[CHAPTERED] YOU’RE MINE {CHAPTER 4:B/ ENDING}

Image

TITLE : YOU’RE MINE [CHAPTER 4:B ENDD!!!]

MAIN CAST : KIM MYUNGSOO (INFINTE)

          SON NAEUN (A-PINK)

RATING : PG-15

LENGTH : CHAPTERED/ ENDING

**********

Cerita sebelumnya : Naeun menyipitkan matanya, “kalau aku tersenyum kau akan memanggilku untuk terkahir kalinya bukan?” tebak Naeun mengingat surat yang diberikan myungsoo,

Myungsoo sedikit terkekeh, “eoh? Baju ini? kau masih menyimpannya? Kau tak takut aku akan menciummu tiba-tiba” selidik myungsoo sambil menunjuk pakaian Naeun,

“sebegitu tertariknya kaukah dengan baju ini ha?!” balas Naeun degan bergurau,

Baju itu adalah baju yang membuat myungsoo mencium Naeun dengan paksa dikamarnya setelah insiden ‘ngintipin’ itu-_-v’

***********

“kau.. masih menginginkan aku lenyap dari hidupmu?”

Naeun tersenyum pahit, “baboya~ kau bodoh atau apasih?” ujar Naeun memukul ringan bahu myungsoo,

Myungsoo sedikit terkekeh, “itu yang kau bilang kan. menghilang. Dari hidupmu,” ujarnya menggidikan bahunya dan sedikit meneatap Naeun

Naeun mulai menjatuhkan air matanya ia kemudian sedikit tertawa ketika mendengar ucapan myungsoo, “baboya~ kalau aku bilang ingin kau mati kau akan bunuh diri?” Myungsoo dan Naeun langsung tertawa,

“semua orang juga pada akhirnya akan mati” ucapnya berubah menjadi nada serius,

Naeun memandang myungsoo dalam, kemudian menggidikan bahunya, “pertemuan macam apa ini? tiba-tiba ngomongin kematian?” ujarnya terkekeh dengan ucapan myungsoo yang tidak ia kenal,

Myungsoo juga ikut terkekeh dan mengacak ringan rambut naeun, “oke. Akan kulakukan termasuk bunuh diri.” Ucapnya meyakinkan,

Naeun meledek sembari merapikan rambutnya, “sebegitu sukanya kau padaku ha?!” ia kembali tertawa walaupun masih ada sisa air mata dipipinya,

Myungsoo ikut tertawa lagi, “iya! Aku menyukaimu son naeun!” ujarnya tiba-tiba mencenganggkan Naeun diakhiri dengan kekehannya

Naeun seketika itu menyipitkan matanya, “ooh… kau yakin masih suka padaku ha? Mungkin saja ada gadis diluar sana yang sudah kau cium sana-sini” ucap naeun meledek myungsoo karna telrihat seperti playboy(?)

Myungsoo tertawa sejenak kemudian raut wajahnya berubah serius, “gadis diluar sana tidak ada seanehmu,” ujarnya masih dengan nada serius dan menatap yakin kearah Naeun,

Naeun memiringkan kepala masih tak mengerti maksud ucapan myungsoo, “maksudnya?” tanya Naeun,

Myungsoo terkekeh dengan kepolosan Naeun yang udah akut, “reaksinya tidak ada yang sepertimu!?” ujarnya sambil menggoda Naeun dengan memajukan wajahnya kewajahnya kemudian tertawa,

“eoh?!” Naeun menjadi sedikit cemburu, “coba perlihatkan reaksiku?!”

