[Chapter] I Fell In Love With You#01

Tittle : I Fell In Love With You

Author : Nadindabeauty

Ganre : Comedy, Family, FriendShip & Romance

Length : Chapter

Rating : PG-13

Main Cast :

  1. Yoon Bomi (A-PINK)
  2. Jang HyungSeung (BEAST)

Other Cast :

  1. G.NA
  2. Kim Hyun-Ah (4Minute)
  3. Yang YoSeob (BEAST)
  4. Yoon DooJoon (BEAST)

Happy Reading😀

*I Fell In Love With You*

Seorang yeoja yang sedang menuju kelasnya, tersenyum ceria. Ia tak sabar lagi untuk menjawab soal ujian yang bakalan ia kerjakan nanti. Tak lama seseorang sedang memanggil nama yeoja itu.

“Yoon Bomi..!!!”

Yeoja yang bernama Yoon Bomi itu langsung melihat arah kebelakang dan melihat lagi kedepan. Ia pun mempercepatkan langkah-langkahnya. Bomi benar-benar tak ingin berbicara dengan orang yang baru saja memanggilnya. Orang itu tak tinggal diam, ia langsung mengejar bomi. Akhirnya bomi memberhentikan langkahnya. Orang itu juga ikut-ikutan memberhentikan langkahnya.

“Waeyo..? Apa kau tak ingin berbicara denganku..?” Tanya orang itu.

“….” Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut bomi. Yang ada hanya tatapan sinis dari bomi.

“Sudah ku bilang, jangan menatapku seperti itu..!” Seru orang itu.

“Begini, sekarang maumu apa..??!!” Akhirnya bomi mengeluarkan suaranya.

“Hehe, tidak aku hanya ingin memanggilmu.. Dan ingin meminta sesuatu..”

“Apa itu, Jang HyungSeung??” Tanya bomi ke orang yang bernama Jang Hyungseung itu.

“Nanti minta contekan yah, lewat sms…!!” Pinta hyunseung sambil mengeluarkan aegyo.

“Ani.. Kau sudah terlalu banyak mencontek hasil kerja kerasku…” Ujar bomi.

“Kali ini yang terakhir.. Please lah..!!” Ucap hyunseung memohon pada bomi.

“Ani..!!! Menurut buku tatangsutarman..”

“Itu buku sule..”

“Tadi udah aku beli,,,” Hyunseung hanya menjawab ‘OH’. “Kalau pengen berhasil dalam sesuatu, ada satu kata.. BELAJAR..!!!” Lanjut bomi lalu pergi meninggalkan hyunseung.

Hyunseung bicara sendiri.

“Oh, jadi harus belajar.. Ne, Arasseo..” Ucap hyunseung mengerti. *-____-*

Tiba-tiba seorang yeoja memanggil nama hyunseung. Hyunseung langsung membelalakan matanya.

“Jang Hyunseung..!” Panggil yeoja itu lalu menghampiri hyunseung.

DENG DENG DENG…

Tiba-tiba hyunseung menjadi kaku untuk berbicara dengan yeoja yang sekarang ada didepannya.

“YA! Oppa… Aku ingin menangih hutangmu kemarin..!!” Seru yeoja itu sambil memukul pelan lengan hyunseung.

“Hmm.. Anuh itu.. Apa yah? Hyuna-ah~ Aku ingin tanya.. Hutang apaan..??” Tanya hyunseung gugup.

“YA! Kau kemarin meminta uangku 100 Won untuk beli kado.. Dan sekarang balikan uangku..!!” Ucap yeoja itu sambil mengulurkan telapak tangannya.

“Yah, nanti uangku habis..” Ucap hyunseung dengan nada datar.

“Bodo amat.. Yang penting uangku harus kembali ditanganku sekarang juga..!!” Seru yeoja itu lagi.

“Ne,,” Ucap hyunseung lalu memberikan uang 100 won ke yeoja itu.

Sebenarnya hyunseung tak rela memberi uang sakunya pada yeoja yang bernama hyuna. Tapi, mau gimana lagi.. Hutang harus segera dibayar.. *Plok-Plok-Plok*

Hyuna pun segera pergi dan hyunseung pun juga pergi kekelasnya.

****

Sepanjang ujian, bomi tampak sedang melamun. Apa yang sedang dilamunin bomi..?? Dia sedang melamuni sebuah kado berbungkus warna pink yang tergelentak saat bomi masuk kelasnya dan tak ada nama pengirimnya. Siapa yang mengirim? Istirahat pun akhirnya tiba. Bomi mengambil kado misterius itu.

