[CHAPTERED] YOU’RE MINE {CHAPTER 2}

Image

TITLE : YOU’RE MINE [CHAPTER 2]

MAIN CAST : KIM MYUNGSOO (INFINTE)

          SON NAEUN (A-PINK)

RATING : PG-15

LENGTH : CHAPTERED

Annyong._. readerwan dan readererwati yang baik hatih. Akhirnya comback(?) lagi dengan lanjutan kemaren._. author sangat bertermikasih bila sudah membaca chapter sebelumnya dan sangat berterimakasih lagi buat yang komen^^ karna author merasa dihargai*emang harganya berapa?* #plakk

Pokonya dengan komen reader author sangat sangat sangat bersemangatJ

recent post : you’re mine {chapter 1} >>

Cerita sebelumnya :

mungkin kalau aku gertak dia akan takut daripada aku memohon batin myungsoo, dan ia langsung menunjukan ekspresi ganas. dan benar saja, naeun langsung kaget dan lama-lama tergurat ketakutan diwajahnya,

“tak apa kan bila aku ingin melakukan sesuatu kepadamu?!” myungsoo mengambil langkah besar mendekati naeun, sontak naeun juga kaget dan mundur kebelakang,

”jangan-jangan!! aku mohon,” naeun masih tetap berjalan mundur, dan ternyata ia sudah mencapai dinding, “baik-baik! gini saja! aku akan melakukan apapun yang kau mau!”

“BINGO!” myungsoo melemparkan senyum evil kearah naeun,

*********

Naeun berjalan menuju kelasnya untuk hari keduanya, didepannya myungsoo sudah jauh dari pandangannya. benar, ini adalah ide myungsoo. saat turun dari mobil ayah myungsoo, myungsoo menyuruh naeun supaya jangan masuk dulu sebelum dia masuk agar orang-orang tidak menyadari bahwa mereka ternyata tinggal satu atap._.

naeun memasuki kelasnya, ia sudah berada didepan pintu. ia diam, bingung harus duduk dimana sedangkan kursi yang kosong hanya ada disamping myungsoo, ia mengingat kejadian kemarin,

“MWO??!!!!” naeun menyeringai ketika syarat yang namja didepannya ini sangat banyak, dan semuanya tidak ada menguntungkannya.

“terlalu mudah bukan??” myungsoo tersenyum evil kearah naeun,

“mudah apanya?! oke, aku tidak akan mengadu dengan eomonim.., tapi masa aku terus yang harus ngalah suruh pergi?!” naeun menyeringai dengan kesal menatap kearah myungsoo,

“kau mau kucium ha?!” bentak myungsoo, “sudah ingat saja kau tidak boleh berada didekatku,” ujar myungsoo menunggu naeun akan menyetuji perjanjiannya.

“kalau tidak akan kulakukan sekarang.” ujar myungsoo sambil bersiap menatap naeun dengan tatapan mesum.

“arraseo arraseo!!” timpal naeun cepat sebelum semuanya menjadi kacau(?)

myungsoo akhirnya tersenyum penuh kemenangan dan ia hendak keluar, tetapi ia kembali menoleh dan menatap naeun dari atas kebawah,

myungsoo menganggkat telunjuknya menunjuk naeun, “kau.. jangan pakai baju itu, transparant. dalamanmu terlihat.” ,lalu myungsoo keluar meninggalkan naeun yang masih cengo seribu bahasa.

#flashback off

duduk dimana nih,deket dia kan gaboleh…? naeun masih binggung hingga akhirnya ia mendapat sebuah ide. dengan pintarnya ia menggeret(?) meja yang ada disamping myungsoo dan menariknya kebarisan sebelah sehingga mejanya ditengah jalan. murid-murid lain kebingungan sedangkan myungsoo sudah kumat komat-kamit dangdut(?)

naeun menyipitkan matanya sengit kearah myungsoo ketika ia mengambil kursi yang ada disamping myungsoo, myungsoo akhirnya berhenti komit dangdut._. dan ia membalas dengan masih bingung apa yang akan dilakukan gadis bodoh ini, itu yang ada dibenaknya,

kemudian sunggyu sonbaenim datang dengan membawa rotan-_- ia menoleh senyum kearah murid-muridnya yang unyu#authorjadimuridunyu

Hoya sang ketua kelas langsung berdiri untuk mengucapkan salam, “berdiri! beri salam!” “annyonghaseyoo…” “duduk!”

“oke.. selamat pagi, mengingat ujian akan di-  …..kau? murid baru ya?” ujar sunggyu melihat naeun yang masih dengan tatapan cengonya bisa liat guru sekece leader infinite._.