“ireoke~”

-CUP-

Myungsoo langsung mengecup bibir Naeun, bibir yang ia rindukan(?) biasanya Naeun akan memeberontak tetapi ia sama sekali tak memberontak, karna kalau boleh jujur ia sangat rindu dengan kecupan myungsoo yang tekesan ganas. Myungsoo melepaskan bibirnya,

Myungsoo memiringkan kepalanya memandang Naeun, “ah~ reaksimu sama seperti gadis lain. Aku jadi malas._.” ucapnya dengan senyum jahil dan sedikit memgang ringan dagu Naeun,

Naeun membulatkan matanya, kemudian ia mendecak, “arraseo! Kalau kau menciummku akan kutampar kau berkali-kali! Ani, chamkan…. reaksiku sama seperti gadis diluar sana?! YA! NEO! Sudah berapa gadis kau cium ha?!” Naeun mengibaskan tangan myungsoo yang menyentuh dagunya dan membentak Myungsoo dengan memukulinya dengan tasnya,

Myungsoo merintih akibat pukulan dari Naeun, “YA! Aku cuma liat adegannya doang?!” ujarnya memberhentikan pukulan Naeun,

“mwo? jangan bilang~ seolma~ kau nonton yadong ya?!” selidik Naeun menyipitkan matanya kearah myungsoo

Dengan polosnya myungsoo mengangguk, “mana ada cowo yang tidak suka?” jawabnya sedikit dengan gaya cool-__-

Naeun membelakan matanya karna lelaki didepannya ngaku suka yadong-_- emang dasar gasadar dirii(?) seeganya jangan bilang gitu kek~ keliatan mesum banget._. *masaa:o ->myungsoo nimbrung*dih, abang jb-jb nih->author ngambek*#dimuntahinMyungsoo

“ooh… jadi kau pria? Eoh? Kau pria? Aku baru tau…” ujar Naeun memandang myungsoo dengan remeh,

Myungsoo seketika itu juga berubah jadi banci style(?) ver.original. psy gangnam style= op-op-oppa gangnam style-> ver.remix myungsoo = myung-myung-myungsoo banci style(?) ntar yang jadi hyuna author(???)😄 (para reader boleh ambil ember buat muntah beneran._.v)

“jadi situ ciuman sama banci ha?” balas ledek myungsoo, membuat naeun kicep seketika(?) -> seketika author lagi pengen bahasa gaul._.v

“….”

“ebosoyeo~” lanjut myungsoo melemparkan senyum *pak(author tangkep)(?)*, “tidak ada gadis lain yang kucium dibelakangmu~” lanjutnya lagi dengan manis memandang Naeun dengan serius membuat gadis itu menyemburkan noda merah dipipinya,

Naen menutupi guratan siratan merah dipipinya dengan memanyunkan bibirnya dan menunjukan aegyo(naeun punya aegyo ga sih._.anggep aja ada), “jinjayo~? Jadi aku first kiss mu?” tanyanya sambil menunjuk dirinya sendiri dengan gaya diimut-imutin-_-

Myungsoo tersenyum, Naeun mengira asumsinya benar sehingga ia udah jingkrak-jingkrak ngikutin versi remix myungsoo banci style(?)-> reader yang merasa gasuka dengan bercandaan ini mohon maafkan author._. #dilemparinJumroh

“Ani.” Ucap myungsoo tiba-tiba, “mana mungkin kau ciuman pertamaku, kalau kau first kiss ku aku tidak akan berani menciummu sana sini!” ujar myungsoo terkekeh ketika raut wajah Naeun yang tadinya udah sumringah jadi madesu(masa depan suram._.v)

“ha? Berapa kali?!” tanya Naeun menjadi serius,

Myungsoo cuma cengar-cengir dan menunjukan jarinya atas bilangan 1, “cuma satu cewe” ujarnya masih cengar-cengir.

“aku tanya berapa kali?!” naeun masih tak mengubah pertanyaannya, karna menurutnya myungsoo belum menjawab pertanyaanya,

Myungsoo hanya terkekeh dan mengalihkan pandangan dari mata Naeun yang menyorotkan laser dan martil(?)(thor, lagi ga ngepas buat bercanda nih-> Naeun komplain) #authornyesek

Naen mendecakan lidahnya tak percaya dengan pria yang ada dihadapannya ini karna lelaki ini dengan gampangnya tidak menjawab pertanyaan Naeun yang menurutnya adalah pertanyaan yang cukup penting,

