[Author Freelance/Chapter] Do You Want To Be My Girlfriend? Part02

Tittle : Do you want to be my girlfriend

Author : BeuPinkSoneElf_

Ganre : Romance, FriendShip

Length : Chapter

Part : PART 2

Main Cast :

Yang Yo Seob (B2ST)

Lee Ji Eun (IU)

Park Ji Yeon (T-ARA)

Other Cast :

Yoon Do Joon (B2ST)

Son Dong Woon (B2ST)

Jung Eun Ji (A Pink)

Jessica Jung (SNSD)

Choi Siwon (SUJU)

Kim Hee Chul (SUJU)

Summary :

Ku langkahkan kakiku ke permukaan tanah.. Cintaku berawal dari kebinggungan.. Aku tak tau kalau sahabatku juga menyukai namja yang kusukai juga.. Dari sana aku sangat binggung.. 

Oppa.. Walau aku masih malu tuk mengatakannya,, tapi aku akan berusaha untuk mengungkapkannya.. Gomawo oppa.. Saranghe..!!

-Lee Ji Eun-

Jika memang aku terlahir hanya untukmu.. Aku akan membahagiakanmu.. Kau yeoja yang perfect dimataku. Aku sering ketawa melihat tingkah konyolmu itu.. Kau yeoja yang lucu.. Kuakui, aku mencintaimu.. Saranghe..

-Yang Yo Seob-

Mianhae,, bukan maksudku untuk menyakitimu.. Aku hanya tak tau kalau kau juga suka pada namja itu.. Tapi,, jujur,, aku memang sangat mencintainya.. Sangat-sangat.. Tolong mengerti.. Tolong jauhi namja itu.. Jika kau masih mendekati namja itu,, bagaimana aku bisa menyatakan cintaku?? Mianhae.. Hobbieku.. Aku sayang padamu..

-Park Ji Yeon-

-Do you want to be my girlfriend-

Author POV

Saat yang menengangkan. Dimana seorang Yeoja berperang dengan 3 Namja. Ne, siapa lagi kalau bukan Geng Bad Namja dan Ji Eun. Dan mulailah..

“Eh.. Yeoja tenggil, sini loo..!!” Sahut Doo Joon yang merasa tak takut pada Ji Eun.

“Kau,, kau tidak tau siapa kami?” Tanya Yo Seob sinis.

“Aku tidak perlu tau siapa kau dan siapa geng mu itu.. Yang jelas gengmu itu namja baboya!” Seru Ji Eun lancang.

“Huh… Oke,, kita mulai!”

Ji Eun sebenarnya sangat takut pada perang ini, namun disisi lain ia kesal dengan 3 namja yang telah ada didepannya. Ia tak suka jika ada orang yang jail seperti Bad Namja.

“Ji Eun,, dengarkan kami! Jangan berpikiran seperti ini! Ji Eunnie!! Jangan terbawa emosi!!” Seru teman-teman Ji Eun. Ji Yeon, Eun Ji, dan Sica.

“Omoaa!! Mianhae.. Ji Eunnie! Pasti ini semua berawal darikukan!!” Ujar Sica bersalah.

“Aniyo,, Sica-ah.. Jangan berpikiran begitu.. Apa kau tak sakit hati? Karna namjamu di ledek oleh mereka??!!”

“Cih,, Hoobae yang baik.. Ayo kita selesaikan masalah ini!!” Seru Yo Seob.

Yo Seob sudah mulai ingin memukul Ji Eun. Namun, Ji Eun sudah mengetahuinya. Ia pun segera berlari menjauh, namun tak jauh. Hanya 5 meter. Lagi-lagi Yo Seob mengulang aksinya tadi. Namun, kini ia berhasil. Ia memukul pipi mulus Ji Eun. *jaat deh yoseob u,u*

“Akhh,,,” Jerit Ji Eun kesakitan.

“Hanya itu kemampuanmu?” Tanya Yo Seob sinis pada Ji Eun.