“n-e son-bae-nim…” ujar naeun masih ngayal sunggyu buka baju-__-

ajegile-_-! masih bocah, cocok nih dikubulin ujar sunggyu dalam hati dan langsung senyum kearah naeun sambil nge wink;) #authorudahdiLianglahat

“ahahaha.. kenapa sonbaenim?cacingan ye…-__-“ ucap dongwoo nyesek, sunggyu cuma nelen ludah dalem.

“naeun-na.. kau tidak boleh duduk seperti itu..” ucap sunggyu sonbaenim selembut hati author._.v

myungsoo udah ketawa gajelas ngeliat sikap naeun masih aja sok polos inncoent gimana, myungsoo mengalihkan pandangan ketika naeun menangkap dirinya bahwa ia menertawakannya,

“ehm.. josoammida songsaeng-nim.. bukan aku yang ini seperti ini, dia yang menyuruhku.” naeun melirikan matanya kearah myungsoo, #putar ost.lirikan matamu(?)

“mwo~?” myungsoo menyadari bahwa ‘dia’ yang dimaksud naeun adalah dirinya dan ia membulatkan matanya kearah naeun tak percaya, “….-dia berbicara tak masuk akal.” myungsoo kembali lagi dengan gayanya yang sok cakep-_-

“cih, jangan sok jual mahal gitu deh, kau sendiri yang bilang kalau aku dekat denganmu kau akan men-n-“ naeun menghentikan omongannya ketika myungsoo sudah memberi tatapan benci dan mengancam.

“udah-udah nih, duduk sama sonbaenim aja mau ga? Daripada sama myungsoo?” tawar sunggyu sonbaenim sambil ngewink sekali lagi.

“idiiih pede banget lo-_- lo kan sama myungsoo gantengan myungsoo,” ujar dongwoo lagi.nyesek. dalem. #SunggyUdipojokan#authordigamparSunggyu.

Woohyun sama Sungyeol ketawa dengan riang ngejekin sonbaenimnya sambil negelemparin botol bekas sisa pemulungannya tadi pagi(?)

Akhirnya naeun duduk disamping myungsoo dibantu dengan prince hoya, myungsoo yang sebenarnya kesal menutupi rasa kekesalannya dengan membuang nafas dalam #HUUHAAAHH->imitate napas myungsoo(?)

.

“YAAAA——“ naeun sontak berteriak ketika seseorang membekap mulutnya secara tiba-tiba dan menariknya ketangga darurat. Dan tak salah lagi. Myungsoo. Dia lagi.

Naeun langsung menggigit tangan myungsoo sehingga myungsoo langsung melepaskan tangannya dan meringis kesakitan, naeun yang berencana kabur baru saja memegang gagang pintu. Daun pintu sudah ditahan tangan kanan myungsoo,

“kau?! …kau mau apa lagi?!” tanya naeun menyelidik tanpa memperdulikan myungsoo masih kesakitan dengan gigitannya.

“aku? Aku mau ngapain?” tanya myungsoo naeun sambil menyipitkan matanya, “aku?!” ulangnya memperpendek jarkanya, “….aku mau ngapain ya-_-“ #gubrak(?) *duh mas, ganteng-ganteng pea-_-*

Naeun membalas tatapan myungsoo juga dengan tatapan sengit, ia melirik kebawah dan mendapati suatu ide. Baru saja ia mau menginjak kaki myungsoo dan,

~CUP~

Myungsoo mencium bibir naeun dengan reflek mendorong kepala naeun terbentur dinding hingga naeun meringis dan tanpa sengaja membuka mulutnya, myungsoo tanpa menyiakan kesempatan ia mencoba melumat bibir naeun dan,

#CKLEK!!!
pintu yang masih myungsoo pegang dengan tangan kanannya tiba-tiba saja berbunyi pertanda ada yang akan masuk, dengan reflek myungsoo melepaskan ciumannya dan memfokuskan untuk menahan pintunya,

Naeun merasa bibirnya nyeri ketika myungsoo melepaskan ciumannya, karna sebelum myungsoo melepaskannya ia sempat mengigit bibir naeun sehingga bibir naeun mengeluarkan darah,

“kenapa pintunya terkunci?” terdengar seperti suara Sungyeol dibalik pintu, ia kemudian mencoba lagi membuka pintu tetapi tetap saja pintunya tidak terbuka karna tertahan myungsoo dibaliknya,

“ada yang lagi mesuman kali?!” ucap satunya lagi meledek dari terdengar seperti suara dongwoo*ebuset,dari tadi omongannya nyesek mulu*

Mendengar perkataan dongwoo naeun dan myungsoo langsung melirik satu sama lain, myungsoo menyadari dengan apa yang ia perbuat. Bibir naeun kian menjadi darah, mungkin karna hawa nafsunya yang tidak bisa ia kendalikan. Naeun mengalihkan pandangannya ketika myungsoo masih menatapnya,

Myungsoo memastikan bahwa suara dongwoo dan sungyeol sudah tidak bergema lagi, ia memegang dagu naeun agar wajahnya menghadapnya. Wajah naeun entah kenapa memerah, tapi yang ia rasakan adalah rasa panas disekitar wajahnya dan hanya ingin memalingkan dari myungsoo.