Myungsoo yang menyadari Naeun sudah kesal ia langsung dengan cepat mengubah topik pembicaraan, baginya memberitahukan berapa kali dia cipokan dengan sang mantan(disini, author buat mantannya myungsoo itu elang.) akan hanya memperusak suasana, “kau selama 3 tahun ini berapa pria yang suda menciummu?!” tanyanya menatap tajam kearah Naeun,

Naeun membulatkan matanya dan menelan ludah dalam-dalam, “mwo?! memangnya aku gadis apa?!” jawabnya karna tampak seperti myungsoo meremehkan Naeun sebagai gadis gampangan

“kau…”  myungsoo seperti berfikiri sejenak*ebuset,bisa mikir dia-_-*, “kau gadisku!” ujarnya tiba-tiba nge-jleb Naeun langsung gajadi marah, Naeun masih berusaha tidak menunjukan wajahnya yang sedari tadi ingin mengembangkan senyumnya

“naekkohajja~” lanjut myungsoo, “bahasa indonesianya jadilah milikku, bahasa inggrisnya be mine”.

“heh?nyontek lagu inpinite ya?” (ceritanya inpinite itu orang-orangan sawah asal sunda._. dan mereka buat boyband)

“ko tau?” myungsoo menunjukan wajah dungunya-_-(perasaan mukanya ganteng mulu.-.)

“kau kan bodoh dalam bahasa inggris, gapernah ngetwit pake bahasa inggris, makanya aku harus translate pake google”-> author curcol (seluk-beluk ga ngerti tulisan hangul)

“dasar tukang nge-stalk”

“….”-> kicep (mangap, pura-pura gatau)

Myungsoo terkekeh melihat ekspresi Naeun yang mengatasi kekicepannya(?) ia kemudian mengambil sesuatu dari tasnya, dan mengeluarkannya. Sebuah kartu undangan. Ia menyerahkannya kearah Naeun,

“wedding invitation?” ujar Naeun ketika membaca kartu yang diberikan myungsoo, “kau akan menikah?” tanya lagi Naeun dengan nada tak percaya, apa maksudnya? Barusan ia bahkan menggoda dan menciumku

Myungsoo mengangguk,”hem” ia tersenyum, “tanggal 26 mei nanti aku akan melamarnya,” lanjut myungsoo

Seketika itu juga Naeun merasa kakinya bergetar dan ingin pingsan, sebegitu tak berartinya kah dia dimatanya? Apakah semua hal yang dirasakannya tidak bertimbal balik? Bukankah sudah jelas di video yang myungsoo kasih bahwa ia menyukainya? Lalu ciuman apa tadi? Ciuman apa sedangkan ia sudah mempunya mempelai disisi lain, yang Naeun hanya fikirkan adalah. Apa 3 tahun cukup membuat kenangannya bersama myungsoo hilang dengan cepat?

Naeun dengan terpaksa walaupun sudah dipaksa dengan kakinya yang lemas seketika ia menatap myungsoo, seakan menggambarkan kau bercanda bukan tetapi wajah myungsoo tak menunjukan ekspresi yang ia inginkan,

Dengan sedikit bergetar ia membuka amplop itu, “ah~ nanti saja kulihat,” ujarnya menutup kembali ampolo itu, walaupun tanpa myungsoo sadari tangan Naeun sudah bergetar dan matanya mulai memerah serta sedikit membasah,

“buka disini saja, kau pasti terkejut melihat namanya. Kau mengenalnya,” ujar myungsoo tambah membuat Naeun ingin terusungkur dibawah,

Jadi apa hasil penantianku selama ini?

“anida~~ aku akan melihatnya nanti,” dengan sunguh—sungguh terpaksa ia menatap myungsoo dan tersenyum seperti tidak terjadi apa-apa,” naeun berpura-pura melirik jam-nya, “ini sudah jam 2, aku harus menemui dosenku,” alasan. Ia hanya merasa ingin menghilang dari pandangan myungsoo dan menangis sepuasnya hingga air matanya tidak mengeluarkan air mata lagi

Orang yang baru beberapa detik berlalu mencium dan bilang menyukaiku ternyata mempunyai mempelai? Apa maksudnya…

Myungsoo masih dengan senyumnya seakan tak menyadari apa arti dari ekspresi Naeun, “arraseo, kau mau kuantar?” tawar myungsoo

“tidak perlu.. ehm.., untuk pernikahannmu.. chu-kae~” ujarnya diakhiri dengan tangisan ketika mengakhiri kalimatnya dengan cepat ia membalikan pandangannya dan melangkah untuk pergi.

