[Myungeun Couple/Chapter] Gomawo.. (Part 2)

Tittle : Gomawo..

Author : ImFany (@_Fany)

Ganre : Romance, FriendShip

Length : Chapter

Rating : PG-17

Main Cast :

  1. Kim Myungsoo (Infinite)
  2. Son Naeun (A Pink)

Other Cast :

  1. Son Dongwon (B2ST)
  2. Park Chorong (A Pink)
  3. Jung Eunji (A Pink)
  4. Nam Woohyun (Infinite)
  5. Lee Sunggyu (Infinite)
  6. Park Jiyeon (T-ara) <- New Cast
  7. Seo In Guk <- New Cast

Part : 01 | 02

Summary :

“Gomawo,, kau sudah mendonorkan matamu untukku..” -Son Naeun-

“Walaupun,, kini aku tak bisa melihat,, tapi wajahmu akan selalu kubayang.. Karna aku sangat mencintaimu..” -Kim Myungsoo-

HAPPY READING!

Keesokkan harinya..

Naeun menunggu Eunji dan Sunggyu dirumahnya. Ia begitu gemetar karna ia akan bertemu dengan Myungsoo. Namja yang Naeun cintai.

“NAEUN!!”

Terdengar suara Eunji. Naeun menoleh pada asal suara itu. “Eunji..” Ucapnya pelan. Eunji pun mendekati Naeun. Lalu Naeun melihat Eunji. Kelihatannya ada yang kurang dari Eunji.

“Dimana Sunggyu?” Tanya Naeun.

“Dia ada urusan sendiri.. Katanya, dia habis kena hukum sama ummanya,, Gara-gara nilai ulangannya jelek.. -____-” Jawab Eunji.

“Bukannya nilainya 8? Kenapa bisa kehukum?” Tanya Naeun lagi. Ia masih belum mengerti.

“Ne,, aku juga tidak tau.. Bakalan galau nih.. :’(” Jawab Eunji.

“Yaelah.. -____- Kan masih ada aku.. Kajja kita kerumah Myungsoo sebelum ia pergi..!” Ajak Naeun semangat.

“Ciyee,, yang pengen ngungkapin perasaan.. Piwwitt…~” Ledek Eunji.

“Apaan sih..??!! Udah donk, jangan bikin pipiku merah lagi..” Ucap Naeun malu sambil memukul pelan lengan Eunji.

“Ya deh.. Kajja!”

Mereka pun berjalan menuju halte. Rumah Myungsoo lumayan jauh dari sekolah. Makanya, namja itu sering kena hukum karna terlambat. Sayang, kini ia harus berpisah dengan Naeun. Sesampainya mereka dihalte, tak sengaja, mereka bertemu dengan subae mereka.

“Woohyun Subae..??” Naeun memanggil nama namja itu.

“Naeun??” Namja yang bernama, Nam Woohyun itu langsung menghampiri Naeun dan Eunji. “Kalian ngapain disini?”

“Mau pergilah..” Ucap Eunji sinis. Eunji sama sekali tidak suka pada subae yang satu ini. Subae satu ini paling jago bikin keributan. Namun, ia tak dikeluarkan juga dari sekolah.

“Ne,, kami ingin pergi kerumah Myung–” Ucapan Naeun terputus karna mulutnya dibekap oleh Eunji.

“Myung??”

“Anioo.. Kami ingin ketoko buku,, ^^” Ucap Eunji sambil masih membekap mulut Naeun. “Ya kan Naeun,, :D”

“Nee,,,” Eunji pun melepaskan bekapannya.

“Ohh.. Yasudah, bareng yuk. Kebetulan aku juga ingin ke toko buku..” Ajak Woohyun.

“Ehh,,?!! Kok.. wadoh,, salah kasih alasan.. -___-” Ucap Eunji pelan.

“Mwo? Salah kasih alasan?”

“Anioo.. Bukan,, Sepertinya, kita gak jadi deh ke toko buku.. Subae aja yah,, kita pengen ke mall.. ne,, ke mall..” Ucap Eunji. “Ya kan Naeun??”

