[Chapter] I Fell In Love With You#02

Tittle : I Fell In Love With You

Author : Nadindabeauty

Ganre : Comedy#Dikit doank^^, Family, FriendShip & Romance

Length : Chapter

Rating : PG-13

Sebelumnya : #01 | #02

Main Cast :

  1. Yoon Bomi (A-PINK)
  2. Jang HyungSeung (BEAST)

Other Cast :

  1. G.NA
  2. Kim Hyun-Ah (4Minute)
  3. Yang Yoseob (BEAST) *Cast baru^^*
  4. Yoon Doojoon (BEAST) *Cast Baru^^*

Happy Reading :D 

*I Feel In Love With You*

****

Dirumah bomi. Bomi tersenyum sendiri. Ia benar-benar tak sabar untuk masuk sekolah besok.

“Bomi-ah! Turunlah kebawah.. Seseorang ingin bertemu denganmu, katanya dia temanmu.. Cepatlah turun..!!” Panggil nyonya yoon.

“Nugu?” Tanya bomi yang tak beranjak berdiri dari kursi meja belajarnya.

“Turun saja!!” Jawab nyonya yoon.

“Ne..” Bomi pun keluar dari kamarnya. Saat ia keluar, datanglah oppa bomi. Yaitu, Yoon Doojoon.

“Mau kemana?” Tanya doojoon.

“Mau kebawah. Umma memanggilku.. Katanya ada seseorang ingin bertemu denganku..” Jawab bomi dingin. Ia pun melangkahkan kakinya dengan santai sekali.

Tap Tap Tap

Akhirnya bomi sampai dibawah. Bomi shock saat melihat orang yang ingin menemuinya. Orang itu adalah mantan bomi.

“Oppa?” Ucap bomi tak percaya bisa bertemu lagi dengan mantannya.

“Anyyeonghaseyo..” Salam orang itu sambil membungkuk.

“Yoseob oppa..?” Ternyata, orang itu bernama yoseob.

“Bomi temanilah temanmu.. Umma ingin mengambil air minum..” Ucap nyonya yoon.

“Ahjumma, tidak usah repot-repotlah! Aku hanya sebentar saja disini..” Ucap yoseob.

“Siapa juga ingin mengambil minum untukmu, aku ingin mengambil minum untukku..” Ujar nyonya yoon lalu pergi kedapur.

Bomi hanya tertawa melihat tingkah laku konyol dari mantannya.

“Arghh.. Berhentilah ketawa..” Ucap yoseob malu. “Hei! Boleh tidak aku melihat kamarmu..?” Tanya yoseob.

“Untuk apa..??” Ucap bomi lalu berhenti tertawa.

“Hanya sekedar melihat saja..”

“Huh..” Bomi menghela nafas. “Kajja..” Ajak bomi lalu berjalan menuju kamarnya dan di ikuti pula dengan yoseob.

Mereka pun sampai. Yoseob yang melihat kamar bomi yang rapi itu langsung merebahkan tubuhnya pada permukaan kasur kamar bomi.

“Hei, jika kau ingin berbaring-baring saja.. Mending kau pulang dan tidur dengan nyenyak..” Ujar bomi.

“Ani, bolehkah aku tidur disini..?”

Bomi benar-benar ingin mengeluarkan amarahnya. Namja yang berada didepannya ini sering sekali membuat masalah dengan bomi. Bukan hanya hyunseung saja yang mengacaukan hari-harinya. Tapi, yoseob adalah salah satu namja yang juga sering mengacaukan hari-hari bomi.

Kaki kanan bomi langsung menendang kaki kanan yoseob. Hingga yoseob menjerit kesakitan.

“HEi! Sakit tau!” Seru yoseob.

“Biarin.. Cepatlah kau pulang.. Aku ingin belajar..”

“Belajar?” Ucap yoseob. Bomi hanya mengangguk. “Sejak kapan kau belajar. Huh? Bukannya kerjaanmu hanya menggoda namja? Huh?” Ledek yoseob.

“DIAM!” Teriak bomi. “Sekarang kau pergi.. Dan jangan harap kau ada dihadapanku lagi!” Seru bomi. Yoseob tetap saja tak beranjak pergi. “PERGI!” Teriak bomi lagi. Akhirnya yoseob pun pergi.

Buugghhh (?) *Suara pintu tertutup^^*

“Argh!” Kesal bomi. “Mengapa namja itu datang lagi.. Apa ia tak puas..?” Lanjutnya lalu duduk di kasurnya.