“gomawo! Kau tanggal 26 harus datang di seoul tower! Aku akan melamarnya disana!” ujar myungsoo kepada Naeun yang kian menjauh,

Dasar sialan. Bad boy. Kau masih menyuruhku datang acara pelamaranmu?! Sadar kau kim myungsoo! Aku kesini untukumu! Tapi apa yang kau berikan? Ini? ha?!  Naeun mengumpat myungsoo sekejinya dengan air mata yang turun.

 

26 MEI 2013, APARTMEN NAEUN,

Naeun pov.

Aku melirik kalender yang ada disampingku yang sudah kubulatkan. Myungsoo, seoul tower. Rasanya aku ingin menangis seketika ketika membaca itu, rasanya aku ingin lenyap saja dari bumi ini untuk melupakan semua kenangan dan perasaanku terhadapnya, mataku masih sembab mengingat miggu ini aku lebih sering menangis, sehingga laporanku juga ancur berantakan.

Aku terbagun lemas dari tempat tidur, masih menimang, apakah aku kuat untuk melihatnya melamar gadis lain? Sedangkan aku mencintainya? Kau bilang aku milikmu. Tapi apa?! Dasar mulut buaya, dan aku melihat setititk air mata turun dari wajahku dan seketika itu juga aku tersungkur dilantai tanpa ada yang menenangkanku,

.

Baru saja aku menangis, tapi kemudian aku menyesal kenapa aku menangis membuat mataku sembab, padahal aku akan melihat myungsoo.. dan gadis lain.. aku menangis lagi, entah. Mungkin hanya itu yang aku perbuat,

Aku melirik kartu undangan yang ada dimeja rias disamping kasurku, sama sekali bemu kubuka. Entah. Hanya perasaan takut dan… semuanya. sial aku mengenal siapa nama yang berdampingan dengan myungsoo,membuatku semakin takut untuk menyadari kenyataan yang ada,

Aku bergegas mandi, dan memakai bajuku serta bersiap diri dikaca,aku melirik lagi kartu yang belum kubuka dan mengingat ucapannya,

“kau tanggal 26 nanti datang ke seoul tower. Aku akan melamarnya”

Kenapa harus tempat itu? Dari sekian tempat cantik yang bagus view untuk dijadikan tempat melamar kenapa harus disana?!!
dengan kesal aku membukanya, aku tersontak dengan membacanya dengan cepat aku menyisir rambutku dan memakai dress rok favoritku, tanpa make-up tebal. Karna tak ada waktu lagi, aku bergegas dengan cepat,

Author pov.

Segera setelah Naeun dengan cepat keluar dari apartemen hanya membawa tubuhnya dan pakaian yang dipakai barusan ia langsung menyetop paksa taksi yang lewat padahal sudah dipesan orang lain,

“mian~ tolong satu kali ini saja.. aku harus siap ke- kau? Nam woohyun kan?” tanya Naeun ketika menyerobot taksi yang sudah dipesan woohyun terlebih dahulu,

Woohyun terdiam sebentar ia mengangguk, kemudian menatap Naeun, “kau? Kau Naeun?!” ujarnya tak percaya.

“tolong untuk k—“

“gwenchanna, kau duluan saja” lanjutnya sambil keluar dari taksi mengalah dan menutup pintu taksi, “ajhusii tolong ke seoul tower dengan cepat”, ujarnya sebelum taksi itu berjalan

“gomawo,” ujar Naeun dikaca saat taksi itu mulai menginjakan gasnya

.