“Siapa yang mengirim kado ini ya..??” Tanya bomi pada dirinya sendiri. “Buka aja dech,, Siapa tau ada pengirimnya” Lanjut bomi lalu membuka kado itu. “Owaa..!!!” Seru bomi senang. “Siapa yang mengirim ini..?? Aku sangat menyukai ini..” Rupanya kado itu berisi boneka berbentuk love. Bomi bisa menebak harganya pasti mahal, mungkin diatas 100 won.

Tak lama datanglah, hyunseung si pengacau.

“Hei! Kau sudah membukanya?” Tanya hyunseung dari jauh sana.

“Jadi..” Belum selesai ngomong hyunseung sudah memotongnya.

“Ne, itu semua dariku.. Bagus bukan?” Tanya hyunseung lagi dan mendekati bomi yang terduduk dibangkunya.

“Mwo..??” Ucap bomi lalu melempar boneka itu di dada hyunseung. Hyunseung pun memberhentikan langkahnya.

“Yah, dilempar..” Ucap hyunseung datar. “Kau ini,, padahal aku sangat ingin menyenanggimu..” Lanjutnya.

“Mwo? Aku tidak suka boneka itu..” Ujar bomi.

“Benar?” Tanya hyunseung menggoda. Bomi mengangguk. “Jongmal?” Lagi-lagi bomi mengangguk. “Baiklah, jika kau tak mau.. Aku akan memberi boneka ini pada gina.. Anyyeong..!” Seru hyunseung lalu membawa boneka yang berbentuk love itu dan pergi.

****

“Hei! Gina!” Panggil hyunseung.

“Ne..? Hyunseung?” Tanya gina.

“Mau tidak kau bekerja sama denganku?” Tanya hyunseung.

“Kerja apaan?”

“Begini.. Kau pura-pura mendapat boneka love dariku. Dan berpura-pura jadi yeojachiguku.. Mau tidak?”

“Ih.. untuk apa aku melakukannya..” Ucap gina tak mengerti.

“Kau lakukan saja.. Terus, jika kau bertemu dengan bomi, dia nanyain boneka love itu, kau bilang tadi hyunseung nembak aku.. Arraseo?” Ujar hyunseung lalu mengulurkan tangannya.

“Ne Arraseo..” Ucap gina mengerti lalu membalas uluran tangan hyunseung.

Tak lama bomi datang dan melihat uluran tangan hyunseung dan gina.

“Gina?” Ucap bomi binggung.

“Eh?” Hyunseung dan gina langsung melepaskan uluran tangannya. “Bomi?” Ucap hyunseung dan gina bersamaan.

“Jadi, kau jadi memberi boneka itu pada gina?” Tanya bomi pada hyunseung.

“Ne..” Jawab hyunseung singkat. “Dan aku juga menyatakan perasaanku pada gina..” Lanjut hyunseung dengan senyumannya.

“Mwo? Benarkah itu gina?” Tanya bomi pada gina.

“Eh.. anuu..” Hyunseung langsung menginjak kaki gina langsung tersenyum lagi. “Ne..” Jawab gina sambil tersenyum paksa.

“Jadi, sekarang kalian sudah jadian?”

“Tentu, kau cemburu?” Goda hyunseung.

“Ani, ngapain aku cemburu.. Aku.. Sudahlah..” Bomi pun pergi.

“YES! Berhasil..!!” Seru hyunseung kesenangan.

“Aishh, kau senang kan? Apa kau tak kasihan dengannya?” Tanya gina.

“Ngapain aku kasihan dengannya..?”

“Ah! Sudahlah..” Ucap gina lalu pergi.

****

Akhirnya pulangan pun tiba. Di kelas bomi, gina melihat muka bomi yang sangat murung. Gina tau mengapa bomi murung seperti itu.

“Pasti bomi, tertekan dengan ucapan hyunseung tadi.. Dasar hyunseung, selalu bikin bomi murung..” Ucap gina pelan. “Bomi-ah!” Panggil gina lalu menghampiri bomi yang sedang berkemas-kemas untuk pulang.

“Aku buru-buru.. Mian.. Anyyeong!” Seru bomi lalu keluar kelas.

“Tuh kan benar.. Pasti dia tertekan. Gara-gara hyunseung nih.. Ah! Aku menyesal bisa bekerja sama dengannya..” Kesal gina. Ia pun langsung keluar juga. Ia pergi kekelas hyunseung.

