[Chapter] I Fell In Love With You#05

 

Tittle : I Fell In Love With You

Author : Nadindabeauty

Ganre : Comedy#Dikit doank^^, Family, FriendShip & Romance

Length : Chapter

Rating : PG-13

Sebelumnya : #01 | #02 | #03 | #04 | #05

Main Cast :

  1. Yoon Bomi (A-PINK)
  2. Jang HyungSeung (BEAST)

Other Cast :

  1. G.NA
  2. Kim Hyun-Ah (4Minute)
  3. Yang Yoseob (BEAST)
  4. Yoon Doojoon (BEAST)

Happy Reading :D 

****

Setelah berapa bulan, Hyunseung dan Bomi nampak berjauhan. Hubungan mereka tak di restui oleh umma Bomi. Bahkan kini umma Bomi ingin menikahkan Yoseob dengan Bomi.

“Umma! Aku tak mau menikah dengannya!” Bantah Bomi.

“Mau tak mau kau harus menikah dengannya! Perusahaan umma bentar lagi akan jatuh.. Jika kau menikah dengan Yoseob, pasti perusahaan umma tak akan bangkrut!” Ucap ummanya itu.

“Umma! Umma hanya ingin uang dan uang! Bagiku cinta itu adalah nomor satu paling penting!” Seru Bomi.

“YAAA!! Jika kau tak mau menuruti ucapanku.. Kau akan ku kukurung dalam kamar selama 3 hari 3 malam! Mengerti??!!” Ancam ummanya.

“Sihlakan.. Aku tak takut! Sihlakan kurung aku dikamar! Aku lebih baik dikurung dari pada menikah dengan namja brensek itu!” Seru Bomi.

Ummanya tak dapat berkata-kata. Akhirnya, ia kurungkan anaknya itu dikamar. Dikamar, Bomi menyendiri. Ia menangis seharian. Pikiran Bomi kemana-mana. Perutnya keroncongan. Ia juga belum mandi.

“Ini semua demi cintaku pada Hyunseung oppa!”

Ucapan itu ia ucapkan berkali-kali. Kamar yang mengurung Bomi ini terletak di lantai bawah. Bomi tak bisa berhenti menangis walau ia sudah terkurung 2 hari dikamar itu. Suatu hari, tiba-tiba Hyunseung nonggol di jendela kamar kurung Bomi.

“Bom.. Bomi-ah!” Panggil Hyungseung.

Bomi menoleh. Ia kaget 3x lipat. “Ha…Han.. Hantu!!!!!!!” Teriak Bomi.

“YAAA!! Aku Hyunseung! You’re Boyfriend..” Ucap Hyunseung sok bahasa inggris.

“Hah? Hyunseung oppa??” Bomi mendekat pada Hyungseung yang dari tadi berdiri di jendela. “Aa.. Hyunseung oppa! I Miss You!” Akhirnya Bomi sadar juga. Hampir saja Bomi tak mengenali lagi Hyunseung.

“Bukain jendelanya dong! Pegel nih berdiri mulu..” Pinta Hyunseung.

“Ne..” Bomi pun membukakan jendela itu. Namun, saat jendela itu sudah terbuka. Ada aja gangguan. Ia melihat Yoseob yang sedang ingin masuk kedalam rumahnya.

“Arghh.. Namja Brengsek itu!!!!” Omel Bomi.

“Ani.. Ani..!!” Seru Hyunseung. Bomi pun menutup kembali jendela. Alhasil jari Hyunseung kejepit disana. “AAAAAA!!!” Teriak Hyunseung tak tahan sakitnya.

“Aaa… Oppa diamlah! Kau bisa ketahuan.. Karna berada disini!” Ucap Bomi mencoba untuk mendiamkan namjanya.

Hyunseung malah makin teriak GAJE. “AAAAAAAAaaa!!! Bomi-ah! Hepl Me!” Jerit Hyunseung. Tetap saja Bomi tak dapat diganggu.

“BOMI-AH! HEPL ME!” Panggil Hyunseung. Dan akhirnya Bomi pun mendekati Hyunseung yang sedari tadi menjerit gaje gitu.

“Waeyo?!” Ucap Bomi.

