[Chapter] Love That Started From The Threat (Part 2)

Tittle : Love That Started From The Threat

Author : ilikeapink [Chacha]

Ganre : Romance, Fluffy Angst, Family, Comedy, Mistery & FriendShip

Length : Chapter

Rating : PG-13

Main Cast :

  1. Son Naeun (A-PINK)
  2. Yong Junhyung (B2ST)
  3. Lee Gikwang (B2ST)

Other Cast:

  1. All Member BEAST
  2. All Member A-PINK

Sebelumnya : Part 1 | 2

Happy Reading😀

TEMA : Peluklah Aku!

Author POV

Mereka mengenggam tangan mereka sangat lama. Hingga akhirnya junhyung melepaskan genggamman naeun.

“Sudah cukup kan?” Tanya junhyung lalu mengambil tasnya. “Aku mau pulang! Awas kau besok..!” Ancam junhyung lalu pergi.

Naeun POV

Junhyung telah pergi. Yang ada disini hanya aku saja. Aku memengang telapak tanganku.

“Hangat..” Ucapku.

Walaupun tanganku selalu dingin seperti es.. Suhuku benar-benar jadi sama dengannya. Tanganya besar.

Aku langsung membuat novel di poselku.

Tangannya yang besar memegangku. Dan kehangatannya mengalir pelan-pelan dari daerah sentuhan. Saat jari kami terlilit. Aku merasa bagaikan salju yang tersentuh oleh matahari musim semi. Hingga suhu tubuh kami saling melebur.. Tangan ke tangan.. Memang hanya tindakan yang biasa. Lalu kehangatannya mengalir hingga telapak tanganku dan menembus bagian hatiku yang terdalam.

Click.. Novel itu telah jadi.

****

Keesokkan harinya, aku dikejutkan dengan sebuah ucapan pada para fans Son. Betapa senangnya mereka saat membaca novel yang kemarin aku terbitkan.

“Hey! Hey! Apa kalian baca novel Son yang kemarin?” Tanya salah satu fans Son.

“CINTA..! Ada cintanya.. Earl megang tangannya!” Jawab fans Son satunya.

“Perkembangan baru nih!” Seru fans Son berikutnya. “Yang terbaru ini memang paling menarik!” Lanjutnya lagi.

“Kau dapat tanggapan bagus Son Naeun..” Ujar gikwang yang ada disampingku.

“Iya..” Jawabku. “Untunglah aku berani menulis tentang cinta..” Lanjutku. Gikwang hanya tersenyum.

“Tapi aku terkejut karena kamu mendadak bisa menulis novel cinta sebaik ini..” Ucap gikwang keheranan.

“Oh tentang itu..” Ucapku.

Tak lama seorang gadis memanggil nama junhyung. Aku langsung mengalih pandanganku pada suara itu, dan benar seseorang sedang menyapa junhyung.

“Junhyung!” Panggil gadis itu. “Selamat pagi junhyung!” Sapanya.

“Pagi..” Jawab junhyung sambil tersenyum.

Aku langsung mendekati junhyung dan gadis itu. Junhyung benar-benar kaget dengan kehadiranku. Matanya langsung belok (?).

“Selamat pagi Yong Junhyung!” Sapaku. “Terima kasih ya kemarin..” Lanjutku.

“Pagi Son Naeun..” Ia membalas sapaku. “Aku tidak akan membiarkan kau melakukan itu lagi..” Lanjutnya sambil tersenyum.

Aku tau senyumnya hanya terpaksa. Kami hanya saling tersenyum. Tak lama seseorang gadis menarik tangan junhyung dan membawanya pergi.

“Ayo pergi junhyung..”

“Rasanya tadi aku melihat ada kilat diantara kalian..” Ucap gikwang.

“Oh ya..?”

“Orang itu paling terkenal disekolah kita..” Ucap gikwang lagi. “Dia ketua osis yang paling top dan dia juga anak direktur rumah sakit.. Bahkan guru tidak bisa setara dengannya, katanya..” Jelas gikwang.

Mereka orang seperti itu? Orang elit yang punya sisi kotor dibaliknya ya? Dan juga buku catatannya juga penuh misteri. Menarik.. Rasanya aku masih bisa terus memanfaatkannya..

Junhyung POV

Gadis itu.. Akh, bikin hari-hariku sangat tak nyaman. Awas kau nanti. Aku pun pergi ke kelas. Didalam kelas, buku catatanku telah dicuri. Siapa yang mencurinya? Aku yakin pasti gadis itu. Argghh, bikin ku tak tahan lagi. Harin ini kau pasti akan ketahuan!

“Eh! Dicuri..!” Seruku.

“Junhyung, buku catatanmu dicuri?!” Tanya onida.

“Iya, aku kira terjatuh, tapi saat datang kesekolah tadi, sudah ada dimejaku..” Jawabku. “Bersama ini, copian dari daftar isi..” Lanjutku sambil memperlihatkan sebuah kertas copian yang berisi daftar isi.

“Orang itu sampai membuat copian buku catatanmu.. Apa penguntit?!” Tanya onida lagi.

“Tapi kurasa masih ada copian lainnya..” Ucapku menunduk dan tersenyum sinis. “Dan orang itu mungkin saja masih membawanya..” Lanjutku sambil menatap gadis itu dengan tatapan sinis.