“Neee,,, -___-” Naeun hanya pasrah dengan alasan dari sahabatnya ini (?).

“Ke mall yah,, kebetulan toko buku langananku ada disana.. Kajja,, bareng,, :D”

“Eh,, lagi?!!” Ucap Eunji pelan. “Kapan bisa lolosnya sih?? >.<”

“Lolos? Maksudmu??”

“Hmm,, Subae.. Mian, kita tidak bisa bareng denganmu.. DiSeoulkan, banyak mall.. Mungkin kita beda mall.. Mian,,” Naeun buka bicara.

“Ne,, maksudku begitu subae,, hehe..” Eunji langsung tersenyum lebar.

“Oh begitu.. Kwenchana,, mungkin kapan-kapan, kita bareng.. Annyeong!” Woohyun pun pergi.

“Hah? Bareng,,? Idih, amit-amit.. Jangan sampai kita bisa bareng sama dia.. Ogah~ Ciuh..” Ucap Eunji.

“YAA!! Bagaimana pun juga dia kan subae kita.. Tak salahkan, jika kita bisa bare–” Ucapan Naeun terputus lagi karena Eunji mulai ngomong.

“Bareng.. OGAHH~~ Apa kau tadi tidak mendengarkanku? Sampai kapan pun aku tidak akan pernah bareng dengan namja itu.. Ciuh..~” Ujar Eunji sambil menatap Woohyun yang ternyata masih terlihat walau sudah jauh.

“Ckck. Ne,, jangan begitulah.. Kajja, busnya sudah tiba..^^” Naeun dan Eunji pun masuk kedalam bus. Didalam, Naeun begitu shock, ketika tak ada tempat duduk yang bisa ia duduki. “Yah,, penuh.. ><”

“Aaaa,, apa repotnya sih..?!!” Bentak Eunji. “Kyya!! Yang meresa cantik atau ganteng tolong minggir,, kami berdua pengen duduk.. dua saja..” Lanjut Eunji sambil berteriak.

Akhirnya ada dua orang namja dan yeoja yang duduk didepan bagian dua keluar dari tempat duduknya. “Sihlakan duduk.. :D”

“Aaahh,, gomawo.. ^^ Ayo Naeun kita duduk.. ^^” Mereka berdua pun duduk di tempat duduk itu. “Tak sia-sia donk teriakkanku tadi,, kekeke.. XD”

“Omo,, kau berani sekali.. Dan kenapa kau perlu bilang seperti itu?”

“Aku sudah terbiasa.. Aku dan Sunggyu oppa sering banget kayak begini.. :D”

“Hah??! Jinjja??” Naeun tak percaya akan ucapan sahabatnya ini.

“Ne.. Awal-awalnya sih,, aku ga berani,, tapi, karna sudah kesal gak dapat tempat duduk,, ya sudah aku beranikan diri.. Tapikan,, ada juga yang rela tempat duduknya ku ambil..😄 Hahaha..”

“Eunji-eunji..~” Ujar Naeun sambil geleng-geleng.

****

Setelah beberapa menit, Eunji dan Naeun pun sampai dirumah Myungsoo.

“Kita sudah sampai..” Ucap Eunji sambil turun dari bus. Naeun mengikutinya dari belakang.

“Ini rumahnya?” Tanya Naeun tak percaya. Sebelumnya, Naeun tak tau rumah Myungsoo bagaimana. Ia hanya tau suara dan rambut Myungsoo. Wajahnya belum tau. Entah, kini ia semakin penasaran dengan wajah Myungsoo. Walau sudah berapa kali terbayang-bayang, Naeun tetap tak menemukan wajah Myungsoo. *nahlo.. gaje bnget ni ff.. -.-*

“Ne.. Kau pasti akan terkesan melihat wajahnya.. Tapi, benar kau suka padanya??”

“Sudahlah Eunji.. Aku tak mau menjawab pertanyaan itu lagi. Apa kataku kemarin kurang jelas?? Apa jangan-jangan kau budek??”

“Eh..?!! Jaat sekali kau bilang aku budek.. -___- Aku kan hanya memastikan,,”

“Yasudah kajja kita ketuk pintunya.. Tapi,,!!”