“Omo,, Ji Eunnie,, Gwenchanayo??” Tanya Ji Yeon khawatir. “Aku tidak bisa membiarkan ini,, Aku harus melindungi Ji Eunnie..!” Umpat Ji Yeon lalu ia berlari menuju Ji Eun.

BUGGHHH~

Tinjuan keras mengenai pipi mulus Ji Yeon. Karna saat Ji Yeon ingin pergi melindungi Ji Eun, Yo Seob memang ingin meninju dengan keras ke Ji Eun. Namun, tinjuannya mengenai Ji Yeon hingga Ji Yeon jatuh pingsan.

“Omo,, Ji Yeon!” Semua teman-teman Ji Yeon termasuk Ji Eun, panik.

“Gwenchanayo..!!” Ji Eun mencoba membangunkan Ji Yeon. Namun, Ji Yeon tak kunjung sadar.

Ji Eun berdiri mendekati Yo Seob. Dengan tampang kesal, Ji Eun pun lancang menampar keras pipi Yo Seob.

PLAKK!!

“Awww..” Rintih Yo Seob. “YYYAAA!!”

“Itu balasan untuk namja sepertimu.. Berani sakali kau dengan yeoja! Mengapa harus dia sasarannya,, Kenapa tak aku saja yang kau pukul??!!” Bentak Ji Eun.

“Tadi itu aku ingin memukulmu,,! Namun, dianya aja yang tiba-tiba nonggol.. Seperti pahlawan saja,,” Ujar Yo Seob.

“Mwoo..??!! Sekarang kuminta, kau bawa Ji Yeon ke UKS! Dan obati lukanya!!” Perintah Ji Eun.

“Mwoo?? Kau menyuruhku?? Andwe,, kau saja yang obati Hoobaemu.. :P” Ledek Yo Seob.

“Mau kutampar lagi!!???”

“Ani..”

“Seob, kami duluan yah.. Urusin masalah ini.. Oke??” Doo Joon dan Dong Woon ketakutan melihat Ji Eun yang marahnya minta ampun itu. Karna takut mereka pun pergi tanpa seizin ketuanya (?).

“YYAAA!! Apa-apaan ini,,!!” Kesal Yo Seob karna ditinggal oleh gengnya.

“CEPAT! Sebelum dia mati!” Seru Ji Eun.

“Ga segitunya kale.. -__-” Ucap Yo Seob pelan. “Ne,, Awass..” Yo Seob berjalan menuju Ji Yeon.

Dengan tampang kesal karna diperintahkan dengan anak baru, Yo Seob pun mulai menggendong Ji Yeon yang sedang pingsan itu.

“Menyebalkan saja..” Kesal Yo Seob.

-Di Dalam UKS-

Akhirnya, Yo Seob pun sampai di UKS. Ia sangat lelah karna menggendong Ji Yeon. Ia rebahkan tubuh Ji Yeon ke Sofa. Ia binggung mau diapain yeoja yang ada didepannya.

“Aahh,, kau menyusahkan saja!! BANGUN!!” Bentak Yo Seob sambil mengguncang tubuh Ji Yeon.

“Siapa yang guncangin?? -___-” Ji Yeon tiba-tiba bangun lalu menatap Yo Seob dingin. “Pasti kau!” Tuduh Ji Yeon ke Yo Seob. Namun, tuduhannya memang benar.

“Ne.. Habis, kau tidak bangun-bangun..”

“Aww,, sakit banget nih..”

“Terus gue harus bilang WOW gituh,,??”

“-___- Obatin napa?? Sakit nih,, ini semuakan tinjuan kerasmu..”

“Ne.. Ne..” Yo Seob pun duduk disamping Ji Yeon yang sudah duduk setelah bangun tadi.

Perlahan Yo Seob meniup pelan ke bekas pukulan kerasnya tadi. Sikapnya ini benar-benar sangat perhatian. Sampai-sampai Ji Yeon tak dapat berkata lagi.

