Princess Sica! (Part01)

Tittle : Princess Sica!

Author : Nadindabeauty

Ganre : Romance, Comedy *Dikit doank*, Western, FriendShip & Family

Rating : PG-15

Length : Chapter

Main Cast :

  1. Jung Jessica (SNSD)
  2. Lee Donghae (SUJU)

Other Cast :

  1. Choi Sooyoung (SNSD)
  2. Kim Heechul (SUJU)
  3. Leeteuk (SUJU)
  4. Shindong (SUJU)

Menceritakan seorang puteri raja diculik oleh penyihir. Namun, puteri raja selamat berkat seorang pangeran yang tulus mencintai puteri raja itu.

Happy Reading๐Ÿ˜€

Jessica POV

Aku kena kurung lagi dikamar oleh ayahku. Betapa bosannya aku dikurung menyediri begini. Rasanya seperti masuk penjara. Aku beranjak berdiri lalu menuju ke jendela. Hmm, enak sekali udara pagi ini. Omo, aku melihat seseorang memasuki wilayah kerajaan ayahku. Ne, aku tau itu siapa. Dia Sooyoung penyihir jahat yang selalu pergi ke wilayah kerajaan ayahku.

Aku pun kembali duduk dipermukaan kasurku. Aku mendengar suara teriakkan dari arah bawah. Suara teriakkan itu dari ayahku dan penyihir Sooyoung.

“YA! Dimana puterimu itu?” Tanya penyihir Sooyoung yang suara cukup keras.

“Dia lagi pergi!” Jawab ayahku. Ayahku bernama Leeteuk.

“Benarkah? Aku tak percaya itu..” Ucap penyihir itu dengan tegas.

Aku makin penasaran, akhirnya kuputuskan untuk kebawah melihat penyihir Sooyoung dan ayah Leeteuk.

“Itu dia..” Ujar penyihir Sooyoung sambil menunjukku. “Kau bilang ia pergi.. Kau bohong!” Seru penyihir itu.

“Ne, aku memang bohong padamu..”

“Ada apa gerangan kau kesini?” Tanyaku.

“Aku akan menikahkan anak lakiku dengan kau.. Gadis Cantik..” Jawabnya sambil mengelus-elus rambutku. Namun, kutepiskan tangannya.

“YA! Aku tak mau menikah dengan anak lakimu!” Bentakku.

“Jangan paksa puteriku!” Seru ayah Leeteuk.

“Diam kau..” Tanpa basa-basi penyihir Sooyoung langsung menyihir ayah Leeteuk menjadi tikus.

“Omo.. Ayah!” Ucapku sambil mengambil ayahku yang telah menajdi tikus itu lalu menangis.

“Itu untuk orang yang berani membohongiku!” Ujar penyihir Sooyoung lalu pergi. Namun, baru beberapa langkah ia tempuh, ia kembali melihat aku. “Kau harus tetap menikah dengan anak laki-lakiku! Titik gak pake koma!” Ucapnya disela-sela langkahnya.

****

“Ayah!” Panggilku pada ayah Leeteuk yang berada ditelapak tanganku. “Apa kutukan ini akan berjalan lama?” Tanyaku.

“Tttt…ttiittt…cicicttt..cciittt (?)” Ucap ayahku yang aku tak mengerti bahasanya.

“Ayah ngomong apa?” Ucapku binggung. Lagi-lagi ayah Leeteuk bilang seperti itu.

“Tiittt..tttiiii..cicicitt..ciicicttt..”

“Aku akan pergi keistana penyihir itu.. Aku akan..” Ucapanku terputus karna aku mulai menangis lagi.

“Ciittt..Ciittt??” *Leeteukoppangomongapayyh?*

“Aku akan menikah dengan anak laki-lakinya.. Walupun, aku tak menyukainya..” Lanjutku.