“Tapi apa??”

“Kau yang mengetuk pintunya.. ^^ Hehehe..”

“Mwoo..?? Kau yang ingin bertemu dengannya, mengapa aku jadi korbannya.. -___- Ya deh,, aku ketukkan.. Special~ Dari hati.. (?)”

“Baiknya hoobaeku..^^”

Eunji melangkahkan kakinya menuju pintu rumah Myungsoo.

Tok.. Tok.. Tok..

“Kayaknya gak ada orang dehh..” Ucap Eunji.

“Andwe,, tak bisa,, belum saja aku melihat wajahnya,, aku tidak mau berpisah dengannya.. Omooo… Ini mimpi buruk!!” Naeun mulai panik.

“Malang sekali nasibmu.. Hehe..”

“Kya!! Ketuk lagi,, pasti ada.. Aku yakin Myungsoo tidak akan pergi.. Aku yakin itu..!!”

“Ya elah.. -___- Udah 30 kali aku ketuk.. gak ada orang,,, Coba kau saja yang ketuk..”

Naeun mendekat ke Eunji. Lalu ia mengetuk pintu rumah Myungsoo.

Tok Tok Tok

“Myungsoo-ah.. Myungsoo!!” Panggil Naeun.

“Hey,, jangan terlalu keras,, liat tuh banyak yang ngeliat kita.. -___-”

“Aku gak pedulu ji.. Aku pengen ketemu Myungsoo..!!”

Naeun kembali mengetuk pintu rumah Myungsoo. Namun, tak kunjung terbuka. Hingga, ada seseorang menegur kearah mereka.

“Hey,, sedang apa kalian disana?”

Naeun dan Eunji menoleh kesumber suara.

“Chorong subae??!!” Naeun dan Eunji menganga ketika orang itu adalah subae mereka, Park Chorong.

“Kalian mencari Myungsoo? Kim Myungsoo?”

“Ne,, subae.. Apa subae tau ia dimana?” Tanya Naeun.

“Tentu. Baru saja mereka pergi ke bandara.. Katanya, mereka ingin pergi ke Jepang.. Dan katanya Myungsoo mau berobat disana..”

“Berobat? Dia sakit?” Tanya Naeun ke Eunji.

“Molla.. Pantas saja dia tidak pernah terlihat lagi.. Eh,, Chorong Subae.. Eee..?!” Eunji shock ketika Chorong tak ada lagi. “Kemana dia?? Cepat sekali ia menghilang,, kayak setan aja.. -___-”

“Omo,, kita terlambat ji..” Terlihat air mata Naeun mulai berjatuhan.

“Cup-cup.. Jangan nangis donk.. -__- baru saja ditinggal,, Mari kita galau bersama-sama..” Ujar Eunji menenangkan Naeun.

“-____- Aigoo,, Myungsoo dulu tidak seperti ini..!!”

“Sabar ya naeun.. Moga ia cepat kembali..!!”

“Aku pengen dia kembali sekarang ji.. TToTT”

“Ne.. Kajja, kita pulang.. Tenanglah Naeun. Myungsoo tidak akan pernah melupakan kenangan-kenangan sahabatnya. Ia pasti akan tau kalau kau sudah melihat kembali.. Ia pasti kembali..~” Ujar Eunji menenangkan Naeun yang sedang menangis itu. Mereka pun pulang.

****

3 Tahun Kemudian..

Seorang yeoja bergegas-gegas hendak masuk kelas kuliahnya. Sesampai di teras rumah, ia telah dijemput oleh kekasihnya.

“Annyeong Chagi-ya..~” Sapa kekasihnya itu.

“Annyeong oppa..~” Sapa yeoja itu seraya membalas sapaan kekasihnya.

“Masuklah My Princess,,~” Ujar kekasihnya itu sambil membukakan pintu mobil agar yeoja itu masuk.

Setelah yeoja itu masuk, namja itu pun menutup pintu mobil itu dan ikut masuk di pintu mobil sebelahnya.

Diperjalanan..