“Bagaimana masih sakit?” Tanya Yo Seob lembut.

“Masih sih..” Jawab Ji Yeon.

“Bentar dulu.. Sepertinya, lukamu butuh kopresan.. Tunggu!” Yo Seob berjalan menuju kotak luka dan mengambil perban. Lagi ia menuju keluar dan tidak tau mau kemana.

5 Menit kemudian…

Yo Seob kembali ke UKS dengan membawa air dan handuk kecil. Ia pun kembali duduk disamping Ji Yeon. Perlahan Yo Seob memeras handuk yang sudah dicelupkan kedalam air, ia pun segera menggopres luka Ji Yeon.

“Awww..” Rintih Ji Yeon kesakitan.

“Mian,, Hmm, Carilah sesuatu yang dapat dipegang untuk menahan rasa sakit..” Usul Yo Seob.

“Mian,, bagaiman kalau aku memegang tanganmu??”

“Ehh.. Apa tidak ada.. Yasudahlah,,”

Ji Yeon pun memegang tangan Yo Seob. Hatinya seperti tenang disisi Yo Seob. Yo Seob yang sedang menggopres lukanya, merasa ada yang terlupakan.

“Mianhae Ji Yeon,, aku harus pergi.. Kau istirahat sajalah.. Annyeong!” Yo Seob segera pergi keluar UKS.

“Eh.. Yo Seob! WAE??!! Mau kemana??” Ji Yeon merasa dirinya sendiri lagi. Sepi. Tak ada teman. Hatinya tidak seperti tadi saat ia berdua dengan Yo Seob. “Huffhhhtt,,” Ji Yeon menarik nafas panjang-panjang.

Tak lama datang Ji Eun. Ji Eun yang melihat hoobaenya langsung duduk disamping hoobaenya itu.

“Gwenchanayo?” Tanya Ji Eun khawatir.

“Ne..” Jawab Ji Yeon.

“Apa namja itu sudah mengobatimu?”

“Namja? Maksudmu Yo Seob?” Ji Eun mengangguk.

“Ne, dia mengobatiku.. Waeyo?”

“Ani, kalau dia tak mengobatimu akan kutampar dia lagi..”

“Eh? Kau tadi menamparnya? Jongmal?”

“Ne.. Habisnya dia tidak bertanggung jawab.. Plus tamparan itu sangat cocok untuknya..”

“Kau jahat sekali..” Ucap Ji Yeon datar.

“Mwo?! Kau membelanya? Bukankah dia sudah membuatmu sampai seperti ini??” Ji Eun tertekan dengan ucapan Ji Yeon barusan.

“Aniya.. Aku juga cukup kesal karna ia membuatku begini. Tapi, diakan sudah mengobatiku.. Apa salahnya aku membelanya..”

“Kenapa kau berubah? Katanya kau tidak suka pada 3 namja tadi? Apa jangan-jangan kau menyukai namja itu yah!! Ngaku!!” Seru Ji Eun. Pipi Ji Yeon langsung memerah.

“Aniyoo.. Kapan aku menyukainya?? Jangan harap hatiku bisa berpaling kepadanya.. Dia bukan tipeku..”

“Jinjja? Yasudah kalau begitu,, kajja kita pulang..”

****

Hari yang sangat menyenangkan meski harus bertemu dengan namja yang menyebalkan. Ji Eun sendiri saat ini sedang memikirkan sesuatu yang sangat mustahil dalam benaknya, ia sedang memikirkan namja itu, Yang Yoseob. Nama namja itu tak bisa hilang dalam benaknya. Walau Ji Eun sudah berusaha untuk membuang pikiran mustahil itu.

“Akkhh~ pergilah.. menghilanglah… jangan mengangguku! Yyaaa!!” Kesal Ji Eun sambil mengacak-acak rambutnya. Ia pun keluar dari kamarnya dan beranjak pergi kekamar eonnienya.

