[Chapter] I Love My Namyeon (Part 1 (1/2))

Tittle : I Love My Namyeon

Author : ImFany (@_Fany)

Ganre : Romance, FriendShip, Family

Rating : PG-17

Length : Chapter

Main Cast :

  1. Kim Myungsoo (Infinite)
  2. Son Naeun (A Pink)

Other Cast :

  1. Nam Woohyun (Infinite)
  2. Yong Junhyung (B2ST)

NB : I’m New Author! Jika Gaje, tolong di Miankan.. Baca!

Naeun POV

1 New Message!

Kuhapus air mataku yang mengalir di pipiku dengan tanganku. Kuambil ponselku yang terletak tak jauh dariku. Kulihat nama pengirim pesan itu. Yong Junhyung. Ia namjachingu. Tapi lebih tepatnya lagi ‘mantan’. Kubaca pesan itu.

“Oomona.. Tadi kau sangat cantik sekali. Baru kali ini aku melihatmu cantik dan manis seperti tadi. Naeun-ah, lupakanlah aku. Sekarang kau sudah mempunyai namyeon. Bahagiakanlah kau dengan Myungsoo..”

“Owa!!! Junhyung Oppa!!” Teriakku.

Ingin sekali aku teriak sekencang-kencangnya. Seharusnya pernikahan ini tak terjadi. Aku tak mau menikah!

-Flassback-

“Son Naeun. Apa yang kau tak sukai dari Kim Myungsoo? Bukankah dia Tampan, Kaya, dan Terkenal?” Ucap appaku dengan lantang.

“Appa jangan paksa aku menikah dengannya..” Ucapku sambil menahan tangisku.

“Appa hanya ingin kau bahagia! Appa tak ingin apa-apa lagi selain itu..”

“Appa! Aku takkan bahagia kalau aku menikah dengannya.. Lagian aku masih sangat muda.. Aku ingin sekolah mengapai cita-citaku dan ini itu..” Ujarku.

“Baiklah. Jika kau tak mau menikah dengannya, jangan pernah memanggilku Appa lagi dan memanggil anaeku dengan sebutan Umma lagi! Arraseo?”

“Baiklah Son Beom.. Mulai hari ini aku tak akan tinggal di rumah ini. Dan kau pasti akan puas sekali!” Seruku dan ingin beranjak pergi. Namun, ia memberhentikan langkahku yang hampir menaiki tangga.

“Berapa banyak hutang dari keluarga Yong? Hah? Jika aku tarik hutang mereka, apa mereka bisa membayarnya? Coba kau bayangkan!”

“Cukup Appa!”

-Flassback End-

Myungsoo POV

Aku membuka pintu kamar yang di hiasi poster-poster SUJU itu. Kubuka dan kulihat seisi kamarnya. Dan kutemui dia. Yeoja yang baru 2 Jam menjadi anaeku.

Naeun POV

Myungsoo berjalan mengarahku. Sesekali aku melihatnya setelah itu kutepiskan pandanganku.

“Jangan menangis terus! Emang kau saja yang menyesali pernikahan ini!? Aku juga di paksa!” Ucapnya sinis. Kim Myungsoo yang tampil di setiap acara-acara TV yang selalu mengeluarkan kegairahhannya pada semua yeoja, mengucap sinis. “Cepatlah berkemas-kemas! Mulai malam ini kau harus tinggal di apertementku!” Perintahnya dan membalikkan badannya melangkah ke arah pintu.

“Aku tak mau tinggal berdua denganmu!” Tolakku yang memberhentikan langkahnya. Ia kembali membalikkan badanya.

“Kau kira aku juga mau? Sudahlah noona Naeun uruti saja kemauan orang tua kita!” Serunya.

****

Author POV

Naeun memandang binggung ke arah sebuah rumah yang ada dihadapannya. Ia menutup pintu mobil yang telah ia naiki bersama dengan Myungsoo tanpa mengalih pandangannya dari rumah itu.

“Kau bilang kita akan tinggal di apertementmu?” Tanya Naeun masih binggung.

“Ne, tapi sepertinya jangan. Karna kalau kita tinggal disana, para member INFINITE pasti tau semuanya. Kau ingat pernikahan kita sangat-sangat dirahasikan?”

“Bukannya Woohyun oppa tau kalau kita menikah..??”

“Ne, Woohyun hyung memang tau kalau kita menikah.. Tapi, Sunggyu Hyung, Dongwoo Hyung, Hoya Hyung, Sungyeol Hyung, Sungjong.. Tak tau semua itu.. Sudahlah kita masuk saja!” Ajak Myungsoo. “Ini sudah larut malam.. Aku lelah. Besok aku akan pergi ke Jeju..” Lanjutnya.