Flassback~

“Oppa!!!” Teriak bomi.

Bomi benar-benar shock saat melihat namjachingunya bermesraan dengan sahabatnya.

“Bomi?”

“Bomi, jangan salah paham!” Seru namjachingunya, yang bukan lagi yoseob. Yoseob pun menggenggam tangan yeojachingunya itu.

“Lepaskan.. Aku ingin kita berakhir sampai disini! Mulai sekarang kau pergi dari hadapanku..” Ujar bomi yang berusaha melepaskan ngenggamman yoseob.

Akhirnya yoseob pun melepaskan ngenggamannya. Bomi pun lari dan lari dan lari dan lari *-____- Alah lebay deh thor..*. Dan tak disangka sebuah motor melaju sangat laju. Bomi yang tengah menangis dan galau itu berhenti ditengah jalan. Ia tidak sadar bahwa ada motor yang melaju sangat laju. Pemudi itu pun juga tak tau kalau ada bomi ditengah jalan itu.

Bugghhh

Bomi tertabrak. Kakinya lecet, kepalanya cukup berdarah (?) *Thor..!!*. Hingga pada akhirnya bomi dibawa kerumah sakit terdekat dan ia pun siuman. Ia benar-benar trauma dengan kecelakaan itu.

Flassback End..

“Ummaa!!!!” Panggil bomi.

****

Keesokan harinya, gina yang sedari tadi menunggu bomi dikelasnya menjadi bete. Karna bomi tak kunjung datang. Padahal mereka ingin melengkapkan misinya (?).

“Huffhhtt..” Gina menghelakan nafasnya. “Argh, bomi kau dimana?” Gerah gina.

“Lagi cari siapa? Dari tadi kau melihat kanan kiri.. Cari siapa sih?” Tiba-tiba hyunseung nongol.

“Cari bomi. Kau melihatnya..?”

“Ani.. Oia, aku sampai lupa.. Barusan ummanya bilang kalau bomi sakit..”

“Mwo? Sakit..?”

“Ne..” Ucap hyunseung sambil mengangguk.

“Gomawo..” Ucap gina lalu masuk kedalam kelasnya.

****

“Akh, umma jangan begitu khawatir padaku.. Ini hanya demam biasa..” Ujar bomi.

“Ani..” Jawab nyonya yoon.

“Umma..” Panggil doojoon yang tiba-tiba nongol di pintu kamar bomi. “Dibawah ada teman bomi.. Katanya ia ingin menjenguk bomi..” Lanjutnya.

“Nugu..?” Tanya bomi kasar.

“Hei, kau ini tetap saja kasar padaku.. Ngomong yang baik napa? Begini-nginikan aku tetap oppamu.. Arraseo?”

“Ne. Arraseo..”

“Bawa saja mereka masuk..” Ujar nyonya yoon.

Doojoon pun kembali keluar dan menyuruh teman-teman bomi yang bukan lagi adalah gina dan hyunseung.

“Masuklah!” Seru doojoon.

“Ne..”

Mereka pun masuk dan menuju kamar bomi. Sesampainya, gina langsung membelakkan matanya.

“BOmi!” Seru gina.

“Umma keluar dulu..” Ucap nyonya yoon dan ingin keluar.

“Ne, ahjumma..” Ucap hyunseung dan gina bersamaan lalu menunduk kecil. Nyonya yoon pun telah keluar.

“Ngapain namja ini juga ikut-ikuttan datang kesini..?” Tanya bomi sinis.

“Memang tidak boleh?” Tanya hyunseung dengan memonyongkan bibirnya (?).

“Sudahlah.. Bagaimana kabarmu..?” Tanya gina.

“Lumayan..”

“Ne, kenapa kau bisa sakit.. Padahal kemarin kau baik-baik saja..”

“Sudahlah.. Aku juga tidak tau mengapa aku bisa sakit.. Terakhir kali aku hanya mengingat masa laluku.. itu saja..” Ujar bomi.

“Aneh sekali..” Ucap hyunseung. Bomi dan gina langsung menatap hyunseung sinis. “Hei! Mengapa menatapku begitu..? Kan aneh juga, gara-gara mengingat masa lalu.. Bisa sakit begini..” Lanjut hyunseung.

“YA! Dia ini trauma dengan masa lalunya yang pahit..” Ujar gina.

Tak lama datanglah yoseob sang mantan bomi.

“Chagi..” Ucap yoseob.

“YA! Sudah kubilang jangan memanggilku dengan sebutan itu..!!!!” Seru bomi.

