[Chapter] I Fell In Love With You#03

Tittle : I Fell In Love With You

Author : Nadindabeauty

Ganre : Comedy#Dikit doank^^, Family, FriendShip & Romance

Length : Chapter

Rating : PG-13

Sebelumnya : #01 | #02 | #03

Main Cast :

  1. Yoon Bomi (A-PINK)
  2. Jang HyungSeung (BEAST)

Other Cast :

  1. G.NA
  2. Kim Hyun-Ah (4Minute)
  3. Yang Yoseob (BEAST)
  4. Yoon Doojoon (BEAST)

Happy Reading :D 

****

Pagi harinya, bomi tak bisa membuka matanya dengan lebar. Karna tadi malam bomi tak bisa tidur, ia selalu kepikiran dengan hyunseung.

“Argghh.. Bukalah mataku..!!” Seru bomi. Ia pun berjalan keluar kamarnya walaupun jalannya lengak-lengok (?). Saat keluar, tiba-tiba bomi ingin terjatuh. Dan untunglah saat itu ada doojoon. Doojoon pun cepat-cepat mengulurkan tangannya dan menangkap bomi yang ingin terjatuh.

Bomi tak menepis tangan doojoon. Malah ia terpaku. Ia tak bisa bergerak. Ia kikuk. Padahal doojoon adalah oppanya. Kini perasaan doojoon sama seperti bomi rasakan. Namun, bomi akhirnya melepaskan pergelangan tangan doojoon yang melingkari pinggangnya.

“YA! Lepaskan aku!” Seru bomi tiba-tiba.

‘AH.. Kenapa dengan hati ini?’ Ucap bomi dalam hati.

“Ah, sudahlah.. Aku berangkat..” Ucap bomi ingin pergi. Tapi doojoon memberhentikan langkahnya. “YA! Aku hampir telat.. Ada apa?” Tanya bomi sambil melihat jam tangannya lalu kembali menatap doojoon.

“KAu ini, selalu tak menghormatiku.. Akukan oppamu.. Seharusnya kau harus bilang terima kasih padaku.. Karna jika tidak ada aku, pasti kau akan jatuh..!” Ujar doojoon.

“Ne.. Gomawo..” Ucap bomi singkat lalu kembali berjalan menuju turun tangga.

“YA! Tunggu bentar..” Ucap doojoon kembali menghentikan langkah-langkah bomi.

“Uh.. Ada apa lagi sih? Aku kan sudah bilang makasih..” Keluh bomi.

“Kau belum salim padaku.. Aku lebih tua padamu!” Ucap doojoon sambil menjitak kepala bomi.

“Arghh.. Menyusahkan saja..” Kesal bomi. Ia pun langsung mengambil tangan doojoon dan menciumnya walaupun kesal dengan doojoon. “Sudahkan.. Anyyeong!” Sahut bomi lalu melangkahkan kakinya turun kebawah dan pergi kesekolah.

****

Bomi pun sampai di sekolahnya. Tiba-tiba seorang yeoja memanggil namanya. Bomi menoleh asal suara itu. Rupanya hyuna. Hyuna adalah sahabat bomi. Tapi, tak terlalu dekat (?).

“Bomi!” Panggil hyuna lalu menghampiri bomi yang tengah berdiri binggung. “YA! Kenapa melihatku begitu?” Tanya hyuna yang sudah berada didepan bomi.

“Beraninya kau pakai baju seperti itu..??” Sahut bomi yang melihat pakaian hyuna yang amat terbuka itu.

“Emang kenapa? Masalah buat lo?” Ucap hyuna sombong. “Duluan yah!” Lanjutnya. Hyuna pun pergi sambil berlengak-lengok kayak model. Sedangkan bomi hanya menganga.

Lalu tak ingin lama-lama bomi pun langsung pergi kekelasnya. Betapa kagetnya bomi saat ia memasuki kelas. Ia mendapatkan yoseob yang duduk di samping tempat duduknya.

Ting Tong~

Bell telah berbunyi. Namun, bomi tetap berdiri diambang pintu. Ia benar-benar tak menyangka kalau yoseob benar-benar telah ada dihadapannya.

“YA! Masukalah!” Seru yoseob lalu menarik tangan bomi masuk kedalam dan menudukkinya dibangku bomi. Bomi hanya terdiam terpaku.

Tak lama seorang guru datang dan memasuki kelas dengan lengak-lengok seperti hyuna tadi. Akhirnya bomi pun sadar juga dan ia pun melihat yoseob. Yoseob juga membalas tatapan bomi sambil tersenyum ceria.

“Baiklah.. Saya akan mengumumkan sebuah berita kecil untuk kalian semua..” Ucap guru itu. Bomi pun melepaskan tatapannya dan menatap guru itu. “Besok sampai 3 hari nanti.. Sekolah akan diliburkan.. Karna sekolah ingin memperbaiki vasilitas sekolah.. Kalian mengerti?” Tanya guru itu memastikan.

“Ne.. MEngerti!” Jawab murid-murid.

“Baikalah, buka buku matematika kalian..”

****

Ting Tong~

Bell istirahat telah berbunyi. Semua siswa langsung pergi ke kantin atau keperpustakaan. Yoseob tidak berdiri dari bangkunya malah ia menatap bomi. Bomi merasa tidak enak ditatapi, akhirnya ia membalas tatapan yoseob.

“YA! Mengapa kau ada disini?” Tanya bomi.

“Kau tau, aku kesini ngapain?” Yoseob malah balik nanya.

“Ani..”