****

Keesokkan harinya. Hari ini adalah hari yang menengangkan. Apa aku benar-benar siap menikah? Dengan anak laki-laki penyihir Sooyoung yang bernama Kim Heechul itu? Omo, bagaimana ini?

“Citt.. Cittt… Tuiitt.. Citt..” Ucap ayah Leeteuk.

“Apa ayah akan merindukanku?”

“Cit..” Ayahku mengangguk.

“Ayah jangan merindukanku, aku akan baik-baik saja disana!” Seruku sambil tersenyum paksa.

Aku mulai berjalan menuju istana penyihir itu. Namun tiba-tiba seseorang memengang pundakku. Songkan aku terkejut. Aku menoleh pada orang itu.

“Oppa?”

“Kau mau kemana?” Tanya orang itu.

“Aku ingin pergi ke istana penyihir Sooyoong..” Jawabku padanya.

“Aku boleh ikut?” Tanyanya lagi.

“Ne.. Donghae oppa!”

****

Author POV

Jessica dan Donghae pun sampai di istana penyihir Sooyoung. Namun, wajah Donghae malah takut untuk masuk ke istana itu.

“Oppa.. Kau takut?” Tanya Jessica tau kalau Donghae takut.

“Ani.. Ini sangat menyeramkan..” Jawab Donghae sambil melihat keselilingnya.

Memang istana penyihir Sooyoung tak pernah terawat. Banyak tulang-tulang besar berserakan dimana-mana. Ada pula lumut-lumut yang menupuk didinding istana. Makanya banyak orang yang tak mau pergi keistana penyihir Sooyoung.

Tiba-tiba Jessica menuduh Donghae buang angin.

“YA! Oppa kentut yah?” Tuduh Jessica.

“Ani!” Jawab Donghae.

“Jadi ini bau apa?” Tanya Jessica. Karna memang ada bau menyengat di istana tersebut.

“Pasti kau belum mandi.. Iya kan?” Kini Donghae yang menuduh Jessica.

“Omo.. Ani!”

Tak lama datang 2 orang. Ya itu penyihir Sooyoung dan puteranya yang bernama Kim Heechul itu.

“Pasti kau ingin bertemu dengan calon suamimu.. Bukan? Jung Jessica?” Panggil penyihir Sooyoung.

“Ani, aku ingin tanya saja..”

“Kau mau tanya apa? Aku tau, pasti tentang ayahmu itu bukan?”

“Ne, kutukan itu akan hilang jika apa?”

“Jika kau mau menikah dengan Heechulku..” Jawab penyihir Sooyoung. Si Heechul malah dadada sama Jessica, sesekali ia mengelipkan mata kanannya.

“Jess, kau benar ingin menikah dengannya?” Bisik Donghae.

“Aku terpaksa oppa!” Jawab Jessica pelan.

“Jadi kau mau?” Tanya penyihir Sooyoung seraya tersenyum evil.

“Hmm..” Gumam Jessica yang masih memikir itu.

Tiba-tiba Donghae angkat bicara.

“Penyihir yang sangat kejam!” Panggil Donghae lancang.

“Apa kau memanggilku Kejam?” Tanya penyihir Sooyoung tak terima dengan ucapan Donghae tadi.

“Ne.. Wae? Kau tak terima itu? Nama itu sangat cocok untukmu penyihir kejam!”

“Kya!” Penyihir Sooyoung langsung mengerakkan tangannya yang bersiap-siap untuk menyihir Donghae. Namun, sihir itu bukannya ke Donghae malah ke anaknnya. “Weww.. Aku salah mantra!” Ujar penyihir Sooyoung.

“Tuh kan benar. Kau kejam.. Nyihir anak sendiri..” Ucap Donghae sambil ngeleng-ngeleng.

“Kya! Aku salah mantra..!” Seru penyihir Sooyoung. Kini, penyihir Sooyoung bersiap-siap untuk menyihir Donghae. Namun, lagi-lagi sihir itu kena anaknnya.

