Stay With Me (Sequel of I Lope U Baby) Pt2

[FF] Stay With Me

Tittle : Stay With Me (Sequel of I Love U Baby)

Author : NadindaBeauty

Ganre : Temukan sendiri._.v

Rating : PG-17+

Cast :

  • Kim Myungsoo (Infinite)
  • Son Naeun (A Pink)
  • Jung Eunji (A Pink)
  • Yang Yoseob (B2ST/BEAST)
  • Park Jiyeon (TARA)
  • Son Dongwoon (B2ST/BEAST)
  • Kim Jong In (EXO-K) <– New Cast

PART 1 | PART 2

JANGAN LUPA KOMEN SESUDAH BACA!

Naeun POV

OMMMOOOO!! APPA!! EOMMA!!

Tidak mungkin.. EOMMAA!!! APPPAAA!!

Tangisku tak terhenti-henti. Aku tak menyangka akan seperti ini. Dongwoon oppa! Pulanglah! Kau harus melihat ini semua!! Kau harus tau ini oppa!!

CLECK

“…Aku pulang.. Hehh?!” akhinya namja itu datang juga. Aku langsung memeluknya erat. Tanggisku semakin menjadi jadi. “Naeun-ah! Waeyoo??”

“Oppppaaaa.. Hikss.. Hikss.. Kau harus tau berita ini oppaa! Hikss..” ucapku masih terus menangis.

“Berita apa?”

Aku menunjuk ke TV. Dan saat Dongwoon oppa menonton ia ikut Syok. Sama sepertiku saat pertama kali menonton berita itu.

“Itu bohong! Itu pasti BOHONG!!” gerutu Dongwoon oppa.

“Oppa!! Apa eomma dan appa akan meninggalkan kita selama-lamanya? Aku tidak ingin ini terjadi oppa!! Wae?!”

“Tidak.. Berita itu pasti bohong.. Eomma dan Appa tidak akan meninggalkan kita! Oppa yakin itu!”

“Tapi,, kalau itu semua benar, apa yang harus kita lakukan oppa? Apa kita akan menjadi..” aku membuat jeda di ucapanku (?). “..anak piatu?” lanjutku yang membuat Dongwoon melepaskan pelukanku kasar.

“Awww..”

“TIDAK! Kita tidak akan menjadi anak yatim! Dengar oppa, oppa yakin eomma dan appa masih hidup.. Kajja kita berdoa!”

*****

Myungsoo POV

Sedang apa dia sekarang? Gadis itu. Son Naeun. Apa yang sedang ia lakukan. Perasaanku tidak enak. Ditambah hujan deras. Aku jadi khawatir padanya. Segara kutelepon gadis itu. Tak diangkat. Kucoba lagi dan lagi. Sama, tidak terangkat. Kenapa dia?

“Aigoo.. Ada apa denganmu Naeun?”

Tiga hari kemudian …

Pagi ini kuputuskan untuk pergi kerumah Naeun. Aku benar-benar sangat khawatir padanya. Teleponku tak diangkatnya. Aku begitu heran.

“Naeun.. Naeun.. Naeun.. !!” nama itu selalu kusebut. Orang yang mempunyai nama itu tak menghilang-hilang dari benakku. Hingga aku pun telah sampai. Sesampainya, aku melihat banyak kardus yang tergeletak di halaman rumahnya.

“Huffthhh.. Huttffhhhh..” aku menghela nafas dan berjalan dengan santainya kehalaman rumah gadis itu. Namun tak sampai aku menyentuh pintu rumahnya, ia keluar dengan mata yang merah.

“Naeun-ah..”

“Myungsoo oppa?” ia langsung berlari lalu memeluk erat tubuhku. “Hikkss! Hikkksss..” ia menangis?

“Naeun-ah,, apa yang terjadi?” tanyaku lalu melepaskan pelukannya.

“Eomma dan Appa..” jawabnya namun jawabannya membuatku tak mengerti.

“Ada apa dengan eommamu dan appamu?”