Mereka pun masuk kedalam rumah itu. Didalam kamar yang berada dilantai 2, mereka duduk dipinggir kasur kamar itu. Tak ada kata yang keluar dari mulut mereka. Dan akhirnya Myungsoo memecahkan keheningan itu.

“Naeun-ah..” Panggil Myungsoo lalu memandang Naeun. Naeun juga membalas pandangan Myungsoo. “Mianhaeyo!”

Myungsoo POV

“Mianhaeyo!” Ucapku tiba-tiba. Aku merasa sangat canggung karna tadi aku berkata sinis padanya.

“Waeyo? Mengapa kau meminta maaf? Myungsoo-ssi?”

“Karna aku sudah menikahimu.. Aku minta maaf. Aku dipaksa!” Jawabku. “Kumohon jangan membenciku..” Lanjutku.

“Kau masih bisa menjalankan tugasmu sebagai pelajar. Kau juga boleh melanjutkan hubunganmu dengan Junhyungmu itu. Pernikahan kita benar-benar dirahasiakan..” Kataku.

Naeun POV

“Kau juga boleh melanjutkan hubunganmu dengan Junhyungmu itu. Pernikahan kita benar-benar dirahasiakan..” Ucapnya.

Apa benar yang ia ucapkan itu? Aku boleh malanjutkan hubunganku dengan Junhyung oppa?

“Benarkah itu?” Ucapku meminta kepastian. Ia hanya mengangguk.

“Aku ingin kau memanggilku Oppa atau apalah.. Asalkan jangan memanggilku Myungsoo-ssi.. Karna aku..” Ia memutuskan sebentar ucapannya dan menggeserkan duduknya mendekat padaku. Tangan kirinya merangkul pundak kiriku dan tangan kanannya sesekali mengelus pipiku dengan lembut. “Aku namyeonmu..”

Chu~

Sekilas ia mencium bibirku. Jantungku dua kali lebih cepat dari sebelumnya. “Apakah disebelah ada kamar? Aku ingin tidur disana saja..” Tanyaku.

“Mengapa kau ingin tidur disana? Mengapa kau tak mau tidur berdua denganku?” Tanyanya balik.

“Bukannya kita tak saling mencintai? Bolehkan aku tidur disana??”

“Ne..”

Myungsoo POV

“Ne..” Ia pun pergi kekamar sebelah.

Apa yang telah aku lakukan padanya tadi? Aku sudah menciumnya? Mengapa jantungku dua kali lebih cepat? Apa aku mulai jatuh cinta padanya? Ahh aku lelah!

****

Keesokka harinya..

“Yeoboseyo?” Ucapku sambil menempelkan ponselku di telinga. Suaraku masih serak karna habis bangun dari tidur.

“Morning!” Ucapnya dari seberang sana. Aku tidak membaca nama pemanggil sebelum mengangkatnya, jadi aku tak tau siapa yang menelponku sepagi ini.

“Nuguya?” Tanyaku.

“YA! Aku hyungmu! Nam Woohyun!”

“Mwo?!” Aku kaget lalu bangkit dari kasur dan membuka gorden yang menutupi jendela kamarku.

“Mian hyung. Nyawaku belum sepenuhnya menyatu.. Wae?”

“Kau tau hari ini kita pergi ke Jeju?”

“Tau. Tapi, ini belum jam 10.00. Ini masih..” Aku melihat jam dindingku. “Jam 06.30″

“Ne aku tau itu.. Aku bukan menyuruhmu untuk bersiap-siap.. Aku hanya ingin memberitahukanmu kalau kita tak jadi ke Jeju..”

“Waeyo?”

“Molla.. Tapi, kalau kau dirumah terus.. Kau bisa berduaan dong sama anaemu itu,,” Godanya. “Aishh.. Kau ini masih muda kenapa sudah mendahuluiku? Sudahlah kututup telponnya.. Anyyeong!”

Tiittt..

KerCEK (?)

Aku mendegar suara dari dapur. Aku pun keluar dari kamar dan melihat kamar sebelah. Pintu kamarnya terbuka. Pasti yang didapur Naeun. Takut kenapa-napa aku pun pergi ke dapur.

Sesampainya aku melihatnya yang sedang kesal dengan juicer. Aku mendekatinya.

Naeun POV

Argg.. Kapan juicer ini menyala?? Apa juicer ini rusak??

Aku sudah memencet tombol ‘On’ namun tetap saja tak menyala. Tak lama, Myungsoo oppa datang. *Ew? Oppa!? o.0 Gk slaah tu neng?? XD*

“Ada apa?” Tanyanya.

