyai perkerjaan lain selain mengingat kesalahanmu itulah sebabnya kau merasa itu adalah kesalahan yang terbesar yang kau lakukan.Dan saat kau mencari kesenangan lain kau akan melupakanya”

“Itu bukan kesenangan, itu penderitan, kau  menyuruhku berkerja sepanjang hari.”Yeon Woo tersenyum, sesaat kemudian pandanganya kembali buram.Ia takut saat ia tidak bisa melihat wajah namja didepanya ini, semuanya gelap.

Chu…Yeon woo melupakan semua yang menimpanya saat ini, ketika Sehun mencium bibirnya dan mengecupnya dengan lembut.”Mian….Nae Ireum Oh Sehun”seulas senyum kembali menghiasi wajah Yeon Woo, walau ia tidak bisa melihat namja itu ia sebisa mungkin untuk tidak menampakkan ketakutanya, ia sudah tahu kalau ini akan menimpanya.”Kau sudah menciumku dua kali dan kau baru menyebutkan namamu…Han Yeon Woo”

“Ini Malam yang menyenangkan, bersamamu.Karena dirimu yeon woo-a aku bahagia sekali lagi kuharap kau bisa bersamaku sekarang dan selamanya”Yeon Woo menjaga jarak dengan Sehun dan itu membuat sehun bingung.

“Mian Sehun-ssi kurasa aku tidak bisa”.

Sehun POV

Akhirnya aku tetap harus kehilangan seseorang yang aku cintai, Seharusnya kau tidak usah membuatku mencintaimu hari itu, dalam satu hari kau berhasil membuatku mencintaimu tapi sulit untuk menghapus luka yang kau tinggalkan dihatiku.

“Karenamu aku bahagia, tapi karenamu juga aku harus kembali mendapat luka.Kenapa tuhan mengambilmu dariku juga.Seandainya kita bertemu lebih awal, kurasa kanker mata itu takkan merenggut nyawamu, SharangHae Han Yeon Woo”

Kau telah memberiku satu hari dimana aku benar benar merasakan apa itu artinya hidup.Karena satu hari itu aku bisa melanjutkan satu kehidupan ?

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s