Hug Me! Part 1

Tittle : Hug Me! Part 1

Author : nadindabeauty

Rating : NC-17

Ganre : Romance, FriendShip, Family & Sad

Length : Chapter

Cast :

  1. Park ChoRong (A-PINK)
  2. Yoon DooJoon (BEAST)
  3. Lee GikWang (BEAST)

Yayaw..~ sudah baca blom yang ‘Hate Turns Into Love’ yoseob kocak~. -.- oiya.. ane mau bikin ff lagi neh~ oiya sorry ceritanya ngk nyambung ama judulnya hehehe~ selamat membaca..~~ (take a bow)

****

pagi yang cerah membangunkan seorang yeoja yang sedang tidur lelap  ditempat tidurnya. yeoja itu namanya park chorong sering dipanggil chorong. ia mempunyai seorang namjachigu yang bernama lee gikwang. tapi hubungan mereka hancur sejak kedatangan teman masa kecil chorong yang bernama yoon doojoon panggilannya doojoon.

TOK TOK TOK

terdengar suara pintu, chorong pun cepat-cepat bangkit dari tempat tidurnya dan membukakan pintu. tak disangka seorang namja yang baru saja sudah jadi namyeonnya sejak tadi malam.

“oppa..?” ucap chorong.

“kenapa tadi malam tidak tidur denganku?” tanya doojoon.

“ani oppa. aku belum terbiasa tidur dengan seorang namja” jelas chorong.

“mwo? kalau dengan gikwang? pasti kau sudah terbiasa” chorong sokan kaget saat mendengar nama namjachigunya lebih tepatnya lagi mantan.

“YA! anii.. aku tidak pernah tidur dengannya..” ucap chorong mencari alasan sebenarnya ia pernah tidur berdua dengan gikwang.

“baguslah.. kajja kau mandi dan pergi kebawah aku sudah menyiapkan makanan untukmu..” ajaknya.

“ne..” ucap chorong mengerti.

chorong pun pergi ke kamar mandi. 12 menit kemudian chorong keluar dari kamar mandinya. ia melihat pigura yang fotonya ia dengan gikwang.

“hoaa~ gikwang oppa kenapa kau meninggalkanku..” tangis chorong.

chorong pun mengahapus air matanya dan langsung turun kebawah. ia menuri tangga dengan pelan.

“YA! kenapa jalannya lambat sekali?” ucap doojoon sambil mengoleskan selai di rotinya.

chorong pun melajukan jalannya. tak diduga ia hampir jatuh cepat-cepat doojoon menahannya agar tidak terjatuh. mereka saling bertatapan chorong pun melepaskan pelukannya doojoon. ia terlihat sangat malu sekali mukanya memerah. doojoon hanya tersenyum sedangkan chorong tertunduk malu.

“kajja kita makan..” ajak doojoon.

****

mereka pun selesai makan. doojoon kerja sedangkan chorong ia hanya menunggu rumah. chorong menonton tv. ponselnya berdering menandakan  seseorang sedang menelponnya. dilihat nama telepon itu chorong langsung mengangkatnya dengan tergesa-gesa.

“anyyeonghaseyo..” ucap seseorang yang ditelepon itu.

“an..yye..oo..ngghaseyo” ucap chorong dengan gugup.

“chorong-ah, aku sudah datang di pernikahanmu.. kau begitu cantik sekali. chorong-ah lupakanlah aku dan lupakanlah kenangan-kenangan kita.. sekarang kau sudah mempunyai namyeon..” tiittt.. namja itu mematikan teleponnya.

‘huuaa~~ ingin sekali aku menangis sekencang-kencangnya..’ batin chorong.

chorong pun pergi ke kamarnya dan menangis sepanjang waktu. tak lama doojoon pulang dari kerjanya. doojoon mendengar suara tangisan.

‘apa chorong sedang menangis?’ ucapnya dari hatinya.

doojoon pun cepat-cepat pergi kekamar chorong. dan benar chorong sedang menangis. saat chorong melihat doojoon ia langsung menghapus airmatanya. doojoon pun duduk disampingnya.

“kenapa kau menangis?” tanya doojoon.

“kalau ku jawab oppa jangan marah.. arraseo?” ucapnya meminta kepastian.

“ne..” ucap doojoon mengerti.

“sebenarnya aku sangat kangen dengan keluargaku aku ingin menemuinya..” ucap chorong. sebenarnya dia akan menemui mantannya.

“begitu.. baiklah aku akan mengizininmu untuk bertemu dengan keluargamu.. tapi aku harus menenmanimu….” chorong sokan kaget saat mendengar kata ‘tapi’.

“ani oppa.. aku ingin sendiri saja..” tolaknya.

“baiklah..” ucap doojoon lalu merebahkan tubuhnya dikasur.

tak lama doojoon tertidur. chorong pun melihatnya dengan tatapan penuh cinta (?). (jah.. bilang cintanya cuman ama gikwang oppa..?? kkk~).

tak sadar, sekilas doojoon menciumnya. chorong begitu kaget dan malu. ini ciuman pertama chorong, gikwang tidak pernah menciumnya. chorong terdiam.

“YA! kenapa diam seperti batu..” ucap doojoon tertawa.

chorong keluar dari kamarnya dan menuju ke luar halaman. dilihat seorang namja yang ia sepertinya mengenalinya.

namja itu melihat kearah chorong. chorong begitu senang saat yang ia tatapi itu adalah mantannya. ia pun cepat-cepat mendekatinya.