“Bisa liat gak? Ni..Ni..” Hyunseung nunjuk jari-jarinya yang kejepit. “Kejepit tau!”

“Omona.. Mianhae Oppa.. :(” Akhirnya Bomi sadar juga. Ia pun membuka kembali jendela itu. “Masuklah oppa…” Perintah Bomi.

Hyunseung pun masuk. Walau menahan rasa super sakit di jari-jarinya. “Aw.. Aw..Aw..” Jerit Bomi.

CLECK!

Tak lama terdengar suara pintu yang ingin terbuka. Bomi yang mendengar itu langsung panik dan menyuruh Hyunseung untuk bersembunyi.

“Oppa.. Sembunyilah disana!” Perintah Bomi lagi pelan sambil menunjuk arah lemari besar. Hyunseung pun masuk kedalam lemari besar itu.

“Bomi-ah..” Panggil seseorang dari arah pintu. Bomi menoleh. Ia langsung shock. Ternyata yang membukakan pintu itu adalah Yang Yoseob. Orang yang bakal menjadi nampyeonnya.

“Aishh.. Ada dia.. Menyebalkan!” Omel Bomi dalam hati.

“Keluarlah.. Hukumanmu telah selesai..” Ucap Yoseob sok ramah.

“Benarkah? Bukannya, aku terkurung disini baru 2 hari? Mengapa sudah dibebaskan?”

“Molla.. Ibumu yang menyuruhku untuk membukakan pintu ini, dan bilang bahwa hukumanmu selesai..” Jawab Yoseob santai lalu melangkahkan kakinya ingin berjalan. Namun, ia hentikan karna Bomi tak kunjung bergerak. Ia kembali menatap Bomi. “YA!! Kau masih mau ke hukum? Seharusnya, kau itu bersyukur kepada ibumu itu. Karna ia telah menghampuni kesalahanmu. Sampai-sampai ia membebaskanmu dari hukuman.. Kajja!” Ia pun langsung mengenggam tangan Bomi. Bomi memberontak.

“Wae?” Tanya Yoseob.

“Biar aku jalan sendiri..” Jawab Bomi lalu berjalan dengan santai dihadapan Yoseob.

****

“Sudah berapa kali! Umma, tak mengizinkanmu untuk berhubungan dengan namja yang derajatnya tak sebanding dengan kita!” Bantah umma Bomi.

“YAAA!!! UMMA! Aku itu sudah besar! Umma juga belum melihat sisi baik dari Hyunseung oppa! Dan umma juga belum melihat kepribadiannya! Umma tak bisa mengkomen sebelum umma mengetahuinya!” Ucap Bomi lantang.

“Sudahlah ahjumma.. Jangan terbawa emosi!” Yoseob berusaha menenangkan calon mertuanya itu. *u,u jaat #PLAK*

“Huhhh.. Terima kasih Yoseob..” Ucap umma Bomi berterima kasih pada Yoseob. “Bomi! Dengar yah.. Coba kau bandingin namja itu dengan Yoseob..”

“Hmm..” Bomi nampak sedang berpikir. “Kalau Hyunseung oppa, dia orangnya perhatian, baik, cerdas walau sering lemot.. Kalau Yoseob, dia brensek.. Dia pengecut, dia juga..” Ucapan Bomi terhenti lalu tersenyum evil. “Dia namja yang selalu mengacaukan hariku dan ingin menghancurkan hubunganku dengan Hyunseung oppa! Simpan perkataan itu!” Bomi pun dengan anggunnya melangkahkan kakinya pergi dari hadapan Yoseob dan ummanya.

“YA!!! YOON BOMI!!! Umma belum selesai! YAAAAAAAAAA!!!” Panggil ummanya itu dengan nada tinggi.

Bomi kembali ke kamar kurungnya tadi. Ia lupa kalau masih ada namjanya yang sedang ngumpet di lemari besar. Sesampainya, ia langsung membuka pintu dari lemari besar itu. Terdengar suara tarik nafas panjang-panjang. Ne, Hyunseung sedang tak bisa bernafas.

“OPPA! Gwenchanayo??!!!” Tanya Bomi khawatir.