AT SEOUL TOWER,

Naeun segera keluar, “ajhusii kau tunggu disini. Nanti akan kubayar sebentar, “ujarnya mendongakan kepalanya dijendela sopir membuat sang sopir sedikit terkaget, sopir taksi itu hanya mengangguk dengan bingung,

Naeun mencari-cari sosok yang dicarinya. Hingga ia memberhentikan tatapannya kesatu orang ia langsung menghampirinya, orang disekitarnya dan orang yang dihampirinya sangat kaget,

“kim namjoo, aku pinjam duitmu untuk bayar taksi aku lupa membawa uang” ujar Naeun dengan buru-buru setelah mengahmpiri yeoja bernama kim namjoo,

“mwo?” namjoo tak percaya kemudian ia menatap Naeun dari atas kebawah, “aku urus taksimu, kau kesana saja,” ujarnya meninggalkan Naeun, namjoo langsung menghampiri taksi yang ada dipinggir jalan,

Naeun yang bingung kemudian ada seorang pelayan yang menghampirinya, “nyonya Son Naeun bukan?” tanya pelayan itu, Naeun mengangguk, “ikuti saya” ujar pelayan itu sambil menunjukan arah.

Orang disekitarnya menatapnya dengan seksama, persis dengan tatapan 3 tahun lalu, hanya ia melihat berbeda arti dari pandangan itu, sekilas ia seperti melihat, bomi, dongwoo, sungyeol, sungjong, bahkan sunggyu dan chorong sonbaenim, ia merasa semua orang tersenyum

Ketika pelayan menunduka kepalanya dan kembali kebelakang, disana. Ia melihat pria yang selama ini ia cari. Yang ia cintai. Yang ia sayangi. Dan, yang ia rindukan. Kim myungsoo.

Menggunakan tuksedo putih membuatnya ia lebih tampan dan lebih dewasa, ia tersenyum memandang Naeun,

Semua orang melihat kepada dua pasangan itu dengan bahagia, ada dongwoo yang bersama namjoo, chorong yang bersama muridnya woohyun omo?! Cepat sekali dia datang(pake iron-man kaliya), hoya dan eunji yang selama ini belum terlalu kenal, bahkan sunggyu yang masih jomblo.

Myungsoo mengeluarkan sesuatu dalam saku tuksedonya, sebuah kotak merah kecil yang simple dan mengangdung banyak arti membuat Naeun tercengang,

Ia membukanya, dan menampakan sebuah cincin yang indah manis dan sempurna untuk yeoja manapun,

Seketika itu juga myungsoo bersitumpuh lutut dihadapan Naeun,

“Son Naeun…” ujarnya,

“em?” jawab naeun masih terdengar sedikit ragu,

“e.. kenapa aku gugup seperi ini, tadi latihan biasa aja,”

“em?” tanya Naeun lagi kurang jelas mendengar gumaman myungsoo,

“ani,” ujarnya tersenyum lagi, myungsoo berdehem,

“kau… mau menikah denganku?”

.

Flashback on->

Naeun masih memajang dirinya didepan kaca, masih mengumpat dengan fikirannya dan dengan kesal ia membuka undangan itu :

 

WEDDING INVITATION

          Aku, turut mengundangmu dalam penikahanku untuk menjadi MEMPELAI WANITAKU untuk kehidpanku selanjutnya dan membuat lembaran baru untuk selama dan selamanya :

Tanggal/ waktu : 26 MAY 2015

Wedding dres : apapun. Semua baju terlihat cantik bila kau kenakan.

 

Baboya~! Kakiku bergetar! Cepat datang dan berikan jawabanmu!

Naeun membaca dengan membulatkan matanya, Seketika itu naeun kembali mengingat ucapan myungsoo dimana acaranya akan berlangsung dan langsung dengan cepat berdiri dan bersiap segera,

Flashback off >>

Naeun tersenyum memandang lelaki ini yang masih bersimpuh lutut dihadapannya dan menunjukan cincin yang lelaki itu persiapkan,

Naeun mengangguk malu,

“ne~ kim myungsoo, aku siap menjadi dampinganmu dan membuka lembaran indah bersama dengamu” jawab naeun dengan lantang dan tersenyum bahagia,

kemudian diikuti dengan tepukan meriah dari para penonton yang mendebarkan suasana untuk keduap pasangan ini, myungsoo bangun dan memasangkan cincin Naeun dijarinya,