“sini, aku lihat dulu!” bentak lembut(?) myungsoo karna naeun mencoba memalingkan wajahnya darinya,

“kau tidak dengar apa?! Tadi dia bilang kita mesum, dasar kau mesum!” ujar naeun sambil mengibaskan tangan myungsoo dari dagunya,

Myungsoo reflek memojokan naeun dipojokan antara dinding dan pintu sehingga menyulitkan naeun kabur kecuali harus didepannya, myungsoo memegang lagi badan pintu jaga-jaga supaya bisa ditahan kalo ada yang masuk(?)

“mesum banget sih?!” naeun was-was mampangin telapak tangannya bersiap bila myungsoo mencium paksanya lagi,

Myungsoo mendekatkan wajahnya lagi, naeun menduga ia akan menciumnya sehingga ia menutup matanya. Tetapi, yang dilakukan myungsoo adalah mengelap bercak darah di bibir naeun,

Myungsoo terkekeh ketika menyadari naeun menutup matanya, kemudian ia menjauhkan wajahnya dengan wajah naeun. Naeun yang sadar, akhirnya membuka matanya dan melihat myungsoo masih tertawa ia memutuskan agar keluar saja. baru saja ia memegang gagang pintu dihentikan myungsoo,

“ke ruang kesehatan sana!” ujar myungsoo menahan pergelangan naeun sejenak ia tersenyum sebentar, dan melepaskan pegangannya.

Naeun masih menatap myungsoo dengan sebal, “naega arra! Aku bisa urus diri, tau ko bahanya gimana bibir kalo kena virus H1N1(?)” ledek naeun dengan tidak langsung ngatain myungsoo babi.

Myungsoo tidak terima diledek ia menahan lagi pintunya dan membuat naeun menghela nafas dan melepaskan tangannya dari gagang pintu, myungsoo juga melepaskan tangannya dari badan pintu *lah kalo ada yang masuk gimana mas._.*

“bilang H1N1 tapi ketagihan kan?! lihat! Kau tadi saja mengira aku menciummu jadi kau menutup matamu, dasar jual mahal.” Ledek myungsoo to the point bikin naeun kicep.

Naeun bingung menjawab apa, ia melirik kearah lain salting gimana, karna memang ia berfikir tadi myungsoo akan menciumnya, “eee… itu.. itu… pokonya kau mesum!!” teriak naeun,

“enak saja! kau yang mesum mengira aku akan menciummu,”

“pokonya kau yang mesum!!”

#cklek

“…..” tiba-tiba pintu terbuka dan yang muncul adalah dongwoo-_-*siap-siap omongan nyesek* naeun dan myungsoo menatap satu sama lain lalu menatap dongwoo, dongwoo menatap keduanya.

“…..” naeun dan myungsoo tidak mengeluarkan suaranya,

“kalian….” dongwoo mulai ngomong siap siap nyesek , “…kalian ngomongin mesum?”

#jdeeeerrrr

ternyata pas dongwoo masuk dan langsung denger kalo naeun lagi pas ngomong ‘mesum’ *peka kaliya kalo ada kata-kata ‘mesum’-__-*

“itu bibirnya dia…?” dongwoo mulai sadar ketika melihat bibir naeun ada bercak merah yang bisa disebut darah, ia langsung menunjuk myungsoo.

Myungsoo reflek ketawa-tawa sendiri dan ngedeketin dongwoo supaya jauh-jauh dari TKP(Tempat Kejadian Perkara),”ahahaha.. biasa, kejedot lantai(?)” alibi myungsoo seadanya walaupun diluar akal kejedot lantai-_-

Myungsoo akhirnya membawa dongwoo pergi, naeun menghela nafas karna ia baru saja hampir ketauan insiden asli dan ketika mereka ngomongin mesum. Ia memutuskan untuk ke ruang kesehatan. Pastinya, mengobati ulah si nafsu myungsoo.

.