“Aku kesini hanya menjagamu.. Aku cuman masuk kesekolah ini hanya sehari saja. Kau sudah sembuh?” Tanya yoseob lagi.

“Ne, aku telah sembuh. Aku sembuh karna suaramu tadi malam.. Rupanya namja brensek sepertimu bisa menyanyi juga..” Ucap bomi sinis.

“YA! Aku bukan namja brensek dan berhentilah kau menyebutku begitu..” Ucap yoseob seraya mendekatkan wajahnya pada wajah bomi. Kini jarak antara wajah mereka hanya 5cm atau 3cm *-,-*. Bomi membelakkan matanya. Karna yoseob telah menciumnya dengan lembut.

Ingin sekali bomi melepaskan ciuman yoseob. Namun, ia tak bisa. Yoseob lebih kuat darinya. Tak lama datang hyunseung. Hyunseung langsung membelakkan matanya melihat adengan ciuman yoseob dan bomi. Ia pun langsung menghampiri yoseob dan bomi.

Bugghhhhh…

Sebuah pukulan dari hyunseung yang tepat mengenai pipi yoseob. Yoseob menjerit kesakitan. Tapi, ia menahan rasa sakit itu. Ia pun membalas pukulan hyunseung. Mereka saling pukul-pukulan. Bisa author tebak pasti muka mereka udah babak belur.

“HENTIKAN!” Teriak bomi. “Kalian ini apa-apaan sih, dilihatin tau. Kalau guru pada tau, kalian bisa mampus..” Lanjut bomi.

“Begini, kau harus memilih diantara kami yang mana nantinya akan kau obati..” Ucap hyunseung sambil memengangi pipinya yang dipukul oleh yoseob tadi.

“Mwo..? Apa maksudnya..?”

“Cepatlah memilih..”

Bomi pun mulai memilih. Namun, ia tak bisa.

“Aku tidak mau..” Tolak bomi.

“YA! Kau tau sekarang 2 namja yang berada dihadapanmu ini, mencintai kau..” Ujar yoseob.

Yoseob dan hyunseung adalah teman dekat sejak SMP. Namun, kemarin mereka pura-pura tidak saling kenal.

“Benarkah?”

“NE, aku sangat-sangat mencintaimu.. Tapi, kupendam hati ini.. SEkarang mulailah memilih!” Seru hyunseung.

“Baiklah, aku memilih dua-duanya..” Ucap bomi.

“Tidak bisa. Kau harus memilih salah satu dari kami. Kau memilih lewat hatimu. Ppalii!” Ucap yoseob.

“Baiklah.. Kau Yang Yoseob..” Sahut bomi.

Kini hati hyunseung memanas. Sekarang, bomi dan yoseob menuju UKS. Sedangkan hyunseung pergi kekelasnya lalu membawa tasnya dan pulang. Padahal ini baru jam istirahat. Ia benar-benar sakit dengan ucapan bomi tadi. Ia berlari sekuat-kuatnya hingga akhirnya ia terjatuh.

“BOMI! SARANGHEYO!” Teriak hyunseung.

****

Disisi lain yaitu bomi dan yoseob yang berada diUKS. Bomi tengah mengobati luka diwajah yoseob. Tapi, tak lama ia mendengar suara teriakkan dari hyunseung. Ia pun memberhentikan mengobati luka yoseob.

“Yoseob, kau mendengar suara teriakkan?” Tanya bomi pada yoseob.

“Tidak..” Jawab yoseob.

Singkat cerita. Bomi langsung berlari menuju keluar sekolah. Ia berlari menuju arah suara teriakkan hyunseung yang belum hilang ditelinganya. Dan sampailah, bomi telah melihat hyunseung. Hyunseung sedang terduduk ditengah jalan.

“YA! KAu gila!” Seru bomi. Tak lama hujan datang dan menguyur semua alam semesta.

“Cepatlah berteduh!” Seru bomi lagi.

“Tidak.. Aku sakit bomi.. Aku sakit..” Jawab hyunseung.

“KAlau sakit sudah kita berteduh..”

“Maksudku.. Aku sakit dengan ucapanmu tadi! Kau lebih memilih yoseob..”

“Emang kenapa? Kau cemburu..?”

“NE, aku cemburu.. Sangat cemburu..”

Bomi pun langsung menghampiri hyunseung dan duduk disampingnya.

“Kau mengapa duduk disini..?” Tanya hyunseung.

“Kau tau, mengapa aku tak memilihmu?”

“Ani, kenapa?”

“Karna.. Aku ingin melihat seberapa cintanya kau padaku..”

“Mwo? Aku itu sangat mencintaimu setinggi gunung tertinggi didunia..”

“Benarkah?” HYunseung mengagguk pelan.

“Apa kau juga mencintaiku?”

“Tentu. Aku juga sangat mencintaimu..”

“Benarkah?” Ucap hyunseung tersenyum tak percaya.

“Ne, Apa kau tak percaya? Neomu Neomu Saranghe..”

“Kini aku telah percaya.. Saranghe..”

“Nado saranghe..”

Mereka pun berpelukan *Akugakdipeluk#PLAK*. Hingga pada akhirnya hyunseung melepaskan dan membawa bomi berdiri menghadapnya.

“Bomi, maukah kau jadi yeojachiguku?” Tanya hyunseung. Bomi mengangguk. “Gomawo Bomi..” Lanjut hyunseung.

=😀 To Be Continued😀 =

2 thoughts on “[Chapter] I Fell In Love With You#03

  1. Ping balik: [Chapter] I Fell In Love With You#04 « BEAST & A-PINK FF

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s