[Chapter] Babo Namja!_02

Tittle : Babo Namja!

Author : ImFany (@_Fany)

Part : 02

Ganre : Romance, Little Bit Comedy, And FriendShip

Length : Chapter

Sebelumnya : PART 1

Summary :

-”Aku memang Namja Babo yang beruntung mempunyai yeoja cerdas dan cantik..” – Kim Myungsoo POV

-”Aku akan berusaha mencerdaskan namjaku!” – Son Naeun POV

-”Urusan kita belum selesai! Jangan harap hubunganmu bisa bahagia, aku akan menghancurkan hubungan kalian! Ingat itu baik-baik!” – Yong Junhyung POV

Main Cast :

Kim Myungsoo (Infinite)

Son Naeun (A Pink)

Other Cast :

Yong Junhyung (B2ST)

Goo Hara (Kara)

Son Dongwoon (B2ST)

HAPPY READING!

Naeun POV

“OPPA!” Panggilku saat bertemu dengan Junhyung oppa.

Aku ingin bilang kalau ada sesuatu yang ia lupakan. Ne, kemarin hari kami pertama bertemu. Ia menoleh padaku dengan tatapan ku tak mengerti. Ia seperti sedang menatapku jijik.

“Wae..??” Tanyanya sinis padaku.

“Kenapa berbicara sinis begitu??!!” Bentakku.

“Bagaimana aku tak sinis padamu. Kau sudah menghancurkan hatiku!” Serunya.

“Kau tau foto itu??”

“Aku ini punya mata. Yaiyalah aku tau.. Aku rasa kau benar-benar tak mencintaiku lagi..”

Aku membelakkan mataku saat mendengar kata-kata terakhir diucapan Junhyung oppa.

“ANIYAA.. Aku masih mencintaimu oppa.. Sungguh!” Seruku.

“Naeunnie.. Aku mohon padamu,, kalau kau memang mencintaku.. Tolong jaga tu hati.. Aku takut ntar Myungsoo rebut hatimu.. Aku gak mau itu terjadi… Arraseo??” Aku memangguk mengerti.

Tentu saja. Ngapain aku jatuh cinta pada namja babo itu. Cakep sih boleh, tapi prestasinya. Kulihat Junhyung oppa ingin pergi. Segera ku tahan sebentar.

“Oppa.. Apa kau melupakan sesuatu kemarin??” Tanyaku lagi.

“Mwo? Oia,, Mianhae, Kau kemarin menelponkukan.. Pas kau menelponku, ponselku benar-benar lobet saat itu.. Langsung mati deh..” Ungkapnya.

“Bukan itu.. Ada sesuatu yang kau lupakan kemarin!!”

“Hmm.. Apaan yah??”

“Kemarin hari kita pertama bertemu oppa!!” Seruku geregetan.

“Benarkah.. Wahh,, aku sampai lupa.. Mianhae,, Terus mau apa?”

“-____- Jalan yuk!” Ajakku.

Junhyung POV

“Jalan yuk!” Ajaknya.

Wadoohh.. Ini dia yang paling aku gak suka sama Naeun. Minta Jalan. Jujur, aku ingin sekali mutusin Naeun. Kalau dia minta jalan, pasti dia minta ini itu. Ahh,, menyebalkan.

“Hmm.. Ne,, Jam berapa??” Jawabku mau-mau aja (?).

“Nanti sore.. Ntar jemputin yah..” Ucapnya manja sambil ngedip-ngedip gaje.

Ihh, dasar yeoja gaje. Ia pun langsung pergi. Cantik sih boleh, tapi aku benar-benar tak suka sikap manjanya. Kalau boleh jujur, aku berpacaran dengan Naeun karna aku ingin mencampakkannya. Oppanya, Son Dongwoon itu, ia sudah membunuh DongSaengku!

“Awas saja dia..!!” Ucapku kesal sambil meremas-remas tanganku.