“Chagi-ya.. Hari ini kau ada kelas berapa?”

“2.. Padahal, aku tidak ingin hadir.. Aku begitu tak semangat.. Oppa sendiri?”

“Aku hanya ada 1.. Berarti oppa akan pulang duluan donk..??”

“Jahat. Pokoknya oppa harus jemput aku..!! Nae??”

“Yaiyalah chagi.. Oppa pasti akan menjemputmu.. Apasih yang gak bisa buat yeoja yang oppa sangat cintai ini.. Kekeke..~” Ujar namja itu sambil mengacak-acak rambut yeoja itu.

“Gomawo.. Woohyun oppa..^^” Ucap yeoja itu berterima kasih pada namjanya yang ternyata Nam Woohyun.

“Ne.. Naeun..” Ucap Woohyun pada yeojanya yang ternyata adalah Son Naeun.

Sesampainya, Naeun dan Woohyun langsung berlari kecil menuju yeoja dan namja yang sedang berdiri menunggu seseorang.

“Eunji..Sunggyu..” Panggil Naeun. Yeoja dan namja itu ternyata Eunji dan Sunggyu.

“Naeun..!!!” Eunji langsung menghampiri Naeun lalu memeluknya sebentar.

“Annyeong bro..!!” Sapa Sunggyu pada Woohyun.

“Nado annyeong..~ lama yah?”

“Banget..~” Jawab Eunji yang kini ada disamping Naeun.

“Mianhae..~ Tadi sebelum aku menjemput Naeun,, aku musti ngantarin appa.. Jongmal Mianhae..!!” Ujar Woohyun meminta maaf.

“Kwenchana bro,,~ ya kan chagi-ya..” Ujar Sunggyu.

“Bre-Bro-Bre-Bro.. -___- Pokoknya musti traktir…!!”

“Eh?! Nji, kau masih saja dendam pada Woohyun oppa??” Tanya Naeun kaget.

“Lumayan..” Jawab Eunji.

“Eunji jahat,, masa’ masih nyimpan dendam.. Apa juga salahku??”

“Salahmu itu.. Dari sikapmu.. Kamu BadBoy..~ Coba deh, lihat namjaku.. Dia itu gak kayak kamu.. Dia itu namja sejati,,~ uh!” Seru Eunji membela namjanya.

“Enalan.. Aku namja sejati?? Owa,, gomawoyo,, Eunjinie..!! Muach.. :*” Saking senang Sunggyu sampai mengecup bibir Eunji.

“Eh?! Woy,, ini tempat umum.. Nyadar donk..!! -___-” Ujar Naeun.

“Bilang aja,, Chagi cemburu.. Iya kan..~ Ngaku! Sorry ye, oppa belum bisa ngasih kamu kiss.. Ntar aja..”

“Geer.. Siapa juga pengen Kiss.. :p”

“Ciyus.. Mi apah?? Hehe..” Goda Woohyun.

“Ihh,, kalian nih.. Kalian sih memang kagak bisa Kiss,, tapi jangan saling goda donk,, gue tuh gak bisa tau….!!!” Ujar Sunggyu.

“What?! Jadi, kemarin text yang aku beriin itu gak kamu baca??”

“Kagak sempat.. Ni anak sih, ngajakit gue dinner.. Enak banget Makananya.. Gomawoyo Chagi..!” Ujar Sunggyu.

“Enak ya makanannya.. Tapi, semua itu siapa yang bayar?? Hah?”

“Chagi.. Hehe.. Mian Chagi,, jangan marah lah.. Smile.. Oppa lagi gak punya uang kemarin.. Tapikan, udah oppa bayar pake Kiss.. Nae??”

“Ih,, Aku belum puas oppa..!! Lagian, itu juga sekilas,, :p”

“Sudah-sudah.. Ntar saja marah-marahya.. Ni kapan masuknya??” Tanya Naeun.

“Oia,,!! Sampai lupa.. Gara-gara oppa sih..! Uh~” Ucap Eunji pada Sunggyu.