“chorong-ah~” ucap namja itu.

“oppa..”

“chorong-ah.. apa kabarmu?” tanyanya.

“kabarku tidak baik oppa..”

“waeyo..?? kau selalu memikirkanku..?” tebaknya. chorong hanya mengangguk.

“oppa, oppa tau rumahku sekarang?”

“ani.. aku hanya lewat. tak sadar aku melihatmu. chorong-ah kau cantik sekali..” pujinya.

“ahh~~ oppa. oppa bagaimana besok pagi kita ketaman biasa..” ajaknya.

“baiklah.. jam berapa?” tanyanya.

“jam 10.00 am” gikwang hanya mengangguk.

“anyyeong..~~” gikwang melambaikan tangannya chorong juga melambaikan tanganya.

setetes airmata turun membasahi pipi chorong. sebenarnya ia tidak mau berpisah dengan gikwang. ia sangat mencintai gikwang. chorong pun menghapus airmatanya dan masuk kedalam rumahnya. sesaat doojoon memperhatikannya lagi.

“kau menangis lagi..??” tanya doojoon. chorong hanya diam dan naik ke atas.

chorong terus saja menangis. ia terus saja menatapi pigura ia dengan gikwang.

****

pagi sudah menjelang malam. chorong masih saja menangis. gara-gara tangisannya doojoon sangat khawatir pada anaenya.  doojoon pun memutuskan untuk pergi kekamar anaenya. doojoon saat itu sedang tidak beruntung karna pintunya dikunci. doojoon pun memutuskan untuk mendobrakkan pintunya. akhirnya pintu itu terbuka doojoon melihat anaenya dengan tatapan penuh khawatir. chorong tetap saja tidak memandang namyeonnya. ia hanya melihat dan menangis kearah pigura mantannya itu. doojoon sokan terkejut saat ia menyadari kalau anaenya masih menyimpan foto gikwang. doojoon pun berpikiran kalau anaenya itu masih cinta dengan mantanya itu. ia benar-benar tidak tega dengan yeoja yang sekarang ada didepannya. akhirnya doojoon pun membiarkan anaenya berpacaran dengan gikwang.

“chorong-ah.. jika kau masih mencintai gikwang. kembalilah.. aku benar tidak tega denganmu setiap hari kau menangis karna namja itu aku akan mengizinkanmu untuk berpacaran dengannya” ucap paksa doojoon. saat doojoon mengatakan ucapan tadi chorong sangat senang mendengarnya.

“benarkah oppa?” ucap chorong untuk memastikan. doojoon hanya mengangguk dan tersenyum. suasana pun menjadi diam, mereka terdiam dan saling bertatapan.

“sudahlah, ini sudah malam aku ingin tidur.”ucap doojoon lalu bangkit.

“oppa..” panggil chorong. doojoon menoleh. “gomawo..” ucap chorong berterima kasih doojoon hanya tersenyum lalu pergi kekamarnya.

****

dikamar doojoon, doojoon tidak tertidur. ia selalu kepikiran anaenya ini, sebenarnya ia sangat mencintai anaenya. tapi chorong tidak menyukainya. saat menikah kemaren saja ia benar-benar tidak tega dengan chorong yang usianya sangat muda dari doojoon. doojoon melangkah keluar. tak disangka doojoon melihat anaenya sedang terngeletak dilantai dekat kamarnya. doojoon pun cepat-cepat menggendongnya kekamar anaenya. sesampainya, doojoon merebahkan anaenya di kasur. chorong belum sadarkan diri. tak lama doojoon tertidur disamping anaenya dengan posisi terduduk dan memengang tangan chorong dengan erat. malam sudah berganti pagi. chorong pun sudah bangun. ia sangat kaget karna disampingnya ada namyeonnya.

“oppa bangunlah” ucap chorong berusaha bangunkan namyeonnya. perlahan-lahan mata doojoon terbuka. “chorong-ah~” ucap doojoon yang lemas lalu bangkit. tak ada kata-kata diantara mereka. doojoon pergi kekamarnya. chorong melihat jam dinding dikamarnya. ia sokan kaget karna sudah jam 09.30 am. padahal ia akan pergi menemui gikwang sedang chorong belum apa-apa.

chorong pun bangkit dari tempat tidurnya dan bergegas-gegas. dikamar doojoon, doojoon malah enak-enakkan tidur.

CLEEKK

chorong melihat kekamar doojoon ia tersenyum melihat doojoon yang tidurnya dilantai.

“oppa!” panggil chorong. doojoon berguling-guling dilantai. chorong menutup kembali pintu kamar doojoon.

Tiiiitt~

terdengar suara klason mobil yang berbunyi. chorong melihat di jendela tak disangka itu gikwang. ia begitu senang plus kaget. chorong langsung keluar dari rumahnya dan memeluk namja cool itu.

“chorong-ah kajja kita pergi” ajak gikwang. chorong hanya mengangguk.

mereka pun menaiki mobil. bremmmm~ mobil berjalan dengan perlahan-lahan. akhirnya mereka pun sampai ditaman. mereka pun keluar dari mobil.

“WOA~ taman ini berubah sangat cepat sekali” kagum plus kaget chorong.

“ne” ucap gikwang singkat sambil tersenyum. “kajja kita duduk disana” lanjutnya.

mereka berjalan sambil bergandengan tangan.

To Be Continued

3 thoughts on “Hug Me! Part 1

  1. Ping balik: Hug Me! Part 2 End « BEAST & A-PINK FF

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s