Aku benar-benar sangat dendam padanya. Walau sudah 4 Tahun berlalu, aku masih sangat ingat dengan perlakuaanya kepada Dongasengku! Awas saja kalau ketemu, akan ku hajar sampai mati dia. Dia harus membalas semua perlakuannya itu.

Sesampaiku dirumah, aku melihat yeoja didalam. Aku bisa tebak. Siapa yeoja itu. Ne, dia yeojachinguku. Tapi, bukan Naeun. Melainkan Goo Hara. Yeojaku yang sangat-sangat kucintai sejak 1 SMA. Walau umurnya jauh dari umurku, aku tetap menyayanginya. Ia selalu menyemangatiku. Ia juga sangat beda dari yeoja centil itu *naeun*.

NB : Ceritanya Junhyung masih 19 tahun yah.. HEhe.. #plak author jaat banget ganti2 umur orang..

Ia lebih sabar, tak manja, dan tak cerewet. Wajahnya juga benar-benar beda dari Naeun. *yaiyalah bang emang twins apa.. -__-a*.

“Junhyung-ah.. Kau sudah pulang??” Ia langsung memelukku. Tentu aku membalasnya. Inilah yang paling aku tambah sayang padanya. Pelukan hangatnya yang membuatku terhanyut. Walau belum pernah berciuman. Apa aku akan tambah terhanyut? *g naeun, g hara, sama aj g pernah ciuman ;P #plak*

“Ne.. Kenapa gak bilang kalau mau kerumah?” Tanyaku.

“Tadinya mau bilang,, cuman gak usah aja.. Oia, bagaimana dengan yeoja itu.. Apa kau sudah memutuskannya?”

“Emang kenapa?” Tanyaku balik.

“Junhyung-ah.. Jawablah.. Jangan-jangan kau menyukainya!”

“Aniya!! Aku hanya mencintaimu.. Kau saja yang ada dihati ini. Yeoja itu hanya aku campakkan saja,, oia, dia ingin jalan tuh,,” Jawabku dengan malas.

Jika aku mendengar kata yeoja dari mulut Hara noona, aku menjawabnya dengan malas. Tentu, yeoja itu Naeun.

“Lakukan apa yang ingin kau lakukan.. Asalkan jangan terlalu kasar pada yeoja itu.. Aku ingin bekerja dulu.. anyyeong!” Pamitnya.

“Kenapa hanya sebentar? Aku saja baru pulang.. Kenapa langsung pergi..???”

“Junhyung-ah mengertilah dengan pekerjaanku. Nanti aku akan kesini kalau aku sudah merasa selesai pada kerjaanku,, Anyyeong!” Ia langsung pergi tanpa seizinku.

Ahh,, aku merasa kesepian kalau tak ada dia. Dia adalah satu-satunya orang yang bisa menghiburku. Keluargaku telah pergi meninggalkanku. Aku dan Hara memang dulu telah berteman. Sejak SMP kelas 3, benih-benih cinta mulai tumbuh. Saat aku masih duduk dikelas 1 SMA Hara noona kelas 3, aku benar-benar tak bisa membohongi hatiku. Akhirnya, aku mengungkapkan kata-kata itu. Usahaku tak sia-sia, ia menerimaku dengan senang hati.

Kurebahkan tubuhku diatas permukaan sofa. Kerenungkan pikiranku. Pikiranku mulai kemana-mana. Kadang-kadanga ke namja brensek itu, kadang-kadang ke Hara noona.

Ahh.. Aku sangat capek. Apa nanti aku akan menemani yeoja centil itu jalan? Tak usahlah. Aku sangat capek. Hari ini sangat melelahkan. Kuputuskan untuk tidur terlentang disofa. Tak lama, mulailah bayang-bayang yeoja centil itu. Buru-buruku buang bayang-bayang itu. Namun, tak lama makin saja kepikiran. Akrhhh!!