Sesampainya, ia melihat hyunseung yang masih mengejarkan kertas ujiannya. Gina yang melihat itu, langsung tertawa terbahak-bahak (?). Karna tawa gina terlalu keras, guru yang menjaga kelas hyunseung langsung menghampiri gina yang tertawa.

“Hei! Mengapa kau tertawa.. Disini tak ada yang lucu..” Ujar guru itu.

“Mian bu’..” Ucap gina meminta maaf.

Sekarang giliran hyunseung yang tertawa.

“Rasain tu..” Ucap hyunseung pelan.

“Hei Hyunseung.. Kau lanjutkan kerjamu..!!” Seru guru itu.

****

Lama sekali gina menunggu hyunseung. Mungkin 2 jam *0_0*. Dan akhirnya hyunseung keluar dan menjitak kepala gina.

“Aw, sakit tau..!!” Seru gina kesakitan dan mengelus-elus bekes jitakan hyunseung.

“Ngapain ketawa sendiri tadi?” Tanya hyunseung.

“Kau sendiri?” Gina malah balik nanya.

“Jawab pertanyaanku..”

“Ne, aku tertawa.. Gara-gara, kau masih mengerjakan soal ujian.. Padahal soalnya sangat mudah sekali..” Ujar gina sambil tertawa pelan.

“Diam.. Oia, kenapa kau kekelasku..??”

“Aku ingin tidak bekerja sama lagi denganmu..” Hyunseung menganga tak percaya. “Gara-gara kau, bomi cuek sama aku..” Lanjut gina.

“Aish, jangan begitu. Aku ingin melihat muka bomi yang merah itu..”

“Bukannya, kau selalu melihat muka bomi yang merah? Kau kan selalu mengacaukan hari-harinya..”

“Hehe.. Tapi, kali ini pasti beda..”

“Ani, pokoknya tak ada lagi kerja sama..!!!” Seru gina lalu pergi.

****

Dirumah gina, gina sangat-sangat menyesal bisa bekerja sama dengan hyunseung.

“Ah! Bagaimana yah..? Apa aku sms bomi saja? Tapi, aku takut ia marah padaku.. Ani, nanti saja aku smsnya.. Ne nanti saja..”

Tak lama umma gina datang dengan muka yang gelisah.

“Umma, gwenchanayo..??” Tanya gina khawatir.

“Ne.. Gina, umma ingin bicara denganmu..”

“Apa?”

Umma gina pun membawa gina duduk disofa.

“Begini, umma ingin pergi ke jepang.. Karna oppamu sakit disana..”

“Mwo? Kyuhyun oppa sakit..?”

“Ne, apa kau bisa jaga diri sendiri di sini?”

“Umma, kenapa aku tak ikut saja?”

“Ani, kau tidak boleh.. Kaukan masih ujian.. Bisakan?” Gina mengangguk. “Umma akan berangkat besok..” Lanjut umma gina.

Umma gina pun pergi kekamarnya. Sedangkan gina hanya tertunduk tidak mau pisah dengan ummanya (?). Ia langsung meng-smsin bomi.

To : Yoon Bomi
Bomi-ah.. Apa hari ini kau ada acara..?? Aku ingin mengajak kau pergi ke taman biasa.

Tit, sms itu telah terkirim.

****

Dirumah bomi. Bomi dikejutkan dengan sebuah masuknya pesan dari gina. Ia pun membuka isi pesan itu.

From : G.na Choi
Bomi-ah.. Apa hari ini kau ada acara..?? Aku ingin mengajak kau pergi ke taman biasa.

Bomi pun pergi ke taman pintaan gina. Sesampainya, bomi tak melihat gina. Malah ia melihat seorang namja yang memakai kacamata hitam dan pakaiannya seperti mata-mata. Bomi sepertinya kenal dengan namja aneh itu. Ia pun mendekati namja itu dan memengang pundak namja itu. Songkan namja itu kaget.

“Hyunseung?” Ucap bomi yang shock melihat wajah namja itu.

“Bomi?” Ucap namja itu juga masih shock.

“Ngapain kau kesini?” Tanya hyunseung dan bomi bersamaan.

“Aku kesini ingin bertemu dengan gina.. Dan kau, ngapain juga pake pakaian yang begini..”

“Aku kesini lagi kerja..”

“Kerja apaan..??”