“Sepertinya ada yang salah dari juicer ini.. Oppa” Jawabku. “Padahal aku ingin membuat jus apel..”

“Benarkah? Padahal kemarin aku baru beli..”

Ia melihat kearah belakang juicer yang telah ku masukkan buah apel, gula,dan lainnya. Ia ketawa kecil. Kabel? Ia menancapkan kabel itu di Stop Kontak dan memencet tombol ‘On’. Kemudian, TARAAA!! Juicer itu telah menyala dan langsung mencincang buah-buah yang telah kumasukkan.

Aku sangat malu.

“Sampai kapan pun jus mu itu tak akan jadi kalau kau belum menyambungkan kabelnya dengan listrik..” Ujarnya.

“Bagaimana kau ini menjadi Nyonya Kim kalau begini saja tak tau..??” Ucapnya sambil geleng-geleng.

Apa ia menganggapku sebagai Nyonya Kim? Dia kan tak mencintaiku.

“Kau ingin sekolah?” Tanyanya.

“Tentu oppa..”

“Yah, berarti aku akan dirumah sendirian..” Ucapnya dengan nada datar.

“Bukannya oppa pergi ke Jeju?”

“Ne.. Tapi di batalkan..”

“Wae?”

“Molla.. Woohyun hyung juga tak tau mengapa..”

“Oia, Kau sudah sarapan?” Tanyanya lagi. Aku mengeleng sambil menuangkan jusku yang telah jadi itu ke gelas.

“Mungkin aku tak sempat sarapan.. Karna bagaimana bisa mungkin ini sudah jam 06.30, aku saja belum apa-apa.. Mandi saja belum..” Jawabku.

“Jangan begitu.. Aku akan menyiapkan sarapannya, sekarang kau habiskan jusmu itu dan mandi! Sana!” Perintahnya.

Aku meminum jusku dalam satu kali minum. Aku masih berdiri binggung.

“Kau ini seperti siput saja.. Sana pergi mandi!” Ucapnya sambil mendorongku untuk pergi mandi.

****

15 menit kemudian..

Aku telah ada di meja makan. Dihadapanku ada Myungsoo oppa yang sedang menyiapkan makanan.

“Mian. Cuman mie goreng saja..” Ucapanya.

“Ani oppa.. Aku tau ini makanan Favorite mu..”

“Kau tau itu?”

“Kau ini seleb oppa.. Hampir setiap hari teman sekelasku mengobrol tentang Infinite. Jadi hati-hati kalau aku banyak tau tentang dirimu..” Jawabku.

“Mereka ngomong apa saja? Apa aku keren? Tampan?”

“Kadang-kadang begitu.. Tapi yang aku sering dengar kau itu orangnya jarang senyum..” Jawabku lagi.

“Hehe..” Ia tertawa pelan dan sedikit ada suara kriuk-kriuk. *Kerupuk bukan? o.0*

****

Myungsoo POV

“Apa kau mau kuantar?” Tawarku. Ia mengeleng.

“Aku sudah menghubungi Junhyung oppa untuk menjemputku,,”

Aku tersentak mendengar ucapannya tadi. “Benar kau tak mau kuantar?”

“Ne oppa.. Tenanglah!” Ia tersenyum indah dihadapanku.

Omo, senyumannya begitu sangat cantik. Tiba-tiba keseimbanganku goyah dan aku pun terpeleset dan mengenai tubuh munggil Naeun. Kami terjatuh di anak tangga yang terakhir. Posisi kami benar-benar tak ada jarak lagi.

Kini, aku merasakan nafasnya. Sungguh, jantungku mulai tak normal lagi. Jantungku 3 kali lipat mengompa darah dengan cepat. Apa aku mulai jatuh cinta padanya? Tak sadar bibirku telah menempel di bibirnya. Tak ada pemberontakkan.

Ku gigit-gigit bibir bawahnya hingga ia membuka mulutnya. Kini ciuman itu menjadi ganas dan semakin panas saja. Hingga pada akhirnya terdengar suara klarkson mobil dari arah luar. Kulepaskan ciuman itu. Kami berdiri dan bisa kulihat wajahnya. Wajahnya bersemu merah. Lucu sekali.

“Aku telah dijemput.. Anyyeong!” Pamitnya padaku dan ia pun keluar rumah.

Aku melihat diarah jendela. Kulihat mereka. Tampaknya Naeun begitu senang sekali bersama Junhyung. Aku menjadi tambah bersalah karna sudah menghancurkan hubungan mereka.

-To Be Continued-

Nantikan part 1 (2/2) Oke?! Masih belum ada inspirasi neh^^

Komen ditunggu!

4 thoughts on “[Chapter] I Love My Namyeon (Part 1 (1/2))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s