“Mereka.. Mereka.. Mereka telah pergi!! Untuk SELAMANYAAA!!!” tanggisnya menjadi-jadi.

“MWWWOO??!!” aku tak percaya orang tuanya telah ‘tiada’. “Naeun..” panggilku pelan. “Lalu kau mau kemana? Kok banyak kardus begini?” tanyaku heran.

“Akuu..”

“Kau mau pindah?” tebakku. Ia mengangguk. “Kemana kau akan pindah?”

“Maafkan aku oppa, aku akan pindah jauh darimu”

“Mwo? YAAA! Kau tidak bicanda kan? Kita sudah berjanji akan menikah!”

“Maafkan aku oppa, kita akan berpisah, aku akan pergi ke Daegu untuk membantu sepupuku disana” ucapnya yang ramah dan lembut itu. “..sebenarnya sudah lama sekali aku disuruh pergi kesana oleh eomma, namun kutolak karna aku belum bisa berpisah denganmu, tadi malam Dongwoon oppa menasehatiku ‘Cinta sejati tidak akan pernah berpisah’. Aku percaya-percaya saja, jadi aku pun memutuskan. Kita akan berpisah tapi cinta kita akan selamanya utuh! Kumohon percaya padaku! aku akan baik-baik saja nanti. kau hanya menungguku seperti aku menunggumu kamaren..” jelasnya sambil menggenggam tanganku.

“Tapi kita baru saja bertemu, kenapa kita harus berpisah secepat ini?”

“Oppa, aku disana hanya satu tahun, dan aku akan menghubungimu setiap hari disana, Aku Janji!” ujarnya seraya memberi janji. “… Maafkan aku oppa..”

ia berjalan pergi dengan oppanya lalu menaiki mobil. Lama-kelamaan mobil itu berjalan dengan pelan lalu cepat. Ingin kaki ini mengejar mobil itu namun terlambat mobil itu telah berjalan sangat cepat hingga tak terlihat lagi. “SONNNNN NNNAAAAEEEEUUNNNNN!!!!!”

****

Naeun POV

Maafkan aku Myungsoo oppa. Tidak seharusnya aku melakukan ini. Kau pasti membenciku! Pasti! Kau tidak tau yang sesungguhnya. Sebenarnya, aku ke Daegu untuk bertunangan dengan seseorang. Aku sendiri tidak tahu siapa namja itu? Ini terpaksa oppa. Mianhae.

“Naeun, kau sudah memutuskan hubunganmu dengan namja itu?” tanya Dongwoon oppa yang sedang menyupir.

“nnn..deeee..” jawabku.

****

Ahh, capek sekali hari ini. Rasanya seperti ada beban dipunggungku. Kurebahkan tubuhku dikasur Apartemen Dongwoon oppa yang ada di Daegu. Nyaman. Aku pun terduduk karna teringat seseorang. Ku Cek ponselku siapa tau Myungsoo oppa tadi menghubungiku karna tadi aku sengaja mematikan ponselku. Dan benar, ia menelponku beberapakali. Segera aku menelponnya karna khawatir.

“Yeo…”

Ketika teleponku tersambung, aku mendengar suara yeoja disana. Siapa itu? Myungsoo! Nugu-ya!

“Yeoboseyoo.. Naeun-ah!”

Saat ia menjawab sapaanku aku mematikannya. Hatiku menjadi tak enak. Tak lama, dengan sendirinya air mataku terjatuh. “…Pasti Myungsoo oppa sudah dapat pilihan masa depannya nanti, yang jelas pasti dia lebih baik daripada aku, Myungsoo oppa Chukkae!”

CLECK

Tiba-tiba Dongwoon oppa nonggol diambang pintu kamarku. Ia melihatku. Segera aku menghapus airmataku dan berusaha untuk tersenyum.

“Naeun” panggil Dongwoon oppa sambil mendekatiku.

“Nde oppa? Waee?”

“Seharusnya aku yang menanyakan itu! Kau kenapa? Myungsoo lagi?”