Baru saja aku santai-santai. Namun, tu yeoja benar-benar sudah mulai terbayang-bayang. Sepertinya, aku memang harus menemani tu yeoja jalan. Menyebalkan..

Sore harinya..

Author POV

Naeun sudah menunggu Junhyung setengah jam di rumahnya. Ia sudah berdandanan cantik. Pakaiannya dengan dressnya yang membuat ia lebih cantik. Ia sudah mendugakan nanti Junhyung akan terpesona melihat Naeun yang amat cantik.

Tak lama bunyi klarkson motor terdengar. Naeun langsung keluar dari rumahnya untuk menyambut Junhyung. Namun, saat ia sudah memanggil kata ‘Oppa’ ia langsung membelakkan matanya. Ternyata yang datang adalah Kim Myungsoo. Orang yang membuat Naeun malu di sekolah tadi. Gara-garanya Naeun harus dipanggil kekantor KepSek plus sama Satpamnya. Kini berita itu menjadi Hot saja.

“YAA!! Ngapain kesini?!!” Tanya Naeun kasar.

“Jalan yuk..” Ajak Myungsoo.

“Sorry yah,, aku mau jalan sama Junhyung oppa.. Mending kau pulang saja!” Usir Naeun.

“Gak.. Pokoknya kau harus jalan sama aku!” Ujar Myungsoo.

“Ihh.. Kenapa sih? Waee??”

“Kenapa apaan?”

“Kenapa ada namja nakal sepertimu hidup..?? Ini semua tak adil..” Ujar Naeun lalu memonyongkan mulutnya.

“Ayo dong Naeun.. Ayo jalan sama aku!!” Paksa Myungsoo.

“Andwe..” Tolak Naeun. “Mengapa gak cari yeoja lain aja sih? Kenapa harus aku?” Tanya Naeun heran.

“Karna kau teman yeojaku satu-satunya..” Jawab Myungsoo.

“Hah? Aku teman yeojamu satu-satunya..??” Naeun tak percaya akan ucapan Myungsoo tadi.

“Ne.. Semua yeoja menjauhiku.. Kurang apa aku ini.. Udah ganteng, keren, dan unyu lagi..” Ucap Myungsoo PD.

“Hah? Gak salah denger tuh? Kapan kau unyu? Kapan kau keren? Kapan kau gan..” Naeun memutuskan untuk menyudahi ucapannya itu.

“Wae? Mau bilang aku ganteng yah.. HAha.. Gomawo lho..” Ucap Myungsoo PD lagi. “AYo naik.. Junhyung subae gak ada tuh..”

Junhyung adalah subae terkenal di sekolah Naeun. Dengan ke tampanannya, membuat semua yeoja terpana. Dan suatu hari saat Naeun duduk dikelas 1, Naeun nekat untuk menyatakan cintanya ke Junhyung lewat surat. Junhyung memang sudah tau, kalau Naeun akan menyatakan cinta padanya. Tiba-tiba Junhyung tak sengaja mendengar kata Son Dongwoon dari teman Naeun sendiri. Ia pun berpikir untuk membalas semua perlakuan Dongwoon pada Dongsaengnya lewat Naeun. Ia akan mencampakkan Naeun. Junhyung menerima cintanya Naeun hanya ingin balas dendam.

“Andwe.. Aku mau nunggu Junhyung oppa aja.. Kau aja yang pergi..” Ujar Naeun tetap nolak.

“Yasudah, aku tunggu disini saja.. Pokoknya kau harus jalan bersamaku..” Ujar Myungsoo.

Tak lama Junhyung nonggol. Ia berpakaian hitam-hitam dan memakai kacamata kece banget. *eh?! FFnya mulai gak nyambung nih.. T^T*

“Naeun??!!” Panggil Junhyung yang pura-pura marah pada Naeun.

“Oppa.. Biarku jelaskan!” Naeun meminta Junhyung untuk mendengarkannya.