“jangan lupa minggu depan ujian!” ucap chorong sonbaenim mengakhiri materi hari itu dikelas myungsoo, semua murid berteriak keberatan dengan ujian fisika pelajaran chorong sonbaenim,

“ohiya myungsoo, jangan lupa beritahu naeun teman sebangkumu minggu depan ujian. Catatan kau jangan lupa kasih dia, nanti dia ketinggalan banyak,” ujar chorong sonbaenim sebelum bergegas keluar kelas.

Semua murid langsung membereskan tas dan berhamburan keluar kelas, myungsoo berniat menunggu naeun dikelas, Cuma takut dicurgai dongwoo apalagi dia melihat naeun dan dirinya sedang ngomong ‘mesum’ ia hanya meninggalkan catatan kecil untuk naeun.

.

Naeun kembali ke kelas setelah dari ruang kesehatan sebenarnya ia sudah sembuh dari tadi, hanya dia malas bertemu myungsoo lagi. Jadi, dia sengaja membolos.

Saat kembali dari kelas ia menyadari kelas telah kosong dan semua bangku kecuali bangkunya sudah rapi dinaikkan. Ia menghela nafas lega karna tak bertemu myungsoo.

Naeun memasukan semua buku yang ada dilokernya kedalam tasnya, saat memasuki bukunya kedalam tas ada sebuah catatan kecil terjatuh, ia mengambilnya.

aku tau kau membolos agar tak bertemu denganku! Temui aku didepan gerbang sekolah! Kalau tidak kau tau apa yang akan terjadi.’ Kim myungsoo. Sudah pasti dia yang menyelipkannya. Naeun meremas kertas itu dan membuangnya ke lantai.

Karna ia sangat malas betemu dengan myungsoo akhirnya ia memutuskan untuk lewat pintu belakang saja. ia sama sekali tidak peduli dengan ancaman myungsoo, ia akan melakukan revenge bahwa ia akan mengungkapkan kesemua orang tentang perbuatan myungsoo. Walaupun sama saja namanya juga harus tercoreng, yang penting agar myungsoo tak mengganggunya lagi.

“hoy!” tiba-tiba ada yang memanggil naeun dari belakang, padahal dia sudah lewat gerbang belakang.

Kim myungsoo.

Naeun sontak langsung mempercepat langkahnya, myungsoo sedikit mengejarnya kemudian ia melambatkan jalannya,

“kau yakin mau pulang sendirian?” tanya myungsoo dengan nada meledek.

Naeun memberhentikan langkahnya, kemudian ia menghela nafas dalam. Ia tau tidak ada manfaatnya bila beradu dengan myungsoo. Pada akhirnya,dia juga yang mengalah. Kemudian ia melanjutkan jalannya,

“kau yakin dengan ini,” myungsoo mengeluarkan benda dari sakunya, yang dikenal dengan sebutan kunci rumah._.

#sreett!

Naeun sontak menoleh dan mendapati myungsoo menunjukan kuncinya kearah naeun dengan senyum bahagia menang dari naeun,

“eomma appa keluar kota. Ini duplikatnya, kunci asli ada dimereka,” myungsoo senyum menang lagi dan memasukan kuncinya kesakunya, “terserah. Kau mau ikut denganku dan sampai kerumah dengan nyaman, atau. Kau menginap dijalanan malam ini sampai 1 minggu kedepan.”

_To be Continued_

#KOMEN READER._.

18 thoughts on “[CHAPTERED] YOU’RE MINE {CHAPTER 2}

  1. Ping balik: You’re Mine (CHAPTER 1) | I Love Kpop FanFiction

  2. Benar2 kocak dech, bahasanya juga gokil abis, ngakak dlu dech. Hubungan mrka bakalan trus kocak nieh, unsur komedinya diperbanyak n klo bisa konfliknya ga ada ya..ya wes, lanjut ya

  3. Ping balik: [CHAPTERED] YOU’RE MINE {CHAPTER 3] | I Love Kpop FanFiction

  4. Ping balik: [CHAPTERED] YOU’RE MINE {CHAPTER 4:A END!!!} | I Love Kpop FanFiction

  5. ngakak banget sama si dongwoo astg. ini kocak parah. apalagi pas bagian.. “….aku mau
    ngapain ya-_-“ #gubrak(?) *duh mas,
    ganteng-ganteng pea-_-*
    seruuuu.tapi ada kalimat yg ganjal. guru itu songsaenim. kalo sunbaenim kayak kakak senior gitu

  6. aigoo geleng2 kepala melihat sikap dan kelakuan myungsoo -_-” di depan teman2nya ia bersikap dingin dan cuek sedangkan di depan naeun ia sangat cerewet dan mesum haha😀😀
    aigoo myungsoo oppa bnyak modusnya tuch😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s