“Oppa lagi.. Nasib-nasib.. Orang ganteng memang musti mengalah deh kayaknya.. TT^TT”

“Eunji,, Sunggyu.. Aku titip Naeun yah.. Soalnya, kami beda kelas.. Jaga baik-baik.. Arra?”

“Siap Chingu..!!”

“Jangan nakal yah Chagi,,~ Bye!” Woohyun pun perlahan-lahan meninggalkan mereka bertiga.

“Bye oppa..~”

“Eh, Naeun.. Tadi kami melihat Myungsoo lho..” Seru Sunggyu.

“Ne.. Ia seperti sedang bersama seorang yeoja,, apa mungkin yeoja itu pacarnya?? Mereka begitu Mesra,,~” Sambung Eunji.

“Jinjja.. Aku tidak mau mengingat namja itu.. Aku pengen lebih fokus pada statusku ini.. Aku pengen melupakan masa laluku bersamanya.. Jadi, tolong jangan sebut namanya lagi.. Arra??”

“Ne,, naeunnie.. ^^ Kajja kita kekelas..”

****

“Ahh,, tuh kan.. Woohyun oppa tidak menepati janjinya..! Katanya pengen jemput.. Sekarang mana buktinya??” Omel Naeun saat keluar dari kelasnya bersama 2 sahabatnya itu.

“Sabar Naeun.. Kalo dia gak nonggol-nonggol juga, mending kamu ikut aja sama kami..” Usul Eunji.

“Bener tuh.. Ikut saja dengan kami..”

“Jongmal??” Ucap Naeun meminta kepastian. Eunji dan Sunggyu mengangguk kompak. “iya deh.. Dari pada menunggu lama..”

15 Menit Kemudian..

“Udah 15 menit lho Naeunnie.. Ikut saja dengan kami,, kajja!” Ajak Eunji.

“Benarkah? Baiklah,, kajja!”

Ketiga sahabat itu pun berjalan menuju parkiran. Naeun shock ketika ada sebuah mobil yang harganya benar-benar selangit.

“Kece Badai..~” Kagum Naeun sambil melihat mobil tersebut. Ia kembali Shock. Karna Sunggyu mendekati mobil itu sambil memakai kacamata yang membuat ia tambah keren. “Apakah ini mobilmu gyu?” Tanya Naeun tidak percaya.

“Bukan mobil gue sih.. Tapi, mobil majikan gue.. hehe..”

“WADAW? Jadi.. Ih,, tukang boong..!! uh..~” Ujar Eunji kesal sambil melempar tasnya ke Sunggyu.

“Sorry Baby.. Majikan gue tu,, lagi pergi.. So, mencari kesempatan untuk coba-coba jadi orang kaya..”

“Gyu, tapikan sama aja maling. Seharusnya bilang dulu sama majikanmu.. Ntar rusak gimana.. Kamu nanti akan di salahkan..” Ujar Naeun.

“Iya-iya.. Gyu janji deh gak bakal kayak begini lagi.. Tapi, untuk hari ini saja.. Nae?”

“Sipoke.. hehe..!!” Seru Eunji dan Naeun barengan.

Mereka pun masuk kedalam mobil tersebut.

Didalam perjalanan..

“Oppa.. Pengen nanya..!!” Seru Eunji manja.

“Tanya aja chagi..”

“Majikanmu itu kaya banget yah?? Aku benar-benar kagum dengan mobil ini,, Ada ACnya.. Ada.. Pokoknya komplit semua..! Aigoo, pengen punya mobil kayak begini..”

“Iye.. Majikanku memang kaya,, rumahnya saja emas.. Isinya,, kece badai.. Tapi, belagu banget yang punya rumah.. Uh~”

“Eh? Jinja? Apa saat oppa bekerja disana,, oppa disiksa?”

“Anio.. Oppa tidak disiksa kok… ^^ Khawatir banget sih..”

“Hehe.. Bukan khawatir oppa.. Kalo oppa di siksa.. Ntar yang jadi teman Curhat ku siapa, kalo bukan oppa.. Begitu maksudku oppa..”

“Etdah.. -__-”

“Hahaha.. Ada juga kopel yang kayak begini..” Ujar Naeun sambil tertawa.