Setelah cincin itu terpasang, tepukan meriah kembali hadir diikuti dengan teriakan terompet dan suara gaduh mengartikan kehebohan bahagia

“ya~ kenapa kau tidak siap-siap?” ujar myungsoo melirik baju Naeun,

Naeun menatap sengit, “babo! Aku mana kuat membuka undangan pernikahanmu dengan gadis lain,” ujarnya dengan manja. Myungsoo terkekeh,

“kau juga~ kenapa memilih tempat disini?” tanya Naeun melirik kearah myungsoo lalu kembali melihat kearah penonoton dengan tesenyum,

“karna aku tau, kau pernah memimpikan untuk dilamar disini” jawab myungsoo sedikit melirik dan mengingat sebelum Naeun berangkat ke Los Angeles dia sempat berbicara dengan orang tua Naeun sebagai mertuanya, yaitu untuk melamar Naeun 3 tahun setelah itu dan dimana tempat favorit Naeun,

.

SEOUL, 26 SEPTEMBER 2017

>> 2 tahun kemudian

“Son Naeun!” panggil myungsoo ketika membuka pintu mencari sosok yang ia cari, lalu ia mendapati Naeun sedang berada disofa, ia menghampirinya dengan cepat,

“kau tau apa yang anak kita bilang?” tanya myungsoo,

“mwo?” tanya balas naeun tanpa mengalihkan pandangannya dari layar tv,

“dia.. menginginkan adik” ujarnya ditelinga Naeun dengan jarak dekat membuat Naeun kegelian dan bergidik,

Myungsoo mengeluarkan evil smirknya dan mengangkat Naeun,

“KYYYAAA~ OPPA!!!”

“mwo~?”

“anak kita baru satu bulan”

**********

Akhirnya selesai ngetikkkk!!!!!!!! Uwohh pegel adoh, butuh pijatan sunjong-_- bingung mau nulis apa karna jari-jari udah kretek dari tadi._.

Tolong, untuk part ini gimana? Semoga responnya baikkk;) tolong komen JUSEYO~

16 thoughts on “[CHAPTERED] YOU’RE MINE {CHAPTER 4:B/ ENDING}

  1. Kocak bgt n dtambah plesetan humor dr authornya. Sayang bgt di part ini sengaja dicepatin, ga mau pisah sama ceritanya hehehe. Ya wes dtunggu ya next ff mereka. Klo bisa buat ff mrka tp ttg married life yg dmn mrka msh sekolah plus ada unsur komedi, pasti seru dech.

  2. Seruuuu thorrrr , sequel doong pasti kocak deeh ahayy , daebak thor !! , plissss sequel yaa seru banget tauuu cerita inii hehee ^^

  3. hahaha keren, sumpah kocak.. naeun gk nyangka klo lamarannya buat dia sendiri, dasar -_- daebak chingu!! di tunggu karya yg lainnya :))

  4. uo.. bagian byuntae myungsoo asik thor.. kalo dilanjut asyik nih tentang married life mereka trus ada karakter baru sapakek.. cerita sebelom mereka punya anak.. ada misal kai ex.nya naeun muncul gitu

  5. njir udah ada ternyata. Kok aku bodo amat-_- maap terlanjur emosi /apa
    Aku komen sebelum baca ff nya._. Sok atuh aku cinta kamu muah /apa
    Aku mau ff myungeun lagi ya!!!!!!!!!!!!!!!/?’.’

  6. masa anak usia satu bulan udah bisa bilang ingin punya adik? ngaco banget nih L oppa,bilang aja oppa yang mau itu mah. asik~ happy ending🙂 thor,you’re daebak.

  7. aahh akhirnya Happy ending juga ^^
    haha naeun sudah salah paham dengan myungso ia kira myungsoo akan menikah dgn gadis lain padahal nyatanya gadis itu adalah dirinya😀
    aigoo so sweeett bnget sich acara myungsoo melamar naeun🙂
    ….
    bener2 dah si myungsoo otak mesum padahal anak mereka baru berumur satu bulan eh malah mau buatin adik buat anaknya haha😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s