Tok Tok Tok..

Ji Eun mengetuk kamar eonnienya.

“Bukalah,, Pintunya ga dikunci kok..” Terdengar suara eonnie Ji Eun dari dalam. Dengan perlahan-lahan Ji Eun membuka pintu kamar eonnienya lalu menutupnya saat ia berada didalam kamar eonnienya.

“Eonniee..” Panggil Ji Eun manja sambil berlari kecil menuju eonnienya yang sedang mengontak-antik ponselnya itu.

“Ne? Bagaimana dengan sekolahmu? Apa kau dapat banyak teman?” Tanya eonnienya.

“Ne.. Tapi ada tiga namja yang sangat menyebalkan..” Ujar Ji Eun sambil manyun.

“Nugu?”

“Aaah, aku tak mau menyebut namanya.. Yang jelas dia namja paling menyebalkan..”

“Ayolah saeng.. Jangan buat eonniemu ini penasaran.. Mau yah~”

“Nama tiga namja itu pertama Yoseob, kedua Doojoon, ketiga..” Ucapan Ji Eun terhentikan.

“Ketiga pasti Dongwoon..” Tebak eonnienya. Namun tebakkannya memang benar.

“Eonnie tau?” Eonninya mengangguk. “Berarti eonnie tau dong sama gengnya?”

“Ne.. Malah tau banget.. Saeng mau tau lebih dalam tentang mereka?” Ji Eun mengangguk cepat. Entah perasaannya kini berubah menjadi penasaran. “Geng mereka itu benar-benar sangat terkenal.. Bahkan geng itu menjadi topik hot di sekolah lain.. Eonnie pernah dengar kalau geng mereka itu sudah mendapatkan fans banyak,, eonnie juga pernah dengar kalau banyak yeoja menginginkan Yoseob untuk menjadi namjanya,,”

“Dan mengapa Yoseob tidak menerimanya?”

“Dia tidak mau punya yeoja.. Katanya yeoja itu sangat menyusahkan,, Yoseob tidak suka yeoja yang menganggunya,, dan jika ada anak baru masuk kesekolah, geng itu bakal menganggunya. Dulu eonnie pernah dengar kalau ada anak baru keluar dari sekolah karna ulah geng Yoseob..”

“Jinjja? Jahat sekali mereka.. Apa mereka tidak punya pikiran apa? Percuma saja mereka sekolah.. Huhh~”

“Saeng..~ Segitu dulu yah,, nanti eonnie lanjutkan^^”

“Ada lagi? Oia eon, eonnie tau darimana tentang tiga namja itu?”

“Hoobae eonnie,, dia itu fans geng Yoseob.. Dulu dia memang tidak suka dengan geng Yoseob,, dan tiba-tiba saja ia menyukai Yoseob..”

“Gitu.. Gomawo eon^^ Oia, eonnie bagaimana? Apa eonnie lulus?”

“Beri tau ga yah??”

“Aaa eon..”

“Ne,, eonnie lulus.. Mulai besok eonnie tidak bisa mengantarmu kesekolah sampai bulan depan..”

“Wae??”

“Eon mau liburan bareng teman.. ke Busan..”

“Bakal menyenangkan donk.. Dan eonnie bakal 1 bulan disana,, Ji Eun bakal sendiri!!”

“Kkkk,, mianhae.. Kwenchana kalau eonnie pergi?”

“Ne.. Tapi, bawa oleh-oleh yah,,^^”

“Sipp,, eonnie mau kemas-kemas dulu.. Dan mandi sana.. Sudah sore..”

“Ne..”

Ji Eun beranjak berdiri dan menutup pintu kamar eonnienya.

“Jadi,, namja itu.. Kini, aku menjadi tau siapa namja itu sebenarnya..” Ucap Ji Eun sambil tersenyum lalu ia pun pergi.

-To Be Continued-

2 thoughts on “[Author Freelance/Chapter] Do You Want To Be My Girlfriend? Part02

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s