“Mwo? Ani.. aniyo oppa!” jawabku berbohong.

“YA! tak usah berbohong!” seru Dongwoon oppa memaksa. Aku mengangguk. “..naeun, memang sih sangat sulit untuk melupakan seseorang yang sangat-sangat kita cintai seperti appa dan eomma. tolong, tolong naeun! Lupakan namja itu! Kau akan bertunangan!” lanjutnya.

“Tapi oppa, kenapa? kenapa harus aku yang bahagia duluan? Seharusnya oppa yang harus bahagia duluan, oppa yang tua!”

“Iya sih, dunia tidak adil.” ujarnya sambil manyun. “..naeun, besok pagi namja calon tunanganmu akan kemari kau harus tampak cantik ya”

“Oppa..”

Dongwoon oppa tak menghiraukanku yang sedang berpose murung. Ia berjalan keluar. Apa ia tak mengerti perasaanku?

****

Author POV

Pagi akhirnya datang membuat Naeun semakin badmood. Tok Tok Tok. Pintu telah terketuk tanda Dongwoon sudah menandakan bahwa calon tunangan Naeun telah datang. Naeun tak ingin keluar namun Dongwoon masuk lalu menarik Naeun yang telah cantik itu.

“Oppa.. Apayo!” Naeun menjerit kesakitan karna Dongwoon memaksa Naeun. Naeun tambah tak bersemangat dengan harinya ini.

Ketika sampai diruang utama, Naeun melihat seorang lelaki yang amat pesek._., item._., dan tingkahnya amat tidak sopan. Masa’ iya kaki ditaruh diatas meja? Ga sopan banget -_-. *elahbahasaluthor-.-

“Masyaolloh, ini calon tunangan gue ape? Kagak sopan banget dah. Iyuuwwwhhh~” Naeun merasa jijik dengan calon tunangannya itu.

“Iyasih, sebenarnya gue juga, Ewww~” bisik Dongwoon ikut-ikutan jijik pada Naeun.

“Hehehe.. Sorry, Masbroo~ Mbabroo~(?) udah kelakuan gue dirumah” lelaki itu meminta maaf atas tingkah yang tidak sopan ini.

“Pantes.”

“Baiklah. Kita lupakan yang tadi. Jongin, kenalkan ini Son Naeun, Calon tunanganmu.” Dongwoon mengenalkan Naeun pada lelaki yang bernama Jongin itu.

“Senang bisa bertemu denganmu calon tunanganku yang cantik” puji Jongin pada Naeun sambil membungkuk ala pangeran kodok(?).

“Alahh.. udah pesek, item, ga sopan, idup lagi.” Naeun tambah jijik dengan sikap namja yang ada didepannya.

“Naeun, kenalkan ini Kim Jong In, Calon tunanganmu.” Dongwon mengenalkan Jongin pada Naeun.

“Oppa! Oppa tidak salah manusia kan? Masa’ iya Naeun tunangan sama ni manusia? Idih iyuwwhh bangett!!” gereget Naeun semakin tidak karu-karuan. Ingin sekali Naeun gigit calon tunangannya.

“Ga tau juga sih eun, Oppa mah kemarin nerima telepon, pokoknya pagi ini siapa yang datang keapertement dialah calon tunanganmu. Oppa engga tau ni makhluk benaran calon tunanganmu atau bukan.” jelas Dongwoon.

“Kalau gitu batalin aja tunangannya!” kata Naeun yang membuat Dongwoon kaget.

“APAAA??!!” Jonginpun yang sedang mencari harta karun didalam idungnya(?) juga ikut kaget mendengarnya. Suasana menjadi hening seketika.

:: TBC ::

Hehehe, sampai disitu dulu ya. Capek Author. Mian Author lama ngepostingnya._.v abis lagi ga ada inspirasi sih. *ngelesceritanya*

Komen juseyyooo~

6 thoughts on “Stay With Me (Sequel of I Lope U Baby) Pt2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s