“Huffhtt.. Lama amat sih.. Gak bisa napas nih..” Keluh Hyunseung.

“Mulai deh.. Mian deh.. Oppa!” Panggil Bomi.

“HuhhH??”

“Bolehkan, aku nginap beberapa hari di rumah oppa??” Pinta Bomi.

“Hmm.. Kalau ummamu ma-” Belum selesai ngomong, Bomi langsung cemburut. Jika Bomi sedang cemberut dihadapan Hyunseung, ia pasti sedang kecewa. “Ne.. Boleh..” Bomi tersenyum saat mendengar ucapan Hyunseung.

“Gomawo oppa!!” Sekilas ia mencium pipi Hyunseung.

“Nee.. Lagi dong..” Pinta Hyunseung. “Tapi jangan disini.. Disini..” Ucap Hyunseung sambil menunjuk bibirnya.

“Aaaa.. Kalau disana aku tak bisa.. Aku sangat malu,,” Ucap Bomi malu.

“Hihi.. Nanti sajalah.. Kajja kita pergi,, sebelum kita ketahuan, kalau sedang berduaan di sini..”

Bomi dan Hyunseung pun keluar lewat jendela di kamar itu. Mereka jalan kayak maling. Dan berhasillah mereka kabur.

****

Sedangkan didalam rumah. Umma Bomi gelisah karna sejak dari tadi tak melihat anaknya itu. “Yoseob..” Panggil umma bomi.

“Ne??”

“Pulanglah.. Sepertinya kau lelah.. Pasti orang tuamu mencarimu.. Pulanglah!”

“Ne.. Anyyeong!” Ucap Yoseob sopan sambil memembukkuk lalu kembali tegak dan pergi pulang.

****

Sesampainya Bomi dan Hyunseung sampai di rumah Hyunseung, Bomi menganga tak menyangka. Bomi tak menyangka bahwa..

“OppA?!” Panggil Bomi.

“Ne?”

“Ini rumahmu??” Tanya Bomi.

“Waeyo? Emang jelek yah? Mian deh..”

“Ani.. Rumahmu gede banget…..!!!!!” Seru Bomi tak menyangka.

Ternyata rumah Hyunseung gede dari rumah Bomi. Mereka pun masuk kedalam rumah gede itu. Bomi lagi-lagi tak menyangka. Bomi melihat sebuah guci mahal yang dulu pernah Bomi lihat di Amerika. Harganya selangit.

“Omo! Oppa! Itu kan gu..guci!!” Bomi menunjuk guci mahal itu. “Harganya selangit..!! Oppa bisa membelinya??”

“Bukan aku yang membelinya, itu adalah warisan yang diberikan appa untukkku.. Tapi, sampai saat ini aku tak tau siapa yang membeli semua ini..” Jelas Hyunseung sambil ngangguk-ngangguk.

“Owwaaa.. Kenapa oppa tak pernah memberi tauku akan semua ini?? Oppakan namjachinguku! Kau jahat oppa!”

“Buka begitu.. Aku harus menutupi identitasku sebagai orang kaya. Makanya, aku tak memberi taumu identitasku dengan lengkap dan aku juga tak pernah mengajakmu untuk pergi kerumahku.. Mianhae Bomi-ah..” Jelas Hyunseung lagi.

“Oh begitu.. Kenapa harus di tutupi?”

“Ummaku yang menyuruhku begitu.. Dan kau orang pertama yang kubawa dirumah ini.. Jangan bilang ke siapa-siapa yah.. Tentang identitasku ini.. Please!”

“Ne oppa.. Oppa tinggal dengan siapa?”

“Dengan dongsaeng..”

“Oh.. Tapi, kata Yo-” Hyunseung sudah tau betul Bomi ingin bilang apa. Ia akan bilang nama teman SMPnya.

=:D To Be Coutinued :D=

2 thoughts on “[Chapter] I Fell In Love With You#05

  1. Waaaaaa suka bomi hyunseung hehehe sebenarnya aq hyunseung jihyun shipper klu bomi rencanya ama L tp bagus jga kok bomi ama hyunseung tp kok ada nama hyuna disini aq ga suka ama hyuna ama gayoon di 4minute yg lainnya aq ska apalg liat jihyun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s