“Diem lu.. -___-” Desak Sunggyu.

Mereka pun berhenti di sebuah toko roti. Ne, Naeun yang meminta Sunggyu untuk mengantarnya ketoko roti.

“Gyu,, gomawo udah mengantarku.. =D” Ucap Naeun berterima kasih.

“Cheonma. Tapi, tak apa,, jika kami tinggalkan kau disini.. Soalnya kami takut di hajar oleh Woohyun kalau kau kenapa-napa.. Hehe..”

“Idih.. Gue kagak takut.. Mau die setan kek, jin kek, manusia kek,, gue kagak takut..!! Uh..”

“Udah deh chagi.. Jangan mulai.. Maafkan saja kesalahan Woohyun..”

“Gak mau..!!”

“Sudah ya Naeunnie,, kami ingin pulang.. Jaga diri baik-baik..!! Annyeong!” Seru Sunggyu sambil menarik tubuh Eunji yang sedang ngamuk mendadak itu (?).

“Huffhhtt~” Naeun menghela nafas lalu ia pun memasuki toko.

Ia pun pergi kekasir untuk meminta pesanan.

“Hmm.. Aku ingin membeli Cup Cake,, yang rasanya Vanila dan Coklat yah.. Masih ada kan??”

“Hmm.. Mianhaeyo.. Rasa Vanila dan Coklat sudah habis.. Hanya tersisa, rasa Duren..”

*wkwk,, rasa duren.. gimana rasanya tuh? #plak*

“Ohh.. ya sudah aku pesan itu saja.. Aku beli 20 kue yah..^^”

“Ne.. Semuanya.. 50.000 Won..”

Naeun mengambil dompetnya lalu menyerahkan 50.000 Won pada pekerja tersebut.

“Gomawo.. Sihlakan tunggu disana..^^”

Naeun pun berjalan menuju kursi tunggu yang jauh darinya. Tiba-Tiba..

KEDEBUK~ (?)

Tak sengaja Naeun menabrak seseorang yang sedang membawa secangkir kopi. Dan kopi itu tumpah di baju putih Naeun.

“Omo..”

“YYAAA!! Kau apa-apaan sih? Lihat kopiku jadi tumpah kan..!! Dasar yeoja ceroboh!” Maki orang itu.

“Mianhae.. Tapi, aku juga kena.. Gara-gara cangkir kopimu itu..” Umpat Naeun tak mau kalah.

“Tapi, harga minuman ini.. mahal! Kau harus ganti rugi!” Serunya. *trs, author musti blg WOW gituh.. #plak*

“Ada apa ini??” Tiba-tiba seorang namja memakai kacamata hitam *tukangurutyah?#plak* mendekati Naeun dan orang yang bekali-kali memaki Naeun itu.

“Ini lho oppa! Yeoja ini ceroboh sekali!”

“Mian,, aku benar-benar tak sengaja!”

“Jangan jadi yeoja baik deh!” Naeun makin menundukkan kepalanya.

“Mianhae..” Entah sudah berapa kali Naeun mengucapkan kata itu, Naeun benar-benar tak sengaja menabrak orang itu.

“Jiyeonnie.. Tolong,, katakan dengan baik-baik.. Ada apa?”

“Oppa! Yeoja ini menabrakku higga cangkir kopi yang oppa belikan padaku tumpah!”

“Mwoo?? Yasudahlah Jiyeon,, tak usah kau pedulikan cangkir itu.. Nanti oppa akan belikan lagi..”

“Oppa,, Aishh~ Awas saja yeoja babo.. Urusan kita belum selesai!”

Orang itu pun pergi bersama namja itu. Kini, Naeun malu setangah mati. Karna saat orang itu memaki Naeun, banyak pasang mata menyaksikan mereka. Air mata Naeun mulai berjatuhan. Ia mengambil pesanannya lalu pergi.

-To Be Continued-

GAJE kan.?? Pastinya donk.. Komen dan Kritik no.1

Komen yah..!! *puppy eyes*

4 thoughts on “[Myungeun Couple/Chapter] Gomawo.. (Part 2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s