“Hehe..” Tawa yoseob. Yoseob pun melihat kedua teman bomi. “Nugu..?” Tanya yoseob pada teman-teman bomi.

“Mereka temanku, itu gina..” Ucap bomi sambil menunjuk gina. “Dan ini.. hyunseung..” Ucap bomi datar sambil menunjuk hyunseung malas.

“Kenapa saat ia menunjukku ia sangat malas sekali..” Ucap hyunseung pada gina pelan.

“Diamlah..” Ucap gina pelan. “Bomi, kami pulang dulu yah.. Anyyeong..” Gina pamit pada bomi.

“Ne, anyyeong!”

****

 Bomi terduduk manis dihadapan yoseob yang sedang bermain gitarnya sambil bernyanyi. Bomi merasa terhibur dengan suara merdu yoseob. Apalagi saat yoseob menyanyikan nada tinggi. Rasanya penyakit yang bomi derita telah sembuh.

‘Merdu sekali suara yoseob..’ Ucap bomi dalam hati. Tak sadar ia mengingat hyunseung. Dulu hyunseung pernah menyanyi dan bermain gitar dihadapan bomi.

Flassback~

Bomi dipinta oleh hyunseung untuk menunggu di sebuah taman yang tak ramai. Sudah beberapa lama bomi menunggu hyunseung. Namun, hyunseung tak kunjung datang. Tiba-tiba sebuah lagu ulang tahun beriringan dengan nada gitar. Benar, saat itu bomi sedang berulang tahun.

“Saengil Cukka Hammida.. Saengil Cukka Hammida.. Saranghaneun uri Yoon Bomi.. Saengil Cukka Hammida..” Rupanya hyunseung sedang menyanyikan lagu ulang tahun untuk bomi yang saat itu sedang berulang tahun.

“Kau.. Keren..” Ungkap bomi.

“Benarkah?” Bomi mengangguk pelan.

“Ne, kau neomu neomu keren..”

Hyunseung pun duduk disamping bomi. Hatinya senang. Ia tak pernah merasakan hal seperti itu saat dekat dengan bomi. Biasanya ia akan bertengkar dengan bomi.

Hyunseung mendekat pada bomi. Ia mengulurkan tangannya. Bomi binggung sendiri.

“Wae?” Tanya bomi binggung.

“Ulurkan saja tanganmu..” Pinta hyunseung. Bomi pun mengulurkan tangannya. Tak ada kata, hanya tatapan indah dari hyunseung dan tatapan binggung dari bomi. “Bomi-ah.. Mau tidak, kita berteman saja.. Aku capek berantem denganmu..” Ujar hyunseung.

“Aku juga sebenarnya capek berantem denganmu..” Ucap bomi. “Ne.. Aku mau..” Lanjut bomi sambil menatap hyunseung indah.

Terdapat senyuman dari bibir hyunseung dan diikuti pula dengan bomi.

Flassback End~

“YA! Kenapa melamun?” Ucap yoseob yang membangunkan lamunan bomi.

“Ani..” Jawab bomi singkat. “Oppa, aku ingin tidur.. Oppa pulang saja yah..” Lanjut bomi.

“Ne.. Selamat tidur.. Mimpiin aku yah..” Goda yoseob.

“Ah.. Sudah sana pulang!” Seru bomi.

Akhirnya yoseob pun pulang.

“Omo, kenapa aku selalu memikirkan hyunseung..?”

“Ahhh!!”

Bomi gelisah ingin tidur. Ia tetap saja mimikirkan hyunseung. Sampai-sampai ia berguling-guling dan Bugghh, ia terjatuh.

“Argghh.. Hyunseung keluar dari benakku..!!!” Keluh bomi.

=😀 To Be Continued😀 =
Sorry FFny kgk nymbung.. >< Author lgi galau, makany FFny jelek.. Sorry.. Komen yah..

3 thoughts on “[Chapter] I Fell In Love With You#02

  1. Ping balik: [Chapter] I Fell In Love With You#03 « BEAST & A-PINK FF

  2. Ping balik: [Chapter] I Fell In Love With You#04 « BEAST & A-PINK FF

  3. Waaaaaa suka bomi hyunseung hehehe sebenarnya aq hyunseung jihyun shipper klu bomi rencanya ama L tp bagus jga kok bomi ama hyunseung tp kok ada nama hyuna disini aq ga suka ama hyuna ama gayoon di 4minute yg lainnya aq ska apalg liat jihyun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s