“Apa ada yang punya copian diantara kalian?” Tanyaku masih menatap sinis gadis itu. Ku rasa gadis itu kali ini akan menyerah padaku. “Tidak bisa dimaafkan..!” Lanjutku.

Naeun POV

GAWAT.. AKU MASIH MEMBAWANYA..

Tenang naeun.. Pasti kau bisa melawannya.. Figthting! Tak perlu ditakutkan!

“Bawa semua barang kalian padaku! Akan kuperiksa satu-persatu..” Seru ketua osis yang nyebelin.

Jadi dia ingin menuduh aku sebagai pencuri?! Tak akan kubiarkan. Semua murid dikelasku langsung menuruti perintah ketua osis itu kecuali diriku.

“Tidak ada..”

“Tidak ada..”

“Aku juga..”

“Lalu..”

Semua murid menatapku curiga. “Bagaimana denganmu Son Naeun?” Tanya salah satu gadis. Aku langsung menatap mereka, tentun saja mereka songkan kaget.

“Tidak apa kalau kau tidak ada..”

“Tidak..” Ucapku. “Aku punya.. Ada beberapa copian catatan dimejaku juga.. Tapi aku gak tau kalau itu copian miliknya buku catatan junhyung atau bukan.. Jadi aku akan membacakan isinya disini..” Lanjutku lalu mulai membaca tulisan yang ada di kertas copiannya.

“Wali kelas onita gampang menghadapinya selama aku memujinya.. Bagian pujiannya adalah pakaian bermereknya.. Tapi hal yang tabu kalau bilang tentang kepalanya..” Ujarku.

Onida pun tak tinggal diam. Ia langsung menggambil copian buku catatan itu.

“Apaan itu?!” Tanya onida kesal.

“Copian buku catatan yang kupunya..” Jawabku.

“Tidak bisa dimaafkan! Cuku catatan siapa itu?!” Seru onida itu.

“Aku tidak tau..” Jawabku.

Junhyung POV

Omo, dia membacakannya.. Mampuslah aku. Semoga gadis itu tak menyebut namaku.

“Puaa– Sudah pasti bukan punya junhyung..” Ucap gadis disampingku.

“Buku catatan siapa ya?” Tanya gadis yang satunya lagi.

“Iya..” Jawabku sambil tersenyum.

****

“Cihh! Kenapa bisa jadi seperti yang dia inginkan..? Padahal aku bisa memanipulasi siapa saja kalau aku mau, dan..” Ucapku terhentikan karna gadis yang bernama son naeun memotong ucapanku.

“Bukannya itu karena kau sudah meremehkan mereka?” Ucap gadis itu. “Itulah kelamahanmu?” Lanjutnya.

“Terima kasih atas peringatannya.. Kayaknya aku memang terlalu meremehkanmu..” Ucapku pada akhirnya.

“Tapi lain kali- Sebelum itu waktunya akting cinta..”

“Eh! Lagi?” Tanyaku kaget.

“Junhyung, dalam game yang kalah harus patuh pada yang menang…” Ujarnya. “Misi nomor duamu.. Adalah memeluk aku..” Lanjutnya.

Ingin sekali aku menendangnya hingga tak kunjung lagi dihadapanku.

“Aku tidak mau..” Tolakku. “Aku tidak tau apa yang kau inginkan.. Tapi apa artinya melakukan itu. Selama kita saling membenci..?!” Lanjutku.

“Aku tidak membencimu kok..”

“Hah? Apa katamu?”

“Aku tidak suka kamu dan hatiku tidak berdebar untukmu.. Tapi, aku gak benci kok..”

Aku benar-benar binggung dengan gadis yang sekarang ada dihadapanku. Kali ini ia menyuruhku untuk memeluknya. Aku pun tak mau lama-lama, aku alngsung memeluknya. Tapi pelukan itu langsung ditepis oleh gadis aneh ini.

“Huwaa..!! Kenapa tiba-tiba?” Tanyanya kesal.

“Kalau kau gak benci,  aku tidak punya pilihan yaitu segera melakukannya kan?”

“Oh begitu..” Ucapnya. Aku pun perlahan-lahan memengang tangannya tapi ia menundanya (?). “Sebentar..”

“Apa?”

“Tolong kalau bisa lakukan pelan-pelan..” Pintanya.

“Kau ini banyak mintanya! Oke aku akan pelan-pelan..” Ia hanya mengangguk pelan.

Cih.. Gimana sih..

“Ya.. Aku memang sudah pernah pegangan tangan… Tapi ini baru pertama kalinya.. Orang menyentuh tubuhku.. Jadi.. Junhyung.. Aku ingin tau jika debaran hatiku juga sama cepatnya denganmu, seperti kehangatan ditanganku..” Ucapnya disela-sela pelukanku.

Apa? Kami sudah berpelukan.. Malah sangat erat.

“Debaran hati mereka.. saling bersamaan. Dan akhirnya menjadi satu.. Aku ingin tau lebih banyak tentang dirinya..” Ucapnya. “Misi nomor 3.. Ciumlah aku..!” Lanjutnya.

=To Be Continued=

KOSA KATA :

  • Onida : Guru cowok..
  • Sensei : ?? *Klo gk slh, itu jga guru..^^ atau kakak^^*

6 thoughts on “[Chapter] Love That Started From The Threat (Part 2)

  1. Ping balik: [Chapter] Love That Started From The Threat (Part 3) « BEAST & A-PINK FF

  2. Ping balik: My FanFiction « A Pink (에이핑크) – Fan Site

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s