“Itukan lagi ada konser tuh.. Nah..” Belum selesai ngomong bomi memotongnya.

“Kan kita sudah janji.. Itu tidak bilang ‘Nah’ Kau lupa?”

“HEhe, ne. Sampai mana tadi?”

“Sampai konser..”

“Oia, disana ada seseorang yang misterius.. Makanya aku pake baju kaya’ begini.. Keren bukan?”

“Emang orangnya mana?”

“Itu.. yang lagi makan pisang.. Duduk di bawah pohon..”

“Mana sih..”

“Itu…” Bomi membelakkan matanya. Saat melihat orang yang dimaksud hyunseung.

“Ya ampun.. Hyunseung!” Seru bomi. “Itukan monyet yang lagi makan pisang..!! Baboya..!!” Lanjut bomi.

“Aish, bukan itu.. Yang satunya.. Orangnya pake baju hitam terus makan pisang.. Terus dia lagi nelpon.. Aku sangat curiga, apa dia bawa bom?”

Bomi mendengar ponselnya berbunyi. Ia pun melihat nama pemanggil itu. Rupanya gina.

“Ne.. Gina?”

“Hei! Kau dimana? Sudah sampai belum..” Tanya seberang sana.

“Udah, sedari tadi.. Kau dimana?”

“Aku ada di pohon.. Disampingku ada monyet nih.. Tolongin..”

Tit.. Bomi mematikan ponselnya.

“Wahahha..!!!” Tawa bomi terbahak-bahak.

“Waeyo..?” Tanya hyunseung binggung.

“Orang yang kau maksud itu.. Gina..!” Seru bomi.

“Benarkah..?”

“Ne.. Aku ingin menemuinya..”

“Ikutt…”

Bomi dan hyunseung pun pergi menghampiri gina yang sedari tadi menunggu di pohon.

“Gina.!!” Panggil bomi.

“Bomi-ah..!!”

“Ada apa kau ingin menemuiku..??” Tanya bomi.

“Ada yang perlu aku katakan padamu.. Tapi empat mata..” Ujar gina.

“Oi! Hyunseung..” Panggil bomi. Hyunseung tak membalas ia hanya melihat yeoja yang berpakaian pendek. “Hei!” Bomi pun menjitak kepala hyunseung.

“Aishh.. Kau ini aku kan ingin melihat lebih lama lagi.. Kenapa sih?”

“Kau sebaiknya pergi.. Aku dan gina ingin berbicara empat mata.. Hushh!”

“Empat mata..? Emang mata kalian empat yah?”

“Baboya! Maksudku hanya ngomong berdua..!! Arraseo..?”

“Ne.. Goodbye!” Ucap hyunseung yang tak melangkahkan kakinya pergi.

“Kenapa masih disini?”

“Tapi, aku mau ngeliat lagi..”

“Sudah sana.. Pergi..!!!” Seru bomi. Akhirnya hyunseung pun pergi.

Gina pun mulai menceritakan apa yang terjadi pada dirinya hari ini.

“Begini bomi.. Kau pasti salah paham, aku dan hyunseung tak ada hubungan apapun..”

“Benarkah?”

“Ne, aku dan hyunseung bekerja sama untuk membuatmu kesal.. Kumohon maafkan aku.. Ini semua dari hyunseung.. Mianhae..”

“Sudahlah gina.. Aku itu memang sudah memastikan.. Rupanya dugaanku benar. Oia, bagaimana kita membalas perlakuan hyunseung.. Sini..” Bomi pun membisikin gina.

“Owa, ide yang bagus..!!” Seru gina.

“Tos donk!!” Seru bomi meminta tos. Mereka pun tos khas mereka masing-masing (?) dan sesaat tertawa bersama-sama.

=😀 To Be Continued 😀=

Kgak komen.. Tak dilanjutin.. *Bicanda..*
Kurang bgus yah.. >< Sorry.. Komen yah.. Please..!!

7 thoughts on “[Chapter] I Fell In Love With You#01

  1. Ping balik: [Chapter] I Fell In Love With You#02 « BEAST & A-PINK FF

  2. Ping balik: [Chapter] I Fell In Love With You#03 « BEAST & A-PINK FF

  3. Ping balik: [Chapter] I Fell In Love With You#04 « BEAST & A-PINK FF

  4. Bagus ceritanya, tapi mungkin kurang sedikit korea ceritanya. Semoga ceritanya lebih menarik yaa buat yang selanjutnya nanti…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s