“Mau geles apa lagi?? Sudahku bilang tadi, kau jangan pernah dekatin tu namja..” Tunjuk Junhyung ke Myungsoo.

“Terus masalah buat loo??” Ucap Myungsoo kesal namun pelan.

“Oppa.. Jangan bergitu! Dengarkan dulu..” Bujuk Naeun.

“Junhyung Subae..” Panggil Myungsoo lalu berjalan menuju Naeun dan Junhyung. “Naeun sebenarnya sudah bilang ingin jalan denganku.. So, mending Junhyung subae pulang aja yah,, jangan ganggu kami.. :D ” Ujar Myungsoo. Naeun yang mendengar itu semua lansung kesal dalam hatinya.

“Apa-apaan sih ni anak.. Babo banget.. Gak pernah pacaran sih,, jadi begini deh..” Ucap Naeun dalam hati.

“Aku memang gak pernah berpacaran,, tapi aku tau cinta yang sebenarnya!” Bisik Myungsoo ke Naeun seakan ia tau apa yang Naeun ucapkan dalam hati tadi.

“Jadi, aku pulang saja nih?” Tanya Junhyung. Myungsoo mengangguk. Sedangkan Naeun mengeleng. ”Kok,, gak kompak.. Ayo Naeun, jalan sama aku saja!” Seru Junhyung. Naeun pun mendekati Junhyung. Namun, sebelum ia mendekati Junhyung, Myungsoo sudah menahan Naeun untuk berdiri disampingnya.

“Aahh.. Apaan sih!?” Bentak Naeun pada Myungsoo.

“Wae? Kau sudah ingin jalan denganku.. Dan kau,, pulang saja.. Hush!” Usir Myungsoo.

“Kya!! Aku yeojanya.. Tentu, aku bisa jalan dengan namjaku! Kenapa kau halang-halangi!” Naeun mulai curiga.

“Ne.. Mengapa kau halangi!??” Junhyung ikut-ikutan.

“Eh.. Eh.. Ada apa ini??!!” Tiba-tiba Dongwoon nongol sambil bawa golok.

“Kya!! Hyung kenapa kau bawa itu???!!” Myungsoo langsung lari karna ketakutan melihat bawaan Dongwoon.

“HAha.. Akukan hanya ingin motong rumput.. Kenapa setakut itu?” Dongwoon menertawakan Myungsoo.

“Oppa.. Aku boleh jalan kan??” Tanya Naeun pada sang oppa.

“Tentu.. Nanti juga teman-teman oppa akan datang kesini.. Eh..” Dongwoon merasa ada seseorang di samping Naeun. Ne dia, Junhyung. “Nuguya??”

“Cih.. Dia tak mengenalku atau apa? Apa dia sudah melupakan kejadian itu semua? Tampangnya gak berubah. Tetap saja masih seperti dulu.” Ucap Junhyung sinis dalam hatinya.

“Ini namjaku oppa.. Dia Yong Junhyung..” Naeun mulai membongkar identintas Junhyung.  Saat Dongwoon mendengar nama dari namja Naeun, tiba-tiba Dongwoon teringat dengan kakak dari teman masa kecilnya yang kini telah tiada. “Oppa? Gwencana??” Tanya Naeun khawatir pada oppanya.

“Aniya.. Jalanlah.. Sepertinya, oppa sedang tak enak badan..” Dongwoon pun meninggalkan mereka bertiga.

-To Be Continued-

Hehe.. GAJEkan.. Emang iya.. Oia, maaf untuk part yang satu ini. Part yang satu ini benar-benar gak nyambung banget sama part yang pertama. Oke.. Kalau begitu Komen dan Kritik sangat diperlukan.. :D Next?

4 thoughts on “[Chapter] Babo Namja!_02

  1. omooo emang apa yg udah di lakuin Dongwoon sampai-sampai bikin Junhyung dendam membara !!!
    karakter L disini bener2 konyol ya,dodol banget,sumpah ga bisa nahan ketawa:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s