“Umma! Mengapa aku yang jadi sengsara!” Kesal Heechul yang telah menjadi tikus got yang bisa berbicara.

“Hehe.. Umma lupa sihirnya.. Mian..!”

“Haha.. Kena lagi!” Tawa Donghae sambil menunjuk Heechul.

“Diamlah!” Kesal Heechul. “Umma kembalikan aku!” Pinta Heechul.

“Tidak bisa nak.. Umma lupa mengembalikanmu.. Kalau ayah Jessica, baru bisa..”

“Hahaha!” Kini tawa Donghae sangat parah, tak bisa terkendali (?).

“Sudahlah Donghae oppa.. Kita pulang saja..” Ajak Jessica.

Mereka pun berbalik arah menuju ke istana Leeteuk. Namun, Jessica tertarik oleh penyihir Sooyoung.

“Omo, Jessica!” Panggil Donghae kaget lalu membalikkan badannya melihat Jessica. “YA! Jangan sakiti Jessica!” Seru Donghae.

“Kenapa?”

“Ntar aku yang kena salah oleh Raja Leeteuk..” Jawab Donghae datar.

“Heechul bawa Jessica ke dalam!” Suruh penyihir Sooyoung.

“Umma! Gimana mau ngebawa dia.. Aku saja belum berubah!” Bentak Heechul.

“Oiya.. Umma pikun.. Mian,,” Ujar penyihir Sooyoung lalu menghilang dalam sekejap mata (?) sambil membawa Jessica dan Heechul entah kemana.

“Omo, Jessica!” Panggil Donghae.

Donghae POV

Omo, bagaimana ini? Bagaimana cara menjelaskan ke Raja Leeteuk? Semua ini salahku..

“JESSICA!” Teriakku.

Aku pun kembali ke istana Leeteuk dan ingin menjelaskan pada Raja Leeteuk.

****

Sesampainya, aku masuk kedalam istana itu. Dan aku tak melihat Raja Leeteuk yang biasanya duduk di kursi rajanya. Aku hanya melihat seekor tikus sedang duduk di kursi Raja Leeteuk.

“Eh, beraninya kau duduk di kursi Raja Leeteuk..” Aku memarahi tikus itu.

“Ciciiittt..Ciiittt..Ciitttt!!!” Bentak tikus itu sambil menjulurkan lidahnya (?).

“Alah! Ngomong apa kau? Aku tak mengerti..” Gerutu Donghae.

“CIIIITTT!!!!” Teriak tikus itu yang sepertinya sedang memanggil seseorang. Tak lama datang seorang pengawal yang aku tau namanya, ia Shindong.

“Ada apa memanggilku baginda Raja?” Tanya Shindong sambil membungkuk seperti pengawal kerajaan (?).

“Ciittt…Ciitttt…Ciitt..” Jawab tikus itu.

“Ne..” Shindong menghadap padaku. “Eh? Donghae? Ikut aku!” Pintanya.

Kami berjalan beriringan. Pada akhirnya aku sangat shock dengan cerita Raja Leeteuk.

“Apa? Jadi tikus tadi adalah Raja Leeteuk..” Kagetku.

“Ne.. Hampir saja ia darah tinggi tadi..” Ujar Shindong.

“Hufhtt.. Tapi, lucu juga.. Hahaha!” Tawaku.

“Hei.. Jangan begitu! Ini semua gara-gara penyihir Sooyoung..” Kesal Shindong.

“Mwo? Benarkah?”

“Ne, kemaren ia datang kesini.. Untuk menikahkan anaknnya dengan Puteri Jessica..” Jelas Shindong.

“Benarkah?” Shindong hanya mengangguk pelan.

“Mana Puteri Jessica?” Tanya Shindong heran karna aku sendiri.

“Begini masalahnya..” Aku menggantung kalimatku. “Masalahnya, ia dibawa oleh penyihir Sooyoung..! Bagaimana ini..?”

=To Be Continued=

Komen yah!^^ Gomawo!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s